Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Perancangan Drillship Untuk Eksploitasi Minyak di Wilayah Selat Makassar Mohammad Ganesha Husada; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 2 (2022): INOVTEK Vol 12, No 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i2.2564

Abstract

Indonesia merupakan negara yang melimpah akan kekayaan alam, salah satunya dibuktikan dengan tersebarnya minyak dan gas bumi. Produksi minyak mentah Indonesia menempati urutan ke-22 terbesar dunia dengan produksi sebesar 707 ribu barel per hari (BPH) per November 2020. Salah satu wilayah dengan cadangan minyak adalah Selat Makassar yang terdapat beberapa lapangan minyak di perairan dalam (offshore). Oleh karena itu potensi tersebut seharusnya dimaksimalkan dengan cara dieksploitasi menggunakan offshore platform seperti drillship. Drillship merupakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pengeboran untuk eksploitasi minyak di perairan dalam. Kapal ini memiliki keunggulan karena dirancang dapat berpindah tempat ketika cadangan minyak di tempat sebelumnya telah habis. Tujuan penelitian ini yaitu merancang drillship yang disesuaikan dengan Selat Makassar. Perancangan drillship dilakukan dengan metode parent design approach yang kemudian dianalisa hambatan, stabilitas dan olah gerak kapal. Drillship dirancang dengan LOA 235,2 m, LPP 219,4 m, lebar 42 m, sarat 12 m, tinggi 19 m, Cb 0,79 dan kecepatan 12 knot. Analisa hambatan menggunakan metode Holtrop didapatkan nilai hambatan sebesar 564,4 kN. Analisa stabilitas dilakukan berdasarkan 6 kondisi muatan kapal didapatkan hasil yang memenuhi kriteria IMO. Kemudian analisa olah gerak kapal dianalisa berdasarkan kondisi perairan Selat Makassar untuk mengetahui nilai heaving, pitching, dan rolling.
STUDI PERANCANGAN KAPAL PUSKESMAS KELILING UNTUK MENUNJANG PELAYANAN KESEHATAN DAERAH PESISIR KABUPATEN LEMBATA Ari Wibawa Budi Santosa; Hizkia Parningotan Pangaribuan; Sarjito Joko Sisworo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v14i2.1350

Abstract

The sinking of the floating hospital ship Dr. Lie Dharmawan has hampered health services several operational areas, one of which is Lembata Regency. Health services via ships are very much needed in Lembata Regency because many coastal areas still do not get maximum health services. The purpose of this research is to design a mobile health center ship that can reach coastal residents to get decent and good health services, and it doesn't take a long time to travel to get health services. The main size is obtained through the parent design approach method. Analysis of ship resistance using the holtrop method and ship stability analysis met the IMO stability criteria. Calculation of the profile construction according to the rules of BKI Vol.II which calculates the construction of the hull, deck, bottom, and superstructure. The results of the design of the mobile health center ship are designed with facilities that comply with the standards of the Minister of Health Regulation with a length of 23.13 m LOA, 21.31 m LPP, 20.35 m LWL, 6.82 m width, 1.5 m draft, 4.4 height m, Cb 0.548, speed 12 knots and the estimated cost of building a ship is Rp. 4,032,617,052,04.
Studi Perancangan Drillship Untuk Eksploitasi Minyak di Wilayah Selat Makassar Mohammad Ganesha Husada; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 2 (2022): INOVTEK Vol 12, No 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i2.2564

