Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Deteksi Dini Ulkus Kornea yang Mengancam Penglihatan dan Menurunkan Kualitas Hidup Masyarakat Pekon Kedaung Pringsewu Adjeng, Andi Nafisah Tendri; Himayani, Rani; Graharti, Risti; Adrifianie, Femmy; Oktoba, Zulpakor
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.12529

Abstract

ABSTRAK Ulkus kornea memiliki dampak serius pada kualitas hidup, termasuk gangguan penglihatan, nyeri, sensitivitas cahaya, dan dampak sosial. Pengobatan dan manajemen yang tepat penting untuk mengurangi dampak negatif. Edukasi dan sosialisasi tentang ulkus kornea memiliki manfaat besar dalam mencegah komplikasi serius dengan meningkatkan pemahaman risiko terkait mata, serta mendukung kesadaran masyarakat dan deteksi dini ulkus kornea. Selain itu, dapat mengurangi biaya perawatan jangka panjang akibat komplikasi. Pengabdian masyarakat terhadap edukasi ini memiliki dampak positif yang luas, tidak hanya pada individu yang terkena dampaknya, tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan. Dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang kondisi ini, insiden ulkus kornea dapat dikurangi, dan kualitas hidup dapat ditingkatkan. Metode yang digunakan dalam program ini melibatkan edukasi melalui ceramah, Penggunaan kuesioner dan keterlibatan profesional adalah metode yang digunakan secara komprehensif untuk memastikan pesan tentang ulkus kornea disampaikan dengan efektif. Sebelum sesi edukasi dimulai, peserta diminta mengisi kuesioner awal (Pre-Test) untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka tentang ulkus kornea. Setelah edukasi selesai, peserta diminta untuk mengisi kuesioner kedua (Post-Test) yang identik dengan yang pertama. Hal ini membantu tim pengabdian mengevaluasi sejauh mana pengetahuan peserta telah meningkat setelah menerima edukasi. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan pemahaman peserta terbatas tentang kornea dan ulkus kornea. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan tentang tindakan yang perlu dilakukan dalam menghadapi ulkus kornea, menghindari tindakan yang salah, memahami bahaya dan penyebabnya, serta mengenali ciri-cirinya. Perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test, menegaskan bahwa pendekatan edukasi berdampak besar pada pengetahuan masyarakat Pekon Kedaung Pringsewu tentang ulkus kornea. Kata Kunci: Ulkus Kornea, Edukasi dan Sosialisasi, Pengabdian Masyarakat, Pekon Kedaung Pringsewu  ABSTRACT Corneal ulcers significantly impact the quality of life, including visual disturbances, pain, light sensitivity, and social consequences. Proper treatment and management are essential to reduce the negative effects. Education and socialization about corneal ulcers have significant benefits in preventing serious complications by increasing understanding of eye-related risks and supporting public awareness and early detection of corneal ulcers. Additionally, it can reduce long-term treatment costs due to complications. Community engagement in this education has a broad positive impact on affected individuals and the community as a whole. Enhancing understanding and awareness of this condition can reduce the incidence of corneal ulcers, improving overall quality of life. The methods used in this program involve educational lectures, the use of questionnaires, and professional involvement, all comprehensively used to ensure the effective dissemination of information about corneal ulcers. Before the educational sessions commence, participants are required to complete an initial questionnaire (Pre-Test) to assess their baseline knowledge of corneal ulcers. After the education is completed, participants are asked to complete a second questionnaire (Post-Test) identical to the first one. This helps the outreach team evaluate the extent to which participants' knowledge has improved after receiving the education. The pre-test results indicate limited understanding among participants regarding the cornea and corneal ulcers. The post-test results show a significant improvement in understanding what actions to take when dealing with corneal ulcers, avoiding incorrect actions, understanding their dangers and causes, and recognizing their characteristics. The significant difference between the pre-test and post-test, confirms that the educational approach has a substantial impact on the knowledge of the community in Pekon Kedaung Pringsewu regarding corneal ulcers. Keywords: Corneal Ulcers, Education and Socialization, Community Engagement, Pre-Test, Post-Test, Community Knowledge, Pekon Kedaung Pringsewu
Edukasi Vaksinasi Covid-19 dan Vaksinasi Booster Meningkatkan Imunitas dan Pengetahuan Masyarakat di Puskesmas Candra Mukti Tulang Bawang Barat Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Soleha, Tri Umiana; Kurniawaty, Evi; Oktoba, Zulpakor; Irawan, Ari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3046

