Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH IBU DAN RIWAYAT PERNIKAHAN DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINAUS KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Bura, Charolina Putri Aurelia; Limbu, Ribka; Bunga, Eryc Zevrily Habba; Romeo, Petrus
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 01 (2025): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i01.292

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah salah satu masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu yang lama sehingga berdampak bagi perkembangan dan pertumbuhan pada anak. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 21,5%. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu provinsi dengan tingkat prevalensi stunting tertinggi yaitu sebesar 37,9% dan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan prevalensi sebesar 50,1%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh ibu dan riwayat pernikahan dini dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Binaus Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden yang mempunyai balita yang dibagi kedalam 32 orang untuk kelompok kasus dan 32 orang kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah praktik pemberian makan (p=0,000), pemanfaatan layanan kesehatan (p=0,006), perilaku hidup bersih dan sehat (p=0,002), dan riwayat pernikahan dini (p=0,023) sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah praktik pemberian ASI (p=0,274). Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi terkait pola asuh ibu dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, memanfaatkan layanan kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memberikan edukasi bagi remaja sebagai para calon ibu untuk mempertimbangan usia pernikahan. ABSTRACT Stunting is a nutritional problem caused by chronic malnutrition over a long period of time, which has an impact on the development and growth of children. The prevalence of stunting in Indonesia in 2023 will reach 21.5%. East Nusa Tenggara (NTT) province is one of the provinces with the highest stunting prevalence rate, namely 37.9% and South Central Timor (TTS) district with a prevalence of 50.1%. This study aims to analyze the relationship between maternal parenting patterns and a history of early marriage with the incidence of stunting in the work area of ​​the Binaus Community Health Center, South Central Timor Regency. The type of research used is an analytical survey with a case control design. The sample in this study was 64 respondents who had toddlers who were divided into 32 people in the case group and 32 people in the control group. The sample in the study was taken using a simple random sampling technique. The data analysis used was univariate analysis and bivariate analysis, with the chi-square statistical test. The results of this study show that the variables related to the incidence of stunting are feeding practices (p=0,000), use of health services (p=0,006), clean and healthy living behavior (p=0,002), and history of early marriage (p=0,023) while variables that do not related is the practice of breastfeeding (p=0,274). Health workers are expected to be able to provide education regarding mother's parenting patterns in meeting children's nutritional needs, utilizing health services, implementing clean and healthy living behavior, as well as providing education for teenagers as prospective mothers to consider the age of marriage.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus Retna H.M. Timo; Ribka Limbu; Petrus Romeo
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 3 No. 2 (2025): April : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v3i2.1288

Abstract

Introduction: Diarrhea is one of the most common diseases affecting children worldwide. Diarrhea is a condition when the sufferer defecates more often than usual, namely defecating more than 3 times a day and the diarrhea sufferer's stool is thinner than usual. Puskesmas Tarus is one of the Puskesmas in Kupang Regency with the highest data on diarrhea cases in 2021 compared to other Puskesmas, namely 132 cases of diarrhea in toddlers. In 2022 diarrhea cases increased, namely 139 until 2023 it continued to increase to 145 diarrhea patients in children under five. Methods : This type of research and research design is quantitative research with Cross Sectional design. the population in this study were all mothers of toddlers in the Tarus Puskesmas Working Area. The population of mothers who have toddlers is 2,110 people. The sampling method is determined by simple random sampling, with mothers or respondents who have toddlers totaling 66 people. Data analysis was performed with the Chi-Square statistical test. Results: The results showed that there was a significant relationship between maternal knowledge (ρ=0.034), hand washing behavior (ρ=0.022), ownership of healthy latrines (ρ=0.007), availability of clean water (ρ=0.029) with the incidence of diarrhea in toddlers in the Tarus Health Center Working Area. Conclusion: It is recommended for mothers to maintain personal hygiene before doing or giving activities to toddlers.
PERBEDAAN PENGARUH MEDIA CAROUSEL DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG ANEMIA PADA SISWA SMAN 5 POCO RANAKA Levinda, Felixa Yuki; Romeo, Petrus; Limbu, Ribka; Takaeb, Afrona E. L.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46151

