p-Index From 2021 - 2026
8.908
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Penelitian Saintek INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Agrointek JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Warta IHP (Warta Industri Hasil Pertanian) AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PRISMA AcTion: Aceh Nutrition Journal Home Economics Journal JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Amerta Nutrition Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan FONDATIA Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Jurnal Teknologi Hasil Pertanian de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika PTK: Jurnal Tindakan Kelas Edumatika Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal MathEducation Nusantara Inovasi Matematika (Inomatika) Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika IJAR : Indonesian Journal of Action Research Jurnal Pengabdian Siliwangi Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat (JHIM) Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Problematika Guru Sekolah Dasar dalam Kegiatan Pembelajaran Tematik pada Era New Normal Ali, Nabila Nurhaliza; Ratnaningsih, Nani
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2023): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i3.1512

Abstract

Pembelajaran di era new normal membuat guru beserta elemen sekolah harus mampu untuk menjalankan peralihan perubahan sistem pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan. Era new normal adalah era baru dimana masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa namun tetap menerapkan protokol Kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Para pendidik dituntut untuk dapat berinovasi dan beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika yang dihadapi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran tematik pada era new normal di salah satu SD di kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data yang dilakukan secara wawancara dengan pedoman pertanyaan yang sudah tervalidasi oleh ahli. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika yang dialami guru kelas 4, 5, dan 6 memiliki gambaran kesulitan yang hampir sama yaitu: 1) kesulitan dalam menentukan tema dan mendesain rencana proses pembelajaran; 2) kurangnya minat belajar siswa pada pembelajaran tematik khususnya pelajaran berhitung; 3) guru kurang menguasai penggunaan media dalam pembelajaran yang mengakibatkan metode dalam pembelajaran cenderung monoton dan kurang inovatif; 4) kurangnya penguasaan siswa pada konsep dasar khususnya pada materi perkalian dan pembagian. Solusi yang ditawarkan terkait kesulitan yang dihadapi yaitu: 1) guru aktif mengikuti kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru), 2) Guru harus membangkitkan motivasi belajar siswa, 3) menggunakan media belajar yang tepat. Learning in the new normal era makes teachers and school elements must be able to carry out the transition of changes in the learning system to achieve educational goals. The new normal era is a new era where people can return to their usual activities but still apply the previously established Health protocols. Educators are required to be able to innovate and adapt. This study aims to describe the problems faced by teachers in thematic learning activities in the new normal era in one of the elementary schools in Ciamis district. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out by observation, structured interviews, and documentation. Data analysis used in this research is data collection conducted by interview with question guidelines that have been validated by experts. The results of this study indicate that there are several problems experienced by 4th, 5th, and 6th grade teachers that have almost the same difficulties, namely: 1) difficulties in determining themes and designing learning process plans; 2) lack of student interest in thematic learning, especially counting lessons; 3) teachers lack mastery of the use of media in learning which results in learning methods that tend to be monotonous and less innovative; 4) lack of student mastery of basic concepts, especially in multiplication and division materials. The solutions offered related to the difficulties faced are: 1) teachers actively participate in KKG (Teacher Working Group) activities, 2) Teachers must generate student learning motivation, 3) use the right learning media.
Analisis kesalahan konsep Siswa pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel Nurhayati, Yanti; Ratnaningsih, Nani
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v12i2.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi dalam menyelesaikan soal sitem pertidaksamaan linear kuadrat ditinjau dari pengamatan Guru dan yang Guru temukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitan berjumlah 34 orang Siswa kelas X MIPA di salah satu SMA Negeri yang ada di Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan memberikan soal sistem pertidaksmaan linear dua variabel yang didalamnya menyangkut linear-kuadrat dan kuadrat-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi pada penyelesaian soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel pada indikator pertama terdapat 45% Siswa belum dapat menerapkan rumus, 61% belum dapat memenuhi indikator kedua, dalam indikator kedua ini dibagi menjadi empat bagian yaitu 41% Siswa tidak menggambarkan model pertidaksamaan linear dua variabel kedalam diagram kartesius, 4% Siswa dapat menggambar model pertidaksamaan dengan lengkap, 9% Siswa dapat menggambar model kedalam diagram kartesius dengan tanpa kesalahan dan sisanya 7% sudah menggambarkan kedalam diagram karetsius namun masih ada yang belum tepat, pada indikator ketiga 11% Siswa melakukan kesalahan dalam penggunaan metode yaitu miskonsepsi dalam penentuan daerah hasil pertidaksamaan tersebut.
Analisis kesulitan Siswa dalam memecahkan masalah pada materi persamaan kuadrat berdasarkan prosedur Polya Ruhma, Salwa Zakiyah; Ratnaningsih, Nani; Rahayu, Diar Veni
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v12i2.2699

