Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kepatuhan Minum Obat pada Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oenuntono Kabupaten Kupang Jeki A. Toudenga; Petrus Romeo; Eryc Z. Haba Bunga; Ribka Limbu
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5540

Abstract

Pulmonary Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is a cause of death and a global health problem. Kupang Regency contributed 476 cases of pulmonary TB. The goal of pulmonary TB treatment is to prevent death, prevent recurrence, cure patients and reduce the rate of transmission. Compliance with taking medication in pulmonary TB patients requires active patient participation in self-care management and cooperation between patients and health workers. This study aims to determine the description of compliance with taking medication in pulmonary TB patients in the work area of the Oenuntono Health Center, Kupang Regency, seen from the education, knowledge and support of the patient's family. This type of research is qualitative research whose data is obtained by in-depth interviews. The informants in this study were divided into 3, namely the main informant, key informant and additional informant, while the subjects of this study were all pulmonary TB patients for the period 2024-2025 who were domiciled in the work area of the Oenuntono Health Center, Kupang Regency. The informants in this study were selected using purposive sampling techniques. The processed data were then analyzed using a thematic analysis. Patient knowledge plays an important role in shaping adherence to TB treatment. In addition, the knowledge of health workers and families also plays a role in patient medication adherence. Patient compliance in taking medication is greatly influenced by support from the closest environment, especially family
HUBUNGAN DETERMINAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) OLEH IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI TAHUN 2024 Limbu, Ribka; Romeo, Petrus; Marni, Marni; Atanggae, Putra Samudra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45761

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menjadi tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Program Keluarga Berencana (KB), khususnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), menjadi strategi penting dalam pengendalian populasi dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara determinan sosial budaya dengan penggunaan AKDR oleh ibu di wilayah kerja Puskesmas Oepoi, Kota Kupang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB baru sebanyak 550 orang, dan sampel diambil menggunakan rumus Lemeshow. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel umur dan pendidikan ibu dengan penggunaan AKDR. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara pekerjaan, penghasilan keluarga, maupun kepercayaan terhadap mitos dengan penggunaan AKDR. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan berbasis pendidikan dan usia dalam promosi penggunaan AKDR, dengan tetap mempertimbangkan aspek budaya lokal dalam perencanaan program KB. Saran diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai manfaat dan keamanan AKDR perlu ditingkatkan, program KB disesuaikan dengan kelompok usia ibu, serta strategi komunikasi yang digunakan hendaknya melibatkan nilai budaya lokal. Selain itu, tenaga kesehatan perlu dilatih untuk menangani mitos secara bijak, dan keterlibatan tokoh masyarakat menjadi penting dalam memperluas jangkauan program.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MEDIA TIKTOK DAN LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 5 KUPANG Ranga Nguru, Angjeliana Patrisia; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J.N.; Junias, Marylin Susanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46054

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Kota Kupang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir, yakni 91 kasus pada 2021, meningkat menjadi 151 kasus pada 2022, dan mencapai 210 kasus pada 2023. Edukasi kesehatan melalui media yang tepat menjadi strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media TikTok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 5 Kupang. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two group pre-test post-test design. Sampel terdiri dari 82 siswa kelas XI yang dibagi dalam dua kelompok, masing-masing menerima intervensi menggunakan media TikTok dan leaflet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik media TikTok maupun leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok, dengan nilai p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi melalui media edukasi, baik yang berbasis digital seperti TikTok maupun media cetak seperti leaflet, dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Namun, rata-rata peningkatan pengetahuan dan sikap lebih tinggi pada kelompok TikTok (pengetahuan: 1,83; sikap: 7,22) dibandingkan leaflet (pengetahuan: 1,39; sikap: 3,46). SMAN 5 Kupang dan Dinas Kesehatan Kota Kupang perlu mempertimbangkan penggunaan media sosial seperti TikTok sebagai sarana edukasi kesehatan yang inovatif dan menarik bagi remaja.
PERILAKU PENCEGAHAN DM TIPE 2 PADA MAHASISWA BERDASARKAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL Dara, Fanny Harsela Kale; Takaeb, Afrona E.L.; Bunga, Eryc Z. Haba; Romeo, Petrus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46783

