Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Advice Method: KH Raden Asnawi's Offer for Islamic Education in the Family Environment Al Karimah, Nur Rizqiyah; Siregar, Maragustam; Widodo, Sembodo Ardi
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol. 26 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.26.1.19505

Abstract

The family as an educational environment supports school and society education. This research is included in a qualitative approach and the library research category. This research aims to discover KH Raden Asnawi’s thoughts regarding appropriate methods in Islamic education in the family environment. Data was collected using documentation techniques, and data analysis used descriptive-analytic techniques. The analysis steps are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this research concluded that, according to KH. Raden Asnawi, there is one method that can be used in education in the family environment, namely the advice method. This method is used to instill mahmudah morals in the form of tawadhu and muhasabah and to distance them from madzmumah morals in the form of being arrogant.
AL-KUTUB AL-MADRASIYAH AL-‘ARABIYAH FĪ INDŪNISIYĀ MIN MAẒŪRI WAṬANĪYIN WA ‘ĀLAMĪYIN Pransiska, Toni; Sugiyono, Sugeng; Widodo, Sembodo Ardi; Sayyid, Wael Aly Muhammad
Islam Futura Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i2.14964

Abstract

The study of school textbooks is interesting to examine comprehensively and in-depth. The issues with textbooks can be mapped into three crucial problems: First, issues related to the preparation and assessment phase. Second, issues related to the distribution of books, including accessibility and the purchasing power of textbooks. Third, problems related to the usage of books. This research focuses on developing a comprehensive assessment instrument for Arabic language textbooks. The researcher conducted research and development using the ADDIE model, which was developed from the instruments of the National Education Standards Agency (BSNP), the American Council on the Teaching of Foreign Languages (ACTFL), and the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), as well as expert opinions. The results of this research and development show: First, the development of a comprehensive assessment instrument for Arabic language textbooks, consisting of four components: appearance, content, language, and presentation or teaching. Each component has indicators and sub-assessment items, totaling 50 assessment items. Second, the instrument was tested on Arabic language textbooks published by the Ministry of Religious Affairs, with a resulting score of 77.48, indicating they are suitable with major revisions needed.
Persepsi Guru PAUD tentang Pentingnya Pendidikan Entrepreneurship dalam Mengembangkan Karakter dan Kemandirian Anak Usia Dini Rahma, Inne; Nur Hayati, Kulsum; Ardi Widodo, Sembodo; Kurniasari, Nia
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan persepsi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terkait pentingnya pendidikan entrepreneurship dalam mendukung perkembangan karakter dan kemandirian anak. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan survei, data diperoleh dari angket terbuka yang disebarkan melalui Google Form kepada 30 guru PAUD di Kota Ponorogo. Temuan penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki pemahaman yang baik mengenai pendidikan entrepreneurship dan menganggapnya sangat penting untuk diperkenalkan sejak dini. Para guru menilai bahwa pendidikan entrepreneurship tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif, seperti kreativitas, kemandirian, keberanian mengambil risiko, kemampuan komunikasi, serta keterampilan memecahkan masalah. Guru juga mengidentifikasi berbagai aktivitas konkret seperti market day, proyek kreatif sederhana, permainan peran, dan pembiasaan tanggung jawab harian sebagai metode yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kewirausahaan pada anak. Penelitian ini menekankan bahwa tingkat pemahaman dan kemampuan guru berperan besar dalam keberhasilan penerapan pembelajaran entrepreneurship di PAUD, sehingga peningkatan kapasitas melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kurikulum sangat diperlukan.
Relevansi Pendekatan Ilmu Saintifik Dalam Studi Islam di Era Globalisasi dan Digitalisasi :Telaah Berdasarkan Tipologi Ian Barbour Nurul Fadlilah; Nirmala Lutfi Hamaz2; Sembodo Ardi Widodo
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 04 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i04.9330

