Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM NOVEL ANGELIQUE BIDADARI CINTA DUA KOTA SUCI HIDAYAH, YOVI MILA; KHASANAH, USWATUN; HASANAH, IDA FARIDATUL; SUNARTO, SUNARTO; SELVIA, DEVI EKA SELA
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4383

Abstract

Moral education is a very important education so that moral and moral values become the basis for each individual to act wisely. The purpose of this study is to identify the value of moral education in the novel Angelique Bidadari Cinta Dua Kota Suci and to find out the implications of the value of moral education in the novel Angelique Bidadari Cinta Dua Kota Suci in learning in the modern era. The research method used in this research is classified into qualitative research, which is a type of research whose findings are not obtained through statistical procedures. This research uses library research, which is a method of collecting data by understanding and studying theories from various literatures related to the research. The approach used is hermeneutic, the primary data source used in this research is the novel angelique bidadari cinta dua kota suci secondary data taken from the Qur'an, Hadith and various other literature such as journals, articles etc. The data collection technique uses document analysis technique by collecting data from the novel Angelique Bidadari Cinta Dua Kota Suci. The data analysis technique is using content analysis, this analysis technique can help researchers understand the case under study. The results showed that there is a value of moral education in the novel Angelique Bidadari Cinta Dua Kota Suci, including: morals to God in the form of gratitude, prayer, effort, patience, tawakal, fear of God, Ikhlas. morals to others, namely, helping, forgiving each other, husnuzon, humility, alms. Morals to the universe and the implications of moral education values in the novel Angelique Bidadari Cinta Dua Kota Suci have the potential to be used as a source of reference and inspiration in learning, developed as teaching materials and as learning media, strengthening character values and increasing interest and learning outcomes by integrating moral education values from novels into learning. ABSTRAKPendidikan akhlak merupakan pendidikan yang sangat amat penting sehingga nilai moral dan akhlak menjadi dasar setiap individu bertindak secara bijaksana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai pendidikan akhlak dalam novel angelique bidadari cinta dua kota suci dan mengetahui implikasi nilai pendidikan akhlak dalam novel angelique bidadari cinta dua kota suci dalam pembelajaran PAI di era modern. Metode penelitian ini digolongkan kedalam penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan studi Pustaka (library research) yaitu metode pengumpulan datanya dengan memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian. Pendekatan yang digunakan yaitu hermeneutic, sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel angelique bidadari cinta dua kota suci, data sekunder diambil dari Al-Qur’an, Hadist dan berbagai literatur lain seperti jurnal, artikel dll. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik analisis dokumen dengan mengumpulkan data dari novel angelique bidadari cinta dua kota suci. Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis isi, Teknik analisis ini dapat membantu peneliti memahami tentang kasus yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai pendidikan akhlak dalam novel angelique bidadari cinta dua kota suci, diantaranya: akhlak kepada Allah berupa, bersyukur, do’a, ikhtiar, sabar, tawakal, takut kepada Allah, Iklas. akhlak kepada sesama yaitu, tolong-menolong, saling memaafkan, husnuzon, rendah hati, sedekah. Akhlak kepada alam semesta dan implikasi nilai pendidikan akhlak dalam novel angelique bidadari cinta dua kota suci memiliki potensi untuk dijadikan sumber rujukan dan inspirasi dalam didalam pembelajaran, dikembangkan sebagai bahan ajar dan sebagai media pembelajaran, penguatan nilai-nilai karakter serta meningkatkan minat dan hasil belajar dengan mengintregrasikan nilai pendidikan akhlak dari novel kedalam pembelajaran.
Membangun Harmoni Intern dan Ekstern Umat Beragama Dalam Buku Ajar PAI-BP Kelas XI Ramadhani, Atikah Nurshofiyah; Baharudin, Baharudin; Sada, Heru Juabdin; Hasanah, Ida Faridatul; Kuswanto, Riyan Terna
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran buku ajar PAI-BP Kelas XI dalam membangun harmoni intern dan ekstern umat beragama di SMK Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar PAI-BP telah menekankan pentingnya hidup rukun berdampingan dengan pemeluk agama lain, tetapi efektivitasnya masih bergantung pada metode pengajaran yang digunakan guru. Implementasi pembelajaran PAI-BP di SMK Negeri 2 Bandar Lampung juga mencakup berbagai strategi, seperti pendekatan interkatif, diskusi kelompok, menggunakan media social sebagai media dakwah serta sarana edukasi toleransi dan berbagai kegiatan yang mendukung keberagaman. Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangya pemahaman sebagian siswa terhadap konsep moderasi beragama dan pengaruh eksternal yang dapat menimbulkan intoleransi. Oleh karena itu, diperlukannya penguatan dalam metode pembelajaran dan mengembangkan kurikulum agar nilai-nilai harmoni beragama dapat dipahami dan diterapkan dengan baik oleh peserta didik.
Qur’anic Learning In The Digital Era: A Study On Digital Applications And Their Impact Hasanah, Ida Faridatul; Hasanah, Uswatun; Makhzuniyah, Minhah; Binti Zawawi, Aminah Nur Kauthar
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 18, No 1: January - March 2025
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v17i4.28172

