Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Tentang Manfaat Buah Naga Dan Anemia Serta Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Desa Kalasey Dua, Mandolang, Minahasa Gusti Ayu Tirtawati; Kusmiyati Kusmiyati; Anita Lontaan; Herlina Memah; Ni Ketut Nuratni; Siti Rahmadani; Nurhamidah Nurhamidah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.164

Abstract

Hasil survey yang dilakukan di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa didapatkan jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 792 orang, ibu hamil 17 orang, kader kesehatan 7 orang. Menurut laporan PWS-KIA Puskesmas Tateli jumlah ibu hamil bulan Januari 2019 sampai Juni 2019 sebanyak 612 orang, ibu hamil dengan kadar hemoglobin ≤ 11 gr% sebanyak 10 %, hal ini mengindikasikan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil masih cukup tinggi. Metode Pendidikan/penyuluhan kesehatan tentang manfaat buah naga dan anemia pada kehamilan dengan metode ceramah, pemberian leaflet dan diskusi. Pemeriksaan hemoglobin (Hb) pada ibu hamil, wanita usia subur (WUS) dan kader kesehatan. Pemberian buah naga pada ibu hamil, wanita usia subur (WUS) dan kader kesehatan selama 7 hari. Pemantauan hasil dengan melakukan pemeriksaan kembali kadar Hb ibu hamil, wanita usia subur (WUS) dan kader kesehatan berjumlah 75 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat bahwa buah naga sangat bermanfaat untuk meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil, WUS dan kader karena sebagian besar terjadi peningkatan kadar hemoglobin. Diharapkan mengkonsumsi buah naga untuk meningkatkan kadar hemoglobin
Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Teh Celup Daun Kelor Untuk Meningkatkan Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua Kec. Mandolang Kab. Minahasa Anita Lontaan; Kusmiyati Kusmiyati; Gusti Ayu Tirtawati; Femmy Keintjem
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.205

Abstract

Tanaman kelor di desa Kalasey Dua banyak ditemukan di pekarangan penduduk namun masih digunakan sebatas tanaman pagar dan dianggap sebagai penghijauan lingkungan. Hal ini disebabkan masyarakat pada umumnya belum mengetahui manfaat daun kelor untuk kesehatan terutama dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan edukasi dan demonstrasi pembuatan teh celup daun kelor untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri Di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua Kec. Mandolang Kab. Minahasa. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 1) Kelompok sasaran yaitu memberikan edukasi tentang manfaat teh celup daun kelor pada remaja putri, kader dan ibu PKK, 2) Kelompok mitra yaitu memberikan edukasi tentang manfaat teh celup daun kelor dan pemutaran vidio serta demonstrasi pembuatan teh celup daun kelor di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rata-rata umur remaja putri adalah usia 17 tahun dan yang tertua yaitu usia 23 tahun. Kemudian tingkat Pendidikan menunjukkan bahwa Sebagian besar telah memiliki Pendidikan menengah yaitu 16 orang. Pemberian teh celup daun kelor kepada remaja putri selama 14 hari terjadi peningkatan kadar hemoglobin dari 10,9 menjadi 11,4, dan secara rata-rata kadar hemoglobin masih dalam kategori anemia. Kesimpulan yaitu peningkatan kadar hemoglobin dari 10,9 menjadi 11,4 menunjukkan bahwa teh celup daun kelor memiliki efek positif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Namun, kadar hemoglobin rata-rata remaja putri yang mengikuti penelitian tersebut masih berada di bawah 12,0, yang merupakan batas normal kadar hemoglobin pada remaja putri
Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Hipertensi Serta Pemberian Makanan Tambahan Bubur Kacang Hijau Untuk Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Gusti Ayu Tirtawati; Lorrien G Runtu; Anselmus Kabuhung; Wahyuni Wahyuni; Irmasanti Fajrin; Herlina Memah; Kusmiyati Kusmiyati; Agnes Montolalu; Anita Lontaan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 2 No. 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1060

