p-Index From 2021 - 2026
9.244
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Konseling dan Pendidikan Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif JURNAL E-DUMATH AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Suska Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen Journal of Research and Advances in Mathematics Education Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) AKSIOMA MALIH PEDDAS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Majalah Lontar DIMENSI PENDIDIKAN KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Metodik Didaktik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA International Journal on Emerging Mathematics Education Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar JURNAL KOULUTUS JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Sciences Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Basicedu Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Indonesian Journal of Elementary School Jurnal Cerdas Mendidik
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT SISWA KELAS V SDN REJOSARI KECAMATAN KANGKUNG KABUPATEN KENDAL Adi, Timur Anggoro; Sundari, Riris Setyo; Saputro, Bagus Ardi
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 14, No 1 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v14i1.17595

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan pemecahan masalah matematika pada materi bilangan bulat siswa kelas V SDN Rejosari Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sampel yang diambil adalah siswa kelas V yang mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah matematika pada materi bilangan bulat. Berdasarkan hasil penelitian siswa kelas V yang berjumlah 32 siswa, kemudian peneliti melakukan wawancara mendalam ke 8 siswa yang mengalami kesulitan pemecahan masalah matematika pada materi bilangan bulat. Ditemukan kesulitan sebagai berikut : dalam menyelesaikan soal siswa tidak mampu memahami soal dengan baik sehingga siswa kesulitan mengaplikasikan rumus atau teori yang tepat saat penyelesaian masalah, siswa kurang teliti, siswa kurang menyukai mata pelajaran matematika sehingga siswa dalam mengerjakan asal-asalan. Berdasarkan penelitian ini, saran yang dapat disampaikan adalah Siswa sebaiknya mempunyai sifat positif terhadap mata pelajaran matematika dan lebih aktif dalam pembelajaran. Jika merasa kesulitan, hendaknya bertanya pada guru maupun temannya yang dirasa mampu. Siswa harus memperbanyak latihan soal untuk mengasah kemampuannya.Kata Kunci: Pemecahan masalah matematika, Bilangan bulat
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan Gaya Belajar Siswa Kelas 1A Sekolah Dasar Nurcahyani, Risa Mega; Nuroso, Harto; Mayasari, Luthfaida; Saputro, Bagus Ardi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7978

Abstract

Cara belajar siswa yang bermacam-macam membuat gaya belajar siswa menjadi hal yang diminati saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar siswa kelas 1A SDN Bendungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipatif, angket dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa diantara 23 siswa kelas 1A SDN Bendungan Semarang, menunjukkan gaya belajar visual 35%, auditori 30% dan kinestetik 35%. Melalui gaya belajar tersebut guru membagi kelompok sesuai dengan gaya belajar dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang memfasilitasi proses belajar siswa melalui kegiatan yang bervariatif dan sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa. Guru kemudian memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan jika ada bagian dari materi pelajaran yang belum mereka pahami. Selain itu, guru dan siswa bekerja sama untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. Setelah itu guru memberikan kesempatan siswa untuk melakukan evaluasi dengan memberikan soal setelah menerima materi pembelajaran. Dengan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar siswa kebutuhan dalam belajar siswa selama proses pembelajaran menjadi terpenuhi karena guru telah memfasilitasi belajar siswa dengan bermacam-macam gaya belajar mereka
PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Nazah, Shofiatun; Saputro, Bagus Ardi
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v8i2.355

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III C SD Islam Almadina Semarang dengan menerapkan model PBL berbantuan media audio visual. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas III C SD Islam Almadina. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini juga terdapat dua variabel, variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas adalah model PBL berbantuan media audio visual, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Observasi dilakukan dalam mengamati proses pembelajaran yang dilakukan siswa, wawancara dengan peserta didik dilakukan untuk mengetahui minat peserta didik terhadap pembelajaran yang berlangsung, sedangkan tes dilakukan untuk dapat mengukur kemampuan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian menyebutkan hasil belajar peserta didik kelas III C meningkat pada siklus I dan siklus II dengan presentase ketuntasan klasikal 57,14% pada siklus I dan meningkat pada siklus II menjadi 82,14%. Peningkatan hasil belajar peserta didik disebabkan oleh adanya penerapan model PBL berbantuan media audio visual yang memberikan pembelajaran bermakna dan menumbuhkan rasa semangat bagi peserta didik.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnofotografi Benda-Benda Bersejarah Masa Penyebaran Hindu-Buddha di Kabupaten Batang untuk Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Yulista, Yulista; Purnamasari, Iin; Saputro, Bagus Ardi
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v17i1.13962

Abstract

This study aims to determine the practicality, and effectiveness of ethnophotography-based teaching materials in social studies learning in elementary schools. This research is research and development by adopting the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The analysis phase includes an initial needs analysis. The design stage includes closing, instructions for use, table of contents, mapping of Basic Competencies, general knowledge, introduction, presentation, exercises, glossary, answer keys and table of contents. The development stage is making teaching materials covering aspects, content of material, validation and display of production of ethnophotography-based teaching materials, development of instrument data. The data collection instruments in this study were the feasibility of lecturers, practicality sheets for subject teachers and peers, student readability sheets, pretest and posttest questions for student learning outcomes. The data collection instrument is based on the learning of the supervisor, assessment by experts, subject teachers, peers and student trials. The implementation phase of the use of teaching materials that have been developed for fourth grade students at SDN Karangasem 13. The trials carried out at this stage were product feasibility tests, readability, and pretest posttests for fourth grade students, with the results showing an increase in learning outcomes after students used ethnophotography-based teaching materials. evidenced by the n-gain value of 0.49 in the medium category. The evaluation stage includes the form of evaluation carried out at each stage of the ADDIE model. The data analysis technique used is the manova test and n-gain. The results showed that the ethnophotography teaching materials developed were suitable for use in social studies learning. The ethnophotography teaching materials are practical to use, and effective to improve the learning outcomes of elementary school students.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS Ramadhan, Adella Fernanda Rizky; Saputro, Bagus Ardi
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 30, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i2.63092

Abstract

Keberagaman individu di kalangan peserta didik menciptakan berbagai kebutuhan belajar yang unik, yang seringkali dapat mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran jika tidak diatasi dengan pendekatan yang tepat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan ini, pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai solusi strategis yang dapat membantu meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VB SDN Palebon 01 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan peserta didik, serta analisis dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan keandalan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas VB dilakukan secara efektif dan menghasilkan dampak positif. Proses pembelajaran dimulai dengan tes diagnostik yang dirancang untuk mengidentifikasi gaya belajar peserta didik, seperti visual, auditori, dan kinestetik. Berdasarkan hasil tes diagnostik ini, guru merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran dengan kebutuhan individu peserta didik. Guru berupaya untuk menjelaskan pentingnya pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, menekankan bahwa metode ini dirancang untuk memenuhi berbagai minat, profil, dan gaya belajar, sehingga setiap peserta didik dapat belajar secara lebih efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang adaptif untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam, serta menyoroti dampak positif dari pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran di kelas.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan Gaya Belajar Siswa Kelas 1A Sekolah Dasar Nurcahyani, Risa Mega; Nuroso, Harto; Mayasari, Luthfaida; Saputro, Bagus Ardi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7978

Abstract

Cara belajar siswa yang bermacam-macam membuat gaya belajar siswa menjadi hal yang diminati saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar siswa kelas 1A SDN Bendungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipatif, angket dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa diantara 23 siswa kelas 1A SDN Bendungan Semarang, menunjukkan gaya belajar visual 35%, auditori 30% dan kinestetik 35%. Melalui gaya belajar tersebut guru membagi kelompok sesuai dengan gaya belajar dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang memfasilitasi proses belajar siswa melalui kegiatan yang bervariatif dan sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa. Guru kemudian memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan jika ada bagian dari materi pelajaran yang belum mereka pahami. Selain itu, guru dan siswa bekerja sama untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. Setelah itu guru memberikan kesempatan siswa untuk melakukan evaluasi dengan memberikan soal setelah menerima materi pembelajaran. Dengan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar siswa kebutuhan dalam belajar siswa selama proses pembelajaran menjadi terpenuhi karena guru telah memfasilitasi belajar siswa dengan bermacam-macam gaya belajar mereka
ANALISIS PEMAHAMAN GURU TERHADAP GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II Rifqotul Badriyah; Bagus Ardi Saputro; Mei Fita Asri Untari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1731

