p-Index From 2021 - 2026
8.663
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Humanistika : Jurnal Keislaman Al-Hayat: Journal of Islamic Education JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jurnal Ilmiah Ecobuss Journal Multicultural of Islamic Education Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Penentuan harga obligasi dan teori tingkat bunga LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Konseling Pendidikan Multikultural Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Asy-Syariah Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars International Journal of English Education and Linguistics (IJoEEL) An Naba Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Al-Fikru : Jurnal Pendidikan dan Sains Kode : Jurnal Bahasa Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Economic Reviews Journal Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research Teaching English and Language Learning English Journal Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Jurnal Pendidikan Islam Najah: Journal of Research and Community At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Claim Missing Document
Check
Articles

Kodifikasi Wahyu Zen Amrullah; Muhammad Hifdil Islam; Mohammad Idris Bin Ishak
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 6 No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.827 KB) | DOI: 10.55210/humanistika.v6i2.370

Abstract

Al- Qur’an, sebagaimana kitab suci yang lain merupakan bagian dari produk dan fakta sejarah. Dalam hal ini yang dimaksud dengan produk sejarah adalah ada campur tangan manusia dalam upaya membukukannya. Upaya-upaya yang dilakukan memerlukan proses yang sangat panjang, mulai dari pengumpulan, penyaringan, menyeleksi, pengumpulan sahabat-sahabat Nabi yang hafal al-Qur’an dan lain sebagainya. Namun demikian, penulisan al-Qur’an pada dasarnya merupakan bimbingan dari tuhan. Sebagai mana diketahui, bahwa al-Qur’an turun melalui tradisi oral. Selama itu belum terfikirkan untuk dibukukan menjadi sebuah kitab suci yang abadi. Dalam catatan sejarah, pembukuan dilakukan pada masa sahabat (utsman). Sebagai upaya yang bersifat manusiawi, pembukuan al-Qur’an tentu tidak terlepas dari sebuah kesalahan. Jika selama ini al-Qur’an diyakini kebenaranya bukan sesuatu hal yang bersifat manusiawi. Kebenaran al-Qur’an justeru bersifat ilahiyah. Tulisan ini bertujuan untuk menyampaikan bagaimana proses perkembangan pengumpulan Al-Qur’an. Dalam tulisan ini, tidak ada yang perlu diperdebatkan tentang kebenaran Al-Qur’an, namun penilaian akan bagaimana Al-Qur’an dikumpulkan dan dibukukan perlu dikaji secara ilmiah.
TOLERANCE LIMITATION IN FACING RELIGIOUS DIVERSITY BASED ON THE TEACHING OF ISLAM Muhammad Hifdil Islam
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2020): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.644 KB) | DOI: 10.31538/nzh.v3i1.483

Abstract

Diversity becomes a necessity in the continuity of human life both from a group to a nation. However, lack of understanding among difference people can be an obstacle that will lead to conflict in public life. In contrast, diversity can become benefits factor in the life of society. And Religion is part of diversity that can become source of conflict between people. Islam as the religion of rahmatan lil'alamin (blessing for the whole universe), from the beginning despite having affirmed that the true religion is Islam, but in principle and social life, Islam recognizes religious entities, other religions and allow their followers to perform and practice their own worship. This paper explains how Islam gives a great respect for religious diversity and teaches the follower to be tolerant to other religion. In this paper, also explained how Al-Qur’an as main source of teaching in Islam gives the description of tolerance in religious diversity and it is supported by the argument of some of scholar of Islam. This paper reminds us that religious appreciation and practice does not stop at the stage of “I” exclusiveness claims that lead to a personal relationship with God, nor at “YOU” inclusiveness stage that mix the teaching all of religion but at the openness of “WE”, where religious appreciation of human values is emphasized (humanist and tolerance) without mix the religious sacredness .
Teacher Creativity In Forming Character Education Muhammad Hifdil Islam; Mohammad Hilmy Baihaqy Yussof
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 3 (2019): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.66 KB) | DOI: 10.31538/nzh.v2i3.1047