Abstract

Berdasarkan hasil survei dari Program for International Student Assessment (PISA), ditemukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hasil deskripsi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah terkait topik Persamaan Kuadrat dengan merujuk pada prosedur Polya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ialah siswa kelas IX MTSS Miftahul Falah Panumbangan berjumlah 24 siswa pada tahun ajaran 2023/2024, diambil 4 sampel dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui soal tes kemampuan pemecahan masalah materi persamaan kuadrat dan wawancara. Analisis deskriptif dilakukan berdasarkan prosedur Polya. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan, di antaranya: (1) Tahap pertama, yaitu tahap pemahaman masalah, siswa mengalami kesulitan dalam mengekstraksi informasi yang relevan dari soal; (2) Pada tahap merancang rencana, siswa kesulitan dalam menyusun rencana penyelesaian masalah dalam bentuk tulisan yang terstruktur; (3) Tahap pelaksanaan rencana juga menunjukkan kendala, khususnya dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan mencari akar persamaan kuadrat; (4) Tahap memeriksa kembali, siswa kesulitan menciptakan solusi alternatif untuk memverifikasi jawaban yang telah diberikan. Untuk meminimalisir kesulitan yang dihadapi oleh siswa, langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan yaitu seperti pemberian latihan soal secara rutin dan penggunaan model pembelajaran yang variatif.
Analisis kemampuan representasi matematis Peserta didik pada materi relasi Hajriyanto, Muhammad Haris; Ratnaningsih, Nani; Rahayu, Diar Veni
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v13i1.2935

Abstract

Kemampuan Peserta didik untuk menyampaikan ide atau konsep matematika dalam berbagai bentuk, seperti gambar, simbol, atau bahasa lisan, disebut kemampuan representasi matematis. Keterampilan ini sangat penting untuk membantu Peserta didik memahami matematika dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas VIII SMP pada materi relasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan Tes kemampuan representasi matematis dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kemampuan representasi matematis tentang materi relasi. Studi ini melibatkan tiga Peserta didik dengan tingkat kemampuan matematis yang berbeda, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Teknis analisis datanya menghitung skor tiap soal dan mewancarai Peserta didik untuk mendalami pemahaman mereka tentang materi relasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Peserta didik dengan tingkat kemampuan matematis tinggi dapat dengan sangat baik dalam representasi verbal dan simbolik. Peserta didik yang memiliki kemampuan matematis sedang sudah melakukan representasi verbal dengan baik, tetapi belum melakukan representasi gambar dan simbolik dengan baik dan Peserta didik yang memiliki kemampuan matematis yang rendah sudah dapat mengerjakan tugas, tetapi belum melakukan representasi verbal, gambar, dan simbolik dengan baik.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Aritmatika Mulyani, Agis; Ratnaningsih, Nani; Veni Rahayu, Diar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal barisan dan deret aritmatika. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 3 orang peserta didik. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan literasi numerasi sebanyak 2 buah. Hasil penelitian diperoleh bahwa peserta didik SMAN 1 Sindangkasih pada kategori kemampuan literasi numersi tinggi sebanyak 16%, kategori kemampuan literasi numerasi sedang sebanyak 28%, dan kemampuan literasi numerasi rendah sebanyak 56%. Peserta didik yang memiliki kemampuan literasi numerasi tinggi memenuhi ketiga indikator literasi numerasi, peserta didik berkemampuan literasi numerasi sedang hampir memenuhi ketiga indikator literasi numerasi dan peserta didik berkemampuan literasi numerasi rendah, tidak semua penyelesaiannya memenuhi indikator literasi numerasi.
HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY (HLT) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Inayah, Hikmi; Prabawati, Mega Nur; Ratnaningsih, Nani
JP2MS Vol 8 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.2.258-267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu lintasan belajar pada pembelajaran teorema pythagoras, Hypothetical Learning Trajectory dirancang dengan memperhatikan Learning Obstacle terhadap kemampuan penalaran matematis yang dialami peserta didik. Banyaknya perserta didik yang mengalami hambatan belajar (Learning Obstacle) pada materi teorema pythagoras dibuktikan melalui studi pendahuluan yang dilaksanakan di SMP Dharma Ksatria kelas VIII A dan VIII B sebanyak 47 peserta didik. Metode yang digunakan adalah Didactical Design Research dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil tes kemampuan penalaran matematis peserta didik dikategorikan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Beradasarkan hasil tes dan wawancara Hambatan belajar yang sering dialami oleh peserta didik pada materi teorema pythagoras seperti peserta didik tidak memahami konsep matematika yang disajikan dalam bentuk soal cerita, peserta didik tidak mampu menyelesaikan operasi akar dan peserta didik belum memahami materi prasyarat terlebih dahulu. Untuk mengatasi hambatan tersebut, peneliti mengusulkan pembuatan lintasan belajar yang berorientasi kemampuan penalaran matematis yang bertujuan memperbaiki hasil pembelajaran. Peneliti menggunakan identifikasi Learning Obstacle untuk menghasilkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) yang berfokus pada penalaran matematis pada materi teorema pythagoras.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbentuk Game Berbasis Adobe Flash Pro CS6 Untuk Mengeksplor Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik Marjan, Marjan; Ratnaningsih, Nani; Rahayu, Diar Veni
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.10657

