Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship Between Family Support and Students' Interest to Continue Education to SMKN 2 Woyla Aceh Siti Maryam; Rosmala Dewi; Indani; Siti Wardah
International Conference on Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2023): Proceeding The 5th International Conference in Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' interest in continuing education is strongly influenced by parental support. This study aims to determine the relationship between family support and students' interest in continuing their education. The approach used is descriptive quantitative. The population of this study were students of SMPN 1 Woyla and MTSN 5 Aceh Barat Class IX, totaling 95 students with a sample of 95 students. The sampling technique used the formula of Taro Yamane and Slovin. The sampling is done by using purposive sampling technique. Data was collected using questionnaires. The results showed that there was a positive relationship between family support and student interest with a correlation coefficient of 0.334 (p=0.001; p<0.05).
TANGGAPAN MAHASISWA PKK ANGKATAN 2015/2016 TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK BLEACHING PADA BAHAN JEANS UNTUK KREASI TAS SANTAI Fatimatul Qiram; Novita .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v8i1.24125

Abstract

Minat masyarakat dalam dunia fashion semakin tinggi mengakibatkan banyaknya industri fashion yang menawarkan dan menciptakan model busana terbaru sesuai dengan perkembangan busana. Kebanyakan masyarakat harus dan wajib memiliki produk fashion tersebut, sehingga menghasilkan banyak pakaian bekas pakai menjadi tidak terpakai tetapi masih layak pakai. Pada penelitian ini peneliti bermaksud melakukan solusi dari permasalahan dengan caraUpcycle yaitu memberikan manfaat baru pada produk yang sudah tidak terpakai dengan menjadikannya produk tas. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan teknik bleaching pada bahan jeans, menciptakan produk tas santai dari bahan jeans, dan mengetahui tanggapan responden terhadap produk pengaplikasian teknik bleaching pada tas dari bahan jeans. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik dokumentasi, teknik kepustakaan, eksperimen terapan dan kuesioner. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan rumus distribusi frekuensi perhitungan persentase. Hasil analisis data dari eksperimen dinarasikan sesuai dengan langkah-langkah kerja dan hasil yang diperoleh. Tanggapan responden sangat menyukai produk hasil eksperimen teknik bleaching pada bahan jeans untuk kreasi tas santai. Poin didalam kuesioner mengenai teknik bleaching, model tas, motif, kesesuaian antar satu bagian dengan bagian lain, dan finishing. Motif yang dihasilkan memakai teknik hand painting dan teknik air brush dalam pengaplikasian bleaching. Menciptakan empat produk tas santai dengan satu jenis totebag,dua jenis slingbag, dan satu jenis handbag. Diharapkan kepada masyarakat agar dapat meminalisasi penggunaan barang dan menggunakan barang yang masih layak pakai, mengembangkan ide kreatif dalam membuat produk dari bahan jeans bekas.Kata Kunci: Teknik Bleaching,Jeans, Tas Santai
ATENSI REMAJA TERHADAP TAS MOTIF KHAS ACEH Camelia Raihan; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v8i1.24124

Abstract

Rumusan masalah dan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis- jenis tas yang digunakan pada produk motif khas Aceh yang telah beredar di pasar, bagaimana persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi atensi remaja terhadap tas motif khas Aceh yang sudah beredar di pasar, membuat kreasi tas motif khas Aceh yang diminati oleh remaja berdasarkan pengamatan penggunaan tas remaja masa kini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan angket. Populasi pada penelitian ini adalah remaja yang diwakilkan oleh mahasiswi Universitas Syiah Kuala angkatan 2018sejumlah 4480 serta sampel sejumlah 323 mahasiswi dengan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis skala likert dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian terhadap beberapa toko di Kota Banda