Abstract

Kesehatan yang prima merupakan kunci dalam memperoleh hasil kinerja yang optimal. Kesehatan diperlukan juga dalam peningkatan kualitas hidup seorang individu. Hasil pendataan Masyarakat Kelurahan Sagerat mempunyai riwayat penyakit hipetrtensi sebesar 30,6 % , asam urat 18,5%, kolesterol 2% dari 264 orang. Upaya dalam peningkatan status kesehatan masyarakat yaitu melakukan pemeriksaan asam urat dan kolestrol serta pemberian kacang hijau. Metode pendekatan kepada Pemerintah Kel. Sigerat, tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan (Tekanan Darah, Asam urat, dan kolesterol) serta pemberian makanan tambahan kacang hijau pada Masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Masyarakat Kel. Sagerat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kel. Sagerat tanggal 8 Maret 2023. Hasil kegiatan semua peserta memahami materi hipertensi, dilakukan pemeriksaan status Kesehatan pada 26 orang. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan peserta diberikan bubur kacang hijau. P emeriksaan tekanan darah ditemukan 7 orang mengalami hipertensi, 1 orang mengalami asam urat tinggi, 5 orang mengalami kolestrol tingg. Tercapaianya target dengan hasil peserta sudah mengetahui status Kesehatan mereka.. Kesimpulan Dalam mendeteksi penyakit tidak menular dapat dilakukan secara rutin karena dalam hal ini, usia maupun jenis kelamin tidak dapat menentukan seseorang dapat mengalami penyakit tidak menular tersebut. Diharapkan Masyarakat Kel. Sagerat dapat selalu rutin memeriksaan kesehatannya dan mengonsumsi makanan yang sehat di rumah maupun di kantor.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Meningkatkan Cakupan Imunisasi DPT-HB-HiB dan MR Lanjutan pada Anak Ni Wayan Darsani; Ni Made Dwi Purnamayanti; I Gusti Ayu Tirtawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2997

Abstract

DPT-HB-HiB and MR immunizations are given in the basic immunization program. Re-immunization (advance immunization) is given to children aged 18 months. The purpose of advance immunization is to maintain the level of immunity and extend the child's protection period. Parental knowledge is assumed to be related to the completeness of advanced immunization in children. This study aims to determine the relationship between parental knowledge and completeness of advanced DPT-HB-HiB-MR immunization in children aged 2 years. This research is an analytic survey research with a cross sectional approach. The research was conducted in Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara in 2022. This study involved 92 parents and children aged 24-36 months. Data on parental knowledge was obtained by filling out a questionnaire. Completeness of follow-up immunizations for children is obtained from the child's immunization records. Statistical test using Chi-square. The results of this study showed that 44.6% of parents had good knowledge and 55.4% of parents had poor knowledge about advanced immunization in children. The results of this study also found 68.5% of children with complete advanced immunization status and 31.5% of incomplete advanced immunization status. There is a significant relationship between parental knowledge and the completeness of advanced immunization in children under 2 years of age at Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara (p value=0,041). Increasing parental knowledge about advanced immunization has an impact on increasing the coverage of advanced immunization in children under 2 years of age.
Pengaruh Saraba Instan Terhadap Luka Perineum Pada Ibu Nifas Kusmiati Kusmiati; Gusti Ayu Tirtawati; Anis Novitasari; Ni Ketut Nuratni
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24926

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh saraba instan terhadap luka perineum pada ibu nifas di Wilayah Puskesmas Tuminting Kota Manado tahun 2023. Jenis penelitian adalah eksperimen, dengan menggunakan desain “posttest control group desaign”. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan khusus yaitu dengan memberikan saraba instan berupa minuman dalam bentuk sachet dituangkan air panas 150 ml/cc diberikan sehari 2 kali sehari selama 14 hari. Sedangkan kelompok kontrol diberikan perlakuan seperti biasa (konvensional). Setelah diberikan perlakuan kedua kelompok diobservasi, inspeksi luka perineum pada hari ke 3 sampai hari ke 30 kemudian dibandingkan. Jumlah sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 76 responden. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa data dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian yaitu sebagian besar umur responden pada kelompok kontrol umur 20-35 tahun yaitu sebesar 89,5% dan sebagian besar responden dengan paritas 2-3 yaitu pada kelompok kontrol 68,4%. Kemudian, rerata luka perineum hari ke 3 pada kelompok intervensi 1.346 sedangkan pada kelompok kontrol 4.61. Kesimpulan yaitu rerata luka perineum hari ke 3 pada kelompok intervensi lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Empon-Empon Increases Body Immunity During the Climacterium Period Kusmiyati Kusmiyati; Gusti Ayu Tirtawati
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.938 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i2.2026