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berisi tentang pemahaman guru terhadap gaya belajar peserta didik kelas II, penelitian ini melatarbelakangi pentingnya guru dalam peran memahami karaker peserta didik dalam gaya belajar. Tujuannya untuk mendeskripsikan pemahaman guru terhadap gaya belajar, layanan yang diberikan guru kepada peserta didik, profil pembelajaran, kendala-kendala yang dialami guru, dan upaya guru dalam mengatasi berbagai tantangan terhadap gaya belajar peserta didik di kelas II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengambilan data dilakukan menggunakan wawanara, hasil observasi dan data angket gaya belajar peserta didik. Pemahaman guru terhadap gaya belajar dari peserta didik sangat penting untuk dimiliki, karena pengetahuan gaya belajar merupakan tujuan untuk mempermudah guru dalam memberikan materi pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing peseerta didik. Untuk itu keterampilan dalam memahami gaya belajar dari peserta didik harus dimiliki guru dengan cara menyebar angket atau melakukan wawancara. Hasil dari penelitian ini bahwa guru sudah memahami gaya belajar yang dimiliki oleh peserta didik, dilihat dari hasil wawancara, dan pembelajaran yang menggunakan gaya belajar peserta didik sebagai acuannya. Saran untuk langkah yang lebih bagus lagi yaitu, guru harus mempersiapkan dengan matang kegiatan-kegiatan, media pembelajaran atau fasilitas apapun yang akan digunakan dalam pembelajaran dengan gaya belajar, agar tidak terjadi kendala-kendala yang tidak diinginkan. Kata Kunci : Gaya Belajar, Karakter, Pemahan Guru
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK USIA DASAR Ainun Lathifah Ainun; Bagus Ardi Saputro; Dina Prasetyowati; Yenny Rachmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1770

Abstract

Perkembangan sosial-emosional sangat mempengaruhi keberhasilan anak karena memainkan peran penting dalam interaksi dan sosialisasi anak dengan lingkungan sekitarnya. Perkembangan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar penting untuk diketahui agar proses pembelajaran yang dilaksanakan disekolah dapat berjalan dengan baik. Maka perlunya informasi untuk mengkaji perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji proses perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengkaji sebanyak 20 jurnal yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Kematangan sosial-emosional sangat mempengaruhi cara anak dalam menanggapi setiap masalah yang dihadapinya. Karakteristik utama perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar ditandai dengan peserta didik sudah memahami kaidah dan aturan yang berada di lingkungan. Ada empat faktor yang mempengaruhi perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar yaitu keadaan siswa, faktor belajar, konflik perkembangan dan lingkungan keluarga.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP AKTIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS IV DI SDN PESAREN 02 Sigit Wibowo; Bagus Ardi Saputro; Achmad Buchori
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2370

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the realistic mathematic education approach assisted by geogebra on student activities and understanding of concepts. This type of research is quasi-experimental research with the Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were fourth grade students at SD Gugus Diponegoro. The sample used for the experimental class was SDN Pesaren 2, the control class was SDN Pesaren 1, and the test class was SDN Sawahojo 2. Data were obtained through test instruments and the results of observing student activities. The results of the study prove that (1) the realistic math education approach assisted by geogebra is effective for the activities of fourth grade students at SDN Pesaren 2. This can be seen from the significance value in the t-test which is 0.000 <0.05, which means that there are differences in the results of observations of student activities between classes experimental and control class. The results showed that the average value of the experimental class was 85. The average observation result before treatment in the experimental class was 65, while the average observation result during treatment reached 85 with an average increase in learning outcomes (n-gain) of 0.566 with moderate criteria. (2) The realistic mathematic education approach assisted by GeoGebra is effective for understanding concepts in spatial material for fourth grade students at SDN Pesaren 2. This can be seen from the significance value on the t-test which is 0.000 <0.05, which means that there are differences in learning outcomes in aspects of conceptual ability mathematics between experimental classes and control classes. The learning results show that the average value of the experimental class is 85 with the specified KKM, which is 70, while the classical completeness is more than 75%, which is 85%. The average pretest in the experimental class was 65 while the average posttest result reached 85 with an average increase in learning outcomes (n-gain) of 0.566 with moderate criteria.
Implementation Of Differentiated Learning In Class V Pancasila Education Subjects In Primary Schools Mahmudi, Khoirudin Nur; Saputro, Bagus Ardi; Reffiane, Fine; Cindy Ayu, Angela Astrid Stelladiba
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/didaktika.v18i2.7316

