Claim Missing Document
Check
Articles

Electrically Conductive Nanocomposites Polymer of Poly(Vinyl Alcohol)/Glutaraldehyde/Multiwalled Carbon Nanotubes: Preparation and Characterization Fitri Khoerunnisa; Hendrawan Hendrawan; Yaya Sonjaya; Rizki Deli Hasanah
Indonesian Journal of Chemistry Vol 18, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.476 KB) | DOI: 10.22146/ijc.26620

Abstract

Electrically conductive nanocomposites polymer of poly(vinyl alcohol)/PVA, glutaraldehyde (GA) and multiwalled carbon nanotubes (MWCNT) has been successfully synthesized. The polymer nanocomposites were prepared by mixing PVA, GA (crosslinker), and MWCNT dispersion with an aid of ultrasonic homogenizer at 50 °C. The content of MWCNT, in particular, was varied in order to determine the effect of MWCNT on electrical conductivity of polymer composites. The polymer mixture was casted into a disc to obtain thin film. The electrical conductivity, surface morphology, and mechanical properties of the composites film were investigated by means of four probes method, FTIR spectroscopy, X-ray diffraction, SEM, AFM, and tensile strength measurement, respectively. It was found that the optimum composition of PVA (10%): GA (1%): MWCNT (1%) was 20:20:3 in volume ratio. The addition of MWCNT induced the electrically conductive network on polymer matrix where the electrical conductivity of nanocomposites film significantly increased up to 8.28 x 10-2 S/sq due to reduction of the contact resistance between conductive filler. Additionally, the mechanical strength of nanocomposites polymer were significantly increased as a result of MWCNT addition. Modification of morphological structure of composite film as indicated by FTIR spectra, X-ray diffraction patterns, SEM, and AFM images verified the effective MWCNT filler network in the polymer matrix.
Pengaruh Ekstrak Daun Ipomoea batatas L. sebagai Flokulan Fe dalam Pengolahan Air Hana Rohana; Iin Maemunah; Yaya Sonjaya
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.83449

Abstract

Kandungan besi (Fe) merupakan masalah yang sering ditemukan pada air tanah. Hal tersebut menyebabkan air berubah warna kekuningan dan berbau. Untuk menjernihkan serta mengurangi kandungan besi dalam air perlu adanya pengolahan air. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun Ipomoea batatas L. sebagai flokulan terhadap kandungan besi dalam pengolahan air. Penelitian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama yaitu optimasi parameter-parameter optimum pengolahan dilanjutkan dengan pengolahan air menggunakan parameter-parameter optimum dengan metoda Jar test. Tahap kedua yaitu analisis kadar besi pada air hasil olahan dan non olahan dengan metoda AAS, dan analisis gugus fungsi pada daun Ipomoea batatas L. secara FTIR. Hasil analisis menunjukkan parameter optimum pengolahan air menggunakan ekstrak daun Ipomoea batatas L. sebagai flokulan adalah pH 8, dosis koagulan 50 mg/L, dosis flokulan 25 mg/L, kecepatan pengadukan koagulan 200 rpm dan kecepatan pengadukan flokulan 40 rpm masing-masing selama 10 menit. Hasil pengujian kadar besi pada air non olahan 5,13 mg/L dan pada air olahan tidak terdeteksi. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara konsentrasi besi di dalam air sumur sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Perlakuan memberikan pengaruh berupa penurunan kandungan besi dalam air sumur. Hasil analisis gugus fungsi pada daun Ipomoea batatas L. mengandung -OH (3363), C=O karbonil (1653), dan C=C aromatik (1546). Simpulan hasil penelitian ini adalah ekstrak daun Ipomoea batatas L. berpengaruh pada penurunan kadar besi dalam air yang diduga karena mekanisme destabilisasi koloid jenis sweep floc melalui absorpsi kimia serta reaksi besi dengan flokulan yang mengandung gugus fungsi karboksilat dan fenolik.
Good Corporate Governance and Corporate Social Responsibility on Firm Value Muslim Muslim; Yaya Sonjaya
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 4, No 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v4i1.4858