Abstract

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/1180/2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat Umum. Dalam aturan ini, disebutkan bahwa penyuntikan dosis lanjutan bagi masyarakat umum dapat diberikan minimal enam bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap. Perlindungan masyarakat terhadap COVID-19 perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui pemberian vaksinasi dosis lanjutan (booster). Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan dan edukasi vaksinasi Covid-19 dan vaksinasi booster sehingga tidak mudah percaya berita hoax tentang vaksinasi Covid-19 dan masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan. Setelah itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan berikutnya adalah evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan  laporan. Kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi primer dan dilanjutkan vaksinasi booster sehingga meningkatkan imunitas tubuh dan menekan penularan Covid-19.Kata kunci: Vaksinasi booster, Covid-19, Herd Imunity
Pelatihan Flebotomi Bagi Tenaga Kesehatan di RSUD Pesawaran Lampung Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Soleha, Tri Umiana; Graharti, Risti; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3163

Abstract

Flebotomi merupakan proses pengambilan darah melalui pembuluh darah vena/ arteri dengan menggunakan jarum suntik. Flebotomi dilakukan untuk keperluan pemeriksaan laboratorium atau tindakan yang membutuhkan pengambilan darah vena atau arteri. Dalam upaya peningkatan pelayanan dan mempercepat pelayanan di lingkunganrumah sakit maka perlu dilakukan pelatihan serta praktek secara langsung bagi tenaga kesehatan khususnya ATLM (ahli tenaga laboratorium medik) dan perawat sehingga pelayanan dan penegakkan diagnosis menjadi cepat bagi pasien. Tujuan dari kegiatan ini untuk mempercepat dan meningkatkan pelayanan di laboratorium. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan. Setelah itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan berikutnya adalah evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan laporan.Hasil luaran memaksimalkan skill dan prosedur melalui penyuluhan dan pelatihan flebotomi bagi tenaga kesehatan dan diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pelayanan di laboratorium sehingga pelayanan dan diagnosis segera dapat ditegakkan. Kata Kunci: Flebotomi, laboratorium, mempercepat pelayanan
Tim Pendamping Kesiapan Masyarakat Pekon Kedaung Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu Menghadapi Era Transisi Pandemi Menuju Endemi Covid-19 Ismunandar, Helmi; Himayani, Rani; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wahyuni, Ari; T. Adjeng, Andi Nafisah; Andrifianie, Femmy; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3230

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular baru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV-2). Pada kasus Covid-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrompernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.  Pada 11 Maret 2020 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai Pandemi Dunia. Namun saat ini kita telah memasuki era transisi dari pandemi  menujuendemi Covid-19 yang ditandai dengan keluarnya Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2023. Namun, virus SARSCoV-2 ini masih ada di antara kita dan kita harus selalu waspada. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk suatu kadermasyarakat yang siap beradaptasi pada masa pandemi menuju endemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dengan ceramah dan diskusi . Kegiatan juga meliputipengobatan masal gratis. Kegiatan diikuti oleh 40 orang peserta. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan dari nilai rerata pre-test dan post-test yaitu 56,7 menjadi 81,4. Berdasarkan hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai masa transisi Covid-19 dari pandemi menuju endemi. Pengetahuan ini masih awam bagi masyarakat sehingga diperlukan peninjauan dan sosialisasi lebih lanjut.Kata kunci: Covid-19, pandemi, endemi
PELATIHAN IMPLEMENTASI ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DI RSUD HM RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA Pramesona, Bayu Anggileo; Suharmanto, Suharmanto; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3284

Abstract

Penerapan Root Cause Analysis (RCA) sebagai salah satu tools kajian risiko yang bersifat reaktif untuk berbagai insiden keselamatan pasien yang terjadi di rumah sakit (RS) belum optimal, sehingga dibutuhkan peningkatan kualitas RCA di RS. Selain itu, pelatihan RCA juga belum pernah dilakukan di RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) dan manajemen RSUD HM Ryacudu Kotabumi dalam mengimplementasikan penggunaan RCA. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di aula RSUD HM Ryacudu Kotabumi pada 24 Agustus 2023 dengan melibatkan total 52 peserta terdiri dari manajemen RS yaitu direktur, tiga kepala bidang, sembilan kepala seksi, lima orang tim PMKP, serta 34 petugas kesehatan yang terdiri dari kepala instalasi, kepala ruang rawat inap dan rawat jalan. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian teknik pembuatan RCA dilakukan setelah latihan kasus. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta latih meningkat sebesar 71,7% setelah diberikan pelatihan. Peserta latih juga dapat mempraktikkan teknik melakukan RCA dengan benar. Pelatihan pembuatan RCA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan manajemen RS, tim PMKP, dan para kepala instalasi/unit untuk membuat RCA di RS. Perlu dilakukan pelatihan RCA secara berkala dengan melibatkan seluruh elemen terkait guna meningkatkan keselamatan pasien di RS.
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN DAN WAWASAN TENTANG SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MAKANAN DAN MINUMAN DI DESA CIPADANG KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Sukohar, Asep; Ramdini, Dwi Aulia; Oktoba, Zulpakor; Himayani, Rani; Ambarwati, Endah; Junando, Mirza; Ramadhina, Farrasyifa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3620

Abstract

Keberadaan UMKM di Desa Cipadang sangat penting dalam memajukan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah UMKM yang telah memiliki izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah karena kurangnya sosialisasi atau pendampingan. Desa Cipadang memiliki potensi di bidang pertaian, wisata, dan juga perdagangan. Berdasarkan informasi pendataan UMKM di desa ini terdapat lebih dari 50, dan hanya sekitar 10% yang memiliki izin PIRT. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan fasilitas sertifikasi Pelatihan Keamanan Pangan sebagai syarat pengajuan izin PIRT dan juga pemberian wawasan tentang Sertifikasi Halal produk bagi para pelaku usaha UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah berupa pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan wawasan tentang sertifikasi produk halal oleh fasilitator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan juga tim dosen Farmasi Fakultas Kedokteran Unila. Sebanyak 26 peserta yang berasal dari berbagai jenis UMKM diantaranya produk olahan makanan ringan, katering dan restoran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test seluruh peserta mengalami peningkatan mencapai nilai minimal untuk mendapatkan sertifikat pelatihan pangan aman. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir, dimana seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat PKP dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. Pelatihan ini diharapkan sebagai salah satu langkah dukungan untuk memajukan UMKM di Desa Cipadang.
PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR Asep Sukohar; Ramdini, Dwi Aulia; Zulpakor Oktoba; Junando, Mirza; Ambarwati, Endah; Ervina Damayanti; Reval Hidayat; Annisa Tamara Panjaitan; Dhia Insyirah Antoni; Silvia Sekar Ardi Nurjana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.
LITERATURE REVIEW: POTENSI ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium Guajava L.) DAN DAUN KEMANGI (Ocimum Basilicum L.) DALAM SEDIAAN KOSMETIK Fariha Ais Aliya; Ihsanti Dwi Rahayu; Nurma Suri; Zulpakor Oktoba
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 1 (2024): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/d1c59684

Abstract

Berdasarkan pengalaman secara turun temurun, jambu biji (Psidium guajava L.) dan Kemangi (Ocimum basilicum L) sering dimanfaatkan sebagai bagian dari makanan, pengobatan tradisional, wewangian, dan alternatif aromaterapi. Daun jambu biji dan daun kemangi diketahui mengandung senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid, dan saponin yang dapat berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Senyawa fenolik yang berperan sebagaiantibakteri dan antioksidan. Oleh karena itu, kedua tanaman ini memiliki potensi besar yang dapatdimanfaatkan sebagai bahan utama dalam formulasi sediaan kosmetik. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi daun jambu biji dan daun kemangi sebagai bahan alami dalam pembuatan kosmetik. Literatur review ini dilakukan dengan mencari artikel terkait melalui penggunaan kata kunci yang relevan pada situs database seperti google scholar, PubMed, dan researchgate dengan jumlah artikel jurnal yang digunakan sebanyak 13 artikel. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa daun jambu bijimemiliki khasiat yang dapat dibuat dalam berbagai produk kosmetik seperti body scrub, serum, bedak tabur tabir surya, acne patch, deodorant, gel facial wash, dan masker peel off. Sementara itu, daun kemangi juga memiliki manfaat yang signifikan dalam formulasi kosmetik, seperti digunakan dalam body lotion, serum, masker peel off, gel, dan krim. 
Inovasi Teh Herbal berbahan Sintrong (Crassocephalum crepidiodes (Benth.) S. Moore) di Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus Oktoba, Zulpakor; Afriyani, Afriyani; Seta, Amanda Putra; Fathia, Syaharani Noer; Ramadhan, Ananda Abdullah Zaki; Maulano, Muhammad Ravlizar; Makki, Callista Auli; Putri, Adhilah Marani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21179

