Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

TOKSISITAS TUNGGAL DAN CAMPURAN SERBUK DAUN PEPAYA DAN BIDURI TERHADAP KEONG MAS Hendrival Hendrival; Ami Safriyanur; Hafifah Hafifiah; Muhammad Muaz Munauwar; Baidhawi Baidhawi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i3.5537

Abstract

Keong mas atau Pomacea canaliculata (Lamarck) (Gastropoda: Ampullariidae) merupakan hama utama pada tanaman padi di Indonesia. Penggunaan serbuk daun pepaya (Carica papaya) dan biduri (Calotropis gigantea) dan dapat dijadikan sebagai moluskisida nabati alternatif untuk mengendalikan hama keong mas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui toksisitas tunggal dari serbuk daun pepaya dan biduri serta toksisitas campuran kedua serbuk tersebut pada dua macam perbandingan konsentrasi tehadap keong mas. Metode pengujian meliputi pengujian toksisitas secara tunggal dan campuran. Pengamatan mortalitas keong mas sejak 4–48 jam setelah aplikasi bahan moluskisida nabati. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi secara tunggal dan campuran dari serbuk daun pepaya dan serbuk daun biduri dapat menyebabkan kematian terhadap keong mas. Serbuk daun pepaya memiliki toksisitas lebih tinggi dibandingkan dengan serbuk daun biduri pada keong mas. Aplikasi campuran serbuk daun pepaya dan biduri lebih beracun dibandingkan aplikasi secara tunggal. Aplikasi campuran serbuk daun pepaya dan serbuk daun biduri dengan nisbah konsentrasi 2:1 lebih beracun dibandingkan dengan nisbah konsentrasi 1:2 terhadap hama keong mas. Berdasarkan indeks kombinasi diketahui bahwa campuran serbuk daun pepaya dan serbuk daun biduri dengan nisbah konsentrasi 1:2 dan 2:1 bersifat aditif, sinergistik lemah dan sinergistik kuat. Serbuk daun pepaya dan biduri serta campurannya berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai moluskisida nabati untuk mengendalikan keong mas
Uji Toleransi Beberapa Jenis Padi Lokal Aceh (Oryza sativa L.) Pada Naungan Yang Berbeda Nisa, Khairun; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah; Jamidi, Jamidi
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21193

Abstract

Tanaman padi merupakan makanan dan kebutuhan pokok mayoritas masyarakat Indonesia sehingga produktivitas padi perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji toleransi beberapa jenis padi lokal Aceh pada naungan yang berbeda dengan  menggunakan rancangan petak terbagi dengan dua faktor yaitu  jenis padi (P) dan naungan (N). Faktor pertama sebagai petak utama adalah naunga; N0 (tanpa Naungan) dan N1 (Naungan). Faktor kedua adalah jenis padi, P1 (US-20 Unsyiah Simeulue), P2 (CBD-08), P3 (CBD-04), P4 (Sigupai), P5 (Cibatu-06) dan P6 (Inpago-09). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, setiap petak terdiri dari 6 tanaman penelitian, sehingga total tanaman sebanyak 216 tanaman. Penggunaan varietas padi Inpago-09 dan Cibatu-06 memberikan nilai terbaik yaitu berat berangkas tanaman, berat berangkas kering tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai, shoot-root-ratio dan hasil gabah ton/ha dibanding jenis padi lainnya. Inpago-09 merupakan varietas yang menghasilkan padi sebanyak 3,67 ton/ha, disusul galur Cibatu-06 dengan hasil 3,36 ton/ha. Penganaman padi tanpa naungan memberikan hasil terbaik terhadap berangkasan tanaman, berat kering tanaman, jumlah gabah permalai dan hasil gabah hasil gabah tertinggi yaitu 3,61 ton/ha  dibanding padi dengan penggunaan naungan.
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut Eva Yuliana, Cut; Ismadi, Ismadi; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21337