Abstract

The climacterium period including the elderly is a vulnerable group to the Covid-19 Virus. As a person ages, the body will experience various decreases in body functions due to the aging process which causes the immune system to be weak and more difficult to fight infections. As a result, the body will be more susceptible to diseases, including the Covid-19 virus. There is one way to prevent the transmission of COVID-19, by increasing endurance through the consumption of supplements and herbs such as empon-empon. This type of research is a quasi-experiment using a pre-post test one group design determined using Purposive sampling of 100 respondents with inclusion criteria: Mothers who experience climacterium age range over 40 years, healthy (not suffering from respiratory tract infections and allergies), and they are willing to consume empon-empon 2 times a day (1 sachet) for 30 days. This data is generated through observation sheets and analyzed using paired sample t-test. The paired sample t test results showed that the body immunity before the intervention had an average symptom (mean) of 1.40, the body immunity after the intervention of 15 days of average symptoms (mean) 0.24, after the intervention of 30 days the average (mean) 0.08. There was a decrease in symptoms before the intervention and after the 15-day intervention and after the 30-day intervention and there was a significant difference between the body immunity before and after the intervention, meaning that there was an effect on increasing endurance. From the results of this study, it is expected that people will often consume empon-empon to increase the body immunity.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Video Tentang Menopause Terhadap Pengetahuan Keluarga Ibu Premenopause Sitanggang, Tantri Wenny; Lestari, Rini Apriyanti; Tirtawati, Gusti Ayu
JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Vol 10 No 2 (2023): Vol 10 No 2 ( Edisi Januari - Juni 2023 )
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v10i2.1974

Abstract

Background : Menopause begins with premenopause, during this time there is a decrease in the hormones estrogen and progesterone by demanding adjustments to physical and lifestyle changes that can cause health problems. Women will also experience anxiety during menopause, one of the influencing factors is family support. Research purposes :To find out whether or not video-based health education about menopause influences the knowledge of families of premenopausal mothers. Research methods : The type of research used is quantitative research designpre experiment with a planone group pre test and post test. The population in this study were family members of premenopausal women aged 40-49 years who lived in Pondok Betung Village, totaling 110 people. The sample of this research is 15 respondents, with technique quota sampling. The research instrument used a question nairepre test andpost test. Univariate and bivariate data analysis (Paired Sample T-Test). Research result :It was found that the average knowledge before being given video-based health education to family members of premenopausal mothers was 51.87 and the average after health education was 79.33. The results of data analysis obtained by 0.000 (<0.05) it can be concluded that H0 rejected or the effect of video-based health education about menopause on family knowledge of premenopausal mothers. Conclusion:There is an influence of video-based health education about menopause on the knowledge of families of premenopausal mothers in Pondok Betung Village,in 2023.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BIRTH BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF: EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BIRTH BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Karsi, Ni Made; Tirtawati, Gusti Ayu; Senjaya, Asep Arifin Senjaya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 02 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2781

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses yang alamiah. Secara fisiologis pada ibu bersalin terjadi kontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks. Setiap individu mengalami nyeri yang berbeda-beda. Banyak metode yang dilakukan untuk mengurangi nyeri pada persalinan, salah satunya dengan menggunakan metode birth ball. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode birth ball yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif di RSU Bali Royal pada tahun 2024. Untuk membandingkan intensitas nyeri persalinan sebelum dan setelah diberikan metode birth ball. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pre-ekperimental pretest-posttest one group design. Pengambilan sampel menggunakan tehnik consecutive sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Terdapat 82,5% ibu bersalin dengan intesitas nyeri berat dan 17,5% Ibu bersalin dengan intesnsitas nyeri sedang sebelum mendapatkan metode birth ball. Setelah mendapatkan metode birth ball, terdapat 32,5% ibu bersalin dengan intesitas nyeri ringan dan 67,5% ibu bersalin dengan intesnsitas nyeri sedang. Hasil uji hipotesis menunjukkan p value = 0,00 < 0,05 yang berarti ada perbedaan tingkat nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Pada Ibu Hamil di RSU Bali Royal sebelum dan setelah mendapatkan metode birth ball. Diharapkan tenaga kesehatan lebih sering mensosialisasikan dan menerapkan metode birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi nyeri persalinan dan stress.
Hubungan Umur dan Paritas dengan Breastfeeding Self Efficacy Ibu Nifas Mahayati, Ni Made Dwi; Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Tirtawati, Gusti Ayu; Astiti, Ni Komang Erny; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v8i1.1217

Abstract

Cakupan pemberian ASI Ekslusif sampai saat ini masih rendah yaitu sebesar 37,3%. Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pemberian ASI Esklusif adalah faktor internal ibu khususnya Breastfeeding Self Efficacy (BSE). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan umur dan paritas dengan BSE pada ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Responden penelitian adalah 30 orang ibu nifas, dengan teknik pengambilan consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran BSE menggunakan kuesioner breastfeeding self-efficacy scale short form (BSES-SF) dengan validitas dan reabilitas instrumen koefisien cronbach’s alpha sebesar 0,87213. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden penelitian berada pada kategori usia reproduksi sehat (86,67%), pendidikan terakhir adalah pendidikan menengah (46,7%), status bekerja (76,7%), primipara (66,67%) dan BSE pada kategori rendah (56,67%). Uji bivariat menunjukkan tidak ada hubungan umur dengan BSE (p=0,6) dan tidak ada hubungan paritas dengan BSE (p=0,7). Simpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan umur dan paritas dengan BSE. Disarankan agar edukasi pada ibu nifas dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan efikasi dan cakupan ASI eksklusif.
An Overview of Knowledge and Attitude About Premenstrual Syndrome on 9th Grade Students at Junior High School Number 1 West Selemadeg Ni Luh Ayu Radhaningsih; Ni Made Dwi Mahayati; Gusti Ayu Tirtawati
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v7i1.2219