Abstract

The law No.20 of 2003 article 3 states that national education in Indonesia has a functions to develop capabilities and shape the character and civilization of a dignified nation in the context of the intellectual life of the land, aiming at improving the potential of learners to become human beings who believe in and have faith in God Almighty, moral noble, healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and be a democratic, responsible citizen. Character education can be seen from two great perspectives, namely how he can recognize, behave and manage himself, and recognize, behave, and lead others. More explicitly, character education is an essential platform for social control based on self-awareness. Based on the research that I have done there turns out to be a significant relationship between the successful application of character education in schools with the creativity of teachers. That is, the more creative a teacher is in implementing character education in schools, the higher the success of character education for students. Based on that conclusion, the authors suggest that every teacher has high creativity in the application of character education in schools. The trick is always to deepen the notion of creativity, the characteristics of creative teachers, and ways to develop creativity. Thus it is expected that the application of character education in schools runs effectively and efficiently.
Diskursus Pelaku Dosa Besar Dalam Hadiht Zen Amrullah; Muhammad Hifdil Islam
HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman Vol 8 No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/humanistika.v8i2.817

Abstract

Pelaku dosa besar dalam diskursus teologi tampak masih menjadi perdebatan di antara para teolog. salah satu teolog rasional yang memberikan statmen terkait pelaku dosa besar adalah Mu’tazilah. Kelompok teologi Mu’tazilah berpendapat bahwa pelaku dosa besar tidak dianggap sebagai Mu’min atau sebagai Kafir (Al-Manzilah baina Al-Manzilatain). Pernyataan Mu’tazilah ini berlawanan dengan hadith Nabi tentang pelaku dosa besar. Dalam hadith tersebut, nabi Muhammad sangat jelas memposisikan pelaku dosa besar. Namun demikia, hadith tentang pelaku dosa besar belum tersentuh untuk dikaji oleh para peneliti. Sementara di sisi lain, hadith ini seringkali digunakan dasar normatif bagi para teolog, penceramah, dan mufti untuk memghakimi para pelaku dosa besar tanpa mengetahui kualitas dan kuantitas hadith tersebut. Oleh sebab itu, rumusan masalah penelitian ini adalah 1).bagaimana kualitas dan kuantitas hadith pelaku dosa besar. 2) bagaimana kualitas matan hadith pelaku dosa besar. Semntara tujuan penelitian ini adalah 1). mengetahui dan menentukan kualitas dan kuantitas hadith pelaku dosa besar. 2). mengkonfrontasi matan hadith pelaku dosa besar dengan ayat Al-Qur’an dan hadith serupa. Metode penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan ciri deskriptif-interpretative. Karena penelitian ini merupakan penelitian library research Sumber data penelitian ini terdapat primer (kitab hadis al-Musnad karya Ahmad bin Hanbal), sementara data Sekunder adalah kitab-kitab Tobaqot dan Rijal Al-Hadith, sekaligus hadith tersebut akan dibandingkan dengan Hadith riwayat lain. Untuk analisa penelitian ini yaitu analisa Takhrij, analisa konten dan Hermenuetika. Hasil penelurusan terhadap hadith pelaku dosa besar ini melalui kritik sanad dinyatakan bahwa hadith tersebut digolongkan pada hadith Shohih sanadnya muttas}il, rawi-rawinya d}a@bit}, tidak shadh, juga tidak ada ‘illah. Sementara pada kajian atas matan hadith masih terdapat polemik pemahaman atas redaksi hadith tersebut, yaitu; 1). kelompok yang mengatakan bahwa pelaku dosa besar termasuk kafir. 2). Kelompok yang menagtakan bahwa pelaku dosa besar dikatagorikan fasiq.
PEMANFAATAN APLIKASI ‘CHAO’S (CHAT ONLINE PADA SMARTPHONE) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MEMFASILITASI BELAJAR MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Muhammad Hifdil Islam; Farich Purwantoro
Al-Fikru : Jurnal Pendidikan Dan Sains Vol 1 No 2 (2020): VOLUME 1 NUMBER 2 (2020) DESEMBER
Publisher : UNZAH Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.89 KB) | DOI: 10.55210/al-fikru.v1i2.512