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang merah di Indonesia, diperlukan teknik budidaya yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Salah satu upaya yang dilakukan di tanah gambut adalah dengan meneliti pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah. Rendahnya produktivitas bawang merah dan hasil panen yang fluktuatif dapat diatasi dengan memperbaiki teknologi dan aspek agronomi yang sesuai untuk pertumbuhan bawang merah. Produksi bawang merah dapat dicapai dengan menggunakan pupuk kandang dan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah di lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu varietas (V): Bima Brebes, SS Sakato, Bauji, dan dosis pupuk kandang (K) 0, 10, 20, 30, dan 40 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas dan dosis pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering umbi, dan produksi bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada varietas Bauji. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk kandang 40 ton/ha dan berinteraksi dengan varietas Bauji, masing-masing pada bobot basah umbi per petak 738,7 g, bobot kering umbi per petak 606,2 g, dan produktivitas 5,05 ton/ha.
Peningkatan Produksi Tanaman Kol Bunga Dataran Rendah (Brasssica oleraceae L.) Akibat Pemberian Biosaka Dan Tiga Jenis Pupuk Kandang Yuskarina, Yuskarina; jamidi, jamidi; Baidhawi, Baidhawi; Ismadi, ismadi; hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22585

Abstract

Kol bunga/Cauliflower (Brassica oleraceea L) merupakan sayuran yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga terhadap pemberian Biosaka dan pupuk kandang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial, yaitu Biosaka, B0 = 0 ml/l, B1 = 2 ml/l, B2 = 3 ml/l, B3 = 4 ml/l, dan Pupuk Kandang, P0 = tanpa pupuk kandang, P1 = pupuk kandang sapi, P2 = pupuk kandang kambing, P3 = pupuk kandang ayam sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan dengan jumlah unit percobaan sebanyak 48 unit. Aplikasi biosaka, meskipun secara statistik tidak berbeda nyata menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan pada hampir semua parameter pertumbuhan, dengan berat basah bunga tertinggi dibandingkan tanaman kontrol. Namun demikian, aplikasi tiga jenis pupuk kandang (sapi, kambing, dan ayam) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kubis dengan dosis 0,625 kg/tanaman atau 2,5 kg/petak. menunjukkan peningkatan bobot basah bunga kubis yang lebih tinggi yaitu 896,58 g, dibandingkan dengan jenis pupuk yang lain. Kata Kunci: Mikroorganisme, nutrisi, pupuk organik
The use of Chromolaena odorata green manure to improve chemical properties of degraded Inceptisols and growth and yield of peanut Hafifah, Hafifah; Nazirah, Laila; Nazaruddin, Muhammad
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2025.124.8295

Abstract

Sustainable agriculture is a crucial solution to address land degradation and food security. This study examined the effects of Chromolaena odorata green manure and botanical pesticides on the chemical properties of degraded Inceptisols, which in turn affect the growth and yield of peanuts. The treatments tested were combinations of four dosages of Chromolaena odorata green manure (0, 10,000, 15,000, and 20,000 kg/ha), and three concentration levels of Chromolaena odorata botanical pesticide (0, 250, and 500 L/ha). Each polybag contained 10 kg of topsoil. The twelve treatments were arranged in a factorial randomized block design with three replications. The results showed that the application of Chromolaena odorata green manure at 20,000 kg/ha significantly improved soil pH, total nitrogen, and C/N ratio, which, in turn, increased leaf area, pod number, and fresh and dry pod weight of the plant. The application of botanical pesticide at 500 L/ha improved leaf area and reduced empty pods of the plant. The combination of green manure and botanical pesticides synergistically boosted soil fertility and peanut productivity. The application of (20,000 kg/ha green manure + 500 L/ha botanical pesticide) yielded the most significant improvements in soil organic C (54.28%), available P (65.11 ppm), and cation exchange capacity (13.10 cmol(+)/kg), along with plant growth and yield. These findings highlight the potential of Chromolaena odorata as an eco-friendly input for sustainable peanut cultivation.
Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) dengan Dosis dan Cara Aplikasi Tepung Cangkang Telur Ayam Setiawan, Bagus; Wirda, Zurrahmi; Nasruddin, Nasruddin; Hafifah, Hafifah; Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.05 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i1.8456