Abstract

The utilization of digital technology has significantly transformed the way Muslims study the Qur'an. Digital Qur'an applications, online platforms, and artificial intelligence (AI) provide easier and faster access to religious texts, including Qur'anic exegesis and studies. However, concerns arise regarding the potential impact of these technologies on the depth of religious understanding, especially in preserving the spiritual and traditional aspects of Qur'anic studies. This study aims to explore the optimal use of digital technology in Qur'anic studies and examine the opportunities and challenges with a focus on digital applications. A qualitative approach was employed using library research, drawing from literature sources such as books, academic journals, articles, and relevant research reports. Findings reveal that digital technology offers numerous conveniences, such as broad, interactive, and flexible access. However, challenges like potential misuse of shallow interpretations, dependence on algorithms, and declining quality of teacher-student interactions pose significant concerns. Thus, the application of digital technology in Qur'anic studies should adopt a wise approach, adhering to the principles of Islamic scholarship and spirituality. Additionally, digital literacy and collaboration between religious scholars and technology developers are essential to ensure that digital applications and platforms genuinely support a profound and contextual understanding of the Qur'an, assisting users in filtering information from credible sources while avoiding the spread of inappropriate content.
Development And Actualization of Students' Social Intelligence in The Islamic Religious Education Learning Uswatun Hasanah; Ida Faridatul Hasanah; Agnila Farasi
Cendekia Vol. 16 No. 01 (2024): Cendekia March 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v16i01.660

Abstract

The current post-pandemic period has a significant impact on learning, particularly in Islamic religious education subjects. As a result, many students are less focused on attending lessons, their learning motivation and participation levels are decreasing, and their social intelligence is low because they are used to online learning, which has few face-to-face meetings. They are unable to adapt to the transition from previously online to hybrid learning methods. This study aimed to discover the Islamic religious education teachers' strategies for fostering and actualizing students' social intelligence in the post-pandemic period at MA AL-Hikmah Bandar Lampung. The research method employed was qualitative field research. The data collection techniques employed were interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques employed were data reduction, data presentation, and conclusion. Triangulation can be used to validate the data. The research findings revealed that in order to develop and actualize students' social intelligence, teachers employed cooperative and affective learning strategies that are implemented in four areas: methods, media, learning materials, and learning evaluation. Finally, fostering and actualizing students' social intelligence necessitates creative and innovative strategies to ensure proper development.
Membangun Karakter Generasi Digital Melalui Literasi Digital Perspektif Pendidikan Islam Uswatun Hasanah; Eka Putri Prasasti; Evi Febriani; Ida Faridatul Hasanah
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i2.14116