Abstract

This study aims to empirically examine the influence of independent commissioners and corporate social responsibility on firm value in state-owned and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The population in this study are state-owned and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The selection of this research sample was carried out by purposive sampling method. Based on the existing criteria, 30 companies became the research sample. Data were analyzed using descriptive statistical tests, classical assumption tests (normality test, heteroscedasticity test, multicollinearity test) and multiple linear regression analysis, coefficient of determination test, partial test and simultaneous test, which were processed using the SPSS program. The data analysis results show that Good Corporate Governance, proxied by independent commissioners, has a positive and significant influence on the value of BUMN and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Meanwhile, Corporate Social Responsibility has a positive and insignificant effect on the value of BUMN and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange.Keywords:Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, Firm Value 
Deepening Learning and Material on Atomic Structure and Periodic Properties of Elements for Teachers in the Pangandaran Region [Pendalaman Pembelajaran serta Materi Struktur Atom dan Sifat Periodik Unsur untuk Guru di Wilayah Pangandaran] Momo Rosbiono; Triannisa Rahmawati; Wiji Adji; Ahmad Mudzakir; Asep Supriatna; Yaya Sonjaya; Saeful Anwar; Harry Firman; Asep B.D. Nandiyanto; Cuyun Suslianti; Fuji Ilyadi
Jurnal Pengabdian Isola Vol 1, No 1 (2022): JPI: VOLUME 1, ISSUE 1, 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.47296

Abstract

The effectiveness of learning can be increased by strengthening teacher’s competence and pedagogy. The targets of learning chemistry during the industrial revolution 4.0 include understanding the concept of chemistry and its relation to daily life. Based on the results of the 2017-2019 National Examination (UN) study conducted by the madrasa team, it is known that atomic structure and chemical periodicity is one of the materials considered difficult and in teachers and students, so that understanding on these topics needs to be improved. Increasing the understanding of chemical concepts needs to be solved intensively by demanding a variety of problem that is packaged through learning from daily phenomena. One type of learning that can be used is Problem Based Learning (PBL). The selection of PBL learning because it is start with complex daily life problems and also demands High Order Thinking (HOTS) of students and teachers. PBL-based learning can be socialized to teachers through Community Service (PKM) activities using the Community Education method in the form of workshops and assignments including: curriculum, conception, misconception analysis, and preparation of learning tools, so in the future teachers can develop a learning tool based on PBL independently with right conception.Efektivitas pembelajaran dapat ditingkatkan dengan cara menguatkan kompetensi profesional dan pedagogi seorang guru. Target pembelajaran kimia pada masa revolusi industri 4.0 diantaranya pemahaman konsep kimia dan keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil telaah Ujian Nasional (UN) 2017-2019 yang dilakukan oleh tim madrasah, diketahui bahwa materi struktur atom dan sifat periodik unsur adalah salah satu materi yang dianggap sulit dan sering ditemukan miskonsepsi pada guru dan siswa, sehingga pemahaman pada topik tersebut perlu ditingkatkan. Peningkatan pemahaman konsep kimia semacam ini perlu dilakukan secara intensif dengan menuntut ragam penyelesaian masalah yang dikemas melalui pembelajaran dari fenomena keseharian dan penyelesaian masalah. Salah jenis pembelajaran yang dapat digunakan ini adalah pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pemilihan pembelajaran dapat PBL dilakukan karena pembelajaran ini diawali dari masalah kehidupan sehari-hari yang bersifat kompleks dan juga menuntut tuntutan kemampuan High Order Thinkings (HOTS) siswa dan guru. Pembelajaran berbasis PBL dapat disosialisasikan kepada guru melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menggunakan metode Pendikan Masyarakat berupa workshop dan penugasan meliputi: analisis kurikulum, analisis konsepsi, analisis miskonsepsi, dan penyususnan perangkat pembelajaran, sehingga diharapkan kedepannya guru dapat menyusun suatu perangkat pembelajaran berbasis PBL secara mandiri dengan konsepsi kimia yang baik
Science Literacy-Oriented Project Based Learning Development for Chemistry Teachers of High Schools in Sumedang District [Pendalaman Materi dan Perancangan Pembelajaran Project Based Learning Berorientasi Literasi Sains Untuk Guru-Guru Kimia se-Kabupaten Sumedang] Hernani Hernani; Atep Rian Nurhadi; Ahmad Mudzakir; Soja Siti Fatimah; Heli Siti Halimatul; Iqbal Musthapa; Yaya Sonjaya; Asep Supriatna; Cecep Jaenudin
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 1 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 1, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.59332

