Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN CELANA SYARI BAGI MAHASISWI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA Zahra Safira; Rosmala Dewi; Nurbaiti .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celana yang tidak sesuai peraturan di kampus yang sering terlihat mahasiswi mengenakan celana jeans dan celana kain dari jenis bahan lain tapi sempit, aktivitas banyak terjadi pada setiap angkatan lama dan diikuti oleh mahasiswi baru. Namun disini peneliti mendesain perkembangan dari celana sempit menjadi syari seperti kulot atau celana palazzo yang sopan dan nyaman dipakai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendesain celana syari untuk mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, mengetahui tanggapan mahasiswi terhadap tiga model desain celana syari, dan mengetahui ketertarikan mahasiswi terhadap tiga desain model celana syari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan (applied research) dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling yang berjumlah 25 mahasiswi yang terdiri dari 12 mahasiswi Teknik Industri, dan 13 mahasiswiTeknik Arsitektur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, studi kepustakaan, eksperimen terapan dan angket. Analisisdata menggunakan angket dan rumus distribusi frekuensi.Hasil penelitian desain I untuk kesempatan di dalam ruangan, desain II untuk kesempatan laboratorium dan desain III untuk kesempatan di lapangan. Tanggapan mahasiswi mengenai estetika, sesuai dengan kesempatan, warna, motif dan bahan didominasi oleh desain III sebanyak 56%, sedangkan desain II 44% dan desain I sebanyak 40%. Ketertarikan dari semua desain didominasi oleh desain III. Melalui penelitian ini disarankan untuk mahasiswi Fakultas Teknik dapat mematuhi cara berbusana sesuai dengan ketentuan kampus dan sesuai qanun yang ada di Aceh, memotivasi mahasiswi dan alumni Konsentrasi Tata Busana untuk dapat membuat produk celana syari yang lebih kreatif serta menciptakan inovasi baru.Kata Kunci: Desain, Celana Syari
PERSEPSI MAHASISWA KONSENTRASI TATA BUSANA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Cut Meilina Putri; Rosmala Dewi; Fadhilah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran mengenai teori dan keterampilan konsentrasi tata busana tidak hanya dapat dilakukan dengan model pembelajaran konvensional dan demonstrasi biasa, namun mahasiswa dapat mengajar dengan beragam model pembelajaran seperti model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi mahasiswa konsentrasi Tata Busana dan keefektivitasan model pembelajaran kooperatif jigsaw. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel secara total sampling yaitu mahasiswa konsentrasi Tata Busana angkatan 2016, 2017 dan 2018. Sebanyak 90 mahasiswa. Data diperoleh melalui kuesioner yang dijawab oleh secara online . Pengolahan data distribusi frekuensi melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada aspek pengetahuan, sebagian besar (lebih dari 50%) responden menyatakan setuju mengenai peningkatan pemahaman dan pengetahuan, pemecahan masalah pada diskusi, serta pencapaian hasil pembelajaran maksimal melalui model pembelajaran jigsaw. Pada aspek sikap, sebagian besar responden menyatakan setuju model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan keterampilan diskusi, menghargai pendapat, tanggung jawab, motivasi, serta saling kebergantungan positif dengan membagikan informasi. Pada aspek penerapan, sebagian besar responden menyatakan setuju model pembelajaran jigsaw memiliki tahapan pembelajaran yang efektif, seperti guru menjadi fasilitator yang baik dalam diskusi serta sistem pembagian kelompok yang efektif.Kata Kunci : Jigsaw, Pembelajaran Kooperatif, Persepsi Mahasiswa
PEMASARAN PRODUK KERAJINAN BORDIR DI ERA DIGITAL Nurhidayati .; Fadhilah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital merupakan globalisasi ilmu teknologi berkembang yang membuat manusia mudah berinteraksi, berkomunikasi, melakukan jual beli tidak harus saling bertemu antara produsen dan konsumen. Internet mempengaruhi penggunaan aplikasi online (E-commerce). Tujuan penelitian untuk mengetahui sistem pemasaran dan sistem manajemen serta tanggapan produsen dan konsumen terhadap kualitas bordir yang dipasarkan pada aplikasi online. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah delapan responden yang terbagi menjadi dua kategori yaitu: empat responden produsen dan empat responden konsumen yang melakukan pembelian berulang produk kerajinan bordir pada aplikasi online. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan dan triangulasi data. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sistem pemasaran yang dilakukan sudah mendekati sempurna dan sistem manajemen yang efektif, efisien dan mudah dikontrol belum dimaksimal. Produsen memperhatikan kualitas produk kerajinan bordir dari tahap pembuatan, penyelesaian dan pengemasan supaya konsumen mendapatkan kualitas yang bagus ketika membeli pada aplikasi online. Produsen mendapatkan produk dengan cara memproduksi sendiri dan membeli dari pengrajin bordir. Penggunaan aplikasi online jika dimaksimalkan banyak manfaat seperti mengurangi pengangguran, menambah pendapatan, membuat usaha offline terkenal menghemat waktu dan konsumen mendapatkan harga murah daripada pembelian offline. Bagi mahasiswa PKK dan masyarakat umum dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi online di kondisi pandemi Covid-19 untuk menjadi alternatif mengatasi masalah pada kondisi ekonomi sekarang.Kata Kunci : Pemasaran , Produk Kerajinan Bordir, Aplikasi Online
APLIKASI TEKNIK SMOCK PADA PEMBUATAN TAS PESTA Siti Mawarni; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smock merupakan teknik menghias kain yang merupakan lipatan atau kerutan kain yang dijahit secara teratur sesuai pola yang telah didesain pada kain sehingga membentuk suatu kerutan yang bervariasi dan kreatif. Smock tidak haya diaplikasikan pada busana, tetapi sudah dikreasikan untuk tas dan lenan rumah tangga. Namun seiring perkembangan zaman penggunaan smock sebagai salah satu tehnik menghias kain sudah jarang dipakai bahkan kebanyakan masyarakat tidak mengetahui sama sekali tentang smock. Tujuan penelitian adalah mendesain tas pesta dengan kreasi sulaman smock dan mengaplikasikan sulaman smock pada tas pesta. Peneliti mengunakan metode penelitian eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan di laboraturium Tata Busana Prodi PPK FKIP Unsyiah. Objek dalam penelitian ini adalah tas pesta dengan aplikasi teknik smock. Adapun model pertama menggunakan kain sir dan model kedua mengunakan kain rosela dengan model yang berbeda. Proses pembuatan sulaman smock pada tas pesta adalah mendesain model tas dan motif, menjahit sulaman smock pada median kain menggunakan jarum tangan, proses menjahit tas yaitu menggunting kain yang sudah di smock sesui pola tas, meletakan bahan pengisi pada kain , menjahit badan tas dan butiran mutiara lalu lapisan, menjahit resleting dan memasang tali tas. Hasil penelitian telah mendesain dua model tas pesta dengan mengaplikasi sulaman teknik smock pada eksperimen model tas yang pertama dengan model teknik sirip ikan dan eksperimen ke dua dengan teknik model gelombang laut.Katakunci:Aplikasi,TeknikSmock,TasPesta
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASIONAL KESEJAHTERAAN KELUARGA UNSYIAH Anggun Sukmawati; Mukhirah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen adalah suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan kegiatan dengan segala aspek agar kegiatan tersebut tercapai secara efektif dan efisien.Waktu merupakan sumber daya yang tidak dapat dibeli, dijual ditabung atau dibagikan dengan orang lain dan tidak dapat di ulang kembali pada waktu yang akan datang. Setiap hari mahasiswa Pendidikan Vokasional Kesejahteraan keluarga dibebankan dengan berbagai macam tugas praktek yang menuntut mahasiswa untuk dapat memanajemen waktu dengan baik. Penelitian ini mengangkat masalah adakah hubungan positif dan signifikan antara Manajemen waktu dengan Prestasi belajar mahasiswa Pendidikan Vokasonal Kesejahteraan Keluarga Unsyiah. hipotesis penelitian ini ha yaitu ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu dengan prestasi belajar mahasiswa PVKK unsyiah. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik analisis data korelasi produc moment.Populasi dalam penelitian ini ialah Mahasiswa Tata Busana angkatan 2016 sebanyak 43 mahasiswa yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Adapun angket dalam penelitian ini bersifat tertutup dan dibuat berjenjang mulai dari intensitas paling rendah sampai intensitas paling tinggi. Dari hasil analisis data menggunakan teknik analisis data korelasi produk moment diperoleh hasil sebesar 0,17 yang berada pada rentang 0,00-0,199 yang termasuk kedalam kategori sangat rendah yang menunjukkan bahwa hasil penelitian ini adalah Ha diterima dan Ho ditolak yaitu terdapat pengaruh yang signfikan antara manajemen waktu terhadap prestasi belajar. Disamping faktor waktu ada faktor lain yang mempengaruhi manajemen waktu seperti faktor internal seperti faktor psikologis, jasmani dan kelelahan serta faktor eksternal seperti faktor keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat .Kata Kunci : Manajemen waktu, Prestasi belajar