Abstract

Prevalensi Diabetes Melitus (DM) tipe 2 terus meningkat secara nasional, termasuk di Kota Kupang,bahkan pada kelompok usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pencegahanDM tipe 2 pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana denganmenggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian kualitatif ini menggunakan desainfenomenologis dengan enam informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkanmelalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwasebagian besar informan telah melakukan perilaku pencegahan seperti mengurangi konsumsimakanan/minuman manis serta melakukan aktivitas fisik ringan. Namun, perilaku ini belum konsistendan masih disertai kebiasaan negatif seperti makan dan tidur larut malam. Persepsi kerentanan munculpada informan yang memiliki riwayat keluarga atau pola hidup tidak teratur, namun minim pada yangmerasa sehat. DM tipe 2 dipandang sebagai penyakit serius dengan dampak fisik, psikologis, sosial, danfinansial. Pola hidup sehat dirasa memberi manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Persepsihambatan meliputi hambatan internal dan eksternal. Cues to action seperti materi kuliah danpengalaman keluarga berperan dalam meningkatkan kesadaran. Self efficiacy bervariasi antar informan.Kesimpulannya, meskipun banyak informan menyadari pentingnya pencegahan, namun faktorpenghambat internal/eksternal dapat menurunkan niat untuk bertindak. Karena itu, agar perilakupencegahan bisa terus berlanjut, diperlukan keyakinan diri yang tinggi dan manfaat jangka pendek yangbisa langsung dirasakan dari perilaku pencegahan yang dilakukan. Temuan ini menekankan perlunyapenguatan efikasi diri yang dapat dilakukan dengan membangun kembali motivasi personal sertamembuat kelompok teman sebaya yang dapat mendukung pola hidup sehat satu sama lain.
DETERMINAN KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG (STUDI PADA LANSIA DI WILAYAH PESISIR PANTAI KELURAHAN NAMOSAIN DAN KELURAHAN NUNHILA) Avfia, Eldania Ina Avfia; Romeo, Petrus; Bunga, Eryc Z. Haba; Marni, Marni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46830

Abstract

Lansia memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita hipertensi, yang dipengaruhi oleh penurunan kemampuan fisik dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, stres, dan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah pesisir Kelurahan Namosain dan Kelurahan Nunhila. Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik observasional dengan pendekatan case-control. Populasi kasus terdiri dari 93 lansia, sedangkan populasi kontrol berjumlah 394 lansia. Sampel penelitian sebanyak 78 lansia, yang terdiri dari 39 sampel kasus dan 39 sampel kontrol, teknik sampling yang digunakan yaitu teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia adalah pola makan (p-value = 0,006; OR = 4,169), stres (p-value = 0,038; OR = 0,377), dan kualitas tidur (p-value = 0,022; OR = 0,188). Sementara itu, aktivitas fisik (p-value = 0,112) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Diharapkan bagi pihak Puskesmas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberian informasi dengan melakukan penyuluhan, melakukan deteksi dini dan menjaring masyarakat yang memiliki riwayat keluarga sehingga kasus hipertensi dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
DETERMINAN PERILAKU MEROKOK ELEKTRIK PADA REMAJA PUTRI DI KOMUNITAS VAPERS KOTA KUPANG Klau, Marlin Adriana Kornelia; Romeo, Petrus; Ndun, Helga Jilvera Nathalia; Nayoan, Christina Rony
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46970