Aceh, tas motif khas Aceh memiliki berbagai macam jenis, diantaranya tas jenis duffle bag, backpack, sling bag, tote bag, hand bag, dan clutch. Tas motif khas Aceh yang beredar di pasar memiliki kombinasi warna, motif dan bentuk yang tergolong monoton atau tidak mengikuti perkembangan yang sesuai untuk usia remaja. Persepsi dan faktor yang mempengaruhi atensi remaja terhadap tas motif khas Aceh yang beredar di pasar tergolong dalam kategori suka dan kurang suka, remaja menyukai tas jenis sling bag serta menunjukkan sedikit minat terhadap tas motif khas Aceh dengan jenis tote bag, faktor warna dan bentuk sangat berpengaruh terhadap atensi remaja pada tas motif khas Aceh. Pembuatan kreasi tas motif khas Aceh yang diminati remaja menunjukkan bahwa sebagian besar remaja sangat suka dan suka terhadap kreasi tas motif khas Aceh hasil rancangan peneliti.Kata kunci : Atensi Remaja, Tas Motif Khas Aceh
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS SMARTPHONE PADA MATA KULIAH BUSANA WANITA II PROGRAM STUDI PKK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Irma Fitri Melinia; Fadhilah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul elektronik atau modul berbasis Smartphone di sebut juga dengan e-modul adalah salah satu media cetak pembelajaran yang disajikan dan dibaca secara elektronik pada gadget atau perangkat lainnya. Modul ini didesain sesuai dengan penyusunan E-modul berbasis Smartphone agar mahasiswa dapat belajar dimanapun dan kapanpun yang diinginkan oleh mahasiswa. penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau reasearch and developmen (R and D) dengan model pengembangan Procedural yang memiliki 3 tahap pengembangan, (1) Planning (Perencanaan), (2) Design (desain), dan (3) Development (pengembangan). Pada tahap perencanaan menganalisis kebutuhan modul serta mahasiswa dan isi materi menggunakan kontrak kuliah sebagai pedoman penyusunan dengan kompetensi dasar dan kompetensi inti. Tahap design melakukan perencanaan pembuatan modul pembelajaran dengan membuat pembuatan desain sampul, daftar isi, petunjuk penggunaan modul, tujuan modul, tujuan yang diharapkan setelah mempelajari modul, peta konsep modul, sampul halaman setiap bab, uraian materi sesuai kontrak kuliah serta KI dan KD, rangkuman, soal latihan, evaluasi, kunci jawaban, glosarium, daftar pustaka, dan kriteria pindah modul. Tahap pengembangan Melakukan pembuatan softcopy modul ini dimasukkan dalam sebuah APK Scribd serta melalukan validasi kepada ahli materi, ahli media dan mahasiswa dan melakukan evaluasi yang diberikan oleh validator. Modul divalidasi oleh ahli media, ahli materi dan uji coba kepada mahasiswa angkatan 2020 semester berjumlah 10 mahasiswa. Angket yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala pengukuran, yaitu skala Likert. Hasil penelitian meninjukkan hasil yang memuaskan, berdasarkan uji ahli media dengan presentase 80,3% dan dengan kriteria Valid / Tidak Perlu Revisi. Berdasarkan uji ahli materi dengan persentase 91% dan dengan kriteria Sangat Valid / Tidak Perlu Revisi dan hasil tanggapan mahasiswa terhadap E-Modul dengan persentase 89% dan dengan kriteria Sangat Valid / Tidak Perlu Revisi. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis Smartphone layak digunakan oleh mahasiswa serta dosen pengampu mata kuliah busana wanita II PKK FKIP Universitas Syiah Kuala.Kata Kunci : Pengembangan, Modul Pembelajaran, E-Modul, Smartphone.
PENGEMBANGAN MOTIF BUNGONG U CIRI KHAS KOTA SABANG PADA PASHMINA DENGAN TEKNIK DIGITAL PRINTING Nurlita .; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif Bungong U adalah Motif dari Bunga kelapa yang terinspirasi dari keadaan Kota Sabang dikelilingi oleh pohon kelapa dan ombak. Bungong U adalah salah satu bagian dari buah pohon kelapa yang berada dibagian penghubung antara tangkai dengan buah kelapa, yang kemudian di tuangkan menjadi motif, motif ini juga di satukan dengan motif ombak dan bunga kelapa yang belum mekar. Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan desain motif Bungong U pada Pashmina Fashion, mencetak Pashina dengan motif Bungong U, mengetahui tanggapan dari responden tentang pashmina dengan desain Motif Bungong U menggunakan Teknik Digital Printing. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan dasar metode eksperimen sebagai bagian dari metode kualitatif. Pada penelitian ini yang menjadi subjek yaitu 8 (delapan) dari instansi Disbudpar, Dekranasda, wisatawaan, dan masayarakat Kota Sabang. Dari hasil penelitian subjek memberikan tanggapan positif terhadap pashmina fashion, peluang diterimannya produk ini di masyarakat, peluang bisnis dan tanggapan terhadap pashmina. Hasil penelitian menciptakan dua pashmina fashion desain I berwarna Hazel Gaze dan desain II berwarna Ash Blue. Pengembangan motif Bungong U yang dihasilkan menggunakan inspirasi dari laut, terumbu karang, pohon kelapa, dan ombak. Pashmina dicetak menggunakan teknik digital printing dengan bahan Voal Superfine Sahara dengan warna Hazle gaze dan Ash blue. Sebagian responden menyuka pashmina dengan warna Ash Blue. Hasil penelitian menunjukan responden lebih menyukai hasil desain II karena hasil desain motif lebih terlihat jelas , yang dipengaruhi oleh gelap terang dari pewarnaan. Produk pashmina akan menjadi peluang usaha yang menjanjikan dan akan menjadi produk oleh-oleh unggulan Kota Sabang.Kata kunci: Pengembangan, Motif Bungong U, Pashmihna
EKSTRAKSI ZAT PEWARNA ALAM DARI TUMBUHAN PADA BAHAN KATUN TOYOBO UNTUK LENAN RUMAH TANGGA Maya Rahmadani; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan zat pewarna sangat dibutuhkan pada industri tekstil dikarenakan dengan adanya zat pewarna disuatu produk akan terlihat indah dan menarik. Penggunaan pewarna sintetis dapat mencermari lingkungan dan mengganggu kesehatan sehingga di beberapa negara melakukan pelarangan penggunaan bahan pewarna dari bahan dasar kimia. Karena itu, mulai dikembangkan zat pewarna yang berasal dari alam dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati. Penggunaan pewarna alam tidak menimbulkan masalah pada lingkungan baik dari proses produksi dan pemakaian serta menjaga kestabilan ekologi. Pada penelitian ini menggunakan kulit manggis dan bunga senggani sebagai bahan baku pembuatan zat pewarna dari alam dengan menggunakan metode ekstraksi akan menghasilkan ekstrak zat pewarna, kemudian dilakukan proses mordanting dan fiksasi. Warna yang dihasilkan dari ekstraksi kulit manggis ialah grape jam (DE5949) warna tersebut dihasilkan melalui proses fiksasi dan mordanting, pantone (CBD3EA) warna yang dihasilkan melalui proses mordanting dan tanpa melalui proses fiksasi dan floral white (FFFAF0) warna yang dihasilkan tanpa melalui proses mordanting dan fiksasi sedangkan hasil ekstraksi dari bunga senggani menghasilkan warna brandy (DCB68A), beige (E6DAA6) dan buttery brown (F1EBDA). Hasil pewarnaan tersebut dibentuk motif segi empat pada ekstrak kulit manggis dan motif garis-garis pada ekstrak bunga senggani kemudian hasilnya akan digunakan untuk lenan rumah tangga yaitu taplak meja.Kata kunci: Kulit manggis, bunga senggani , ekstraksi, lenan rumah tangga.
EKSPLORASI PEMBUATAN BUNGA CORSAGE DENGAN INSPIRASI BUNGA KHAS ACEH PADA BUSANA PERTUNANGAN Zhafirah Khairunnisa; Novita .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korsase adalah bunga tiruan dari berbagai macam bunga seperti melati, mawar, matahari, lili, dan bunga fantasi yang terbuat dari pita dan kain. Pada penelitian ini korsase yang dieksperimenkan adalah korsase dengan inspirasi bunga khas Aceh yang diaplikasikan pada busana pertunangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pembuatan korsase yang terinspirasi dari bunga khas Aceh, cara mengaplikasikan bunga korsase khas Aceh pada busana pertunangan, dan mengetahui tanggapan masyarakat terhadap korsase bunga khasAceh yang diaplikasikan pada busana pertunangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan mixed method. Subjek pada penelitian ini yaitu wanita yang berdomisili di Banda Aceh dan berusia 20-25 tahun dengan jumlah 10 orang masing-masing jenjang usia. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, dokumentasi, eksperimen, dan kuesioner. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang dibagikan secara online melalui google form dengan beberapa aspek pertanyaan. Dari hasil analisis data kuesioner responden memberi tanggapan pada tiga kategori pertanyaan yaitu, kesesuaian bentuk, warna dan penambahan payet pada hasil eksplorasi awal korsase bunga khas Aceh dengan persentase sebagian besar (52%) sangat menyukai. Pada kategori kesesuaian bentuk, warna, kombinasi bahan dan penambahan payet pada eksplorasi lanjutan korsase bunga khas Aceh responden memberi tanggapan sebagian besar (55,5%) sangat menyukai, dan persentase ketertarikan responden untuk menggunakan korsase bunga khas Aceh sebagian besar (68,3%) menanggapi dengan sangat suka. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa korsase bunga khas Aceh layak dijadikan sebagai hiasan tambahan pada busana yang dapat menambah nilai keindahan dan dapat meningkatkan budaya Aceh.Kata Kunci : Eksplorasi, Korsase, Bunga Khas Aceh, Busana Pertunangan
PEMBERDAYAAN SANTRI MELALUI KETERAMPILAN MENJAHIT JILBAB DI DAYAH RAUDHATUL QURAN AL-AZIZIYAH KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Arrabiatul Adabi; Siti Maryam; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persiapan sumberdaya manusia merupakan kunci utama untuk memetik kemenangan dalam persaingan globalisasi. Pemberdayaan santri dilakukan dengan membekali sejumlah keahlian tertentu sesuai dengan program pasantren. Santri yang diberdayakan adalah santriwati yang masih aktif menempuh pembelajaran. Jadi oleh karena itu santri yang ada di Dayah Raudhatul Quran Al-Aziziyah perlu dibekali dengan life skill supaya lebih mandiri dan dapat menghadapi realita kehidupan dengan baik secara lahiriah maupun secara batiniah. Kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan adalah keterampilan menjahit jilbab. Penelitian ini bertujuan untuk mengajarkan santri dalam pembuatan pola, pecah pola dan tahapan menjahit jilbab syari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 orang pimpinan dan 7 Santriwati Dayah Raudhatul Quran Al-Aziziyah. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa membuat pola, pecah pola dan menjahit jilbab dapat dilakukan dengan baik, Santri mendapatkan 2 model jilbab Syari yaitu tudung labuh dan French khimar walaupun masih terdapat kekurangan karena ada beberapa subjek belum terbiasa dengan menjahit. Melalui penelitian ini disarankan untuk Santriwati Dayah Raudhatul Quran Al- Aziziyah dapat memperdalam keterampilan menjahit supaya dapat menjadi salah satu kegiatan yang dapat penunjang kehidupan pada masa yang akan datang dan dapat menjadikannya sebagai peluang usaha serta peluang kerja baru.Kata Kunci: Pemberdayaan, Santri, Jilbab Syari
PERKEMBANGAN PROSESI MANOE PUCOK DI DAERAH ACEH BARAT DAYA Sri Hidayati; Rosmala Dewi; Fikriah Noer
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manoe pucok suatu tradisi adat di daerah Aceh Barat Daya pada acara sunatan dan perkawinan. Dengan Semakin maju zaman dan era globalisasi yang pesat dan berkembang, tradisi adat kesenian dengan berbagai jenis kegiatan yang modern serta banyaknya adat barat yang masuk kedaerah /provinsi, maka semakin pesat juga adat yang berkembang didaerah Aceh Barat Daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang tradisi Manoe Pucok, Perkembangan Unsur Budaya dari tradisi Manoe Pucok, Perkembangan persepsi Masyarakat terhadap tradisi Manoe Pucok. Penelitian ini dilakuakn di Desa Ladang Kecamatan Susoh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian empat orang diantaranya adalah 2 orang Syeh PeManoe pucok, 1 orang ketua putro phang Aceh Barat Daya dari MAA. 1 orang pengguna. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap pemahaman masyarakat Melalui tradisi Manoe pucok manusia diajarkan sopan santun, tata pergaulan dan tata krama dengan rekan sebaya maupun dengan masyarakat sekitar serta mampu mengenang dan mengingat jasa kasih sayang kedua orang tua yang telah mendidik dan membesarkan sang anak hingga orang tersebut beranjak dewasa. Upacara Manoe pucok dalam masyarakat berperan sebagai sarana pengendalian sosial, kontak sosial, interaksi dan komunikasi antar warga masyarakatnya, sehingga dapat mewujudkan kegotong-royongan, persatuan dan solidaritas diantara sesama warga masyarakat. Persepsi masyarakat umum menganggap bahwa Manoe pucok boleh dilakukan karena dalam Manoe pucok terdapat doa, syair dan nasehat baik kepada pengantin maupun keluarganya, sedangkan pandangan ulama sama dengan pandangan masyarakat.Kata kunci: manoe pucok