Abstract

Indonesia merupakan negara yang melimpah akan kekayaan alam, salah satunya dibuktikan dengan tersebarnya minyak dan gas bumi. Produksi minyak mentah Indonesia menempati urutan ke-22 terbesar dunia dengan produksi sebesar 707 ribu barel per hari (BPH) per November 2020. Salah satu wilayah dengan cadangan minyak adalah Selat Makassar yang terdapat beberapa lapangan minyak di perairan dalam (offshore). Oleh karena itu potensi tersebut seharusnya dimaksimalkan dengan cara dieksploitasi menggunakan offshore platform seperti drillship. Drillship merupakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pengeboran untuk eksploitasi minyak di perairan dalam. Kapal ini memiliki keunggulan karena dirancang dapat berpindah tempat ketika cadangan minyak di tempat sebelumnya telah habis. Tujuan penelitian ini yaitu merancang drillship yang disesuaikan dengan Selat Makassar. Perancangan drillship dilakukan dengan metode parent design approach yang kemudian dianalisa hambatan, stabilitas dan olah gerak kapal. Drillship dirancang dengan LOA 235,2 m, LPP 219,4 m, lebar 42 m, sarat 12 m, tinggi 19 m, Cb 0,79 dan kecepatan 12 knot. Analisa hambatan menggunakan metode Holtrop didapatkan nilai hambatan sebesar 564,4 kN. Analisa stabilitas dilakukan berdasarkan 6 kondisi muatan kapal didapatkan hasil yang memenuhi kriteria IMO. Kemudian analisa olah gerak kapal dianalisa berdasarkan kondisi perairan Selat Makassar untuk mengetahui nilai heaving, pitching, dan rolling.
Four Wheel Omni Trajectory with Gyrodometry Method in the Indonesia 2022 Ash Robot Contest Sutrisno, Imam; Harlinanda, Daffa Alifian; Ahmad, Zindhu Maulana; Priyonggo, Projek; Mantau, Aprinaldi Jasa; Santosa, Ari Wibawa Budi; Khalil, Muhammad; Umasangadji, Fahmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.130

Abstract

The National Achievement Center (Puspresnas) and the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia proudly present the Indonesian Ash Robot Contest (KRAI), a yearly student robotics competition where teams tackle ash-related challenges with their robot creations. At KRAI 2021, it was shown that many robots were controlled using joysticks and resulted in a lack of effectiveness in robotic motion. The use of a joystick makes the movement of the robot take longer. This is because the robot is controlled by humans and the robot has not been able to pinpoint the robot's location. Gyrodometry is a method to map the robot's position using a inner ear and compass of the machine. In this research, Gyrodometry is used to map the position based on the readings of the gyroscope sensor and rotary encoder so that the robot can move automatically. In this research, the KRAI hitter robot can map positions and move in an accurate direction and can move automatically and effectively so that it can save more time and can increase the possibility of strategy in the match. From the results of this study, it was found that without using gyrodometry the error of X reached 11.825 cm and Y reached 35.1325 cm and also the angle error reached 13.7 degrees. and by using gyrodometry error X reaches 4.25 cm and Y reaches 5.775 cm and angle error 2.01 degrees. From these results, it was found that using gyrodometry was better than without using gyrodometry. The addition of waypoints to the robot only produces an average error of 8.2 cm X and Y error of -7.8 cm and the angle error reaches 10.2 degrees.
Underwater Remotely Operated Vehicle Control System Ar-chitecture Sutrisno, Imam; Widiarti, Yuning; Priyonggo, Projek; Hartanto, Tri Mulyatno Budhi; Santosa, Ari Wibawa Budi; Nofandi, Faris; Gunarti, Monika Retno; Prawoto, Agus; Wahyuni, Anak Agung Istri Sri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.132

Abstract

Underwater Remotely Operated Vehicle (ROV) control system architecture, work Class II - underwater inspection is demonstrated. The object is programmed on MATLAB simulink. The nonlinear modeled plants were processed by approximation way. Author planned a controller of an underwater ROV object. PID controller is used modeled plant. Tuning PID tool is used MATLAB for choose underwater ROV controller. Researchers tested an underwater ROV for system and solving problems an underwater ROV architecture.
Analysis of the Time Cost Trade-Off Method Application on Tug Boat 135 GT Repair Projects Owned by PT. Pelabuhan Indonesia II Santosa, Ari Wibawa Budi; Trimulyono, Andi; Firnandito, Anugrah; Subekti, Joko; Hadi, Eko Sasmito
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.52415

