Claim Missing Document
Check
Articles

Students’ Perception on Game-Based Learning Using Technology: Kahoot! As a Case Study Ismail, Ismail; Rusdin, Rusdin; Prayudi, Andi; Taufik, Taufik
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 10 No. 2 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There have been studies which exploring students’ perception on the use of kahoot!. However, research on investigating students’ opinion on the implementation of kahoot and students’ recommendation for educational stake-holders is uncommon. This study relies on semi-structured interview data from 15 second-year students (10 female and 5 male) enrolling in the Introduction to Linguistics Class in English Education Department of STKIP Yapis Dompu. This study aims to explore the benefits of the use of kahoot, the barriers and students’ recommendation to educational stake-holders for improvement. The data were analysed using thematic analysis adapted from (Braun & Clarke, 2006) which consists of 6 steps. The finding of this paper suggested that the implementation of kahoot in learning process had four benefits: Firstly, Kahoot creates fun and interested learning atmosphere. Secondly, it riggers students’ attention and focus. Thirdly, it facilitates comprehension of material Taught. Lastly, Kahoot! fosters positive competitiveness among students. Additionally; there were two main barriers of using kahoot in this research: firstly, limitations on internet access. Secondly, not enough time to answer. The surprising conclusion of the research was that, all participants had never been exposed to game-based learning platform during their formal school (elementary and high school); they only were only exposed to game-based learning platform at this introduction to linguistics class. Therefore; all participants highly recommended to all lecturers and teachers to game-based learning platform in their teaching. This study relied on game-based learning platform kahoot. Therefore, similar study which explores other game-based learning platforms is highly recommended.
Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima Dalam Peranan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Melalui Pembinaan Prestasi Olahraga Tahun 2017/2018 Rusdin, Rusdin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v8i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peranan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Bima melalui bentuk-bentuk kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam pembinaan prestasi olahraga. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan, wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Subyek penelitian, instansi Pemerintahan Kabupaten Bima meliputi, Dikbudpora, KONI, DPRD, Pengurus cabang Olahraga Unggulan, Atlet dan Pelatih. Keabsahan data dengan cara triangulasi data. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan data, menyajikan data, mereduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan 1) Peranan kebijakan pemerintah tidak bersifat spesifik dan sempit, tetapi luas sebagai pedoman umum kebijakan dan keputusan-keputusan khusus yang menaunggi selurus kebijakan. 2) Peranan Kebijakan Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2016, Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2016, Peraturan Bupati Nomor 15 Tahun 2017; Perbud ini, sebagai pelaksanaan pendukung secara teknis dalam peranan kebijakan pembinaaa, penyelenggaraan olahraga, atlet, pelatih, sarana dan prasarana, serta peningkatan pembinaan prestasi olahraga unggulan dibina oleh pengurus induk cabang olahraga, sedangkan pemberian penghargaan dan pengangkatan atlet, pelatih berprestasi menjadi CPNS/Tenaga Honorer dan Sumber dana yang digunakan dari anggaran APBD/APBDN yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2016 yang didukung oleh kebijakan pemerintan Provinsi Nusa Tenggara Barat. 3) Kebijakan Pemerintah Daerah, Dikbudpora, Cabor, dan KONI, Klub serta Masyarakat dalam Semi-Indepeden.
Senam Vitalisasi Otak Terhadap Tingkat Kecemasan Pemain Sepak Bola PS Tamsis Bima Sebelum Bertanding Rusdin, Rusdin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v8i2.244

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar, yang berhubungan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya. Keadaan emosi seperti ini tidak memiliki objek yang spesifik. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan yang dialami oleh pemain PS Tamsis Bima adalah senam vitalisasi otak yaitu sebuah latihan fisik yang bertujuan untuk menyeimbangkan fungsi otak dan gerak fisik dari seseorang sehingga emosi terkontrol. Penelitian ini menggunakan desain one group pre test–post test. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 22 orang responden. 22 orang responden tersebut akan diberikan latihan senam vitalisasi otak selama 2 minggu dengan 6 kali perlakuan. Subjek yang diteliti merupakan sampel dengan tingkat kecemasan ringan dan kecemasan sedang. Analisis statistik yang digunakan adalah dengan uji t dengan taraf kemaknaan 5 %. Hasil uji statistik terhadap 22 responden didapatkan perubahan tekanan darah dan denyut nadi yang bermakna pada responden yang diberikan latihan senam vitalisasi otak yaitu dengan nilai t hitung -4,984 dan t tabel 2,045 yang artinya terdapat perubahan tingkat kecemasan yang bermakna pada responden dengan latihan senam vitalisasi otak. Melihat hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan PS Tamsis Bima dapat menerapkan senam vitalisasi otak untuk membantu pemain memanajemen emosinya sehingga raihan prestasi dapat menjadi lebih baik lagi.
Implementasi Mesase Effleurage Dalam Mengatasi Nyeri Menstruasi Pada Atlet Voly Stkip Taman Siswa Bima Rusdin, Rusdin; Mardian Andriani; Sri Yanti
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v10i1.394