TEKNIK PEMBUATAN KEMEJA PRIA PADA ACEH MODA TAILOR BANDA ACEH Hayatun Nisa'; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentang teknik mengambil ukuran kemeja pria, teknik membuat pola kemeja pria dan teknik menjahit kemeja pria pada Aceh Moda Tailor. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif Subjek ditentukan secara purposive sampling yang berjumlah 7 orang terdiri dari 5 orang pekerja (1 tenaga ahli dalam mengukur, 2 orang pembuat pola, 2 orang penjahit kemeja) dan 2 pelanggan dari Aceh Moda Tailor. Pengumpulan data dirangkum melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data, conclution data dan verification data. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa teknik mengambil ukuran kemeja pria pada Aceh Moda Tailor sangat sederhana. Ukuran-ukuran tubuh yang diukur untuk membuat kemeja pria yaitu lebar bahu, panjang baju, panjang lengan, lingkar siku, lebar badan, lebar pinggang dan lingkar leher. Pada Aceh Moda Tailor sistem pola yang digunakan yaitu pola yang digambar/dirancang langsung diatas kain dengan menggunakan sistem kontruksi yaitu teknik membuat pola yang patokan dasarnya ukuran tubuh seseorang dan pola badan bagian belakang berpedoman pada pola bagian depan, dan bagian lipatan kain dijadikan sebagai garis tengah pola lengan. Pada Aceh Moda Tailor suatu jahitan busana dilakukan/dikerjakan oleh satu orang dari awal sampai akhir dan tidak menggunakan sistem konveksi serta mengutamakan kualitas suatu produk pakaian yang rapi dan nyaman dipakai.Kata Kunci: Kemeja Pria, Aceh Moda Tailor, Teknik Menjahit
PERAN KOMUNITAS THE FLOATING SCHOOL DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS REMAJA DI PULO ACEH Elly Diana Putri; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran komunitas merupakan posisi atau kedudukan dalam menjalankan hak dan kewajiban bersama untuk mencapai suatu tujuan. Pemuda kini dituntut harus memiliki skill untuk keberlangsungan hidup. Khususnya di daerah kepulauan, yang mayoritas hidupnya bergantung pada hasil laut. Maka diperlukan peran dari komunitas sebagai wadah untuk menjembatani remaja yang tinggal di kepulauan agar dapat ikut serta dalam meningkatkan kreativitas. Hal ini sesuai dengan tujuan dari komunitas The Floating School yakni melayani pemuda kepulauan dalam mengembangkan kreativitas. Penelitian yang berjudul Peran Komunitas dalam Meningkatkan Kreativitas Remaja di Pulo Aceh, bertujuan untuk mengetahui peran komunitas The Floating School dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendorong dalam meningkatkan kreativitas remaja serta mengetahui manfaat yang diperoleh remaja di Pulo Aceh setelah mengikuti kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 3 remaja yang mengikuti kegiatan The Floating School, 2 warga yang mengetahui kegiatan tersebut dan 2 pengurus komunitas The Floating School. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peran komunitas The Floating School dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh adalah peran fasilitatif, peran edukasional dan peran teknis. Adapun faktor penghambat dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh berupa minimnya sumber referensi, kurangnya pengadaan pelatihan dan ketersediaan kebutuhan yang sulit didapat, sedangkan yang menjadi faktor pendorong yaitu faktor intrinsik dan ekstrinsik. Adapun manfaat yang diperoleh remaja yakni mampu membuat berbagai macam kerajinan, mudah berinteraksi, serta menambah motivasi dalam menggapai cita-cita yang lebih variatif.Kata Kunci : Peran Komunitas, Kreativitas, RemajaPeran komunitas merupakan posisi atau kedudukan dalam menjalankan hak dan kewajiban bersama untuk mencapai suatu tujuan. Pemuda kini dituntut harus memiliki skill untuk keberlangsungan hidup. Khususnya di daerah kepulauan, yang mayoritas hidupnya bergantung pada hasil laut. Maka diperlukan peran dari komunitas sebagai wadah untuk menjembatani remaja yang tinggal di kepulauan agar dapat ikut serta dalam meningkatkan kreativitas. Hal ini sesuai dengan tujuan dari komunitas The Floating School yakni melayani pemuda kepulauan dalam mengembangkan kreativitas. Penelitian yang berjudul Peran Komunitas dalam Meningkatkan Kreativitas Remaja di Pulo Aceh, bertujuan untuk mengetahui peran komunitas The Floating School dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendorong dalam meningkatkan kreativitas remaja serta mengetahui manfaat yang diperoleh remaja di Pulo Aceh setelah mengikuti kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 3 remaja yang mengikuti kegiatan The Floating School, 2 warga yang mengetahui kegiatan tersebut dan 2 pengurus komunitas The Floating School. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peran komunitas The Floating School dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh adalah peran fasilitatif, peran edukasional dan peran teknis. Adapun faktor penghambat dalam meningkatkan kreativitas remaja di Pulo Aceh berupa minimnya sumber referensi, kurangnya pengadaan pelatihan dan ketersediaan kebutuhan yang sulit didapat, sedangkan yang menjadi faktor pendorong yaitu faktor intrinsik dan ekstrinsik. Adapun manfaat yang diperoleh remaja yakni mampu membuat berbagai macam kerajinan, mudah berinteraksi, serta menambah motivasi dalam menggapai cita-cita yang lebih variatif.Kata Kunci : Peran Komunitas, Kreativitas, Remaja
PEMANFAATAN SERAT KAIN PERCA SEBAGAI MEDIA LUKISAN Nurul Manzili; Rosmala Dewi; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni sudah menjadi salah satu bagian dalam kehidupan manusia dari zaman ke zaman dari masa prasejarah hingga sekarang, keberadaan seni sangat melekat dalam setiap sendi kehidupan dan jiwa manusia sehingga tidak dapat terpisahkan sampai saat ini. Kain perca merupakan limbah anorganik yang dihasilkan industri konveksi, limbah tersebut menjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kelangsungan makhluk hidup. Kain perca yang kurang diperhatikan oleh masyarakat, sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai media/bahan, dalam pembuatan karya seni. Berdasarkan masalah diatas peneliti ingin melakukan penelitian yang berjudul Pemanfaatan serat kain perca sebagai media lukisan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menciptakan desain busana dengan bahan serat kain perca sebagai lukisan dengan teknik kolase. (2) Mengkreasikan desain busana dengan bahan serat kain perca sebagai lukisan dengan teknik kolase.(3) Mengetahui respon mahasiswa terhadap desain busana dengan bahan serat kain perca sebagai lukisan dengan teknik kolase. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen terapan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif, karena metode eksperimen sebagai bagian dari metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah Mahasiswa angkatan 2015 Tata Busana sebanyak 38 orang dan Mahasiswa FKIP Sendratasik Jurusan Seni Rupa angkatan 2015 sebanyak 5 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. pengambilan sampel pada penelitian ini sebanyak 43 orang. Pengumpulan data dulakukan dengan angket tertutup. Adapun angket dalam penelitian ini bersifat tertutup dan dibuat berjenjang mulai dari intensitas paling rendah sampai intensitas paling tinggi. Dari hasil analisis data mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap produk media lukisan. Beberapa poin yang menjadi pertanyaan seperti mengenai desain produk, perpaduan warna, kerapian lukisan, teknik kolase. Hasil penelitian menciptakan dua produk media lukisan dari serat kain perca. Dari kedua model yang dieksperimenkan, mahasiswa yang memilih sangat menyukai pada desain II sebanyak (62,77%) dan konsumen yang memilih sangat menyukai pada desain I sebanyak (53,44%) . Diharapkan kepada masyarakat dapat mengembangkan ide kreatif, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam membuat lukisan.Kata Kunci : Pemanfaatan, Kain Perca, Media Lukisan
