Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEBUTUHAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS WILAYAH KOTA MATARAM Putri, Nina Sartika; Rohiyatun, Baiq; Iqbal, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tentang kebijakan pemerintah terhadap tenaga pendidik dan kependidikan, Mengetahui gambaran tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah menengah atas di Kota Mataram dan  Memproyeksikan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan sekolah menengah atas di Kota Mataram periode 2022 sampai 2025.  Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan untuk Sekolah Menengah Atas di Kota Mataram, dari data yang diperoleh merujuk pada Permendikbud No 22 Tahun 2016 dan dilihat dari data setelah di analisa maka sebanyak 32 sekolah yang di analisis sejumlah 27 sekolah memenuhi standart rasio perbandingan jumlah peserta didik dengan jumlah tenaga pendidik dan rombongan belajar pada satuan pendidikan. Hasil analisis menunjukan rata-rata laju pertumbuhan peserta didik sesuai perhitungan sebesar 2,57%.  Nilai Produktifitas tenaga pendidik Sebesar 0,062 dan Produktifitas Tenaga Kependidikan sebesar 0,022. Sehingga kebutuhan tenaga pendidik di tahun 2023-2025 sebesar 748 sampai 796 orang dengan penambahan jumlah tenaga tenaga pendidik dari tahun 2023-2025 berkisar sebesar 23 sampai 24 orang pertahun. Sedangkan untuk kebutuhan Tenaga Kependidikan di Tahun 2023-2025 sebesar 272 sampai 290 orang dengan penambahan jumlah Tenaga Kependidikan dari tahun 2023-2025 berkisar sebesar 8 sampai 9 orang pertahun.Kata Kunci : Analisis Kebutuhan, Tenaga Pendidik dan Kependidikan, SMA Kota Mataram 
Manajemen Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi Najwa, Lu'luin; Iqbal, Muhammad; Aryani, Menik
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7391

Abstract

Sistem Penjaminan mutu di perguruan tinggi ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Perguruan tinggi secara sistematis perlu melaksanakan proses penjaminan mutu yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Sistem penjaminan mutu terbagi menjadi dua, yaitu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilakukan pihak internal perguruan tinggi secara otonom, sedangkan Sistem Penjaminan Eksternal (SPME) dilakukan oleh pihak luar untuk menentukan kelayakan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara jelas tentang sistem penjaminan mutu internal di tingkat perguruan tinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review yang bersumber dari dokumen SPMI perguruan tinggi dan kajian artikel dalam jurnal. Hasil penelitian ini adalah berkaitan dengan kebijakan, model manajemen SPMI, prinsip pelaksanaan SPMI, strategi, pelaksanaan dan struktur SPMI. Dengan jelasnya kebijakan dan alur sistem penjaminan internal diharapkan perguruan tinggi dapat mengimplementasikannya dengan bijak.Kata Kunci: Sistem Penjaminan Mutu Internal, Perguruan Tinggi.
ANALISIS TANTANGAN DAN PELUANG IMPLEMENTASI AI KE DALAM SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH ATAS (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Juanuari, Yovan; Hakim, Lukmanul; Hariawan, Rudi; Iqbal, Muhammad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9142

Abstract

ABSTRACT This study aims to systematically analyze the challenges and opportunities in implementing Artificial Intelligence (AI) within Learning Management Systems (LMS) at the senior high school level in Indonesia. Employing a qualitative approach through a Systematic Literature Review (SLR), the research followed the guidelines of Kitchenham & Charters and the PRISMA framework. Data were collected from peer-reviewed journal articles indexed in Sinta 1–3 published between 2024 and 2025, and screened using Rayyan.ai. The extracted data from 31 selected studies were synthesized through thematic and narrative analysis. The findings reveal that AI implementation in LMS for Indonesian high schools takes various forms, including adaptive learning systems, educational chatbots, learning analytics, and generative AI tools for personalized instruction. Major challenges identified include unequal technological infrastructure, limited digital literacy among teachers and students, policy and funding constraints, and ethical and data privacy issues. Conversely, key opportunities involve enhancing personalized and effective learning, automating assessment and administrative processes, improving learning analytics for pedagogical decision-making, and supporting the implementation of the Merdeka Curriculum. The study underscores that integrating AI into LMS holds significant potential to improve the quality and efficiency of education at the high school level, provided it is accompanied by inclusive implementation strategies, enabling policies, and capacity building for educational human resources. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai tantangan dan peluang implementasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam Sistem Manajemen Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR), yang dilaksanakan mengikuti pedoman Kitchenham & Charters serta pelaporan PRISMA. Sumber data penelitian diperoleh dari artikel-artikel terakreditasi Sinta 1–3 yang dipublikasikan pada periode 2024–2025, dan diseleksi menggunakan perangkat Rayyan.ai. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif terhadap data hasil ekstraksi dari 31 studi terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi AI dalam LMS di SMA Indonesia mencakup berbagai bentuk, seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan dukungan AI generatif untuk personalisasi belajar; 2) Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur dan konektivitas internet, kesiapan guru dan siswa dalam literasi digital, aspek kebijakan dan pendanaan, serta isu etika dan privasi data; dan 3) Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain peningkatan personalisasi dan efektivitas pembelajaran, otomatisasi penilaian dan administrasi, penguatan analitik pembelajaran untuk pengambilan keputusan pedagogis, serta dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Integrasi AI ke dalam LMS berpotensi besar untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pendidikan di jenjang SMA, jika disertai dengan strategi implementasi yang inklusif, kebijakan pendukung, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan.
STRENGTHENING STUDENT RESEARCH LITERACY: RESEARCH METHODOLOGY TRAINING AT MAN INSAN CENDEKIA EAST LOMBOK Iqbal, Muhammad; Jayadi, Agus; Rohiyatun, Baiq; Muzakkir, Muzakkir; Muslim, Ahmad; Mursid, Hidayat Joni; Al Maliki, Imam Maksum
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i1.36989