Abstract

Adolescent health efforts are activities that aim to help adolscents become healthy adults. The change towards adolescence is marked by puberty, such as the occurrence of menstruation in teenage girls. Before expriencing the menstrual phase, woman will experience symptoms such as stomach ache, difficulty concentrating and sharp emotional changes called premenstrual syndrome. The aim of this research is to determine the description of knowledge and attitudes about premenstrual syndrome in class IX students at SMP Negeri 1 Selemadeg Barat. This research wa conducted from March to April 2024 at SMP Negeri 1 Selemadeg Barat. This type of research is descriptive research with design cross sectional. The number of respondents used was 64 female students. Data collection includes filling out knowledge and attitudequestionnaires. The results of the study showed that the majority of respondents ages 15 years, began to experience menarche at the age of 12, has no sisters and the majority obtains information from the surrounding environment. The assessment regarding female students’ knowledge obtained results, only a few got good marks, namely 10 female students (15,6%) and the majority of female students showed a positive attitude, namely 36 female students (56,25%). Female students are advised to learn more about premenstrual syndrome and local health center staff are advised to provide edication to female students to from an attitude of students who are ready to face the problem menarche and premenstrual syndrome.
Co-Authors Adam, Yulien Ade Widya Ningtyas, Listina Agnes Montolalu Agnes Montolalu Agnes Montolalu Agnes Montolalu, Agnes Amelia Donsu Amelia Donsu, Amelia Anis Novitasari Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anselmus Kabuhung Arifin Senjaya, Asep Asep Arifin Senjaya Atik Purwandari Atik Purwandari Baehaqi Bella Cantika Putri Ariyanti Bungnga, Juwita Yimma Atma Cahyani, Ni Wayan Eka Widya Desak Ketut Ayu Ardani Dewa Ayu Agustini Posmaningsih Elfredo Ellen Erawati, Ni Luh Putu Sri Femmy K. Keintjem Femmy Keintjem Femmy Keintjem, Femmy Feny Kusumadewi Fonnie Kuhu Gejir, I Nyoman Gusman, Gusman Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marhaeni Gusti Kompiang Sriasih Herlina Memah Herlina Memah Herlina Memah Hertog Nursanyoto I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Nyoman Gejir I Nyoman Wirata I Wayan Candra Ida Ayu Sri Darmayanthi Irmasanti Irmasanti Fajrin Janake E. Tamarol Joice Silangen Julieta da Costa Kadek Sri Ayuningsih Karsi, Ni Made Keintjem, Femmy K. Ketut Resmiasih Ketut Somoyani , Ni Kusmiati Kusmiati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Lestari, Rini Apriyanti Lindayani, I Komang Listia Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Lorrien G Runtu Made Widhi Gunapria Darmapatni Made Widi Gunapria Darmapatni Mardiah, Aynun Mardiah Maria Terok Martha mastra, nyoman Maya Umul Hamidah Memah, Herlina Mika Sugarni Mudani, Ni Wayan Muhamad Nor Mudhofar Nasution, Siti Rahmadani Ngurah, I Gusti Ketut Gede Ni Ketut Nuratni Ni Ketut Nuratni Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Ayu Radhaningsih Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Widiastiti Ni Made Dwi Mahayati Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Suindri Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Armini Ni Wayan Darsani Nur Hidayah Yusuf Nuratni, Ni Ketut Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Pande Putu Purwaningsih Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini Pradnyawati, Ni Wayan Pramesti Dwi Candrika, Kadek Purnamayanti , Ni Made Dwi Purnamayanti, Ni Made Dwi Rahmadani, Siti Regina Tedjasulaksana Retna Dwi Savitri Robin Dompas Robin Dompas, Robin Sandra Tombokan Santi Aprilian Lestaluhu Senjaya , Asep Arifin Senjaya, Asep Arifin Senjaya Siti Rahmadani Sjeny Tuju Stevany Gaby Makarau Tamarol, Janake E. Tantri Tasya, Amalia Tedjasulaksana, Regina Tombokan, Sandra G.J. Utarini, Gusti Ayu Eka WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wiati, Ni Wayan Yulien Adam Yuniartis, Putri