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran interaktif berbentuk game berbasia Adobe Flash Pro SC6 untuk mengeksplore kemampuan pemahaman matematis peserta didik dan mengetahui efektivitas media. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan /Research and Development (R&D) yang terdiri dari analysis, design, development, implementation, evaluation. Penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang Cilacap Jawa Tengah dengan pengambilan sampel secara purposive terhadap 31 peserta didik program kehalian Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP). Pada tahap analisis terdiri dari analisis KI/KD, analisis  perangkat, analisis kebutuhan dan analisis materi pembelajaran. Tahap desain terdiri dari flowchat media, rancangan alur pemodelan, desain peta konsep, desain materi pembelajaran, desain level game,  dan storyboard. Pada tahap pengembangakan terdiri dari tampilan loading game, cover game, menu utama, peta konsep, materi pembelajaran, petunjuk bermain game, arena game dan level game. Media divalidasi oleh validator media/IT dan materi. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Ahli media/IT dan ahli materi menyatakan bahwa media pembelajaran interaktif berbentuk game berbasis Adobe Flash Pro CS6 untuk mengeksplor kemampuan pemahaman matematis peserta didik dinyatakan layak sebagai media pembelajaran. Tahap implementation dilakukan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan hasil media yang telah dikembangkan dengan cara menggunggah pada group What App kelas sesuai berdasarkan skenario pembelajaran. Pada tahap evaluation dilakukan penilaian efektivitas media menggunakan alat ukur Effect Size (ES) N-Gain. Data untuk menentukan efektivitas diambil dari data pretest dan posttes. Efektivitas media terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik sebesar 132% menyatakan  media dinyatakan efektif dengan katagori sebesar N-Gain sebesar  1,32 menunjukan bahwa media  efektivitasnya tinggi. Efektivitas media terhadap Kemampuan mengunakan, memanfaatkan, dan memilih  prosedur atau operasi tertentu dari suatu konsep secara algoritma serta mengaplikasikan dalam pemecahan masalah.sebesar 154%  menyatakan bahwa media efektif dengan kategori sebesar 1,20 yang berarti efektivitas tinggi. Efektivitas media terhadap Kemampuan menterjemahkan suatu permasalahan ke dalam bahasa matematis adalah  120% yang berate media efektif sebagai media pembelajaran dengan katagori N-Gain sebesar 1,20 menujukan efektivitas tinggi. Kata kunci : Pengembangan media pembelajaran, Adobe Flash, interaktif, game, pemahaman matematis. AbstractThe purpose of this study was to describe the development of interactive learning media in the form of games based on Adobe Flash Pro SC6 to explore students' mathematical understanding abilities and determine the effectiveness of the media. This research is a research and development (R&D) consisting of analysis, design, development, implementation, evaluation. The study was conducted at SMK YPE Sampang, Cilacap, Central Java by purposive sampling of 31 students of the Office Governance Automation  skill program. The analysis phase consists of KI/KD analysis, device analysis, needs analysis and learning material analysis. The design stage consists of media flowchat, modeling flow design, concept map design, learning material design, game level design, and storyboards. At the development stage, it will consist of a loading game display, game cover, main menu, concept maps, learning materials, game play instructions, game arenas and game levels. Media is validated by media/IT and material validators. The trials were conducted in small groups and large groups. Media/IT experts and material experts stated that interactive learning media in the form of games based on Adobe Flash Pro CS6 to explore students' mathematical understanding abilities were declared eligible as learning media. The Implementation stage is carried out by the Distance Learning  process using the results of the media that have been developed by uploading them to the What App group according to the class based on the learning scenario. At the evaluation stage, the effectiveness of the media was assessed using the N-Gain Effect Size (ES) measuring instrument. Data to determine effectiveness were taken from pretest and posttest data. The effectiveness of the media on students' mathematical understanding abilities of 132% stated that the media was declared effective with a category of N-Gain of 1.32 indicating that the effectiveness of the media was high. Media effectiveness on the ability to use, utilize, and choose certain procedures or operations from a concept algorithmically and apply in problem solving.154% stated that the media was effective with a category of 1.20 which means high effectiveness. The effectiveness of the media on the ability to translate a problem into mathematical language is 120% which means that the media is effective as a learning medium with the N-Gain category of 1.20 indicating high effectiveness. Keywords: Development of learning media, Adobe Flash, interactive, games, mathematical understanding.
Lintasan Belajar dengan Model Pembelajaran Novick untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis pada Materi Teorema Pythagoras Ruhma, Salwa Zakiyah; Prabawati, Mega Nur; Ratnaningsih, Nani
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i1.8541

