Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PANCASILA SEBAGAI LANDASAN DASAR MEMBENTUK KARAKTER DALAM ETIKA BERLALU LINTAS MELALUI MATA PELAJARAN IPS Sari, Fitria
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 2 (2023): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v4i2.1017

Abstract

The lack of awareness of the younger generation in traffic is something that needs to be a concern for all of us, this can be seen from the data on the high rate of traffic violations and the high number of road accidents. Based on data sources from the Republic of Indonesia police in 2021, there have been 5,350.00 accidents and for traffic violators data in 2021 as many as 29,615.00. Case. This indicates that the public's awareness of traffic ethics is low so that it is not only dangerous for themselves but can also harm others as other road users. This article examines Pancasila as the basic foundation for shaping character in traffic ethics through social studies subjects. Social studies learning emphasizes how to shape the character of students who are implanted in the educational process at school. Through these social studies subjects, students are instilled values ​​and norms that must be a reference in behavior, so that they will form good ethics. Ethics in life includes ethics in traffic, so social studies learning is instilled in how to form good character based on Pancasila. Pancasila is the basic foundation in shaping behavior in accordance with the values ​​that become a reference in life, both in the form of divine values, human values, values ​​of unity, populist values ​​and social values. These values ​​are used as benchmarks and references in behavior, so that they are in line with the goal of social studies learning, which is to make students good citizens.
Minangkabau Women Balance the Role of a Mother and Entrepreneur in the Cultural System They Profess Sari, Fitria; Sapriya, Sapriya; Supriatna, Nana; Mulyadi, Hari; Asnimawati, Asnimawati
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.996

Abstract

Minangkabau women, known as Bundo Kanduang, play a crucial role in raising children while also managing businesses. As societal dynamics evolve, they face the challenge of balancing their roles as mothers and entrepreneurs. This study aims to analyze how Minangkabau women navigate these dual roles within their cultural system and to identify the parenting values they uphold. A qualitative research approach was employed using ethnographic methods based on Spradley’s research framework. The study involved 10 informants from Dharmasraya Regency, West Sumatra. Data analysis was conducted through domain, taxonomic, and component analysis, with data validity ensured through source, technique, and time triangulation. Findings reveal that Minangkabau women’s parenting emphasizes ten core values, including independence, honesty, creativity, and solidarity, which significantly contribute to shaping children's character in adapting to modern challenges.
Penyuluhan ASI Ekslusif dan Manajemen ASI Perah di Posyandu RW 10 Sumur Batu Bantar Gebang Kota Bekasi Azijah, Izattul; Sari, Fitria; Hasanah, Neneng; Lestari, Neneng Dini Indah; Sanusi, Anisa
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Vol 3, No 1 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Untuk Masyarakat
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jppkm.v3i1.6212

Abstract

ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bagi bayi, akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak kendala yang muncul, antara lain ibu kurang memahami tata laksana laktasi yang benar. Kegagalan dalam pemberian ASI eksklusif menyebabkan terhentinya proses menyusui dan pengenalan dini terhadap penggunaan susu formula. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan peserta tentang ASI Ekslusif dan Manajemen ASI Perah. Kegiatan terlaksana pada hari jumat tanggal 16 Mei 2025 di Posyandu RW 10 Sumur Batu Bantar Gebang Kota Bekasi. Jumlah peserta yang mengikuti penyuluhan sejumlah 39 orang. Hasil pengabdian adalah peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang ASI Ekslusif dan ASI perah. Luaran PkM berupa media massa, video kegiatan (Tiktok dan Instagram) dan Leaflet. Kata Kunci: ASI Ekslusif, ASI Perah, Menyusui, Posyandu
Permainan Ular Tangga Sebagai Media Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Paud Al Khair Jonggol Bogor Sari, Fitria; Mawarni, Endang Siti; Hasanah, Neneng
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.6069

Abstract

Perilaku kesehatan anak usia dini berkaitan dengan kebersihan pribadi, lingkungan dan munculnya berbagai menyakit yang menyerang umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang disingkat PBHS. Derajat kesehatan anak pada saat ini belum bisa dikatakan baik karena masih banyak terdapat masalah kesehatan khususnya pada anak usia dini. Masalah kesehatan yang terjadi pada anak usia dini semakin memperjelas bahwa nilai-nilai PHBS di sekolah masih minimal dan belum mencapai tingkat yang diharapkan. Edukasi terkait PHBS pada anak PAUD dapat dilakukan dalam bentuk permainan. Salah satu permainan tradisional yang mungkin dilakukan untuk mengedukasi siswa dalam memahami PHBS adalah permainan ular tangga. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Hari Selasa, 04 Februari 2025, di PAUD Al Khair Jonggol Bogor Jawa Barat dengan jumlah peserta sebanyak 32 anak. Solusi yang ditawarkan adalah implementasi permainan ular tangga bersama siswa PAUD terkait PHBS. Alat dan bahan yang diperlukan adalah berupa ular tangga besar berukuran 3 x 3,6 meter dan dadu untuk ular tangga. Sedangkan bidak nya adalah anak PAUD itu sendiri Luaran yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan sikap siswa terkait PBHS sekaligus merangsang aspek perkembangan kecerdasan anak. Evaluasi keberhasilan program dilakukan di akhir acara dengan mengobservasi dan berinteraksi langsung dengan anak. Anak anak senang dan dapat mengulang kembali apa yang sudah dijelaskan selama bermain dan mensimulasikan praktik cuci tangan sebagai salah satu bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat Kata kunci : PHBS, permainan, ular tangga
The Effective Approaches in Instilling and Developing Early Childhood Social-Emotional Aspects at TK Negeri Pembina Sitiung Salahuddin, Amar; Sari, Fitria; Agustiyan, Dimas
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.732