Abstract

Perilaku merokok elektrik di kalangan remaja putri semakin meningkat dan menjadi perhatian karena dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan. Perilaku ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan determinan perilaku merokok elektrik pada remaja putri di komunitas Vapers Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dilakukan di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informan terdiri dari empat remaja putri perokok elektrik aktif, satu anggota keluarga, dan satu teman sebaya. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan, persepsi, motivasi, peran keluarga, teman sebaya, dan media iklan, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan dua faktor utama yang memengaruhi perilaku merokok elektrik. Faktor internal meliputi pengetahuan yang kurang mengenai bahaya rokok elektrik, persepsi positif terhadap penggunaannya, serta motivasi beralih dari rokok konvensional karena dianggap lebih aman dan ekonomis. Faktor eksternal mencakup peran keluarga yang kurang memberikan batasan, keberadaan anggota keluarga yang juga pengguna rokok elektrik, dukungan sosial dari teman sebaya, dan paparan iklan di media sosial. Kesimpulannya, keputusan remaja putri dalam menggunakan rokok elektrik dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang komprehensif dan dukungan lingkungan yang positif guna menekan angka penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja putri.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MELOLO KABUPATEN SUMBA TIMUR Kitu, Zadrak Ridolof; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J. N.; Takaeb, Afrona E. L.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47794

Abstract

Penggunaan kontrasepsi IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang masih tergolong rendah di Kabupaten Sumba Timur, meskipun metode ini memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan metode analytic survey. Jumlah sampel sebanyak 90 Wanita Usia Subur (WUS) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan aksional sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square dan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,001), sikap (p = 0,000), akses layanan kesehatan (p = 0,001), serta informasi dan edukasi (p = 0,001) dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), serta pemerintah memperluas akses dan layanan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo. Kata kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Edukasi
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI INSTAGRAM TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUK K. S. Toga, Jessica Rambu; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J. N.; Marni, Marni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47866

Abstract

Minimnya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dapat mengakibatkan pengambilan keputusan yang kurang tepat dalam menghadapi perubahan fisik dan psikososial yang terjadi selama masa perkembangan remaja. Promosi kesehatan melalui Instagram menjadi salah satu alternatif yang efektif karena dekat dengan keseharian remaja dan mampu menyampaikan informasi secara menarik. Fokus dari penelitian ini diarahkan untuk mengkaji dampak promosi kesehatan melalui media Instagram terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja terkait kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kupang. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest and posttest. Sampel berjumlah 87 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan melalui akun Instagram. Data dianalisis menggunakan metode uji Wilcoxon. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 13,44 menjadi 18,51 dan skor sikap dari 28,61 menjadi 35,26 setelah intervensi. Uji statistik menghasilkan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang memperlihatkan pengaruh signifikan. Dapat disimpulkan bahwa Instagram merupakan media yang efisien untuk memperluas pengetahuan dan membentuk sikap remaja terkait kesehatan reproduksi. Sekolah disarankan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang menarik bagi remaja.
Peer Approach in Improving Handwashing Behavior Using Soap in Elementary Students Pau Djaka, Yanty Ariani; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J. N.
Media Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Media Kesehatan Masyarakat (Desember)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mkm.v5i3.6498

Abstract

The behavior of washing hands with soap must be instilled early in school-age children, considering that children are generally more prone to disease. Children from an early age will be more likely to adopt clean and healthy behavior, including washing hands, as they are sensitive to stimuli; therefore, children will be easy to guide and direct. The behavior of handwashing with soap can be introduced through a peer approach. The study aimed to analyze the effect of the peer approach in improving the behavior of washing hands with soap students at SD Negeri Tenau Kupang. The method used in this research was a pre-experimental research design with one group pretest-posttest design. The sample consisted of 39 students from class V. The results showed a mean difference in the knowledge with 80.65 before treatment (pre-test) and 95.81 at post-test. Handwashing behavior also differed from before and after treatment for 22.59% and 64.51%, respectively. The school can use the method to educate and train elementary school children to practice handwashing with soap.
Correlation of Predisposing, Enabling and Reinforcing Factors with Dengue Hemorrhagic Fever Prevention in The Work Area of Sikumana Health Center Kupang City Lubu, Reneldis Arlentin Yuan; Romeo, Petrus; Ndoen, Honey Ivone
Media Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Media Kesehatan Masyarakat (April)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mkm.v5i1.7885