Abstract

Nyeri menstruasi (disminorea) adalah kram pada perut dan nyeri pinggul yang dialami oleh wanita pada saat menstruasi. Rasa sakit yang dirasakan biasanya sebelum dan selama periodik menstruasi dan berlangsung konstan. Nyeri dapat diatasi dengan cara farmakologi maupun non farmakologis. Salah satu cara nonfarmakologisnya adalah teknik mesase efflurage. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu atlet voli STKIP Taman Siswa Bima mengatasi nyeri haid dengan teknik mesase efflurage. Penelitan ini menggunakan desain Quasi eksperimental dengan pendekatan control group post test design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang. Analisis hasil menggunakan uji paired sample t-test dengan nilai alfa 0.05. Hasil penelitian diperoleh hasil t hitung sebesar15,482 dengan db= 24 dan sign (2-ailled) sebesar 0,039 dengan p= 0,05 (95%) masih lebih kecil dari nilai batas kritis α= 0,05 (0,039≤0,05). Hasil ini menjelaskan bahwa teknik mesase efflurage dapat membantu mengurangi rasa nyeri menstruasi pada atlet voly STKIP Taman Siswa Bima. Menindaklanjuti hasil penelitian ini diharapkan atlet voly STKIP Taman Siswa Bima dapat mengaplikasikan teknik mesase efllurage sebagai salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri sebelum dan selama periodik menstruasi.
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SDN Rato Lambu Rusdin, Rusdin; Ewan Irawan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v10i2.405

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan belum adanya data tentang tingkat kesegaran jasmani siswa SDN Rato .Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa SDN Rato. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V yang berjumlah 63 siswa yang terdiri dari 35 siswa putra dan 28 siswa putri. Metode dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kesegaran jasmani menggunakan instrumen Tes TKJI 2010. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan standar norma kesegaran jasmani dari TKJI untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa SDN Rato secara keseluruhan mempunyai tingkat kesegaran jasmani: sangat baik 0% (0 siswa), baik 6% (4 siswa), sedang 53% (32 siswa), kurang 39%(24 siswa), dan sangat kurang 2%(1 siswa). Jika dilihat dari kelompok jenis kelamin hasil penelitian dari jumlah 35 siswa putra sangat baik 0% (0 siswa), baik 6% (4 siswa), sedang 28% (17 siswa), kurang 21% (13 siswa), dan sangat kurang 2%(1 siswa). Sedangkan dari jumlah 26 siswa putri sangat baik 0%(0 siswa), baik 0%(0 siswa), sedang 25%(15 siswa), kurang 18%(11 siswa), dan sangat kurang 0%(0 siswa). Sebagian besar tingkat kesegaran jasmani siswa putra putri SDN Rato tahun ajaran 2019/2020 masuk dalam katagori kurang.
PERAN OLAHRAGA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI MAHASISWA DI STKIP TAMAN SISWA BIMA Rusdin, Rusdin; Salahudin, Salahudin; Irawan, Ewan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3808

Abstract

Olahraga merupakan bagian penting dalam proses pembentukan dan pengembangan karakter seseorang. Ditengah krisisnya karakter positif bangsa kita ini pemberdayaan dan pembinaan karakter sangat di perlukan, teuitama bagi para remaja yang menginjak dewasa seperti halnya mahasiswa. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui pernanan penting olahraga dalam pembentukan karakter mahasiswa khususnya mahasiswa STKIP Taman Siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan studi pendekatan kepustakaan dengan mendeskripsikan gambaran dilapangan yang kemudian disesuaikan dengan teori-teori yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga mempunyai peran penting sebagai salah satu instrument dalam pembentukan karakter mahasiswa khususnya di lingkungan STKIP Taman Siswa Bima. Nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga antara lain sikap tanggung jawab, rasa saling menghormati antar sesama, memiliki ketekunan dan jiwa kerjasama yang tinggi, jujur dalam bersikap, memiliki integritas yang tinggi dan masih banyak sikap positif lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga mempunyai peran yang sangat penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Olahraga juga menjadi sebuah alat atau instrument penggerak yang didalamnya mempunyai kekuatan untuk merubah mindset dan pola pikir mahasiswa dalam rangka menuju manusia yang berakhlak mulia ..
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 8 SAMPAI 11 TAHUN DI DESA NUNGGI Irawan, Ewan; Rusdin, Rusdin; Salahudin, Salahudin; Anhar, Anhar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3807