Abstract

In the project implementation process, there is still the possibility of delays, as in the case of the Tanjung Buyut I Tug Boat ship repair project - 206 135 GT calculations are needed to accelerate the project to determine the optimum time and cost. One method that can be used in accelerating projects / crashing projects is the Time Cost Trade-Off method. This method can be used to solve this problem by adding specific alternatives such as working hours, labor, and other things with the minimum additional cost. In this study, an alternative acceleration was carried out by adding manpower and working hours duration of 1 to 4 hours which would be applied to the Hull repair project for the Tug Boat Tanjung Buyut I-206 135 GT. Based on the results of the analysis that has been carried out on the work of the Hull section, which is included in the critical activity, it is obtained that the most optimum duration acceleration is the addition of working hours (overtime) for 3 hours and an additional workforce of 24 peoples which results in an acceleration of time of 17 days from the normal duration of 60 days to 43 days with a time efficiency of 28%, as well as a cost reduction of IDR 19,700,000 or around 3.34% compared to the normal duration fee of IDR 571,950,000 to IDR 552,250,000.
Analisa Evakuasi Pada Kapal KM. Kirana IX 9168 GT Menggunakan Metode Agent Based Modelling Simulation Dalam Kondisi Kebakaran perdana, muhammad jamal gilang; mulyatno, imam pujo; santosa, ari wibawa budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari KNKT sebanyak 120 kecelakaan terjadi di Perairan Indonesia dimana 89% diantaranya terjadi pada kapal motor dengan 44 kejadian akibat kebakaran selama tahun 2003 hingga 2019. Penelitian ini membahas waktu evakuasi pada kondisi kebakaran dengan menerapkan ketetapan dari IMO MSC.1/Circ. 1238. Penelitian ini dilakukan pada kapal penumpang 9168 GT yang diasumsikan terjadi kebakaran pada salah satu truck di tengah geladak kendaraan. Software yang digunakan pada penelitian ini meliputi Pathfinder dan Pyrosim. Dari hasil simulasi memberikan dampak dari kebakaran yaitu menimbulkan gas beracun, jarak pandang yang minim, dan nilai heat release rate pada kisaran 1000 kW. Dengan kondisi tersebut dihasilkan waktu evakuasi pada kasus 1; 51,40 menit, kasus 2; 49,90 menit, kasus 3; 51,61 menit dan kasus 4; 50,31 menit dengan eror pada setiap kasusnya kurang dari 5%. Sehinga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan waktu evakuasi di setiap kasusnya kurang dari 60 menit sesuai dengan standard performance IMO MSC. 1/Circ. 1238.
DESAIN KAPAL AMBULANS BERLAMBUNG KATAMARAN SEBAGAI PENUNJANG FASILITAS KESEHATAN Guguraty, Resti Apriana; Amiruddin, Wilma; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maluku Utara adalah daerah kepulauan dengan wilayah pesisir yang sangat luas sehingga membutuhkan kapal sebagai alat trasportasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat diwilayah tersebut. Terdapat data kebutuhan terkait dengan jumlah pasien diwilayah yang di maksud pada kisaran 1200-3000 orang/tahun. Tujuan penelitian ini adalah mendesain kapal ambulans untuk mendukung kebutuhan sebagaimana yang dimaksud dengan kapasitas metode yang digunakan dalam perancangan ini menggunakan kapal pembanding berdasarkan hasil analisa diperoleh kapal ambulans dengan ukuran utama dengan nilai LOA 20 m, LPP 19,0709  m, H 2,77 m, T 0.9 m, Cb 0.6, kecepatan 14 Knot, menentukan nilai hambatan kapal yaitu 52,2 KN, untuk mesin penggerak kapal berdasarkan BHP didapatkan hasil 788,45 HP, dibuat pemodelan lambung, rencana garis dan rencana umum menggunakan software khusus. Setelah mendapatkan desain kapal, rencana garis, dan rencana umum kemudian dilakukan analisa stabilitas yang sudah sesuai dengan IMO dan IS Code, analisa hidrostatis dan hasil membuat estimasi biaya pembangunan kapal sebesar Rp.481.571.204.