Abstract

Siswa memerlukan pemikiran yang mendalam supaya dapat memahami pelajaran dengan baik. Namun, fakta di lapangan banyak siswa yang mengalami hambatan belajar seperti ketidaksiapan mental, keterbatasan pengetahuan siswa dan metode pembelajaran yang kurang menarik. Tujuan penelitian ini adalah merancang lintasan pembelajaran tentang materi teorema pythagoras dengan menerapkan model Novick dan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis. Penelitian ini menggunakan metode design research. Studi ini dilakukan di Kelas VIII A dan VIII B MTs swasta di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada tahun ajaran 2023/2024. Riset ini dimulai tahap pendahuluan, eksperimen dan analisis retrospektif. Hasil riset berupa desain lintasan belajar untuk materi teorema Pythagoras dengan model Novick yang secara teoritis mampu memfasilitasi siswa menemukan konsep dan pembuktian kebenaran teorema Pythagoras dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Lintasan Belajar, Novick, Kemampuan Pemahaman
Problematika Pembelajaran Matematika di Madrasah Aliyah Pada Era Post-Pandemic Covid-19 Yestina, Ratna; Ratnaningsih, Nani
Indonesian Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijar.2023.22-10

Abstract

Tujuan – Pada studi ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran matematika pada era post pandemic Covid-19 di MAN 1 Kota Tasikmalaya. Metode– Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Case Study atau studi lapangan dengan sumber data primer diperoleh melalui wawancara. Pengumpulan data juga melalui literacy studies dengan sumber data kedua yang diperoleh melalui literatur juga penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan interaktif yaitu terdiri dari kolektif data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil – Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran matematika pada era post pandemic Covid-19 di MAN 1 Kota tasikmalya mempunyai problematika dari pendidik maupun peserta didi. Permmasalahan dari pendidik berupa pendekatan dan strategi pembelajaran guru yang kurang tepat dan bervariasi cenderung monoton, Permasalahan dari peserta didik yaitu kurangnya minat belajar, pemahaman konsep pada materi prasyarat yang lemah, masih rendahnya partisipasi pada pembelajaran yang berakibat pada rendahnya hasil belajar. Permasalahan tersebut dapat dipecahkan melalui penggunaan media yang tepat dan sesuai dengan model dan metode pembelajaran matematika. Hal tersebut yang dapat menumbuhkan minat, partisipasi peserta didik yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika.
4-Cs: TEACHERS' EFFORTS TO TRANSFORM 21ST CENTURY SKILLS IN TEACHING AND LEARNING Sukirwan, Sukirwan; Ratnaningsih, Nani; Patmawati, Hetty; Suhaya, Suhaya
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v6i1.9079