Abstract

Promosi kesehatan merupakan revitalisasi pendidikan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku masyarakat. Promosi kesehatan sangat dibutuhkan, baik menggunakan media tradisisonal maupun modern untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Media yang dicoba dalam penelitian ini adalah media carousel instagram dan leaflet . Carousel adalah salah satu fitur instagram yang efektif , yang memungkinkan penyampaian informasi secara ringkas dan menarik. Selain itu, leaflet juga sebagai media cetak yang mudah dibawa dan dipahami, juga efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penggunaan media carousel dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada siswa kelas XI di SMAN 5 Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimental , rancangan pre-test post-test with control group . Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Lameshow, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 98 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol yang menggunakan media leaflet dan kelompok perlakuan yang menggunakan media carousel . Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap siswa tentang anemia sebelum dan sesudah intervensi, serta intervensi melalui media carousel dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 1,72 kali dan dapat mengubah sikap sebesar 2,39 kali dibandingkan dengan media leaflet. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam strategi promosi kesehatan yang lebih efisien di sekolah-sekolah.
Pengaruh Paparan Melalui Media Tik Tok dan Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos Selnia, Rowita Yunita; Bunga, Eryc; Romeo, Petrus; Wahyuni, Maria
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18390

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah tingkat normal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh paparan melalui media Tik Tok dan Leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos, kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan rancangan penelitian “pretest-posttest group design”. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mbeliling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari kelas VII, VIII, IX dan menggunakan teknik total sampling yang dibagi kedalam dua kelompok intervensi yang berbeda yaitu berjumlah 50 orang pada tiap kelompok. Teknik analisis data menggunakan uji Paired sampels T-Test dan uji Independent sampels T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dan perbedaan Tik-Tok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang anemia sebelum dan setelah intervensi yang signifikan (p-value = 0,000), perbedaan rata- rata = pengetahuan kelompok Tik-Tok 87,70 dan kelompok leaflet 76,40 dan rata-rata skor sikap kelompok Tik-Tok 87,54 dan kelompok leaflet 73, 88 Media Tik-Tok lebih efektif digunakan pada remaja dibandingkan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SMP Negeri 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meneliti tentang anemia dengan media pembelajaran lain dan menambah variabel tindakan dalam mencegah terjadinya  anemia dengan kadar hemoglobin yang rendah.
ASSESSMENT OF SMOKING CESSATION INTENTION AMONG MALE ADOLESCENTS AT SMAN 4 KOTA KUPANG BASED ON THE THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Kalake Kebo, Margareta Anggriani; Takaeb, Afrona E. L.; Romeo, Petrus
HEARTY Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i3.19612

Abstract

The intention to quit smoking among adolescents plays a crucial role in the success of smoking cessation behavior. According to the Theory of Planned Behavior (TPB), this intention is influenced by three main domains: attitude, subjective norm, and perceived behavioral control. This study aims to describe the intention to quit smoking among male students at SMAN 4 Kota Kupang. A quantitative descriptive design was used, with a total sampling technique involving 46 respondents. The findings showed that 80.4% were classified as light smokers; 39.1% reported a desire to smoke after meals; 67.4% started smoking after the age of 13; 37% smoked in private spaces; and 50% indicated curiosity as the primary reason for smoking. Based on univariate analysis, 63% of respondents had a strong intention to quit smoking; 87% showed a positive attitude toward quitting due to perceived health, economic, and social benefits; 67.4% reported a positive subjective norm supported by family encouragement and social expectations; and 52.2% had strong perceived behavioral control, indicating their ability to refrain from smoking in stressful situations.
Hubungan Dukungan Keluarga ODHA dengan Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral di Klinik VCT Sobat Kupang Dahoklory, Beatrice Mardiana; Romeo, Petrus; Takaeb, Afrona E. L.
Timorese Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2019): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v1i2.2129

Abstract

Family support to people with HIV and AIDS (PLWHA) plays an important role in improvement of PLWHA to take antiretroviral drugs (ARV) obediently. Commonly, PLWHA is an introvert person mainly about his/her health condition, so if the family have less knowledge and support during the treatment process, she/he would not be obedient to take ARV drugs and the therapeutic effect could not work optimally. This study aimed to determine the relationship between family support with compliance taking ARV drugs on PLWHA in-Clinic VCT Sobat RSUD Dr. W. Z. Johannes Kupang. The type of this research was analytical survey with a crosssectional study design. The number of respondents were 44 people which obtained by using accidental sampling technique. The data was collacted by using questionnaire and was analysed by using Chi-square test. The results showed that there was a relationship between support for assessment (p = 0,003), instrumental support (p = 0,001), emotional support (p = 0,028), and no relation of informational support (p = 0,336) with compliance taking ARV drugs on PLWHA. Thus, it is expected that family should continue to support the PLWHA to provide accurate information about ARV treatment and to remind PLWHA to take ARV drugs regularly.
Social Support of Community Leaders in the Implementation of the Active Alert Village in Manutapen, Kupang City Boro, Antonia Ina Maria Palan; Romeo, Petrus; Toy, Sarci Magdalena
Timorese Journal of Public Health Vol 5 No 2 (2023): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v5i2.5650