Abstract

This research aims to describe the optimization of digital literacy as an effort to build the character of the digital generation in line with values in Islamic education. The study employs a qualitative approach with a literature review method. Data were collected from various references related to the digital generation, digital literacy, character education, and Islamic education. The findings indicate that optimizing digital literacy integrated with Islamic character education values has significant potential in cultivating the character of the digital generation to be wise and ethical in utilizing technology and digital information. The implementation of digital literacy strategies in online learning, parental supervision, and social media campaigns is key to the success of character building for the digital generation in the current all-digital era. This research is expected to provide theoretical and practical contributions to educators, parents, and policymakers in building the character of the Indonesian digital generation, aiming for them to grow into a resilient and morally upright golden generation in 2045.
The Effectiveness of the POE (Predict, Observe, Explain) Learning Model on Students' Learning Outcomes Mastura, Alung Ummu; Baharudin, Baharudin; Azizah, Nurul; Hasanah, Ida Faridatul; Irawan Z, Rudy
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 3 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.3.p.1704-1716

Abstract

This study aims to examine the effect of the Predict, Observe, Explain (POE) learning model on students' learning outcomes in a specific subject. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically a posttest-only control group design. The sample consisted of two eighth-grade classes at SMP Gajah Mada Bandar Lampung, selected through simple random sampling. The experimental class received instruction using the POE model, while the control class was taught using conventional methods. The research instrument was a multiple-choice test designed to assess learning outcomes in the cognitive domains of C3 (application) and C6 (evaluation). The test consisted of 20 items, of which 14 were valid, and had a reliability coefficient of 0.733. Data analysis using an independent samples t-test showed that the Sig. (2-tailed) value in Levene’s Test was 0.001, indicating a significant difference in learning outcomes between the experimental and control classes. Therefore, the research hypothesis was accepted, demonstrating that the use of the POE model has a significant effect on improving students’ learning outcomes. These findings suggest that innovative learning models such as POE are more effective than conventional methods in enhancing students’ higher-order thinking skills.
Teologi Pembebasan dalam Karya-karya K.H Abdurrahman Wahid : Analisis Buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita Addzaky, Khoirul Umam; Hasanah, Uswatun; Hasanah, Ida Faridatul; Ari, Muhammad Asy'ari
Jurnal Lektur Keagamaan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 23 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage, Agency for Research and Development and Training, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31291/jlka.v23i1.1285

Abstract

The writing on liberation theology, which originally developed in the Latin American Christian tradition, has found its resonance in contemporary Islamic thought. K.H. Abdurrahman Wahid is one of the Indonesian Muslim figures who made significant contributions to the development of this discourse. This research aims to analyze the manifestation of liberation theology in Gus Dur's thought as well as identify its distinctive characteristics through the study of the book “Islamku, Islam Anda, Islam Kita” with a qualitative approach and content analysis method. The main findings of the study reveal three distinctive characteristics of Gus Dur's liberation theology: an innovative synthesis of traditional fiqh with modern social justice principles, particularly in his advocacy of minority rights; the reinterpretation of religious texts to challenge authoritarian interpretations, reflected in his defense of religious freedom and democratic values; and the development of an Indonesian model of Islamic pluralism that emphasizes grassroots empowerment. The practical significance of the findings provides a theoretical foundation for interfaith dialogue, minority protection, and democratic reform in contemporary Indonesia. The unique contribution of this research lies in documenting how Gus Dur successfully bridged the gap between Islamic traditionalism and modern progressive thought, creating an Indonesian approach to liberation theology that remains relevant to address contemporary social challenges, and providing a foundation for understanding how religious thought can be mobilized for social transformation in pluralistic societies.
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DENGAN METODE YADAIN Diyana, Nana; Hasanah, Ida Faridatul; Zulaikhah , Siti
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4903