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset siswa MAN Insan Cendekia (IC) Lombok Timur melalui pelatihan metodologi penelitian. Rendahnya pemahaman siswa terhadap metodologi penelitian ilmiah menjadi latar belakang pentingnya kegiatan ini, terutama dalam mendukung program Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi riset seperti Madrasah Young Researchers (MYRES). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan pendampingan dengan evaluasi berbasis pretest-posttest menggunakan instrumen tes kognitif yang mengacu pada Taksonomi Bloom (C1-C4). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2025 dengan melibatkan sekitar 110 siswa sebagai peserta. Hasil evaluasi posttest dari 72 responden menunjukkan bahwa rata-rata skor literasi metodologi penelitian siswa mencapai 64,11 dengan standar deviasi 24,33. Kategorisasi menunjukkan 22% siswa berada pada kategori Sangat Baik (≥85), 21% kategori Baik (75-84), 6% kategori Cukup (65-74), 18% kategori Kurang (55-64), dan 33% kategori Sangat Kurang (<55). Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam penguatan literasi riset siswa madrasah dan direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan program pendampingan berkelanjutan.Abstract:  This community service activity aimed to enhance the research literacy of students at MAN Insan Cendekia (IC) East Lombok through research methodology training. The inadequate understanding of scientific research methodology among students served as the rationale for this initiative, particularly in supporting the Youth Scientific Group (Kelompok Ilmiah Remaja/KIR) program and preparing students for research competitions such as Madrasah Young Researchers (MYRES). The implementation method employed an interactive lecture approach, discussion, and mentoring with pretest-posttest evaluation using cognitive test instruments based on Bloom's Taxonomy (C1-C4). The activity was conducted on October 11, 2025, involving approximately 110 students as participants. The posttest evaluation results from 72 respondents indicated that the mean score for research methodology literacy reached 64.11 with a standard deviation of 24.33. The categorization revealed that 22% of students fell within the Excellent category (≥85), 21% in the Good category (75-84), 6% in the Fair category (65-74), 18% in the Poor category (55-64), and 33% in the Very Poor category (<55). This activity contributed positively to strengthening the research literacy of madrasah students and is recommended for continuation through sustainable mentoring programs.
Determinants of Student Research Quality in Madrasah Aliyah: Student Characteristics, School Environment, and Learning Process Iqbal, Muhammad; Irfan, Ahmad Zainul; Muzakkir, Muzakkir; Anam, Khaerul
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v10i1.4224

Abstract

Student research programs in Madrasah Aliyah (MA) have been developed to strengthen scientific literacy and higher-order thinking skills, yet the quality of student research outputs remains uneven. This study examined the effects of student characteristics, school environment, and learning process on perceived student research quality, while also testing the mediating role of learning process. A quantitative associative-predictive design was employed involving 67 students from MAN IC Lombok Timur who had conducted research. Data were collected through a five-point Likert questionnaire and analyzed using PLS-SEM. The results showed that student characteristics had the strongest positive effect on perceived research quality (β = 0.611; p < 0.001), followed by school environment (β = 0.310; p = 0.018). School environment also significantly predicted learning process (β = 0.673; p < 0.001), whereas learning process did not significantly affect perceived research quality (β = −0.001; p = 0.994) and did not mediate the effects of the two predictors. These findings indicate that students’ academic self-efficacy, intrinsic motivation, self-regulation, and supportive school climate are associated with higher perceived research quality. At the same time, the non-significant role of learning process suggests that general classroom practices may not adequately capture the research-specific mentoring needed to support student research. The findings should be interpreted in light of the study’s self-reported and cross-sectional design.
Reading Literacy in Higher Education: Academic and Demographic Differences Agus Jayadi; Rila Hardiansyah; Ahmad Muslim; M Rasyid Ridlo; Zulfakar; Muhammad Iqbal
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v14i1.18682