Abstract

This research targets teachers' efforts to transform 21st-century skills in learning. A total of 30 lesson plans made by elementary school teachers participating in the Sultan Ageng Tirtayasa University Teacher Professional Education training in 2021-2022 were analyzed based on the accuracy of using operational verbs used by teachers in describing 4-Cs (critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, and collaboration), compared to verbs/base outcomes on the Central Board of Secondary Education (CBSE). This research uses the content analysis method, with stages: formulating problems, selecting samples/sources of research data, categorizing, coding, clarifying summary content, analyzing coding results, and presenting and interpreting data based on theories or hypotheses of thought. Data analysis uses qualitative analysis, including data reduction, presentation, conclusion drawing, and verification. The results of the research obtained are (1) in transforming 21st-century skills, the level of teacher understanding of communication skills is the best compared to other 4-Cs, (2) teachers have low pedagogic and professional knowledge, this is shown by the mistakes made by teachers in choosing the correct operational verbs to describe 4-Cs in designing learning. This study also recommends upgrading and increasing teachers' understanding of the 4 Cs in realizing 21st-century learning by curriculum and policy achievements that are right on target.
Co-Authors Adlina Dhiyaul Haq Agustin, Rezna Rahayu Aisyahra, Elfina Agung Alamudin, Rizki Ali, Nabila Nurhaliza Apriliani, Leni Asep Idin, Asep Badra Lastariwati Badraningsih Lastariwati Darmawan, Ari Wawan Dedi Muhtadi, Dedi Edi Hidayat Elya Elya Hartini, Elya Evajune Widiyawati Evajune Widiyawati Fadilah, Sofia Rahma Nur Fadlilah, Arina Nur Fauziah, Yesi Ulfah Firdaus, Naufal Gandi, Agus Gustaman, Randy Fadillah Gyenin, Mary Hajriyanto, Muhammad Haris Hakim, Putri Rahmah Nur Handayani, Tri Bekti Herayani, Evi Hermawati, Elis Hetty Patmawati Hidayat, Raesa Novandika Ichda Chayati Inayah, Hikmi Isna Nur Fitriana Karsim, Karsim Kemas, Kemas Lastarawati, Badraningsih Latifah, Anisa Tri lina marlina, lina Lisbadiyah, Ulpah Luh Putu Prema Wadhani Luh Putu Prema Wadhani Maheltra, Alma Nesya Margaretha Heny Widayati Marjan, Marjan Marwanti Mega Nur Prabawati, Mega Nur Michellia Gemma Kartika Milah, Saepul Muflihah, Yeyen Muhammad Harun Muhammad Zaki Mujiyono Mujiyono Mujiyono Mujiyono Mulyani, Agis Mutiara Nugraheni Nashrulloh, Fahreza Nazarrahmah, Nazarrahmah Ni'mah, Khomsatun Nina Herlina Ni’mah, Khomsatun Noor, Eneng Siti Juariah Nopiana, Rida Novi Dwi Utami Nugraha, Depi Ardian Nurfadillah, Zahra Awalia Nurhayati, Yanti Nurherliyani, Yuni NURLAELA NURLAELA Nurul Hasanah Pahmi, Miptahul Pahmie, Miptahul PUJI LESTARI Putri, Ismaluthfi Nafi’ah Putriyannah, Lia Nur Indah Rahayu, Diar Veni Rahmah, Nadifa Aulia Rahmayanti, Dety Rudi Priyadi Ruhma, Salwa Zakiyah Saadah, Anisa Nur Saepuloh Saepuloh Salsabila, Dinda Nur Simaremare, Perawati Sri Tirto Madawistama Suhaya Suhaya, Suhaya Sukirwan Sukirwan Supratman Supratman, Supratman Susilawati, Ai Elis Syabina, Raisya Hizkiya Taqwani, Ratna Amalia Thohari, Fina Lutpiani Titin Hera Widi Handayani Tresnasih, Ima Tutiek Rahayu Tutiek Rahayu Ucu Rosmiati Veni Rahayu, Diar Wijayanti, Anti Windayani, Kiki Wulan, Wulan Yestina, Ratna Yuriani Yuriani