Abstract

Pentingnya keterampilan berpikir dan bertindak yang melibatkan penguasaan berpikir dan menggunakan cara berpikir saintifik dalam mengenal, menyikapi, dan menyelesaikan permasalahan terkait kehidupan nyata perlu dilatihkan kepada peserta didik, salah satu caranya melalui literasi sains dan pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Hal tersebut perlu dilatihkan kepada para guru di sekolah melalui kegiatan kolaborasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dengan para pendidik di Perguruan tinggi, khususnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Berdasarkan tujuan tersebut, Departemen pendidikan Kimia FPMIPA UPI menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bekerjasama dengan guru-guru MGMP Kimia Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pola 32 Jam Pelajaran (JP) menggunakan metode daring melalui platform zoom dan luring yang dilaksanakan di SMAN 1 Cimalaka. Kegiatan PkM ini terdiri atas pemaparan materi tentang literasi sains dan project based learning, pendalaman konten kimia terkait materi Green Chemistry, serta workshop perancangan perangkat pembelajaran PjBL berorientasi literasi sains. Melalui kegiatan workshop ini, para guru mendapatkan pemahaman yang utuh tentang PjBL dan literasi sains, berhasil merancang pembelajaran dengan model PjBL yang berorientasi literasi sains, serta mendapat kesempatan untuk memaparkan ide dan gagasannya melalui kegiatan seminar. Rancangan pembelajaran yang dibuat sudah siap untuk diterapkan di sekolah, karena telah memperoleh masukan ketepatan konten dan konteksnya secara mendalam pada kegiatan workshop maupun pada kegiatan seminar hasil workshop.
PROFIL BAHAN AJAR KONTEKSTUAL BERBASIS KEBUDAYAAN PADA PROSES PENINGKATAN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Sargassum sp.) MENJADI SENYAWA ALGINAT Dewi Miftahurrahmah; Omay Sumarna; Yaya Sonjaya
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v9i1.52279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar kontekstual berbasis kebudayaan pada proses peningkatan kualitas pengolahan rumput laut (Sargassum sp.) menjadi senyawa alginat dengan model pengembangan bahan ajar 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebarluasan (disseminate). Konsep kimia dan kompetensi dasar berdasarkan hasil karakterisasi adalah menghubungkan faktor adanya ikatan hidrogen dengan hasil senyawa alginat yang diperoleh (KD 3.7 Kelas X), menerapkan faktor luas permukaan dan suhu yang mempengaruhi laju reaksi (KD 3.6 Kelas XI), menerapkan faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia (KD 3.9 Kelas XI), dan menganalisis struktur, tata nama, sifat dan penggolongan makromolekul (KD 3.11 Kelas XII). Hasil uji keterbacaan bahan ajar yang diperoleh sebesar 68,86%.
BAHAN AJAR KONTEKSTUAL MODEL ADDIE BERBASIS KEBUDAYAAN PROSES PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Sargassum sp.) MENJADI SENYAWA ALGINAT MELALUI METODE ASAM SULFAT Najmia Fajri Astuti; Omay Sumarna; Yaya Sonjaya