Abstract

This study investigated the relationship between reading literacy and academic characteristics among university students at the Faculty of Education and Psychology, Universitas Pendidikan Mandalika. Using a quantitative approach with a cross-sectional survey design, data were collected from 185 students across four study programs through a timed reading literacy test based on Bloom's taxonomy, comprising 10 items at cognitive levels C2 through C5. Chi-square analysis was employed to examine the association between reading literacy categories (Very Poor, Poor, Fair, Good, Very Good) and demographic variables. Results revealed significant associations between reading literacy and study program (χ² = 25.755, p = .012), gender (χ² = 12.861, p = .012), and academic semester (χ² = 26.786, p = .008). However, no significant relationship was found with GPA (χ² = 13.288, p = .102), school origin (χ² = 2.799, p = .592), or high school major (χ² = 12.506, p = .130). The majority of students (64.3%) demonstrated good to very good reading literacy, with a mean score of 77.44 (SD = 22.02). These findings suggest that institutional and demographic factors play important roles in shaping students' reading literacy competencies, while prior academic achievement may not be a reliable predictor of reading literacy performance in higher education contexts. Keywords: reading literacy, chi-square analysis, academic characteristics, university students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara literasi membaca dengan karakteristik akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Pendidikan Mandalika. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, data dikumpulkan dari 185 mahasiswa yang berasal dari empat program studi melalui tes literasi membaca terbatas waktu berdasarkan taksonomi Bloom, terdiri dari 10 butir soal pada level kognitif C2 hingga C5. Analisis chi-square digunakan untuk menguji hubungan antara kategori literasi membaca (Sangat Kurang, Kurang, Cukup, Baik, Sangat Baik) dengan variabel demografis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi membaca dengan program studi (χ² = 25,755; p = 0,012), jenis kelamin (χ² = 12,861; p = 0,012), dan semester akademik (χ² = 26,786; p = 0,008). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan IPK (χ² = 13,288; p = 0,102), asal sekolah (χ² = 2,799; p = 0,592), atau jurusan di sekolah asal (χ² = 12,506; p = 0,130). Sebagian besar mahasiswa (64,3%) menunjukkan literasi membaca yang baik hingga sangat baik, dengan skor rata-rata 77,44 (SD = 22,02). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor institusional dan demografis memainkan peran penting dalam membentuk kompetensi literasi membaca mahasiswa, sementara prestasi akademik sebelumnya mungkin bukan prediktor yang andal untuk kinerja literasi membaca di konteks pendidikan tinggi. Kata Kunci: literasi membaca, analisis chi-square, karakteristik akademik, mahasiswa.
Peran Kinerja Lulusan PPG dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Sekolah Dasar di Lombok Timur Juhaeriyah; Rudi Hariawan; Muhammad Iqbal
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v14i1.19494

Abstract

This study uses qualitative with the interactive analysis model of miles and huberman (data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawn), and data collection begins with interviews with 5 PPG graduate teachers, 2 principals, 4 peers, 20 students, observation during learning activities, documentation. The results of the study show that PPG graduates in Sambelia District are able to implement pedagogic competencies well through systematic learning planning and the use of varied methods. Overall, the performance of PPG graduates has a positive impact on improving the quality of learning which is characterized by increased student participation, motivation, and learning outcomes. The suggestion of this research is the need for continuous support from schools and education offices in the form of academic supervision, further training, and professional development so that the performance of PPG graduates continues to improve and has a wider impact on the quality of basic education in Sambelia District. Keywords:  Graduate performance, PPG, Teacher Competence, Learning Quality Abstrak: Penelitian ini mengunakan kualitatif dengan model analisis interaktif miles dan huberman (pegumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan), serta pegumpulan data dimulai dengan wawancara kepada 5 orang guru lulusan PPG, 2 kepala sekolah, 4 rekan sejawat, 20 siswa, obserpasi selama kegiatan pembelajaran dilakukan, dokumentasi. Kompetensi sosial terlihat dari kemampuan yang efektif dengan siswa, rekan guru dan orang tua. Sementara kompetensi profesional tercermin dari penguasaan materi ajar dan penggunaan teknologi pembelajaran secara tepat. Secara keseluruhan, kinerja lulusan PPG memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang ditandai dengan meningkatanya partifasi, motivasi, dan hasil belajar siswa. Adapun saran penelitian ini yaitu perlunya dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan dinas pendidikan dalam bentuk supervisi akademik, pelatihan lanjutan, dan pengembangan profesional agar kinerja guru lulusan PPG terus meningkat serta berdampak lebih luas terhadap mutu pendidikan dasar di Kecamatan Sambelia. Kata kunci: Kinerja Lulusan PPG, Kompetensi Guru, Kualitas Pembelajaran.
Implementation of Child-Friendly School Program in Creating a Positive School Climate Nadia Pratiwi; Rudi Hariawan; Muhammad Iqbal
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v14i1.19500