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of Media CHAOS (Chat Online on Smartphone) to the self- directed learning students and determine the effect of student learning outcomes through self- directed learning with the use of the media CHAOS (Chat Online on Smartphone) in class X MA and SMA Mazra'atul Ulum Paciran , In this study, researchers used a quantitative approach with quasi experimental design methods to the study design using non equivalent control group design. The study involved two homogeneous classes, each class comes from a different school. The first school used as the experimental group and the second school used as a control group. In this study, the pattern of use of the media refers to the stages of the development model ASSURE which consists of six steps, namely: 1) Analyze learners, 2) State objectives, 3) Select or modify media, 4) Utilize technology, media and materilas, 5) Require learner response, and 6) Evaluate and Revise. Media used in CHAOS (Chat Online on Smartphone) is WA(WhatsApp). CHAOS utilization process in this research is done by using the media as a group chat that used students as subjects of media discussions subjects physics of motion in the process of self- directed learning, self-directed learning and then the good results will also affect student learning. The data was obtained as follows: 1) The effect of the use of media to learn independently obtained CHAOS is greater than t tabe that is 23.250> 1.992; (df) 77, with a significance level of less than 0.05 is 0.000. 2) The effect of self-learning using the learning outcomes obtained CHAOS learning outcomes (pretest) note that the value tcount> ttable(0.945> 1.992). And the value of significance (0.347> 0.05). The learning result (posttest) note that the value tcount> ttable (14.026> 1.992). And the significance value (0.000> 0.05). Based on analysis of these data, it can be concluded that the application CHAOS significantly influence independent learning, and independent study using CHAOS significantly influence learning outcomes. Keywords: Application CHAOS, Self-directed Learning, Learning Outcomes
Islamic Law in Indonesia Muhammad Hifdil Islam
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 4 No 1 (2018): Asy-Syari'ah - Januari 2018
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.87 KB) | DOI: 10.55210/assyariah.v4i1.100

Abstract

Introduction The enforcement of Islamic law in Indonesia has experienced ups and downs along with the political laws imposed by state power. Even behind all that, is rooted in the socio-cultural forces that interact in the political decision-making process. Nevertheless, Islamic law has progressed continuously. both through political infrastructure and political superstructure with the support of the socio-cultural force. Keywords: Islamic Law, Indonesia
Manajemen Peningkatan Mutu Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Atas Islam Raudlatul Khair Jatiadi Gending Probolinggo Shofyatul Hasaniyah; Imam Bukhori; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.328 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5709

Abstract

Proses Penelitian di SMA Islam Raudlatul Khair ini bertujuan untuk mengetahui sebuah manajemen yang di gunakan untuk meingkatkan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair. Bagaimana fungsi manajemen di gunakan seperti bagaimana perencanaan peningkatan mutu kinerja guru, pengorganisasian peningkatan mutu kinerja guru, pelaksanaan peningkatan mutu kinerja guru dan evaluasi peningkatan mutu kinerja guru di sekolah tersebut. Metode yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan berikut beberapa metode dalam mendapatkan data hasil penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sasaran penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berikut beberapa hasil penelitian yang peneliti dapatkan yaitu: 1) perencanaan peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair sudah terlaksana dengan baik salah satunya dengan mengadakan rapat antar kepala sekolah para guru dan para pendidik lainnya. sehingga dapat di diketahui bagaimana perencanaan yang tepat dalam meningkatkan mutu kinerja guru. 2) pengorganisasian peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair sudah cukup baik dalam melaksankan roda organisasi baik dari kepala sekolah dan para guru, kepala sekolah memberikan pekerjaan disesuaikan dengan kemampuan kompetensi dan kemampuan akademik yang dimiliki guru 3) pelaksanaan peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair belum cukup baik karena terkendala fasilitas dan alat yang mendukung proses belajar mengajar.4) Evaluasi peningkatan mutu kinerja guru di SMA Islam Raudlatul Khair dilakukan dengan cara memberikan arahan dan melakukan perbaikan kinerja guru.
Manajemen Integrasi Kurikulum dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPI Miftahul Ulum Jatiurip Krejengan Probolinggo Zuhrotunnisa’ Zuhrotunnisa’; Kustiana Arisanti; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.27 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5917

Abstract

Manajemen Integrasi kurikulum upaya menguraikan materi yang menyatukan antar ilmu umum dan ilmu agama, kurikulum yang di maksud adalah kurikulum yang menguatkan ilmu tauhid , di SMPI Miftahul Ulum Jatiurip ialah lembaga pendidikan yang berjuang untuk membangun siswa yang berilmu,cerdas dan berakhlakul karimah,di SMPI Miftahul ulum juga mampu menbentuk peserta didik mampu mengembangkan kompetensi dan prestasi siswa di bidang akademik dan non akademik lembaga ini juga mewajibkan siswa dan siswinya menetap di pondok untuk bisa melanjutkan sekolah madrasahnya. Dalam artikel ini, peneliti memilih menggunakan metode kualitatif yanga mana penelitian ini bukan berupa angket melainkan berupa analisis Deskriptif dengan mengambil data melalui observasi, wawancara,kepada pihak yang berkaitan,dan dokumentasi. Peneliti juga melakukan observasi dengan mengunjungi lembaga. Setelah itu peneliti juga melakukan dokumentasi yang mana di lembaga ini banyak mendapatkan prestasi di bidang non akademik seperti : Kuis pendidkan , praktek sholat , membuat logo NU, adapun hasil penelitian saya ialah 1) perencanaan manajemen integrasi kurikulum di SMPI miftahul ulum jatiurip 2) pengorganisasian Manajemen Integrasi kurikulum di SMPI Miftahul ulum jatiurip 3) evaluasi manajemen integrasi kurikulum di SMPI Miftahul Ulum Jatiurip
Eksistensi Madrasah Diniyah sebagai Solusi Pendidikan Milenial (Studi Kasus Madin Al-Khodijah Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo) Moh. Hisyamuddin; Kustiana Arisanti; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4981

Abstract

Pada peranan pendidikan ialah menjadi aspek penting dalam pertumbuhan seorang anak, dibutuhkan kejelian aspek apa saja yang menjadi penunjang pendidikannya termasuk dalam memilih lembaga pengembang pendidikan. Dalam hal ini, kultur agama yang masih kuat mengakar di indonesia menjadi aspek penting dalam menjadikan tolak ukur dalam memilah lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui secara mendasar pelaksanaan Madrasah Diniyah dalam menjawab tantangan era milenial khususnya di Madrasah Diniyah Al-khodijah Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskripsi dengan melakukan pengumpulan data berupa observasi, wawancara serta dokumentasi lapangan yang menjadi prioritas data utama. Data tersebut kemudian diolah dengan analisis berupa reduksi data, penyajian kemudian kesimpulan yang nantinya akan menghasilkan hal apa saja yang mendasari pendidikan Madrasah Diniyah sebagai solusi pada era milenial saat ini. Madrasah Diniyah sebagai upaya menjadi obat di pendidikan dalam berbagai kasus sehingga menjadikannya tolak ukur pengembangan pendidikan
Manajemen Evaluasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Output di Madrasah Diniyah Mu’allimin Pesantren Zainul Hasanain Genggong Abdullah; Abdul Aziz Wahab; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.769 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2902

Abstract

Abstrak Manajemen merupakan prosesi perencanaan, pengorganisasian, pengrahan serta pmberdayaan sumber daya pendidikan agar tercapainya tujuan pendidikan dengan efektif dan efesien. Pembelajaran merupakan upaya segenap guru dalam mendesian instruktional, menyelenggrakan kegiatann belajarr-mengajarr (KBM), mengevaluasihasil belajar yang merupakan hasil pembejaran. Seorang pendidikk perlu memiliki ketrampilan dalam pengelolan pembelajara yang meliputii tiga tahap kegiatan, diantaranya membuat perencanaan pembelajara, melakukan proses pembelajara, dan melaksanakan evaluasii pembelajara. Rencana pembelajara itu dasar bagi peseta didik guna menerima pengalaman belajar di kelas. Perencanan pembelajaran meliputi penatan guru (pendidik), peserta didik dan tenaga administrasi, penggunaan metode, materil, prosedur yang merupakan unsur-unsur perangkat pembelajaran yang terorganisasi dengan sistematis dan sistematik. Kata Kunci: Manajemen, Evaluasi, Pembelajaran Abstract Management is the proces of planing, organizing, directing and controlling educational resources to achieve educational goals effectively and efficiently. Learning is the teacher's effort in designing instructional, organizing teaching-learning activities, evaluating learning outcomes in the form of teaching outcomes. An educator must have skills in learning management which includes three stages of activities, including making lesson plans, carrying out the learning process, and carrying out learning evaluations. The lesson plan is the basis for students to receive the learning experience in the classroom. Learning plannig include the arrangement of teacher (educator), students and administrative staff, the use of methode, materils, procedures which are elements of learning tools that are organyzed systematicaly and systematically. Keywords: Management, evaluation, learning
Co-Authors A’yunin Nisa’ Abd. Aziz Abd. Aziz Abdul Aziz Wahab Abdul Aziz Wahab Abdullah Abdullah Acep Muwahid Ahmad Ilzamul Hikam Ahmad Junaidi Ainol Ainol Ainur Rofiq Sofa Alfin Maqfiroh Alip Nuryanto Anggraini, Anis Lisayanti Mei Armanto, Nuruddin Artameilina, Elvinda Azizah, Rohimah Sulung Sulaika Azizah, Zakiyah Badruddin, Muhammad Fuad Baihaqy Yussof, Mohammad Hilmy Benny Hamdani Benny Hamdani Beny Hamdany Choerul Anwar Badruttamam Diana Sarkila Dinda Agustin Dira, Ummi Nadziratul Farich Purwantoro Farika, Dian Ilmiah Fatih Holis Ahnaf Ferdiyanto, Feri Firdatul Hasanah halim, halima halima Han, Hanapi Hasibul Jalil Hayatul Millah Hemas Haryas Harja Susetya Ifatul Mardiyah Ilyas Nahrawi Imam Bukhori Imam Bukhori Imam Muttaqin, Imam Indra Wahyuni Kholili, Achmad Komariah Banowati Kustiana Arisanti Maemunah Maemunah Mafdu Mafdu Magfirotul Hamdiah Mardiyah, Ifatul Margaretha, Oktavia Maskuri Maula Nasrifah Mery, Unawekla Moh Abdul Wasik Moh. Hisyamuddin Mohammad Ali Ma’ruf Mohammad Hilmy Baihaqy Yussof Mohammad Idris Bin Ishak Muhammad Zainal Abrori Muniro Muniro Nabila, Putri Nina Agus Hariati Nisa’, A’yunin Novi Dwi Harzanah Nur Aini Nur Faizah Nur Fatimah Nur Lailatul Fitriah Nuruddin Armanto Parawangsa, Khofifah Indar Poppy Rachman Purwantoro, Farich Rahman, Moh Abd Rahmatullah, Mukhlis Rifa’i, Taufiqurrohman Ririn Fatmawati Rizko, Ulfatur Roby Firmandil Diharjo Rofiatul Hasanah Rofiatul Hasanah Rohman Rohman Romadhoni, Hendra Ryan, Tenku Sastri Defi Shofyatul Hasaniyah Sholehah, Luluil Maratus Siti Nur Kholishah SUSANTI Syuhri, Saifuddin Ulfatur Rizko Unawekla Mery Wahab, Abdul Aziz Wardatus Zahro Wardah Wulidatul Habibah Zen Amrullah Zen Amrullah Zuhrotunnisa’ Zuhrotunnisa’