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun didesa nunggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang dilakukan adalah “One Group Pretest-postest Design”. Populasi dalam penelitian ini 34 anak didesa nunggi.Test menggunakan angket keterampilan sosial. Tujuan test ini untuk mengetahui pengaruh perilaku sosial anak didesa nunggi. Tehknik analisi data menggunakan uji t melalui uji persyaratan normalitas dan homogenitas.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun didesa nunggi. Hasil ini dibuktikan dengan perbandingan hasil penelitian dan analisis data disimpulkan bahwa nilai rata-rata anak setelah diterapkan permainan berupa permainan bentengan adalah 28,25 jika dibandingkan dengan sebelumnya nilai rata-rata 15,84. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai posttest lebih besar dari pada pretest (28,25 > 15,84). Berdasarkan analisis data untuk menjawab hipotesis penelitian yang diajukan diperoleh nilai “ t “ hitung sebesar 17,156 dengan tarafsignifikan 2,035 dengan d.f=33 ternyata angka penolakan hipotesis Nol yang dinyatakan dalam tabel nilai-nilai “ t “ besarnya adalah 2,035 dengan demikian maka hipotesis Nol ditolak dan hipotesis alternative yang mengatakan “ada pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun” diterima.
DESAIN LKS VIRTUAL PEMBELAJARAN TENIS MEJA UNTUK MATERI TEKNIK DASAR STROKE BAGI MAHASISWA Irawan, Ewan; Rusdin, Rusdin; Hidayad, Arif
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i4.2481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS Virtual materi teknik-teknik dasar stroke pada permainan tenis meja dan untuk mengetahui kualitas LKS dilihat dari aspek kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek pontensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada pengembangan model ADDIE, yaitu Analysis (Analisis), Design (desain/perancangan), Development (Pengembangan), implementation (implementasi/eksekusi), dan Evalution (evaluasi/umpan balik). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas LKS yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan dengan skor rata-rata . Produk penelitian ini berupa LKS materi tenis meja mahasiswa Penjaskesrek STKIP Taman Siswa Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) desain LKS dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori cukup valid dengan skor rata-rata 2,9, (2) kualitas LKS dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan  praktis dari uji one toone  dengan skor rata-rata 3,5 dikategorikan Sangat Praktis dan kelompok kecil dengan skor rata- rata 3,2 dikategorikan Cukup Praktis.
ANALISIS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS ALOKASI ANGGARAN KELURAHAN: STUDI KASUS SE-KECAMATAN BETOAMBARI KOTA BAUBAU Rusdin, Rusdin; Pardana, Deki
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 01 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v1i01.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  analisis transparansi dan akuntabilitas alokasi Anggaran kelurahan (studi kasus se-kecamatan betoambari kota baubau. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu Pengelolaan anggaran kelurahan se-Kecamatan Betoambari (Kelurahan katobengke, Kelurahan Lipu, dan Kelurahan Waborobo) Kota Baubau dapat di ambil kesimpulan yaitu dalam alokasi anggaran kelurahan sudah dilakukan secara cukup transparan dan akuntabel. Hal ini berdasarkan pada beberapa indikator dari transparansi dan akuntabilitas yang telah dipenuhi atau diwujudkan oleh pemerintah kelurahan se-Kecamatan Betoambari (Kelurahan Katobengke, Kelurahan Lipu dan Kelurahan Waborobo). Penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengeloaan anggaran kelurahan dapat dilihat dari hasil realisasi anggaran kelurahan yang berasal dari usulan masyarakat baik berupa kegiatan pembangunan sarana prasarana kelurahan maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Sehingga, hasil realisasi anggaran kelurahan se-Kecamatan Betoambari (Kelurahan Katobengke, Kelurahan Lipu, dan Kelurahan Waborobo) tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat kelurahan se-Kecamatan Betoambari (Kelurahan Katobengke, Kelurahan Lipu dan Kelurahan Waborobo). Adanya hasil realisasi anggaran dan laporan pertanggugjawaban dari realisasi anggaran tersebut merupakan wujud tanggungjawab kinerja pemerintah kelurahan yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran kelurahan, agar dapat meningkatkan kualitas kinerja dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kelurahan se-Kecamatan Betoambari (Kelurahan Katobengke, Kelurahan Lipu dan Kelurahan Waborobo).
Analisis Sosial Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Al-Azhar Mandiri Kota Palu Yusmina, Yusmina; Rusdin, Rusdin; Hamlan, Hamlan
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpi.v1i1.900

Abstract

Tulisan ini embahas tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Al-Azhar Mandiri Kota Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus. Sebagaimana tahapnya yaitu pra observasi (permohonan izin untuk meneliti). Metode pengumpulan data interview, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh dari data primer (secara Langsung) adalah hasil dari field research (penelitian lapangan) yaitu interview Kepala sekolah, Guru kelas, Guru bidang study, Staf administrasi, Peserta didik, Orangtua peserta didik. Dan dari data sekunder (tidak langsung) yaitu literatur lainnya yang relevan dengan permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosial kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Al-Azhar Mandiri yaitu selalu menjaga hubungan siraturahmi yang baik pada pihak-pihak sekolah, kepala sekolah memiliki tiga gaya dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu gaya demokratis, yaitu kemampuan mempengaruhi orang lain. Gaya otokratis yaitu, kemampuan mengendalikan dan menentukan, kebijakan. Gaya kharismatik, yaitu kemampuan yang dapat menginspirasi oranglain. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu, transparansi terhadap penggunaan dana-dana sekolah. Memotivasi tenaga kependidikan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Memberikan reword (bonus) kepada pendidik apabila mereka berprestasi dalam membina peserta didik. Mengadakan workshop kepada tenaga pendidik dan kependidikan untuk menambah wawasan pengetahuan. Pemanfaatan LMS ( learning, management system ) seperti pembuatan video pembelajaran, aplikasi pembelajaran (classroom. Forum chat, kuis, absensi).