Abstract

Social emotional problems in early childhood can hinder the learning process and social development. This study aims to analyze the approaches used by teachers in instilling and developing the social emotional aspects of early childhood in Pembina Sitiung State Kindergarten, and to find out the most effective approach. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that teachers use play, role model, and habituation approaches in instilling social emotional values. The collaborative play approach and adult role models have proven to be the most effective in shaping positive social behavior in children. This study recommends the importance of ongoing teacher training related to approaches that are oriented towards strengthening children's social emotional values.
Parents’ and Teachers’ Perspectives Regarding Inclusive Curriculum Modifications : Challenges and Strategies for Effective Implementation Sari, Fitria; Juansah, Dase Erwin; Jamaludin, Ujang
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15138

Abstract

Abstract This study aims to explores parents' and teachers' perceptions of curriculum modifications, the factors influencing their acceptance, and the challenges in implementation. This study employed a systematic literature review method adapted from PRISMA framework guidelines relying on literature sources from Scopus and the Watase Uake tool. Thematic analysis was utilized as the interpretive lens within an integrative review framework involving (1) systematic data extraction, (2) thematic coding, and (3) synthesis. The findings of this study indicate that parents focus more on the impact of modifications on their children's social and emotional development, while teachers emphasize academic effectiveness and technical challenges in implementation. Factors influencing their acceptance include school policy support, involvement in decision-making, and professional training for teachers. The main challenges in implementing an inclusive curriculum include ineffective communication between schools and parents, limited resources, and a lack of teacher training. This study recommends increasing parental involvement in curriculum development, strengthening teacher training, and formulating clearer policies. Closer collaboration between schools, teachers, and parents is key to ensuring the successful modification of the curriculum in inclusive schools. Further studies using an empirical approach are suggested to gain a deeper understanding of the effectiveness of curriculum modifications and their impact on students with special needs.
Hubungan Antara Herediter Dan Perilaku Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi Tahun 2018 Sari, Fitria; Nuryani, Nuryani
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.793

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah kelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Berdasarkan riset kesehatan dasar tahun 2013 penyakit terbanyak pada lanjut usia adalah hipertensi (57,6%), dengan bertambah usia, maka tekanan darah sistolik cenderung naik sehingga menyebabkan hipertensi. Maka perlunya diteliti faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara herediter dan perilaku dengan hipertensi pada lansia. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan “Cross Sectional”. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi tahun 2018. Sample diambil dengan cara sampling incident sebanyak 85 orang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil menunjukan dari 85 lansia yang diteliti jumlah lansia yang memiliki hipertensi yaitu 56,5 %, hasil analisa bivariat menunjukan dari 3 variabel yang diteliti ada 2 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan hipertensi yaitu Herediter (p=0,001) dan kebiasaan merokok (p=0,006). Sedangkan yang tidak memiliki hubungan bermakna ada 1 variabel yaitu latihan fisik (p=0,986). Terdapat hubungan yang signifikan antara herediter, kebiasaan merokok terhadap hipertensi pada lansia. Saran dari penelitian ini adalah petugas kesehatan mampu memberikan penyuluhan mengenai faktor resiko terjadinya hipertensi pada lansia, pola hidup yang sehat, seperti  menjauhi kebiasaan merokok dan melakukan latihan fisik yang teratur, Selain itu lansia harus melakukan cek kesehatan secara rutin setiap bulannya. Daftar bacaan                       : 16 Literatur (2008-2015)Kata kunci                              : Herediter, perilaku, lansia dan hipertensi 
Kelompok Pendukung ASI Moms Support Squad: Inovasi Pemberdayaan Kader Posyandu untuk Mendukung Keberhasilan Menyusui di Depok Sari, Fitria; Aprillia, Yuna Trisuci; Ulfa, Laila
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i4.7002

