Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

OPTIMASI SEDIAAN SERBUK EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI SUPLEMEN KESEHATAN Dewi, Belinda Arbitya; Cahyati, Happy Nur; Setianto, Rony
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4951

Abstract

Khasiat obat tanaman kelor (Moringa oleifera L.) telah terbukti dibuktikan secara ilmiah dan banyak digunakan oleh masyarakat. Kelor (Moringa oleifera L.) yang dijadikan untuk obat pada bagian daun karena mengandung zat sebagai antioksidan, tanin, terpenoid, alkaloid, saponin, dan flavonoid yang mudah larut dalam air. Mengetahui apakah sediaan serbuk effervescent dapat dihasilkan dari formulasi ekstrak dari daun kelor (Moringa oleifera L.) serta mengetahui karakterisitik pengujian sifat fisiknya. Pelarut etanol 96% digunakan dalam proses maserasi. Formulasi yang digunakan dalam penelitian menunjukkan perbedaan antara komposisi asam dan basa. Komposisi basa menggunakan natrium bikarbonat, sedangkan komposisi asam yaitu asam tartat dengan asam sitrat. Kandungan asam tartat, asam sitrat dan natrium bikarbonat yang digunakan sebanyak F1 (10, 5, 25), F2 (20, 10, 30), dan F3 (30, 15, 35). Evaluasi sediaan effervescent yaitu meliputi pengujian organoleptis (warna, bentuk, rasa, aroma), pengujian pH, pengujian sudut diam, pengujian kadar air (kandungan air pada sediaan), pengujian waktu dispersi (waktu larut) dan pengujian waktu alir yang dilakukan replikasi tiga kali setiap pengujian. Pada pengujian organoleptis, F3 memiliki rasa yang lebih asam, hal ini dikarenakan pada F3 memiliki kandungan asam sitrat dan asam tartat lebih banyak. Uji Kadar air pada sediaan serbuk effervescent memenuhi persyaratan, yakni <5%. Kandungan asam tartat akan mempengaruhi terhadap waktu alir sediaan, pada F3 waktu alir lebih cepat. Seratus gram granul, waktu alir kurang dari sepuluh detik sesuai standar. Hasil pH F3 lebih besar dikarenakan menggunakan konsentrasi asam yang paling besar. Pengujian sudut diam ketiga formulasi memenuhi persyaratan yaitu tidak lebih besar dari 40o. Kandungan asam sitrat pada F3 paling besar sehingga pada pengujian sudut diam memiliki hasil lebih besar lebih besar dikarenakan. Pengujian waktu dispersi F1 memiliki waktu larut lebih cepat dibandingkan yang lainya dikeranakan kandungan laktosa F1 paling banyak, sehingga kelarutannya lebih cepat. Ekstrak daun kelor (Moringga oleifera L.) dapat digunakan pada pembuatan serbuk effervescent. Sebagai hasil dari evaluasi F1, formula ekstrak dari daun kelor (Moringga oleifera L.) memiliki karakteristik serbuk effervescent yang paling baik.
The Ethnomedicine Study of Muscle Flour Herbal (Borreria Laevis) In The Tengger Tribe of Bromo East Java as Anti-Inflamation Rony Setianto; Hasanuddin, Asni; Jurnal Syarif
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 2 No. 1 (2022): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v2i1.209

Abstract

Objective: Local wisdom, especially in the ethnomedicine of the Tengger Bromo tribe, East Java, makes a potential that must be developed sustainably. Muscle Flour (Borreria laevis) is a plant that has anti-inflammatory potential in the Tengger tribe. This plant has high ICF and UV tilapia. Methods: This study aims to determine the types of plants that have been used by the Tengger tribe that have anti-inflammatory activity with the in vitro method of cell membrane stability. Samples were taken from the Tengger Bromo Probolinggo Tribe and extracted by maceration using 95% ethanol. Characterization includes non-specific parameters and specific parameters. Results: Identification of chemical contents includes flavonoids, glycosides, saponins, and alkaloids. Testing of anti-inflammatory activity using ethanol extract from muscle flour made concentrations of 250 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, and 2000 ppm with the in vitro anti-inflammatory test with the human red blood cell (HRBC) method or cell membrane stability. Subsequently tested in vivo with the carrageenan induction method 0.1 mg kg / BW rats, positive control methylprednisolone 0.072 mg/kg BW rats, at a dose of selected plant extracts 105 mg kg / BW rats, 210 mg kg / BW rats, and 560 mg kg / BB mouse.
Dukungan Keluarga terhadap Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Melakukan Pijat Bayi Utami, Rina; Sari, Suci Arsita; Afriyani, Lusi; Setianto, Rony
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 9 No. 4 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i4.3272