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is an endemic disease caused by the dengue virus and is transmitted through the bite of Aedes aegypti which is often found in tropical and subtropical regions. The lack of preventive behavior is a risk factors affecting DHF incidence. This study aims to determine the correlation of predisposing, enabling and reinforcing factors with dengue hemorrhagic fever prevention. The research was quantitative using an analytical survey method with a cross-sectional design. The population in this study amounted to 51,432 people from six villages in the work area of ​​the Sikumana Health Center, Kupang City. A sampel of 100 people was determined by proportional random sampling. The data analysis used univariate and bivariate analysis. The result showed that 56% of respondents had good knowledge, 50% had negative attitudes, 65% did not receive good information, 55% had poor support from community leaders and 53% did not take dengue prevention measures. Knowledge, attitudes, availability of information and support from community leaders had a significant relationship with dengue prevention measures.
Co-Authors Afrona E. L. Takaeb Afrona E.L. Takaeb Afrona E.L.Takaeb Anjelita Helvi Babulu Arifin Udju Aspatria, Utma Assit, Aprilia Fransiska Karunia Atanggae, Putra Samudra Avfia, Eldania Ina Avfia Boimau, Amilianti Boro, Antonia Ina Maria Palan Bunga, Eryc Bunga, Eryc Z. Haba Bunga, Eryc Zevrily Habba Bura, Charolina Putri Aurelia Christin Rony Nayoan Christina Rony Nayoan Clara Hendrik, Vita Dahoklory, Beatrice Mardiana Daniela Boeky Dara, Fanny Harsela Kale Denys Inyo Olla Desi K. N. Dimu Elisabeth Ina Tala Pessy Elisabeth Ina Talapessy Emanuel F.H. Deve Enjelita M Ndoen Enjelita M Ndoen Enjelita M. Ndoen Enjelita Mariance Ndoen Enjelita Ndoen Enjelita Ndoen Eryc Z. Haba Bunga Freitas, Apendita Joice Helga J. N Ndun Helga Jilvera Nathalia Ndun Helga Jilvera Nathalia Ndun Hinga, Indriati Andolita Tedju Ina Abo, Maria Apolonia Jeki A. Toudenga Junias, Marylin Susanti K. S. Toga, Jessica Rambu Kalake Kebo, Margareta Anggriani Karolina Lawan Kitu, Zadrak Ridolof Klau, Marlin Adriana Kornelia Kristina Ermelinda Tanda Levinda, Felixa Yuki Lewi Jutomo Limbu, Ribka Lubu, Reneldis Arlentin Yuan Maria A.L Dawe Maria Wahyuni Maria Yuliana Nago Mariana P. Bria Marni Marni Marni Marni Marni Marni, Marni Marylin S. Junias Mega, Amanda Pusparini Meliati Tripenal Noni Lende Misfahul Uzla Ndetu, Marina A.B Ndoen, Enjelita M Ndoen, Enjelita Mariance Ndoen, Honey Ivone Ndun, Helga J.N. Ndun, Helga Jilvera Nathalia Nofriyanty M.Lewar Noorce Christiani Berek Nur, Marselinus Laga Pau Djaka, Yanty Ariani Rafael, Bendelina Ranga Nguru, Angjeliana Patrisia Ratu, Marcianus Refandro Purumbawa Retna H.M. Timo Ribka Limbu Rina Waty Sirait Rizki Fuji Maulidya Rut Rosina Riwu Sarci Magdalena Toy Selnia, Rowita Yunita Setyobudi, Agus Soleman Landi Takaeb, Afrona E. L. Takaeb, Afrona E.L. Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan Talnoni, Agung Tanti Rahayu Teni Lesik Veronika Tuto Kalangona Vivi Nesimnasi Weraman, Pius Willem Lukas Selan Yolenta Mariani Yolenta Mariani Yoseph Kenjam Yulia Dasilva Luruk