Abstract

The coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia has not yet reached the national target despite the issuance of various regulations, thus requiring community-based strategies to strengthen breastfeeding support. This Community Service Program (PKM) aimed to empower Posyandu cadres through the establishment of the Moms Support Squad as a breastfeeding support group to improve breastfeeding success in Depok City. The program was carried out through several stages, including socialization, training of 25 Posyandu cadres from two Posyandus, provision of educational media (pocket book, flip chart, logbook, diorama, and mannequins), as well as mentoring and evaluation using focus group discussions (FGDs). The results showed significant improvements in knowledge, skills, and caregiving practices. The average knowledge score of cadres increased from 76.14% (pre-test) to 80.91% (post-test), indicating the effectiveness of structured training on exclusive breastfeeding, breastfeeding techniques, and lactation problem-solving. Education delivered by cadres also contributed to improved understanding among pregnant and breastfeeding mothers regarding the benefits of breastfeeding, thereby enhancing their motivation to breastfeed optimally. In terms of skills, cadres demonstrated improved counseling abilities that were more empathetic and solution-oriented. Furthermore, improvements in infant caregiving practices were observed, as mothers began to adopt healthier and more natural parenting based on responsive breastfeeding practices. In conclusion, the Moms Support Squad program effectively enhanced the capacity of Posyandu cadres, improved maternal understanding, and strengthened infant caregiving. This program has the potential to be replicated in other regions as a community-based strategy to support the achievement of national exclusive breastfeeding targets.
Evaluasi Implementasi Program 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui Pada Tenaga Kesehatan dan Ibu Menyusui di Praktik Bidan Mandiri (PMB) Bidan “U” Kota Depok Sari, Fitria; Mawarni, Endang Siti; Trisuci A, Yuna; Jannah, Miftahul
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v8i1.4111

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (10 LMKM) yang belum optimal menjadi perhatian khusus. Berbagai regulasi sudah ada, tetapi cakupannya serta praktik lainnya terkait pemberian ASI seperti IMD belum mencapai target yang ditetapkan terutama di Klinik Bersalin dan Praktik Bidan Mandiri (PMB) karena selama ini fokus implementasi hanya tertuju pada rumah sakit. Tujuan: Mengevaluasi implementasi keberhasilan program 10 LMKM di PMB Bidan “U” Kota Depok. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 orang provider dan 6 orang ibu penerima program. Tempat dan Waktu penelitian di PMB Bidan “U” Kota Depok pada bulan Oktober sd Desember 2023. Analisis penelitian menggunakan model Miles dan Hubberman. Dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, semua bidan mendukung kegiatan pemberian ASI termasuk diskusi sejak kehamilan, semua bidan membantu upaya iniasi menyusu dini (IMD) dan rawat gabung pada ibu yang melahirkan di PMB ”U”. Seluruh ibu menyusui tidak pernah menerima bingkisan yang mencantumkan logo merek pengganti ASI (PASI) dan ibu memiliki kepekaan terkait tanda bayi mau menyusu. Namun terdapat beberapa yang belum terlaksana dengan optimal antara lain : belum ada kebijakan tertulis tentang 10 LMKM dan belum terbentuknya kelompok pendukung ASI (KP-ASI). Saran : Perlu adanya kebijakan tertulis tentang 10 LMKM, serta diharapkan semua bidan dapat mengikuti pelatihan manajemen laktasi sehingga pelaksanaan 10 LMKM lebih optimal. Kata Kunci : Menyusui, ASI, 10 LMKM
Keikutsertaan Ibu Hamil Dalam Melakukan Vaksinasi Covid-19 Pada Masa Pandemi (Rekomendasi Pogi) Sari, Fitria; Adawiyah, Asyifa Robiatul; Ambarwati, Kusmayra; Jannah, Miftahul
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i1.3065

Abstract

COVID-19 selama kehamilan dikaitkan dengan risiko morbiditas dan mortalitas. Wanita hamil yang terkena COVID-19 berat berisiko mengalami persalinan preterm hingga kematian. 95% dari pasien yang dirawat di rumah sakit dan/atau meninggal karena COVID-19 adalah pasien yang tidak divaksinasi. Tujuan: mengetahui perbedaan antara keikutsertaan ibu hamil dalam melakukan vaksinasi COVID-19 dengan persepsi kebijakan pemerintah dalam penanganan COVID-19, persepsi vaksin COVID-19, dan penerimaan vaksin COVID-19 serta korelasi antara variabel dependen. Metode: Rancangan penelitian menggunakan cross-sectional uji. Sampel pada penelitian adalah seluruh ibu hamil di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa sebanyak 234 orang menggunakan teknik purposive sampling. Waktu penelitian dilakukan pada Bulan September 2022 sampai dengan Januari 2023. Analisis menggunakan metode T-Independen dan korelasi regresi. Hasil: Pada penelitian ditemukan terdapat perbedaan antara status vaksinasi ibu kebijakan penanganan COVID-19, mean skor tertinggi pada status vaksin 2 yaitu 25,07 (95%CI: 24,37-25,77);  persepsi tentang vaksin COVID-19, mean skor tertinggi pada status vaksin 2 yaitu 25,06 (95%CI: 24,39-25,72); dan penerimaan vaksin, mean skor tertinggi pada status vaksin booster yaitu 36,83 (95%CI: 35,08-38,58). Kesimpulan: Dalam upaya peningkatan status vaksin pada ibu hamil, tenaga kesehatan perlu melakukan edukasi tentang manfaat ibu hamil melakukan vaksinasi. Sehingga tidak ada rasa ketakutan atau kekhawatiran ibu hamil terhadap vaksinasi COVID-19.