Abstract

This study aims to examine the implementation of Child-Friendly School (CFS) program in creating a positive school climate at SMPN 22 Mataram. The research focuses on three aspects: planning, implementation, and evaluation of the CFS program. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation from principals, teachers, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, while data validity was ensured through credibility, transferability, dependability, and confirmability criteria. The study concludes that the comprehensive implementation of the CFS program significantly contributes to establishing a positive school climate that supports students' safety, comfort, and optimal learning. Keywords: Child-Friendly School, Creating a Positive, School Climate Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program Sekolah Ramah Anak (SRA) dalam mewujudkan iklim sekolah yang positif di SMPN 22 Mataram. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program SRA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data dijamin melalui kriteria kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program SRA yang komprehensif berkontribusi signifikan dalam menciptakan iklim sekolah yang positif yang mendukung keamanan, kenyamanan, dan pembelajaran optimal bagi siswa. Kata Kunci: Sekolah Ramah Anak, Iklim Sekolah, Implementasi Program.
ANALISIS POLA DAN TREN METODOLOGI PENELITIAN PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING Muhammad Iqbal; Agus Jayadi; Nuraeni; Sunandar Apriawan Mulyanto
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19212

Abstract

Undergraduate thesis represents a final academic work that reflects students’ research literacy and methodological competence after completing their coursework. This study aimed to analyze patterns and trends of research methodology in undergraduate theses of the Guidance and Counseling Study Program, encompassing research approaches and types, variable patterns, data collection and analysis techniques, temporal trends, and methodological component consistency. This descriptive study with document analysis approach analyzed 124 theses completed between 2020–2023. Data were collected using extraction sheets and analyzed with descriptive statistics and trend analysis. Results showed that all theses (100%) used quantitative approach, with pre-experimental/quasi-experimental designs (62.1%) being dominant. Thematic categorization of variables revealed dominance of counseling services and techniques (62.90%), followed by individual psychological aspects (12.90%). Trends indicated an increase in pre-experimental proportion from 42.6% (2020) to 85.7% (2023). Questionnaires were the primary data collection technique (88.7%), with t-test (76.6%) as the dominant analysis method. The consistency level between research problems and research types reached 98.4%, while consistency between research types and data analysis methods reached 96.8%. These findings indicate good methodological consistency with research orientation toward micro-intervention practices, while also suggesting potential for developing research approach diversity and contextual factor exploration to enrich students’ academic perspectives.
STRATEGI PELAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AKADEMIK SISWA Delfi Dwi Harnung; M. Faqih; Muhammad Iqbal
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9934

Abstract

ABSTRACT School library services are an essential component in improving students’ academic quality. The library functions as a learning resource center that provides books, journals, and information relevant to the curriculum. Effective services can enhance literacy, critical and analytical thinking skills, and learning motivation. This study aims to examine library service strategies in improving students’ academic quality. The method used is a descriptive qualitative approach with a case study conducted at SMAN 1 Praya, Central Lombok. The results show that the strategies include improving circulation services, developing collections based on students’ needs, providing reference services, and utilizing information technology. These strategies increase students’ visit interest, reading habits, and understanding of learning materials. However, several challenges remain, including limited facilities, incomplete collections, and low student awareness in utilizing the library. Therefore, support and collaboration among schools, teachers, and students are needed to optimize the library’s role. These findings highlight the importance of well-planned and sustainable library management in creating a conducive learning environment and strengthening the library’s role as a literacy center in schools, offering practical recommendations for improving the quality of school library services. ABSTRAK Layanan perpustakaan sekolah merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas akademik siswa. Perpustakaan berfungsi sebagai pusat sumber belajar yang menyediakan buku, jurnal, dan informasi relevan dengan kurikulum. Layanan yang efektif mampu meningkatkan literasi, kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pelayanan perpustakaan dalam meningkatkan kualitas akademik siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SMAN 1 Praya, Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan strategi meliputi peningkatan layanan sirkulasi, pengembangan koleksi sesuai kebutuhan siswa, pelayanan referensi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Strategi tersebut meningkatkan minat kunjung, kebiasaan membaca, dan pemahaman materi pelajaran. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, koleksi yang belum lengkap, dan rendahnya kesadaran sebagian siswa. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah, guru, dan siswa untuk mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai strategi peningkatan kualitas akademik. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan layanan yang terencana dan berkelanjutan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi di sekolah. Implikasinya memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan layanan perpustakaan sekolah berkualitas.