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v10i1.52231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar kontekstual berbasis kebudayaan prosespengolahan rumput laut (Sargassum sp.) menjadi senyawa alginat melalui metode asam sulfatdengan menggunakan model penelitian pengembangan menggunakan ADDIE (Analyze, Design,Development, Implementation, and Evaluation). Bahan ajar dibuat berdasarkan analisis konsep kimiapada proses pengolahan rumput laut (Sargassum sp.) menjadi senyawa alginat dengan modelpengembangan bahan ajar ADDIE. Konsep kimia pada proses pengolahan rumput laut(Sargassum sp.) menjadi senyawa alginat adalah pemisahan campuran, faktor-faktor yangmempengaruhi laju reaksi, kesetimbangan reaksi, hidrolisis, dan polisakarida. Bahan ajarkontekstual dengan konteks pengolahan rumput laut (Sargassum sp.) menjadi senyawa alginatmelalui jalur asam sulfat yang dikembangkan menggunakan model pengembangan bahan ajarADDIE memiliki beberapa karakteristik pembelajaran kontekstual yang dikemukakan olehJohnson, yaitu using authentic assesment,collaborating, critical and creative thinking, doing significantwork, serta collaborating. Hasil uji keterbacaan menunjukan bahwa hampir setengahnya bahan ajarini mudah untuk dibaca oleh siswa dengan persentase keterbacaannya sebesar 41,30%.
BAHAN AJAR KONTEKSTUAL BERBASIS KEBUDAYAAN PADA PROSES PEMBUATAN Mg(OH)2 DARI AIR LAUT Hani Halimah Fauzani; Omay Sumarna; Yaya Sonjaya
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v8i2.52293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar kontekstual berbasis kebudayaan pada proses pembuatan Mg(OH)2 dari air laut yang dikembangkan menggunakan model 4D (define, design, develop, disseminate). Hasil penelitian menunjukkan: 1) konsep kimia yang terdapat pada proses pembuatan Mg(OH)2 dari air laut yaitu stoikiometri (KD 3.8 kelas 10), kelarutan dan hasil kali kelarutan (KD 3.11 kelas XI), termokimia (KD 3.4, kelas 11), 2) tujuan pembelajaran dirumuskan sesuai dengan pokok bahasan, 3) uji keterbacaan sebesar 71,7%.
PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA KONTEKSTUAL BERBASIS PEMBUATAN TAUCO Wilman Rahmat Nugraha; Omay Sumarna; Yaya Sonjaya
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v9i2.52253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar kontekstual berbasis kebudayaanpembuatan tauco. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu DevelopmentResearch tipe pertama dengan model pengembangan bahan ajar 4D. Instrumen penelitian yangdigunakan berupa lembar parameter optimum konsentrasi larutan garam berdasarkan percobaanoptimasi pembuatan tauco, lembar penjelasan ilmiah yang terdapat pada pembuatan tauco,lembar keterkaitan konsep kimia pada prosedur pembuatan tauco dengan kompetensi dasar,karakteristik pembelajaran kontekstual, dan strategi REACT, lembar perumusan tujuanpembelajaran, lembar rancangan bahan ajar, dan lembar uji keterbacaan. Berdasarkan percobaanoptimasi, konsentrasi larutan garam yang optimum adalah 20%. Materi kimia yang terdapatdalam pembuatan tauco terdiri atas faktor yang mempengaruhi laju reaksi (kelas XI), termokimia(kelas XI), hasil kali kelarutan garam (kelas XI), sifat koligatif larutan (kelas XII), danmakromolekul (kelas XII). Hasil karakteristik keseluruhan digunakan dalam pembuatan bahanajar. Persentase uji keterbacaan bahan ajar yang diperoleh sebesar 62,5% termasuk kategori“sebagian besar” terbaca.Kata Kunci: Bahan ajar kontekstual,