Abstract

The Al-Qur'an memorization program in the current era has many methods that can be used, so teachers are required to innovate by considering the memory conditions and the students' ability to memorize. The selection of appropriate methods, strategies, and concepts in the implementation of the program is crucial in determining optimal results. This research aims to identify the implementation of the Yadain method-based Al-Qur'an memorization program at MA Mathla’ul Anwar Gunung Baru, Way Kanan. With a qualitative research approach in the form of field studies, this research yielded several key findings: (1) The implementation of the Al-Qur'an tahfidz program based on the yadain method at MA Mathla’ul Anwar has been successful based on data triangulation from interviews, observations, and documentation; (2) Supporting factors include students' internal motivation such as personal commitment, disciplined attitude, and good mental state, while inhibiting factors include disturbances in the learning environment, lack of supervision, and negative peer influence. The implications of this research emphasize the importance of collaboration between tahfidz teachers and parents in forming consistent study habits, creating a supportive environment, and increasing student engagement in the program to ensure the sustainable success of Quran memorization. ABSTRAKProgram tahfidz Al-Qur’an di era saat ini memiliki banyak metode yang dapat digunakan, sehingga guru dituntut untuk berinovasi dalam mempertimbangkan kondisi daya ingat dan kemampuan siswa dalam menghafal. Pemilihan metode, strategi, dan konsep yang tepat dalam pelaksanaan program sangat menentukan hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi program tahfidz Al-Qur’an berbasis metode yadain di MA Mathla’ul Anwar Gunung Baru, Way Kanan. Dengan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat studi lapangan, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan utama: (1) Implementasi program tahfidz Al-Qur’an berbasis metode yadain di MA Mathla’ul Anwar telah berjalan dengan baik berdasarkan triangulasi data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi; (2) Faktor pendukung meliputi motivasi internal siswa seperti komitmen pribadi, sikap disiplin, dan keadaan mental yang baik, sementara faktor penghambat mencakup gangguan lingkungan belajar, kurangnya pengawasan, serta pengaruh negatif dari teman sebaya. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru tahfidz dan orang tua dalam membentuk kebiasaan belajar yang konsisten, menciptakan lingkungan yang mendukung, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam program untuk memastikan keberhasilan hafalan Al-Qur'an secara berkelanjutan.
INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC) INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC); INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK: 1. Model Pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) Pada Mata Pelajaran PAI, 2. Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik, 3. Tantangan Implementasi Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) Nena Ayu Agustin; hasanah, ida faridatul; Imam Syafe’i; baharudin; zahra rahmatika
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v10i1.9345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model IOC dan kelas kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis data menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,904 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,667 dengan taraf signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,005. Hal ini menegaskan bahwa model IOC berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan pembelajaran ini terbukti mampu meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar. Penelitian ini mendukung keefektifan model pembelajaran berbasis interaksi sosial dalam pendidikan agama untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, model IOC direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah .
Analisis Persepsi Pengawas Madrasah Pasca Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKMBK) Hasanah, Ida Faridatul; Subandi, Subandi
Journal of Islamic Education Policy Vol 10, No 1 (2025): Strategi dan Kebijakan Pendidikan Islam Kontemporer
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v10i1.3594

Abstract

Dalam upaya memperkuat implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan, pelatihan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kapasitas untuk para pemangku kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi pengawas sekolah setelah mengikuti pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKMBK) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung. Dalam konteks pendidikan Indonesia yang terus berkembang, IKMBK merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan melibatkan komunitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5 pengawas sekolah yang telah mengikuti pelatihan IKMBK di Kemenag Provinsi Lampung. Hasil wawancara ini dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif, yakni analisis tematik yang diperoleh dari wawancara mendalam. Teknik ini dilakukan dengan pengkodean data (coding), Pengelompokan data serta mengidentifikasikan pola-pola tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan persepsi pengawas sekolah setelah mengikuti pelatihan IKMBK. Perubahan ini mencakup pemahaman yang lebih baik tentang peran komunitas dalam pendidikan, kemampuan untuk merencanakan pembelajaran berbasis komunitas, dan keinginan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dalam tugas sehari-hari mereka sebagai pengawas sekolah. Dengan  demikian kegiatan tersebut memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan di Provinsi Lampung dan mendorong penerapan  Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas.