Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Islami Berbasis Film Nussa: Studi Kasus di RA Al-Ikhlash Bogor Jamilah, Maryam; Subagiya, Bahrum; Rosidah, Noneng Siti
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v9i2.22619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi media digital pada anak usia dini yang berpotensi memengaruhi pembentukan karakter, khususnya karakter islami. Salah satu media digital yang dinilai memiliki muatan edukatif adalah film animasi Nussa, yang menyajikan nilai-nilai adab islami melalui cerita keseharian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai adab islami yang terkandung dalam film animasi Nussa serta implementasinya dalam pembentukan karakter islami anak di RA Al-Ikhlash Bogor. Landasan teori yang digunakan meliputi konsep adab dalam perspektif Islam, pendidikan karakter islami anak usia dini, serta media animasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Nussa mengandung nilai-nilai adab islami, seperti adab kepada Allah, adab kepada orang tua dan guru, serta adab terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di RA Al- Ikhlash Bogor dan berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter islami anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film animasi Nussa relevan dan efektif sebagai media pendukung pendidikan karakter islami anak usia dini.
Analisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Izzatunnisa, Zahra; Subagiya, Bahrum
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21007

Abstract

The use of audio-visual media is considered important to increase the effectiveness of learning and help students understand religious material more contextually. This study aims to analyze the application of audio-visual media in learning Islamic Religious Education (PAI) at SMAN 1 Bogor City and identify the benefits and obstacles faced in its use. This study used descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The results showed that PAI teachers at SMAN 1 Bogor City have utilized audio-visual media, such as learning videos, Islamic animations, and interactive presentations, in the learning process. The use of these media can clarify the material, increase students' interest in learning, and create a more interactive learning atmosphere. However, this study also found obstacles in the form of limited technology facilities and the unoptimal readiness of some teachers in operating audio-visual media. Therefore, this study recommends the need for increased training for teachers and the provision of adequate facilities and infrastructure so that the utilization of audio-visual media in PAI learning can run more effectively. Abstrak Penggunaan media audio visual dipandang penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membantu siswa memahami materi keagamaan secara lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Kota Bogor serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMAN 1 Kota Bogor telah memanfaatkan media audio visual, seperti video pembelajaran, animasi Islami, dan presentasi interaktif, dalam proses pembelajaran. Penggunaan media tersebut mampu memperjelas materi, meningkatkan minat belajar siswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya kendala berupa keterbatasan fasilitas teknologi dan belum optimalnya kesiapan sebagian guru dalam mengoperasikan media audio visual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pelatihan bagi guru serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran PAI dapat berjalan lebih efektif.
Pengaruh media sosial TikTok terhadap akhlak siswa di Madrasah Aliyah Kurniasih, Melly; Subagiya, Bahrum; Amran
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i1.21030

Abstract

The massive use of TikTok social media among teenagers raises concerns about the moral development of students, especially in the context of relationships with teachers. This study aims to analyze the effect of using TikTok social media on the morals of grade XI students at MAN 1 Bogor Regency. The research approach used is quantitative with survey method. A total of 210 respondents were selected using purposive sampling technique. The research instrument is a five-point Likert scale questionnaire that measures the intensity of TikTok use and indicators of student morals towards teachers. The results of descriptive analysis show that the majority of students have a high intensity of TikTok use, but still show good moral tendencies. The simple linear regression test produced a significance value of 0.000 with a coefficient of determination (R²) of 14.9%, which means that there is a positive and significant influence between the use of TikTok on student morals. This finding confirms that the use of social media, especially TikTok, can contribute to students' character building, depending on the type of content consumed. Therefore, the active role of teachers and parents is needed in guiding students to use social media wisely to support the development of Islamic morals in the digital era. Abstrak Penggunaan media sosial TikTok yang masif di kalangan remaja memunculkan kekhawatiran terhadap perkembangan akhlak peserta didik, terutama dalam konteks hubungan dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap akhlak siswa kelas XI di MAN 1 Kabupaten Bogor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 210 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert lima poin yang mengukur intensitas penggunaan TikTok dan indikator akhlak siswa terhadap guru. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki intensitas penggunaan TikTok yang tinggi, namun tetap menunjukkan kecenderungan akhlak yang baik. Uji regresi linear sederhana menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 14,9%, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan TikTok terhadap akhlak siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media sosial, khususnya TikTok, dapat berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa, tergantung pada jenis konten yang dikonsumsi. Oleh karena itu, peran aktif guru dan orang tua sangat diperlukan dalam membimbing siswa menggunakan media sosial secara bijak demi mendukung pembinaan akhlak Islami di era digital.
Science Teaching in Islamic Civilization: an Analysis of Ibn Khaldun's Muqaddimah Subagiya, Bahrum; Mujahidin, Endin
JURNAL AT-TURAS Vol 10, No 1 (2023): Moderation of Religion and Islamic Law
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v10i1.4826

Abstract

Islamic civilization has contributed significantly to the advancement of world science. This statement is revealed from the many Muslim scientists who contributed significantly to various scientific discoveries in every field, which inspired European scientists. In addition, the science developed also has its uniqueness and Islamic characteristics. The number of Muslim scientists and the development of science in the Islamic world raises a question of how science teaching is done in the Islamic world and what kind of science is taught. This research aims to reveal the uniqueness of science teaching applied in the history of Islamic civilization by analyzing the book Muqaddimah by Ibn Khaldun. This research is descriptive qualitative research with a literature review approach. The results found that the uniqueness of science teaching in Islamic civilization is centered on faith in Allah, not denying and involving the role of God in science teaching. The method applied in teaching science is done in stages (at-tadrij), repeating lessons (at-takrir) and developing them with experience and experimentation (at-tajribi). The science teaching strategy applied is establishing an authoritative teacher, understanding the learner's thinking and readiness, emphasizing teaching based on objectives, and simplifying instruction.