Bagaimana Rasio Keuangan Mempengaruhi Kecurangan dalam Laporan Keuangan Muh Yamin Noch; Entis Sutisna; Kartim Kartim; Septyana Prasetianingrum; Yaya Sonjaya
YUME : Journal of Management Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v6i3.5896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profitability Ratio, Financial Leverage Ratio, Asset Composition Ratio, Liquidity Ratio, dan Capital Turnover Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian komparatif, dimana penelitian ini bersifat menjelaskan adanya Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang dibutuhkan berjumlah 20 sampel Perusahaan Manufaktur Yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas, analisis regresi berganda, uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profitability Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Financial Leverage Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Asset Composition Ratio tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Liquidity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Capital Turnover tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Kata Kunci: profitablity ratio; financial leverage ratio; asset composition ratio; liquidity ratio; capital turnover. 
Co-Authors Abdul Rasyid Ahmad Aminudin Ahmad Idrus Albertho, Michael Fransiscus Ali Kusrijadi Andri Irawan Andriani Alimin Annifah, Riri Uswatun Arry Pongtiku Asep B.D. Nandiyanto Asep Kadarohman Asep Supriatna Ashfiya, Putri Sayyida Atep Rian Nurhadi Auliyah, Iriana Aziz, Hafiz Aji Candra Kurniawan Cecep Jaenudin Cuyun Suslianti Dedi Haryadi Dewi Miftahurrahmah Dr. Hendrawan Eli Hendrik Sanjaya Entar Sutisman Entis Sutisna Entis Sutisna Entis Sutisna Ermawati, Yana Fitri Khoerunnisa Fuji Ilyadi Hana Rohana Hani Halimah Fauzani Harry Firman Heli Siti Halimatul Hendrawan Hendrawan HERNANI - Husen, Sjamsiar Iasha, Yurin Karunia Apsha Albaina Iasya, Yurin Karunia Apsha Albaina Ibrahim, Muhdi B. Hi. Idrus, Achmad Iin Maemunah Ijang Rohman Indah Sari Iqbal Musthapa Irfan Abdulrachman Mubaroq Jayawarsa, A.A. Ketut Juliyanti Sidik Tjan Kartim Kartim Kartim Kartim, Kartim khusnul khotimah Kooh, Ricky Phylemon Labo, Irwan Adam M. Aldrin Akbar M. Muslim M. Yamin Noch Maji, Rusta Marihi, La Ode Marlindo, Indo Momo Rosbiono Mr Ali Kusrijadi Mr Sjaeful Anwar Mr Yayan Sunarya Muh Yamin Noch Muh Yamin Noch Muhamad Nurul Hana Muhamad Yamin Noch Muhammad Ridhwansyah Pasolo Muhammad Ridwan Rumasukun Muhammad Yamin Noch Mursalam Salim Muslim Muslim Muslim Muslim Muthmainnah, Muthmainnah Najmia Fajri Astuti Noch, Muh Yamin Noch, Muhammad Yamin NOY, Ismail R. Nurhayati, Mita Nurwijayanti Omay Sumarna Pasolo, Fahrudin Pingky Chandra Priyanka Ridhwansyah Pasalo, Muhammad Rizki Deli Hasanah Sabet, Eli Saeful Anwar Sarfa, Muhammad Bayu Dermawan Septyana Prasetianingrum Septyana Prasetianingrum Soja Siti Fatimah Sri Iswati Sumartono Sumartono Sumartono, Sumartono Suratini, Suratini Syafei M. Nur, Imran Taotubun, Najaradin Tauny Akbari Tete, Johni Tome, Sriyanti Triannisa Rahmawati Usman Pakasi Wamo, Steven Widiyanti, Silvia Wiji Adji Wiji Wiji Wilman Rahmat Nugraha Wombaibabo, Moses Yayan Sunarya Zakaria Zakaria Zakaria Zakaria