Abstract

The role of community leaders in implementing the alert village in Manutapen Village should be able to assist and support the running of health programs and the activeness of existing health networks. However, in reality, of the five networks in the Manutapen sub-district, two networks are no longer active, namely the funding network and the family planning network. In addition, in the Manutapen sub-district, there were 2 cases of under-five deaths, 4 cases of malnutrition, and 34 under-fives experiencing stunting. The aim of this research is to describe the form of social support from community leaders in implementing the Active Alert sub-district in Manutapen Sub-District, Alak District, Kupang City in 2021. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. There were 9 research informants using purposive sampling technique. The data analysis technique used is thematic analysis. The results showed that community leaders provide emotional support directly to the community to provide encouragement and direction in each activity, appreciation support by helping overcome health problems and repairing public facilities, instrumental support by coordinating so that all services run well and build public facilities, urban village funding process Alert in the past year has not been running anymore, both fundraising and the budget from the Alert Village itself have not been used due to the busyness of the officers and the Covid 19 pandemic situation. Apart from that, the Alert Village Officers have not yet held a meeting to discuss the Active Alert Village program again. informative support by providing information about the standby village and inviting and mobilizing the community to be involved in implementing the standby village. Community leaders are expected to increase meetings with the community and village alert officers to discuss the village alert program so they can revise programs that are no longer running.
Gambaran Kepatuhan Minum Obat pada Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oenuntono Kabupaten Kupang Jeki A. Toudenga; Petrus Romeo; Eryc Z. Haba Bunga; Ribka Limbu
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5540

Abstract

Pulmonary Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is a cause of death and a global health problem. Kupang Regency contributed 476 cases of pulmonary TB. The goal of pulmonary TB treatment is to prevent death, prevent recurrence, cure patients and reduce the rate of transmission. Compliance with taking medication in pulmonary TB patients requires active patient participation in self-care management and cooperation between patients and health workers. This study aims to determine the description of compliance with taking medication in pulmonary TB patients in the work area of the Oenuntono Health Center, Kupang Regency, seen from the education, knowledge and support of the patient's family. This type of research is qualitative research whose data is obtained by in-depth interviews. The informants in this study were divided into 3, namely the main informant, key informant and additional informant, while the subjects of this study were all pulmonary TB patients for the period 2024-2025 who were domiciled in the work area of the Oenuntono Health Center, Kupang Regency. The informants in this study were selected using purposive sampling techniques. The processed data were then analyzed using a thematic analysis. Patient knowledge plays an important role in shaping adherence to TB treatment. In addition, the knowledge of health workers and families also plays a role in patient medication adherence. Patient compliance in taking medication is greatly influenced by support from the closest environment, especially family
HUBUNGAN DETERMINAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) OLEH IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI TAHUN 2024 Limbu, Ribka; Romeo, Petrus; Marni, Marni; Atanggae, Putra Samudra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45761

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menjadi tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Program Keluarga Berencana (KB), khususnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), menjadi strategi penting dalam pengendalian populasi dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara determinan sosial budaya dengan penggunaan AKDR oleh ibu di wilayah kerja Puskesmas Oepoi, Kota Kupang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB baru sebanyak 550 orang, dan sampel diambil menggunakan rumus Lemeshow. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel umur dan pendidikan ibu dengan penggunaan AKDR. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara pekerjaan, penghasilan keluarga, maupun kepercayaan terhadap mitos dengan penggunaan AKDR. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan berbasis pendidikan dan usia dalam promosi penggunaan AKDR, dengan tetap mempertimbangkan aspek budaya lokal dalam perencanaan program KB. Saran diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai manfaat dan keamanan AKDR perlu ditingkatkan, program KB disesuaikan dengan kelompok usia ibu, serta strategi komunikasi yang digunakan hendaknya melibatkan nilai budaya lokal. Selain itu, tenaga kesehatan perlu dilatih untuk menangani mitos secara bijak, dan keterlibatan tokoh masyarakat menjadi penting dalam memperluas jangkauan program.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MEDIA TIKTOK DAN LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 5 KUPANG Ranga Nguru, Angjeliana Patrisia; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J.N.; Junias, Marylin Susanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46054

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Kota Kupang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir, yakni 91 kasus pada 2021, meningkat menjadi 151 kasus pada 2022, dan mencapai 210 kasus pada 2023. Edukasi kesehatan melalui media yang tepat menjadi strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media TikTok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 5 Kupang. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two group pre-test post-test design. Sampel terdiri dari 82 siswa kelas XI yang dibagi dalam dua kelompok, masing-masing menerima intervensi menggunakan media TikTok dan leaflet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik media TikTok maupun leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok, dengan nilai p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi melalui media edukasi, baik yang berbasis digital seperti TikTok maupun media cetak seperti leaflet, dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Namun, rata-rata peningkatan pengetahuan dan sikap lebih tinggi pada kelompok TikTok (pengetahuan: 1,83; sikap: 7,22) dibandingkan leaflet (pengetahuan: 1,39; sikap: 3,46). SMAN 5 Kupang dan Dinas Kesehatan Kota Kupang perlu mempertimbangkan penggunaan media sosial seperti TikTok sebagai sarana edukasi kesehatan yang inovatif dan menarik bagi remaja.
Co-Authors Afrona E. L. Takaeb Afrona E.L. Takaeb Afrona E.L.Takaeb Anastasia De Yuni Kaha Anjelita Helvi Babulu Arifin Udju Aspatria, Utma Assit, Aprilia Fransiska Karunia Atanggae, Putra Samudra Avfia, Eldania Ina Avfia Boimau, Amilianti Boro, Antonia Ina Maria Palan Bunga, Eryc Bunga, Eryc Z. Haba Bunga, Eryc Zevrily Habba Bura, Charolina Putri Aurelia Christin Rony Nayoan Christina Rony Nayoan Dahoklory, Beatrice Mardiana Daniela Boeky Dara, Fanny Harsela Kale Denys Inyo Olla Desi K. N. Dimu Elisabeth Ina Tala Pessy Elisabeth Ina Talapessy Emanuel F.H. Deve Enjelita M Ndoen Enjelita M Ndoen Enjelita M. Ndoen Enjelita Mariance Ndoen Enjelita Ndoen Enjelita Ndoen Eryc Z. Haba Bunga Freitas, Apendita Joice Helga J. N Ndun Helga Jilvera Nathalia Ndun Helga Jilvera Nathalia Ndun Hinga, Indriati Andolita Tedju Ina Abo, Maria Apolonia Jeki A. Toudenga Junias, Marylin Susanti K. S. Toga, Jessica Rambu Kalake Kebo, Margareta Anggriani Karolina Lawan Kitu, Zadrak Ridolof Klau, Marlin Adriana Kornelia Kristina Ermelinda Tanda Levinda, Felixa Yuki Lewi Jutomo Limbu, Ribka Lubu, Reneldis Arlentin Yuan Maria A.L Dawe Maria Wahyuni Maria Yuliana Nago Mariana P. Bria Marni Marni Marni Marni Marni Marni Marni Marni, Marni Marylin S. Junias Marzella Artanti Bailaen Mega, Amanda Pusparini Meliati Tripenal Noni Lende Misfahul Uzla Ndetu, Marina A.B Ndoen, Enjelita M Ndoen, Enjelita Mariance Ndoen, Honey Ivone Ndun, Helga J.N. Ndun, Helga Jilvera Nathalia Nofriyanty M.Lewar Noorce Christiani Berek Nur, Marselinus Laga Pau Djaka, Yanty Ariani Rafael, Bendelina Ranga Nguru, Angjeliana Patrisia Ratu, Marcianus Refandro Purumbawa Retna H.M. Timo Ribka Limbu Rina Waty Sirait Rizki Fuji Maulidya Rut Rosina Riwu Sarci Magdalena Toy Selnia, Rowita Yunita Setyobudi, Agus Soleman Landi Takaeb, Afrona E. L. Takaeb, Afrona E.L. Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan Talnoni, Agung Tanti Rahayu Teni Lesik Veronika Tuto Kalangona Vita Clara Hendrik Vivi Nesimnasi Weraman, Pius Willem Lukas Selan Yolenta Mariani Yolenta Mariani Yoseph Kenjam Yulia Dasilva Luruk