Abstract

Optimalnya pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hasil dari interakasi antara faktor yang saling berkaitan yaitu, lingkungan, perilaku dan rangsangan. Rangsangan stimulan salah satunya yaitu dengan pijat bayi.  Namun masih banyak yang beranggapan bayi tidak boleh sering dipijat dikarenakan bayi masih lemah. Desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu desain deskriptif korelasi  dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Lokasi dalam penelitian ini yaitu di Balaidesa Sumbertlaseh, Kec. Dander, Bojonegoro. Populasi dari penelitian ibu yang mempunyai bayi dengan usia 0-12 bulan. Teknik pengambilan sampel dengan total  sampling sejumlah 20 orang yang datang ke balaidesa. Hasil yang didaptkan pada penelitian ini  yaitu Karakteristik responden sebagian besar ibu dalam kategori usia reproduktif yaitu 15 orang (75%),ibu tidak bekerja sebanyak 16 orang (80%), pendidikan ibu terbanyak SMA sejumlah 17 orang (85%).Hasil penelitian: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan keterampilan pijat bayi dengan p=0,04. Simpulan: penelitian ini dengan adanya dukungan dari keluarga dapat meningkatkan keterampilan pijat bayi pada ibu.
Evaluation of the Pulmonary Tuberculosis Control Program Alwi, Muh Khindri; Hasanuddin, Asni; Setianto, Rony; Azizah, Fidrotin; Dewi, Belinda Arbitya; Dai, Nilam Fitriani; Hasin, Ardiansah; Syarif, Jurnal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3791

Abstract

Pulmonary Tuberculosis is still a priority health problem in Indonesia, and around 1.5 M people experience TB resistance where the treatment rate is only 38% in 2019 and the global TB treatment rate is only 57% successful, resistant TB costs a lot, is difficult treated so that it becomes a priority for global TB control programs. The high burden of disease and treatment for patients, poor recovery, mortality, and high mortality lead to distress for patients, families, and caregivers. This study aims to determine the success of the program, program achievements include detection rates, conversion rates, cure rates and cross checks, as well as management of human resources and facilities in implementation, as well as obstacles to pulmonary TB disease control programs in Pangkep Regency, the research method used is descriptive to obtain an overview of the P2TB Pulmonary Program in Pangkep Regency. Based on the results of the evaluation of the P2TB program at the community health centers, when viewed from the input aspect, the process is still not in accordance with the applicable requirements and guidelines, the detection of positive smear patients does not reach the target, the cure rate is low below the national target, the error rate is unknown because no cross check is carried out, so it is necessary to have officer training and refreshing courses for laboratory staff, carry out cross checks and cross-program collaboration and PMO guidance, and there is a need for screening activities in areas where there are many sufferers.
Increasing Health Literacy and Preventive Behavior Against Noncommunicable Diseases Through Community-Based Health Education and Screening among Indonesian Immigrants in Malaysia Mulyani, Sri; Utami, Wiwik; Putri, Evita Muslima Isnanda; Azizah, Nur; Setianto, Rony
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 3 № 03 (2025): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v3i03.2014

Abstract

Limited access to healthcare and health information has made Indonesian migrant workers in Malaysia vulnerable to noncommunicable diseases (NCDs). This community service project aimed to improve community health literacy and preventive behavior through interactive health education, screening, and cadre empowerment in Bukit Sungai Putih, Lembah Jaya Utara, Selangor, Malaysia. The program applied a participatory approach combining community health education and direct screening for hypertension, diabetes, and metabolic risks. A total of 120 participants attended education sessions followed by individual counseling and basic health checks. Results indicated a significant improvement in health knowledge and awareness, as participants were able to identify risk factors and expressed willingness to perform regular self-monitoring. Post-activity interviews revealed an increased sense of responsibility toward adopting healthy lifestyles and sustaining community health cadres. This initiative highlights the importance of integrating education, local participation, and screening as an effective model to strengthen health literacy and disease prevention among immigrant populations.
FORMULASI SEDIAAN SABUN CAIR EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis): FORMULATION OF BINAHONG LEAF EXTRACT LIQUID SOAP (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) Setianto, Rony; Dwi Sandra, Erika; Arbitya Dewi, Belinda; Yaqya, Moh; Winata, Norma; Farah Septinellya, Cinthya; Muslikhah , Siti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman binahong (Anredera cordifolia) memiliki kandungan alkaloid, saponin, flavonoid dan polifenol. Kandungan flavonoid sebagai senyawa yang diperoleh dari tanaman binahong bisa ditemui di batang, daun, bunga, dan umbi-umbian yang khasiatnya dijadikan sebagai antimikroba. Untuk membuat formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun binahong (Anredera cordfiolia) dengan konsesntrasi variasi CMC, untuk mengetahui formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) memiliki karakteristik yang baik dan memenuhi standart SNI. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang bertujuan untuk membuat formulasi ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia). Pembuatan ekstrak daun binahong menggunakan metode maserasi. Formula sabun cair dibuat dalam 3 formula dengan konsesntrasi variasi CMC. Formulasi sabun cair ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) dievaluasi selama 1 minggu meliputi uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas dan uji viskositas. Dari hsil penelitian ekstrak daun binahong dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun cair. Sabun cair pada formula F1 adalah sediaan yang paling baik. Ekstrak etanol 70% daun binahong (Anredera cordifolia) dapat dibuat menjadi sediaan sabun cair yang sesuai kriteria SNI dengan konesntrasi variasi CMC. Kata kunci : Esktrak daun binahong, sabun cair, formulasi ABSTRACT Tje binahong plant (Anredera cordifiolia) contains alkaloids, saponins, flavanoids and polyphenols. The flavanoid content as a compound obtained from the binahong plant can be found in the stems, leaves, flowers and tubers whose properties are antimicrobial. To make a formulation liquid soap from binahong leaf extract (Anredera cordifolia) with varying concentrations of CMC, to find out that the formulation for liquid soap from binahong leaf ektract (Anredera corfiolia) has good characteristics and meets SNI standarts. This research is an experimental study which aims to create a formulation of binahong (Anredera cordifolia) leaf extract. Making binahong leaf extract using the maceration method. The liquid soap formula is made in 3 formulas with varying concentrations of CMC. The liquid soap formulation of binahong leaf extract (Anredera cordifolia) was evaluated for 1 week including organoleptic tests, pH tests, homogeneity tests and viscosity test. From the research results, binahong leaf extract can be formulated into a liquid soap preparation. Liquid soap in the F1 formula is the best preparation. 70% ethanol extract of binahong leaves (Anredera cordifolia) an be made into a liquid soap preparation that meets SNI criteria with varying concentrations of CMC. Keywords : Binahong leaf extract, liquid soap, formulation
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Sediaan Herbal Desa Margomulyo Balen Bojonegoro Belinda Arbitya Dewi; Rony Setianto; Zakki Alawi; Annisaatu Nurma Nada Nia; Devi Eka Puspita Sari
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cqt8hr03

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat Desa Margomulyo, khususnya anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bojonegoro, dalam mengolah tanaman herbal lokal menjadi berbagai bentuk sediaan herbal seperti jamu, teh celup, serta produk olahan berbasis bahan alami. Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan, yakni pada November hingga Desember 2025, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Proses pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang mencakup edukasi dan pelatihan langsung, serta tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan peserta mengenai khasiat tanaman herbal dan keterampilan mereka dalam melakukan proses pengolahan yang higienis dan aman. Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan, kegiatan ini juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi kelompok disabilitas melalui pengembangan produk herbal lokal yang memiliki nilai jual. Secara keseluruhan, program ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal guna mendukung kemandirian ekonomi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Co-Authors Achmad Maftukhin Achmad Maftukhin Ahmad Maftukhin Akmal, Dzul Alwi, Muh Khindri Ambarwati, Rini Annisaatu Nurma Nada Nia Anri, Anri Arbitya Dewi, Belinda Ardiansah Hasin Asni Hasanuddin Asni Hasanuddin Asni Hasanuddin Aulia Ishthofa Hanindita Aulia, Nadia Anggi Belinda Arbitya Dewi Belinda Arbitya Dewi Belinda Arbtya Dewi Cahyati, Happy Nur Dai, Nilam Fitriani Daulay, Maswan Desy Ayu Irma Permatasari Devi Eka Puspita Sari Devin Mahendika Dewi Sartika MS Dita Eliyana Dwi Sandra, Erika evita muslimah isnanda putri Fadila, Ratih Faradina Rosita Farah Septinellya, Cinthya Febianne Eldrian, Febianne FIDROTIN AZIZAH Fitriyawati, Atia Gusmira, Yuni Handayani Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hasanah Nurul Hijjah Hasanuddin, Asni Hasin, Ardiansah Hasliani Jita, Dey Jurnal Syarif Karinda, Merlin Laode Swardi Lusi Afriyani Marbun, Meyana Masyrobatin, Masyrobatin MIP, Evita Muh Khidri Alwi Muhammad Idris Muntasir, Muntasir Muslikhah , Siti Muslikhah, Siti Norma Norma Norma Winata Norma Winata Norma winata Nur Azizah Nurul Nurhayati Nuryanti, Titik Oktadiana, Isma Pakpahan, Romauli Poodar, Sandeep Putri, Evita Muslima Isnanda Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rina Utami Rina Utami Rina Utami Rosita, Faradina Siti Mahmudha Siti Nur Hikmah Sondang Sidabutar, Sondang Sri Luluk Sri Mulyani Suci Arsita Sari Syarif, Jurnal Tamliha, Suzanah binti Tatiana Siska Wardani Teti Susliyanti Hasiu Tulandi, Selvana Stien Weri veranita Winata, Norma Wiwik Utami Yaqya, Moh Yaya Sulthon Aziz Zakki Alawi