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL PADA MATA KULIAH DASAR BUSANA PROGRAM STUDI PKK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Sarah Nadia; Rosmala Dewi; Fadhilah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi lapangan di perpustakaan Program Studi PKK, perpustakaan FKIP Universitas Syiah Kuala dan Pustaka Induk Universitas Syiah Kuala, masih terbatasnya referensi dalam bentuk modul pembelajaran pada Mata Kuliah Dasar Busana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis digital pada mata tersebut. Modul ini di desain berdasarkan literasi digital agar mahasiswa merdeka belajar bisa diakses dimana saja dan kapan saja, dan dapat membantu mahasiswa untuk belajar mandiri tanpa bergantung sepenuhnya kepada dosen dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan melalui 5 tahap, yaitu: (1) Analysis (analisis), (2) Design (desain), (3) Development (pengembangan), (4) Implentation (implementasi), dan (5) Evaluation (evaluasi). Modul yang dikembangkan divalidasi oleh 1 (satu) orang ahli media, 1 (satu) orang ahli materi, kemudian diuji coba pada mahasiswa semester II angkatan tahun 2020 berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/ angket dengan pengukuran Skala Likert . Analisis data dengan statistik deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan modul pembelajaran berbasis digital sudah memenuhi kategori sangat baik dengan persentase 91,07% berdasarkan hasil uji ahli media, hasil uji ahli materi dengan persentase 87,5% berada dalam kategori sangat baik, dan hasil tanggapan mahasiswa terhadap modul pembelajaran berbasis digital pada Mata Kuliah Dasar Busana adalah 88,33% berada dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran berbasis digital layak digunakan untuk mahasiswa semester II pada Mata Kuliah Dasar Busana FKIP Universitas Syiah Kuala.Kata Kunci: Pengembangan, Modul Pembelajaran, Digital.
Co-Authors - Fitriana - Nuristira - Rusman - Verawati . Fadhilah . Fitriana . Fitriani . Irsanti . Masniar . Mukhirah . Nurhayati . Suftiah Adinda Devanti Aimar Aqil Manaf Anggun Sukmawati Anizar Ahmad Annizar Ahmad Arrabiatul Adabi Asih Menanti Asnita Maghfirah Aulia Rahmi, Neneng Ayu Deswita BENYAMIN SITUMORANG Bintang Zuhra Camelia Raihan Cut Luthfa Raihan Cut Meilina Putri Darwin Dei Rizki Ananda Dewi Agustina Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Sri Sartika Sari Eka Daryanto Elly Diana Putri Enricho Fiktorando Purba Ervin Mardalena Esther Justina Sinaga Fadhilah . Fatimatul Qiram Fikriah Noer Fitriana . Fitriana Fitriana Frans Hanaekan Rajagukguk Harahap, Dewani Hayatun Nisa&#039; Herayanti Herayanti Hotmaida Sidabutar Indani Irma Fitri Melinia Irma Muliani Ismayani . Juliani Pasca Zumarni Lola Lolita Lumongga Sari Harahap Luzi Lustia Mardiah Kenamon Maya Rahmadani Maysarah Hastuti Mochamad Faizal Rizki Muhammad Gilang Anugrah Muhammad Girindra Mukhirah . Munawwarah . Munawwarah, Hidayatul Nagian Toni Nailul Muna Nanda Sukma Nasution, Anna Rizki Nency Utami Br Barus Nia Aprilia Darma Novianti Surya Putri Novita . Nur Hikmah Nurbaiti . Nurhayati SY Nurhidayati . Nurlita . Nurna billa Nurul Fadhillah Nurul Faudiah Nurul Latifa Nurul Manzili Nurul Shoumi Nyimas Rani Pertiwi Puspita Sari Ratih Triyani Rina Murfiana Risca Muril Khairani Rizka Heriansyah Rr. Dimas Veronica Priharti Ruchayanti Listiana Rusman Rusman Safrijal Saloma Banjarnahor Santi Rizki Sarah Nadia Saut Purba Sitepanus Zebua Siti Maryam Siti Mawarni Siti Wardah Sri Hidayati Sri Putri Kurniati Sri Sartika Sari Dewi Sukarman Purba Suryaningsih, Melfi Tapi Endang Fauziah Lubis Tobok Luhut Situmorang Umi Sakinah Yasaratodo Wao Yasaratodo Wau Yaz Montis Hidayat Yuli Arnida Pohan Yulia Rahmadani Yulinda Aswan Yuniarto Mudjisusatyo Zahra Safira Zhafirah Khairunnisa