Abstract

This research aims to describe the application of differentiated learning in Pancasila education subjects in the fifth grade of elementary schools in Semarang. Differentiated learning means teachers adapt teaching methods to different learning styles among students. This research used descriptive qualitative methods with 28 students as subjects. Data is collected through observation and documentation. The research results show that students have various learning styles, with the visual style being the most dominant, followed by auditory and kinesthetic. In implementing differentiated learning, students are given the freedom to produce learning products according to their respective learning styles. This application creates a learning atmosphere that is collaborative, fun and full of enthusiasm, so that students can learn according to their interests and needs. This makes learning more meaningful for students. Overall, this research emphasizes the importance of adapting learning methods to the needs and characteristics of students so that the learning process is more effective and memorable.Keywords: Differentiated Learning, Pancasila Education, Student Learning Styles
Co-Authors Achmad Buchori Achmad Buchori Achmad Suroso Adi, Timur Anggoro Agustin, Della Nirwana Ainun Lathifah Ainun Aisyah, Fifin Ali Mahmudi Anisa Dwi Rahayu Anisa Dwi Rahayu Arfilia Wijayanti Ari Widyaningrum, Ari Arie Hendra Pranata Arri Handayani Arri Handayani Aryo Andri Nugroho Atik Nila Sukesi Ayuk Sri Windarti Budiman, M.Arief Cahyani, Regita Jemis Pramesti Putri Cindy Ayu, Angela Astrid Stelladiba Citra Dwi Pitaloka Coyo Dina Prasetyowati Dipa Aji Iswara Duwi Nuvitalia DWI RAHMAWATI Dwi Setyaningsih Entika Fani Prastikawati Ernawati, Lisa Ervina Eka Subekti Eva Nurdiana Hidayanti Eva Farhan Aldino Santoso Farida Nursyahidah Fenny Roshayanti Fhina Haryanti Fifin Aisyah Fine Reffiane Finne Reffiane Fitrianingrum, Dyah Ayu Gayatri Utami Hamidah Noer Hamidah Noer Hamidah Noer Hana Tsania Maurizka Handayani, Anisa Wiwin Harto Nuroso Hesti Hesti Hidayatus Soffiah Himmatul Afthina, Himmatul Husni Wakhyudin Ibnu Jamalul Lail Ida Dwi Jayanti Ida Dwijayanti Iin Purnamasari Ikha Listyarini Illah, Moh Iqbal Atho Imam Kusmaryono Intan Nurdiana Intan Rahmawati Irianto, Bernardus Irkham Ulil Albab Joko Sulianto . . Juharti, Juharti Khanifah, Rizka Nur Khusnul Fajriyah Kunarso Kunarso Lestari, Sri Indah Lestari, Vitta Putri M. Arief Budiman M. Yusuf Setia Wardana Mahmudi, Khoirudin Nur Mar'ah, Umrotul Maria Ulfah Maria Ulfah . Maya Rini Rubowo Mayasari, Luthfaida Mei Fita Asri Untari Miyarti Miyarti Moch. Syafiqurrijal Azhad Muarifah, Finda Mudzanatun Mudzanatun Mufidah, Atik Muhaimin, Fajar Adi Muhamad Samsun Erfin Muhammad Prayitno Muhammad Prayito Muhtarom Mujayanah, Siti Mujayanah muna, muflihatun nailil Muniroh Munawar Mustika, Anggita Tia Nanda Faiqotusshabrina Nazah, Shofiatun NILAM CAHAYA SAVITRI Noer, Hamidah Noor Miyono Novitasari, Enggar Septania Nur Azizah Nurcahyani, Risa Mega Pamungkas, Dwi Perdana Afif Luthfy Poncowati, Lilik Putri Juliana Indah Rahayu, Anisa Dwi Ramadhan, Adella Fernanda Rizky Rasiman Rasiman Reffiane, Finne Rida Fironika Kusumadewi Ridha Dwi Lestari Rifqotul Badriyah Riris Setyo Sundari Santoso, Farhan Aldino Sari, Diana Puspita Shanty, Anna Diana Sigit Wibowo Siti Nur Hidayah, Siti Nur Sofiani, Eka Putri Sri Handayani Sri Suciati Sriyatun Sriyatun, Sriyatun Sudiyono Sudiyono Sukamto Sukamto Sukamto Sukma Nur Ardini Sumarmiyati, Sumarmiyati Sumarni Sumarni Sumarno . Suratmi Suratmi, Suratmi Tsaqib Hilmi Perdana Utami, Gayatri Utami, Nanik Utami, Sari Veryliana Purnamasari Widaningsih, Mustika Sylvia Nurul Wiyaka Wiyaka Wulandari Wulandari Yenny Rachmawati Yuli Cahyaningrum Yulista Yulista, Yulista