Reschedule Reparasi Kapal TB. Pancaran 811 Dan BG. Alika 101 Dengan Shop Level Planning and Scheduling Menggunakan Metode Critical Chain Project Management (CCPM) Iqbal, Muhammad Faiq; Santosa, Ari Wibawa Budi; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal diharuskan untuk melakukan perawatan dan perbaikan unutk mempertahankan status layak jalan. Saat melakukan perbaikan sering kali terjadi keterlambatan sehingga membutuhkan suatu Teknik untuk mengelola penjadwalan. Penelitian ini menggunakan metode Critical Chain Project Management (CCPM) dan Shop Level Planning. Tujuan penelitian ini yaitu membuat network diagram jadwal baru, mengetahui durasi total CCPM, mengetahui pengaruh durasi waktu dan pemberian buffer, mengetahui rantai kritis, menghitung nilai produktivitas bengkel pada rantai kritis. Hasil penelitian ini didapatkan 12 rantai kritis dari 35 kegiatan pada network diagram, durasi total waktu yang didapat dengan Critical Chain Project Management yaitu selama 23 hari lebih cepat 10 hari atau 30,3 % dari jadwal sebelumnya 33 hari. Hasil yang didapatkan dari perhitungan project buffer sebesar 13,5 hari, apabila keseluruhan buffer ditambahkan ke waktu pelaksanaan maka waktu penyelesaian proyek menjadi lebih lama dari waktu yang direncanakan. Hasil perhitungan produktivitas bengkel pada jalur kritis yaitu : Sandblasting 134,42 m2 /mandays, Painting 88,10 m2 /mandays, Outfitting 0,22 ls/mandays dan 1,54 unit/mandays, Fabrikasi 16,72 kg/mandays, 0,96 unit/mandays dan 13,3 m/mandays, Testing UT 83,33 titik/mandays, dan Air Test 0,25 ls/mandays. Berdasarkan hal tersebut metode Critical Chain Project Management lebih efektif dan efisien dari jadwal sebelumnya.
Analisis Kinerja Sistem Bongkar Muatan Curah Kering di PELINDO III Tanjung Emas Semarang Azzam, Muhammad Abdullah; Santosa, Ari Wibawa Budi; Mulyanto, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja terukur yang dicapai pelabuhan dalam melaksanakan pelayan pelabuhan.Seiring perkembangan waktu,pelabuhan Tanjung Emas justru memiliki nilai kinerja yang masih kurang dan tidak kosisten.Penelitian ini akan menganalisis penyebab kurang maksimalnya kinerja bongkar curah kering non pangan dan menganalisis kinerja bongkar ditahun yang akan datang sehingga dapat mengetahui apakan kinerja masih sesuai standar atau tidak dan rekomendasi perbaikan.Penelitian ini menggunakan 2 metode analisis yaitu fault tree analysis untuk mengetahui kurang maksimalnya kinerja dan metode forecasting menggunakan trend analysis untuk mengetahui arus bongkar dan kinerja di masa yang akan datang.Penelitian ini menghasilkan fasilitas perlatan pelabuhan merupakan faktor terbesar dalam kurang maksimalnya kinerja bongkar dengan nilai probabilitas sebesar 0.0.Hasil perhitungan utilitas perlatan juga mengalami overload pada luffing crane diangka 84% dan pada excavator diangka 104%.Setelah melakukan forecasting juga terlihat pada tahun 2033 luffing crane megalami overload diangka 122%,excavator diangka 154%,dan grab diangka 116%.Setelah dilakukan penambhan alat berupa 1 luffing crane,2 excavator dan 1 grab,nilai utilitasnya turun menjadi 25-41% untuk luffing crane,51-72% untuk excavator dan 27-39% untuk grab sehingga utulitas kinerja peralatan masih sesuai dengan peraturan.Sehingga dapat disimpulkan faktor kurang maksimalnya kinerja bongkar adalah karena kurangnya perlatan dan dilakukan penambahan fasilitas agar sesuai dengan standar kinerja.
Co-Authors A.F. Zakki Abizar, Muhammad Affan Afif Ardian Aziz Agil Andrian, Agil Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Fhadillah Ahmad, Zindhu Maulana Aji Prasetyaningrum Aji, Alfi Bayu Akbarulah Bumi Aji Alaik Farhan Maulidi Aldi Tama Aldino Ihsan Alfian, Wahyu Ali Mustofa Alqarni.M, Ways Ambar Isworo Aminuddin, Rahmat Ridlo Ammar Faruq Haidar Majid Andi Trimulyono Anggit Andilala Arif Rahman Aris Sugiharto Arsha, Nabila Syahadati Artha Deri Putra Asiyah, Tahsya Azalia, Nashwa Azzam, Muhammad Abdullah Bahtiar, Muhammad Hafids Bambang Sri Waluyo Bayu Wisnu Sasongko, Bayu Wisnu Berlian Arswendo Adietya Bhakti Sa’ Dana Boris De Palma Sitorus C. I. Sutrisno Catur Agus Putra Pribadi Putra Pribadi Chandra Wijaya Panggabean Deddy Chrismianto Defina - Prawoto Dewangga, Andresito Ignacia Dhony Catur Pamungkas Dzakwan, Muhammad Aufa Edi Yuliana Egi Juniawan Eko Didik Widianto Eko Sasmito Hadi Enggal Noor Laksono Fahmi Fernando Yuliansyah Fakhrian, Muhamad Zaki Faris Nofandi Fauzi, Adnan Febiani Dwi Utari Febrian Wahyu Wijaya Firnandito, Anugrah Gema Mar'ie Habibie Gilas Dwi Maylano good rindho Good Rindo Gozal Apri Prayuda Guguraty, Resti Apriana Gunarti, Monika Retno Hardhina Aglomerra Harlinanda, Daffa Alifian Hartanto, Tri Mulyatno Budhi Hartono Yudo Heidija, Anne Marie Herman Ferdinan Philip Simanjuntak Herman Josef Emerald Hermin Werdiningsih Hizkia Parningotan Pangaribuan I Gede Bayu Pradnya Subagia Ibrahim, Muhammad Husein Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indro Sumantri Iqbal, Muhammad Faiq Islam Filardli, Abdullah Malik Jati Utomo Dwi Hatmoko K Kiryanto Kartika, Fira Candra Khaeru Roziqin Kholill Bayu Ardhiyanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kurniawan Teguh Martono Kurniawan, Hosea Lestari, Fiya Auliya Lingga, Emilio Frans Lubis, Nazwa Syalsabilla M. Nafis Setiawan Mamat Riyadi Manik, Parlindingan Mantau, Aprinaldi Jasa Maria Listyo Yulianti Martino, Martino Maulana, Hakim Anang Michael Enrico Mochtar Hadiwidodo Moh Djaeni Moh. Djaeni Mohamad Djaeni Mohamad Djaeni Mohammad Ganesha Husada Mora Sombaon Dalimunthe Muchammad, Rizky Muhamad Munir Amin Muhammad Etandiv Bismuttantya Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Muhammad Khalil, Muhammad Muhammad Satya Pranata Muhammad, Rizdian Arsyal Mulyanto, Imam Pujo Musthofainal Akhyar Mustofa, Dandy Ali Nadzirun Bin Basir, Nadzirun Bin Nainggolan, Diontius Nur Adi Triyantoro nur khakiki Nurwantoro . Ocid Mursid Parlindungan Manik perdana, muhammad jamal gilang Permadi, Andy Setya Prabaswara, Alvian Dharmala Pradana, Muhammad Daffa Sihma Pranajaya, Wisnu Prasetyo, Emut Andi Prasetyo, Naufal Abdurahman Prawoto, Agus Projek Priyonggo Sumangun Lukitadi Putra, Ridwan Redi R. Danu Henantyo P Raden Mas Radhityo Naramurti Rafli Rio Manurung Rahman, Amni Zakarsyi Ramudi Sembiring Ratna Dwi Kurniawan Reyhan Ardeo Nasution Reza Shah Alam Ridwan Redi Putra Rifat Al Farid Rinanggara, Yozar Rio Wiendargo Y.S Rivetra, Amelia Hayu Rizkhi, Muhammad Ghozi Tirtha Rizky Cahya Kusuma Roni Prasetyo, Roni Rosiana Dewi Rosita, Ila Samuel . Samuel Samuel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Setia Budi Sasongko Setto Pramudyo Kusumo Setyaji, Yekti Shafira Nabila Siregar Shandy Perdana Sihaloho, Febrian Sinaga, Joel Greson Sisworo, Sarjito Jokos Siswoyo, Ghaisani Nabilla Solikhin Solikhin Sri Pujiyanto Sri Rahayu Tri Astuti Subekti, Joko Sudarminto, Tri Astuti Sunarno Sunarno Susanto, Novita Suyanto Suyanto Syahada, Keisha Nandhini Tri Admono Triyono Triyono Tubongkasi, Yehezkiel Mizzi Nicole Umasangadji, Fahmi Untung Budiarto Utomo Adi Prasetyo Wahyu Adi Nugraha Wahyu Fajar Gemilang Wahyu Krisna Hidayat Wahyuni, Anak Agung Istri Sri Widyadhana, Bagas Dhira Wijaya, Safira Febe Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Yuning Widiarti