Abstract

Tanaman kangkung darat mempunyai kandungan gizi yang beragam diantaranya zat besi, fosfor, vitamin A, C, kalsium dan potasium sebagai nutrisi yang baik bagi kesehatan. Permasalahan yang terjadi pada tanaman kangkung yaitu penurunan produksi yang disebabkan oleh semakin buruknya kesuburan tanah akibat dari penggunaan pupuk anorganik berlebihan. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis tepung cangkang telur ayam dengan taraf 0, 25, 30 dan 35 gram/polybag; dan cara aplikasi tepung cangkang telur ayam dengan taraf disebar, dibenam dan dicampur air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis tepung cangkang telur ayam berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, berat segar akar dan berat kering akar. Cara aplikasi tepung cangkang telur ayam berpengaruh nyata pada jumlah daun dan diameter batang. Terdapat interaksi nyata antara dosis dan cara aplikasi tepung cangkang telur ayam terhadap peubah tinggi tanaman dan jumlah daun.
Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh dan Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Nilam (Pogostemon cablin, Benth.) Safitri, Irna; Nasruddin, Nasruddin; Ismadi, Ismadi; Hafifah, Hafifah; Usnawiyah, Usnawiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9756

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin, Benth) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Rendahnya pertumbuhan akar pada pembibitan merupakan permasalahan yang sering terjadi, hal ini disebabkan karena rendahnya zat pengatur tumbuh dalam tanaman dan kondisi media tanam yang tidak sesuai dengan kebutuhan perkembangan akar setek tanam. Penelitian dilaksanakan di Desa Karieng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan April sampai Juni 2020. Menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama konsentrasi zat pengatur tumbuh (Z) dengan 4 taraf yaitu Z0 = 0 ppm, Z1 = 100 ppm, Z2 = 150 ppm, Z3 = 200 ppm. Faktor kedua dosis pupuk kandang (K) terdiri dari 4 taraf yaitu K0=0 gram, K1= 100 gram, K2= 150 gram, K3= 200 gram. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi zat pengatur tumbuh dan dosis pupuk organik terhadap semua parameter yang diamati. Pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh dan dosis pupuk kandang sapi secara tunggal tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair Lamtoro dan Pupuk Fosfor Hasibuan, Hedri Gunawan; Jamidi, Jamidi; Hafifah, Hafifah; Rafli, Muhammad; Handayani, Rd Selvy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.414 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair lamtoro dan pupuk fosfor serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kakao. Dilaksanakan di Komplek Asean, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara dan Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Juni sampai September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair lamtoro dan faktor kedua dosis pupuk fosfor. Hasil pengamatan pemberian pupuk organik cair lamtoro pada tanaman kakao menunjukkan pengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman pada umur 6, dan 8 MSPT, diameter batang umur 6, dan 8 MSPT, jumlah daun umur 8 MSPT, dan klorofil daun. Pemberian pupuk fosfor menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap peubah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah klorofil daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat akar segar, dan berat akar kering pada semua umur pengamatan. Pemberian pupuk fosfor P3 dengan dosis (6 g/polybag) memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan pemberian pupuk fosfor P2 (4 g/polybag) dan P1 (0 g/polybag) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao.
Potensi Peningkatan Keragaman Genetik Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Akibat Pemberian Mutagen EMS (Ethyl Methane Sulfonate) Pada Fase Vegetatif Alfikri, Muhammad Sani; Nilahayati, Nilahayati; Handayani, Rd Selvy; Nazimah, Nazimah; Hafifah, Hafifaj
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.99 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9758

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan penting bagi masyarakat Indonesia setelah padi dan jagung. Teknik pemuliaan tanaman yang dilakukan untuk memperbaiki atau mengubah suatu sifat genetik pada tanaman budidaya. Pemuliaan tanaman diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan potensi genetik tanaman sehingga didapatkan hasil yang lebih unggul. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan keragaman tanaman dengan mutagenesis secara kimia. Salah satu senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mutagenesis adalah Ethyl Methane Sulfonate (EMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi EMS yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil serta mengidentifikasi perubahan morfologi pada tanaman kedelai varietas gepak kuning. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara dan di Laboratorium Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April hingga Juli 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Konsentrasi EMS yang diuji ada 4 perlakuan yaitu konsentrasi 0% (E0 = kontrol), 0,05% (E1), 0,075% (E2), 0,1% (E3). Terdapat 4 jumlah perlakuan dengan 3 kali ulangan yang kemudian akan dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan mutagen EMS tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap peubah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, diameter batang, panjang dan lebar stomata
Pengaruh Pupuk Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kaban, Pilipi Persadanta; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazaruddin, Muhammad; Hafifah, Hafifah; Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol 1, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.266 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i3.9759

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang penting, baik dari segi nilai ekonomi maupun kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanamanl bawang merah dengan aplikasi pupuk limbah cair pabrik kelapa sawit dan pupuk kandang sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok 2 Faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk limbah cair pabrik kelapa sawit (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 ml/polybag (S0), 50 ml/polybag (S1), dan 100 ml/polybag (S2). Faktor kedua adalah aplikasi pupuk kandang sapi (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 g/polybag (P0), 120 g/polybag (P1), dan 240 g/polybag (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk limbah cair pabrik kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bawang merah dengan parameter seperti tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per sampel dan berat segar umbi per sampel. Pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bawang merah, parameter jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per sampel dan berat kering umbi per sampel. Interaksi pupuk cair limbah pabrik kelapa sawit dan kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bawang merah, parameter bobot segar umbi per sampel.
Co-Authors Agustina Maulida Alfikri, Muhammad Sani Amelia, Wirda Ami Safriyanur Andika Pratama Badhawi Badhawi Bagus Setiawan Baidhawi Baidhawi Dea Rumambi Sinaga Desi Ariani Elvira Sari Dewi Eri Fazriah Tambunan1 Eva Yuliana, Cut Fadhliani Fadhliani Fadhliani, Fadhliani Faisal Faisal Fridayanti, Nelly H, Safrida Hafiz Benar Silangit Halim Akbar, Halim Hamzah Fansury Nasution Handayani, Rd Selvy Hasibuan, Hedri Gunawan Hendrival Hendrival Hendrival Irmayunita, Irmayunita Irna Safitri Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi Istover Suyansyah Jamidi Jamidi, Jamidi Julianti Kaban, Pilipi Persadanta Keumala, Ida Khaidir Khaidir Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khusrizal Khusrizal Laila Laila Laila Nazirah Laila Nazirah Laila Nazirah Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Mahlil Mahlil Muhammad Muaz Munauwar Muhammad Nazaruddin Muhammad Rafli Muhammad Ridho Muhammad Suhendra Muhammad Yusuf Nurdin Muiz, Kharendra Mukhaiyar Azhari Mutiara N Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nazimah Nazimah Nazimah Nilahayati Novita Pramahsari Putri Nurdin, Muhammad Yusuf P, Asyifa Pratama, Boby Erdi Rafli, Muhammad Rahayu, Sri Mulyati Raudha Tunnisa Rd. Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Safrina Safrina Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Safrizal Safrizal Septiarini Zuliati Septiarini Zuliati Syahputri, Zahrai Al rika Uchti Nuzul Qhinanti Lubis Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Yunny Mustika Sucy Yuskarina, Yuskarina Yusra Yusra Yusra, Yusra Yuziani Yuziani Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda