Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Formulation of 70% Ethanol Extract Cream of Ketapang Leaf (Terminalia catappa L.) and Efficacy Test for Cut Wound in Mice (Mus muscullus) Thomas, Nurain; Ramadhani, Fika Nuzul; Rasdianah, Nur; Paneo, Mohamad Aprianto; Toana, Kadaria
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 6, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v6i1.1458

Abstract

A laceration (vulnus scissum) is characterized by straight, regular wound edges, typically resulting from sharp object trauma. Ketapang leaves (Terminalia catappa L.) contain bioactive compounds, including flavonoids, saponins, tannins, sterols, alkaloids, and terpenoids, which possess anti-inflammatory properties and the potential to accelerate wound recovery. This study aimed to evaluate the effectiveness of an extract cream derived from T. catappa leaves on laceration healing in mice (Mus musculus). The extract was obtained via maceration using 70% ethanol, followed by phytochemical screening. The cream base was optimized to meet pharmaceutical standards, with evaluations encompassing organoleptic properties, pH, dispersibility, adhesion, viscosity, and freeze-thaw stability. Three formulations were developed with varying extract concentrations: F1 (15%), F2 (20%), and F3 (25%). The in vivo efficacy test involved five groups of mice. Results indicated that all three formulations met the criteria for physical stability. In terms of healing duration, the negative control group required 21 days, while the positive control group achieved healing in 10 days. Among the treatment groups, F1 (15%) and F2 (20%) showed healing times of 18 and 16 days, respectively. Notably, F3 (25%) exhibited the highest efficacy with a healing time of 10 days, comparable to the positive control. Statistical analysis using One-Way ANOVA confirmed these findings with a p-value < 0.05.
Edukasi Stunting, TBC, dan Jamban Sehat untuk Mewujudkan Keluarga Sehat di Desa Patoameme Nur Rasdianah; Ulfa Aulia; Fika Nuzul Ramadhani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.971

Abstract

Masalah kesehatan di desa Patoameme masih cukup banyak, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan aparat desa dan masyarakat ditemukan terdapat 3 masalah yang menonjol adalah stunting, TBC, dan jamban sehat. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara pada aparat desan dan masyarakat, obserfasi, dan diskusi mendalam. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemberian edukasi, kegiatan tersebut dilakukan selama 1 bulan dimulai dari koordinasi hingga kegiatan edukasi yang dilaksanakan di kantor desa Patoameme. Materi yang diberikan berupa upaya pencegahan, dampak yang ditimbulkan serta efek yang ditimbulkan dimasa yang akan datang apabila masyarakat tidak melakukan upaya pencegahan sedini mungkin. Hasil dari kegiatan tersebut adalah masyarakat memahami materi yang diberikan dibuktikan dengan banyak masyarakat yang bertanya dan berdiskusi terkait materi yang diberikan. Melalui kegiatan ini diharapkan selain peningkatan pengetahun juga ada perubahan berilaku ke arah yang positif sehingga masalat stunting, TBC, dan jamban sehat bisa teratasi dan derajat kesehatan masyarakat di desa Patoameme bisa meningkat.
Pengaruh Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien Asam Urat (Gout Arthritis) Di Puskesmas Biluhu, Kabupaten Gorontalo: Effect of Booklets on Knowledge and Attitudes of Gout Arthritis Patients at Biluhu Community Health Center (Puskesmas), Gorontalo Regency Madania, Madania; Ramadhani, Fika Nuzul; Tuloli, Teti Sutriyati; Uno, Wiwit Zuriati; tuna, nindiyani
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.218

Abstract

Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama di usia lanjut. Rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit ini dapat memengaruhi perilaku pengelolaan dan pencegahan asam urat. Oleh karena itu, dibutuhkan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian booklet terhadap pengetahuan dan sikap pasien asam urat di Puskesmas Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 54 orang yang dipilih menggunakan metode sensus dan diolah melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, hanya 7,4% responden yang memiliki pengetahuan baik dan 53,7% memiliki sikap positif. Setelah pemberian booklet, terjadi peningkatan dengan 27,8% responden memiliki pengetahuan baik dan 74,1% memiliki sikap positif. Uji statistik menunjukkan bahwa pemberian booklet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap (p = 0,105). Dengan demikian, media booklet dapat digunakan sebagai sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang asam urat, namun belum mampu membuat perubahan sikap yang signifikan.
Pola Penggunaan Obat Pada Anggota Polri Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Polda Gorontalo Tuloli, Teti Sutriyati; Ramadhani, Fika Nuzul; Rasdianah, Nur; Hiola, Faramita; Tudja, Tesalonika
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.221

Abstract

ABSTRAK Tesalonika Tudja, 2025. Pola Penggunaan Obat Pada Anggota Polri Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Polda Gorontalo. Skripsi. Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Olahraga Dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Teti Sutriyati Tuloli, M.Si., Apt. Dan Pembimbing II Fika Nuzul Ramadhani, M.Sc., Apt. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan peradangan akut pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi mikroba, bakteri atau virus tanpa atau dengan parenkim paru. Infeksi ini terbagi berdasarkan wilayahnya yaitu ISPA bagian atas dan ISPA bagian bawah. Infeksi bagian atas meliputi common cold, rhinitis, sinusitis, faringitis, laringitis, epiglotitis, tonsillitis dan otitis. Sedangkan, infeksi bagian bawah meliputi bronkhitis akut, bronkhitis kronis, bronkiolitis, dan pneumonia aspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat pada anggota Polri pederita ISPA di Klinik Polda Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 110 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada anggota Polri dengan diagnosa ISPA di Klinik Polda Gorontalo dominan diderita oleh pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak (89,09%), dan rentang usia yang paling banyak didiagnosa ISPA pada usia 26-35 tahun sebanyak (41,82%). Penggunaan obat ISPA dengan jenis terapi yang paling banyak digunakan yaitu terapi suportif sebanyak (63,64%), dengan penggunaan golongan obat kombinasi sebanyak (29,41%) dan jenis obat yang banyak diresepkan obat Flukadex sebanyak (18,07%). Penggunaan obat ISPA yang sesuai dengan Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama yaitu tepat obat 97,27%, tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, dan tepat dosis 100%. Kata kunci :Pola Penggunaan Obat, ISPA, Klinik Polda Gorontalo