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DI MASA PANDEMI COVID-19 Nailul Muna; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru dan siswa pada proses pembelajaran secara daring, dan mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa pada materi Kerajinan Bahan Lunak Mata Pelajaran Prakarya selama proses pembelajaran daring di SMP Negeri 17 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 5 orangterdiri dari 1 guru Prakarya dan 4 siswa. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran daring merupakan hal baru bagi guru dan siswa. Dalam penerapannya guru hanya menggunakan aplikasi whatsapp untuk proses pembelajaran daring, sehingga siswa kurang termotifasi karena kurangnya kesiapan tersebut. Kendala yang dihadapi oleh siswa adalah kesulitan dalam menyerap materi pembelajaran dan jaringan internet yang lemah sehingga link/tautan sulit diakses. Kendala yang dihadapi oleh guru, kesulitan dalam membimbing pada saat pengumpulan tugas oleh siswa dan terbatas menggunakan aplikasi pembelajaran daring. Disarankan agar ada kerjasama antara guru dan orangtua dalam menanamkan nilai-nilai moral, sikap dan karakter selama berlangsungnya proses pembelajaran daring.Kata kunci: Efektifitas, Pembelajaran Daring, Mata Pelajaran Prakarya
NILAI SIMBOLIS RAGAM HIAS PADA PAKAIAN PENGANTIN ACEH TAMIANG Munawwarah .; Fitriana .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh Tamiang sebagai salah satu etnis yang berada di Aceh memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, perbedaan ini disebabkan sebagian penduduk Aceh Tamiang berasal dari etnis Melayu sehingga mempunyai perbedaan baik dari adat istiadat, bahasa, pakaian adat serta ragam hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi ragam hias pada pakaian pengantin Aceh Tamiang, mengetahui nilai simbolisnya serta penempatan ragam hias pada pakaian pengantin bagian atas dan bagian bawah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek sebanyak 4 orang terdiri dari 2 orang pengrajin kain songket dan 2 orang tokoh adat Aceh Tamiang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias yang terdapat pada pakaian pengantin Aceh Tamiang ada 5 motif terdiri dari motif pucuk rebung yang bermakna suatu harapan yang baik dalam kehidupan dan tetap memperjuangkan sesuatu yang baik dengan teguh pendirian, motif tampok manggis mempunyai makna kejujuran, motif bunga melati bermakna kecusian, motif biji timun bermakna mempunyai banyak manfaat dalam hidup serta mempunya sifat pemberani dan motif itik pulang petang bermakna kebersamaan, rukun dan saling membantu. Penerapan ragam hias pada pakaian pengantin laki-laki dan perempuan bagian atas dan bawah tidak ada perbedaan. Pada pakaian bagian atas terdapat 5 motif pakaian bagian bawah juga terdapat 5 motif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa makna yang terkandung dalam ragam hias pada pakaian pengantin Aceh Tamiang sangat penting karena mempunyai suatu harapan yang baik dan penerapan sifat yang baik untuk menjalani kehidupan yang ingin dicapai.Kata kunci : Nilai Simbolis, Ragam Hias, Pakaian Pengantin Aceh Tamiang
Co-Authors - Fitriana - Nuristira - Rusman - Verawati . Fadhilah . Fitriana . Fitriani . Irsanti . Masniar . Mukhirah . Nurhayati . Suftiah Adinda Devanti Aimar Aqil Manaf Anggun Sukmawati Anizar Ahmad Annizar Ahmad Arrabiatul Adabi Asih Menanti Asnita Maghfirah Aulia Rahmi, Neneng Ayu Deswita BENYAMIN SITUMORANG Bintang Zuhra Camelia Raihan Cut Luthfa Raihan Cut Meilina Putri Darwin Dei Rizki Ananda Dewi Agustina Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Sri Sartika Sari Eka Daryanto Elly Diana Putri Enricho Fiktorando Purba Ervin Mardalena Esther Justina Sinaga Fadhilah . Fatimatul Qiram Fikriah Noer Fitriana . Fitriana Fitriana Frans Hanaekan Rajagukguk Harahap, Dewani Hayatun Nisa' Herayanti Herayanti Hotmaida Sidabutar Indani Irma Fitri Melinia Irma Muliani Ismayani . Juliani Pasca Zumarni Lola Lolita Lumongga Sari Harahap Luzi Lustia Mardiah Kenamon Maya Rahmadani Maysarah Hastuti Mochamad Faizal Rizki Muhammad Gilang Anugrah Muhammad Girindra Mukhirah . Munawwarah . Munawwarah, Hidayatul Nagian Toni Nailul Muna Nanda Sukma Nasution, Anna Rizki Nency Utami Br Barus Nia Aprilia Darma Novianti Surya Putri Novita . Nur Hikmah Nurbaiti . Nurhayati SY Nurhidayati . Nurlita . Nurna billa Nurul Fadhillah Nurul Faudiah Nurul Latifa Nurul Manzili Nurul Shoumi Nyimas Rani Pertiwi Puspita Sari Ratih Triyani Rina Murfiana Risca Muril Khairani Rizka Heriansyah Rr. Dimas Veronica Priharti Ruchayanti Listiana Rusman Rusman Safrijal Saloma Banjarnahor Santi Rizki Sarah Nadia Saut Purba Sitepanus Zebua Siti Maryam Siti Mawarni Siti Wardah Sri Hidayati Sri Putri Kurniati Sri Sartika Sari Dewi Sukarman Purba Suryaningsih, Melfi Tapi Endang Fauziah Lubis Tobok Luhut Situmorang Umi Sakinah Yasaratodo Wao Yasaratodo Wau Yaz Montis Hidayat Yuli Arnida Pohan Yulia Rahmadani Yulinda Aswan Yuniarto Mudjisusatyo Zahra Safira Zhafirah Khairunnisa