Abstract

Perkembangan globalisasi dan digitalisasi membawa tantangan baru dalam studi Islam. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan ilmu saintifik sebagai pelengkap metode tradisional dalam mengkaji ajaran Islam. Tujuannya untuk menunjukkan bagaimana pendekatan ini membantu membuat kajian Islam lebih objektif, relevan, dan mampu menjawab persoalan sosial dan teknologi masa kini. Metode yang dipakai adalah kajian pustaka dan analisis konsep dari berbagai sumber tentang studi Islam dan ilmu saintifik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ilmu saintifik memungkinkan studi Islam menggunakan data dan metode ilmiah seperti observasi dan analisis kritis, tanpa meninggalkan nilai-nilai wahyu dan tradisi klasik. Pendekatan ini juga membuka peluang kerja sama dengan disiplin ilmu lain, seperti sosiologi dan teknologi, sehingga kajian Islam menjadi lebih luas dan inklusif. Kesimpulannya, pendekatan ilmu saintifik sangat penting dan relevan untuk studi Islam di era globalisasi dan digitalisasi karena mampu menjembatani antara keimanan dan rasionalitas serta menjadikan kajian keislaman lebih responsif terhadap perkembangan zaman.
Konsep, Pengembangan, dan Implikasi Hakikat Sumber Daya Fitrah Manusia dalam Pendidikan Islam Latif, Abdul; Sembodo Ardi Widodo; Retno Try Purnawati; Dani Alamsyah; Siti Sahra
Indonesian Journal of Action Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijar.2025.42-05

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, pengembangan, dan implikasi sumber daya fitrah manusia dalam pendidikan Islam. Mengingat tantangan modernitas dan fenomena sosial yang mengancam kelestarian fitrah manusia. Penelitian ini memperkuat relevansi pendidikan berbasis fitrah sebagai kerangka holistik dalam mengembangkan potensi peserta didik yang mampu menjalankan perannya sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi. Desain/Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dari berbagai sumber meliputi artikel ilmiah, buku, perundang-undangan, dan website yang relevan. Pencarian sumber dilakukan menggunakan Scopus, Publish or Perish, dan Google Scholar. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan Temuan – Temuan penelitian hakikat sumber daya fitrah manusia meliputi; 1) Konsep yang mencakup spiritual/hidayat al-diniyyat, intelektual/hidayat al-aqliyyat, sosial/hidayat al-ghariziyat, seni, dan hidayat al-ghariziyat sebagai pembentukan karakter dalam pendidikan Islam. 2) Pengembangan melalui integrasi nilai fitrah ke dalam kurikulum, pembelajaran aktif yang berpusat pada peserta didik, refleksi dan introspeksi diri, metode pembelajaran kontekstual, serta kolaborasi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. 3) Implikasi pendidikan berbasis fitrah mengintegrasikan aspek spiritual dan intelektual, pelaksanaan fungsi kekhalifahan dan penghambaan kepada Allah, transformasi sosial melalui nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi, dan mampu mewujudkan suasana belajar aktif dan berbasis potensi.
ISLAMIC ECO-SPIRITUALITY AND ENVIRONMENTAL CONSERVATION ACTION: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF ECOLOGICAL AWARENESS AMONG THE PEOPLE OF YOGYAKARTA Aribah, Lutfina; Yati, Sri; Widodo, Sembodo Ardi; Wildan, Muhammad; Rifkiya, Adiba
JURNAL AT-TURAS Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v13i1.14001

Abstract

The global environmental crisis, in the form of waste, is particularly urgent in the city of Yogyakarta. This crisis stems from a weakening of ecological awareness and an anthropocentric view of society. This view places humans at the center of nature, leading to the exploitation of resources and severing spiritual ties with the environment. This study aims to explore how Islamic values shape and transform ecological awareness among the Muslim community in Yogyakarta, particularly in responding to the local waste crisis. The research uses a qualitative approach with a phenomenological type to explore the meaning of life experiences and spiritual awareness of the Muslim community in Wedomartani, Sleman, Yogyakarta. The research subjects consist of religious leaders and environmental activists who are active in religious value-based conservation activities. Data was collected through interviews, participatory observation, and documentation. The findings show that ecological awareness is formed through three dimensions: spiritual (viewing nature as verses of kauniyah), moral (internalization of the principles of an-nadhafatu minal iman and ihsan values), and social (sacred collective actions, such as community service that begins with prayer). This process of consciousness transformation goes through instrumental, reflective, and transcendental stages, where caring for the environment becomes an expression of worship (ubudiyah). Core Islamic values such as tauhid, amanah, ihsan, and syukur become the theological foundation that drives this transformation. Scientific contribution