Abstract

Background: Sintrong (Crassocephalum crepidiodes (Benth.) S. Moore) merupakan tumbuhan gulma pada perkebunan masyarakat. Sintrong digunakan sebagai nutraseutikal dan dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti gangguan pencernaan, mengobati luka, sakit kepala, antelmentik, antiinflamasi, antidiabetes, dan antimalaria. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya yang potensial dimiliki pekon yaitu pelatihan pembuatan sediaan produk teh celup herbal sebagai suplemen antioksidan penguat imunitas tubuh. Metode: Penyuluhan berupa edukasi dengan metode ceramah dan diskusi kelompok terarah (DKT) dan praktik simulasi pembuatan teh herbal. Hasil: Peningkatan pengetahuan peserta PkM mitra Kelompok Tani di Pekon Gunug Terang dari 59,26 % menjadi 68,15% berdasarkan hasil analisa data evaluasi program PkM. Dampak positif edukasi peningkatan kapasitas mitra Pekon Gunung Terang telah dapat mengembangkan inovasi pembuatan teh celup herbal gulma daun sintrong. Kesimpulan: Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan mitra terkait potensi manfaat kesehatan dari gulma daun sintrong untuk dijadikan teh herbal. Mitra menjadi terlatih dalam membuat teh celup herbal serta mendapatkan wawasan pengetahuan dalam pembuatan kemasan dan strategi pemasaran produk P-IRT pembuatan teh herbal Sinvia.
Perbandingan Aktivitas Antibakteri pada Berbagai Konsentrasi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) terhadap Staphylococcus aureus: Suatu Tinjauan Naratif Anisa Safitri; Atri Sri Ulandari; Afriyani Afriyani; Zulpakor Oktoba
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i1.958

Abstract

Introduction: Staphylococcus aureus infection remains a major health problem due to the increasing resistance to conventional antibiotics. Butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) contains bioactive compounds with potential antibacterial properties. This study aimed to evaluate the antibacterial effectiveness of butterfly pea flower extract and to assess the effect of extract concentration variation against Staphylococcus aureus. Method: This study employed a narrative literature review by searching articles from Google Scholar (1,130 articles), PubMed (2 articles), and ScienceDirect (235 articles) published between 2015 and 2025. Articles were selected based on inclusion criteria, namely experimental studies using Staphylococcus aureus as the test bacterium and reporting variations in butterfly pea flower extract concentrations. Exclusion criteria included review articles or proceedings, studies without inhibition zone data, studies not using Staphylococcus aureus, and articles not available in full text. Articles meeting the criteria were analyzed descriptively and comparatively (n = 9 articles). Discussion: Analysis of the nine selected studies indicated that increasing concentrations of butterfly pea flower extract were associated with larger inhibition zones against Staphylococcus aureus. Variations in results were influenced by solvent type, extraction methods, and antibacterial testing techniques. Conclusion: Butterfly pea flower extract demonstrated consistent antibacterial activity against Staphylococcus aureus, particularly at higher concentrations, suggesting its potential development as a natural antibacterial active ingredient.
Co-Authors Abda Abda Adrifianie, Femmy Afna Nur Afni Palogan Afriyani Afriyani Afriyani, Afriyani Agaphe Suluh Brahmantio Agnes Monica Murisla Ali, Nur Fitriana Muhammad Ambarwati, Endah Andi Nafisah Andrifianie, Femmy Anisa Safitri Annisa Tamara Panjaitan Ari Irawan Ari Irawan Ari Irawan Ari Wahyuni Aryanti, Adinda Asep Sukohar Asep Sukohar Athallah, Muhammad Muzhafar Athallah, Muhammad Muzhaffar Atri Sri Ulandari Atri Sri Ulandari Atri Sri Ulandari Az Zahra, Ghina Nazhifah Bayu Anggileo Pramesona Ciptaningrum, Sekar Rahmasari Ratna Claresta Salma Eristo PNR Dhia Insyirah Antoni Endah Ambarwati Ervina Damayanti Evy Afriyani Fariha Ais Aliya Fathia, Syaharani Noer Femmy Andrifianie Femmy Andrifianie Hanif Hibatulloh Helmi Ismunandar Ihsanti Dwi Rahayu Ilyas Prabamukti Junando, Mirza Kurniawaty, Evi Lani Hartanti Makki, Callista Auli Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Maulano, Muhammad Ravlizar Mega, Sri Wulan Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Mutiara Nauli Br. Sitinjak Noer Fathia, Syaharani Novriana, Dina NUR AFRIYANI Parabi, Muhammad Iqbal Pardilawati, Citra Yuliyanda Purba, Gemi Sabrina Putra Seta, Amanda Putri, Adhilah Marani Putu Ristyaning Ayu Putu Ristyaning Ayu Sangging Rahmadhita, Elmira Rahmasari, Sekar Ramadhan Triyandi Ramadhan Triyandi Ramadhan, Ananda Abdullah Zaki Ramadhina, Farrasyifa Ramadianti, Savira Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Recky Patala Recky Patala Reval Hidayat Risti Graharti Romulya, Ari Irawan Sangging, Putu Ristyaning Ayu Silvia Sekar Ardi Nurjana Suharmanto Suri, Nurma T. Adjeng, Andi Nafisah Tiara Aninditha Tri Umiana Soleha Tri Umiana Soleha Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Tsania Zahra Taslima Wahyu Alfath Firdaus Wardhana, Donny Kesuma Widodo, Alya Rahmah Yulianti, Mega Intan Zahra Taslima, Tsania