Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Mikroorganisme Lokal Usus Ayam dan Jenis Media Terhadap Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae L.) Keumala, Ida; Rosnina, Rosnina; Hafifah, Hafifah; Nasruddin, Nasruddin; Nazirah, Laila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2, No 1 (2023) : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i1.12037

Abstract

Produksi jamur merang di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan produksi dengan penggunaan mikroorganisme lokal pada pengomposan media dan jenis media yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroorganisme lokal dan jenis media terhadap hasil jamur merang serta untuk mengetahui adanya interaksi antara 2 faktor tersebut. Penelitian dilaksanakan pada kumbung (rumah jamur) di Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh utara, mulai dari bulan Mei sampai Juni 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan tiga kali ulangan. Faktor 1 yaitu dosis mikroorganisme lokal usus ayam pada pengomposan dan factor 2 jenis media. Uji lanjut dilakukan dengan menggunakan uji Duncan pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikrorganisme lokal berpengaruh sangat nyata terhadap hasil jamur merang pada semua parameter pengamatan, Perlakuan pemberian mikroorganisme lokal terbaik terdapat pada 15 ml/l air (D2). Jenis media berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tubuh buah, jumlah seluruh tubuh buah, dan berat rata-rata tubuh buah, jenis media terbaik adalah tandan kosong kelapa sawit (M1). Terjadi interaksi antara pemberian mikroorganisme lokal dan jenis media pada semua parameter pengamatan, interaksi terbaik adalah D2M1.
Pengaruh Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L.) Akibat Pemberian Kompos Kulit Kopi Khairunnisa, Khairunnisa; Nazirah, Laila; Hayati, Nila; Usnawiyah, Usnawiyah; Hafifah, Hafifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2, No 1 (2023) : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i1.12042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycinemax L) akibat pemberian kompos kulit kopi. Dilakukan di Desa Reulet Timur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah kedelai varietas Devon 2 (V1), varietas Agromulyo (V2) dan varietas Grobogan (V3). Faktor kedua adalah dosis kompos kulit kopi yaitu kontrol (K0), 200 g/lubang tanam (K1) dan 400 g/lubang tanam (K2). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, umur berbunga, umur panen, jumlah produktif cabang, panjang akar, rasio pucuk-akar, jumlah polong per tanaman, berat 100 biji per tanaman, berat biji kering per tanaman dan produksi (ton ha). Hasil menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap peubah tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, umur panen, jumlah cabang produktif, rasio akar pucuk, polong per tanaman, berat 100 biji per tanaman dan berat biji kering tanam, sedangkan kompos kulit kopi berpengaruh pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, rasio pucuk akar dan biji kering berat per tanaman. Varietas terbaik terdapat pada varietas Grobogan dan terbaik dosis kompos sekam kopi adalah 400 g/lubang tanam. Interaksi antara perlakuan varietas dan kompos sekam kopi terdapat perubahan jumlah daun pada umur pengamatan 20 HST pada penggunaan varietas Grobogan dan pemberian kompos kopi dengan dosis 400 gr/lubang tanam, dimana pada interaksi ini diperoleh jumlah daun tertinggi dengan nilai 12,50 helai. Nilai ini merupakan nilai yang sangat besar untuk variabel jumlah daun
Pengaruh Pemberian Kompos Azolla Pinnata Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Terung (Solanum Melongena L.) Rizki, Miftahul; Usnawiyah, Usnawiyah; Hayati, Nila; Nazirah, Laila; Hafifah, Hafifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2, No 1 (2023) : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i1.12043

Abstract

Saat ini kehilangan produksi terung dari budidaya hingga pasca panen mencapai 10-30%. Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk peningkatan tanaman terung dengan pemupukan organik dan penggunaan varietas unggul terung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos Azolla pinnata untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil beberapa varietas terung. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan dan Labaratorium Agroekoteknologi, fakultas pertanian Universitas Malikussaleh. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama yaitu Azolla pinnata yang terdiri dari 3 taraf yaitu : kontrol (A0), 60 g (A1) dan 80 g (A2). Faktor kedua varietas terung yaitu : Panjalu F1 (V1), Yumi F1 (V2), Lazeta F1 (V3) dan Antaboga F1 (V4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Azolla pinnata terhadap tinggi tanaman (10 HST, 30 HST dan 40 HST), diameter batang 20 HST, jumlah daun 10 HST, klorofil daun 20 HST dan 40 HST, panjang buah panen 1. Perlakuan 80g dan 60g Merupakan perlakuan terbaik setelah diberikan kepada masing-masing varietas terung. Perlakuan varietas terung berpengaruh pada Tinggi Tanaman (10 HST, 20 HST ,30 HST dan 40 HST) diameter batang (10 HST, 20 HST, 30 HST dan 40 HST), jumlah daun (10 HST dan 20 HST ), klorofil daun (10 HST,20 HST dan 40  HST) jumlah buah panen 1 dan panjang buah panen 1, panen 2 dan panen 3 Varietas terbaik yaitu pada varietas Yumi F1 (V2).
Pengaruh Media Tanam dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Nazimah, Nazimah; Faisal, Faisal; Hafifah, Hafifah; Nazaruddin, Muhammad; Fridayanti, nelly; Amelia, Wirda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i3.15455

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran. Menurunnya produksi pakcoy karena terbatasnya media tumbuh dan keragaman komoditas di lahan yang sempit, mengakibatkan produktivitas tanaman tidak maksimal dan tidak berkelanjutan. Penanaman bisa dilakukan di lapangan, pot, polybag, atau secara hidroponik. Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang mempromosikan produksi makanan dan serat lingkungan, sosial dan ekonomi, dan tidak termasuk penggunaan pupuk sintetis, pestisida, pengatur tumbuh, pakan ternak dan aditif, dan organisme hasil rekayasa genetika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media tanam dan varietas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Januari 2023 sampai dengan Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama, penggunaan media tanam (M) terdiri atas 3 taraf yaitu, M0: Tanah, M2: Pupuk kandang + tanah (1:1), M3: Arang sekam + tanah (1:1), faktor kedua, penggunaan varietas pakcoy (V) terdiri atas 3 taraf yaitu: V1: varietas Nauli F1, V2: varietas urban, V3: varietas Sylphy tx F1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam tidak mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun kecuali kadar klorofil yang berpengaruh sangat nyata. Media tanam yang terbaik terdapat pada perlakuan media tanah + Pupuk Kandang. Perlakuan varietas tanaman pakcoy berpengaruh nyata pada jumlah daun, tetapi berpengaruh sangat nyata pada kadar klorofil tetapi tidak berpengaruh pada tinggi tanaman. Varietas yang terbaik terdapat pada varietas Nauli F1. Adanya interaksi antara media tanam dengan varietas, hal ini dapat dilihat pada tinggi tanaman dan kadar klorofil.
Respon Pemberian Cangkang Telur Ayam dan POC Mucuna bracteata Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) di Tanah Inceptisol Syahputri, Zahrai Al rika; Wirda, Zurrahmi; Lukman, Lukman; Hafifah, Hafifah; Fridayanti, Nelly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v3i1.18333

Abstract

Kebutuhan tomat yang meningkat tidak sejalan dengan produktivitas yang menurun karena penerapan teknik budidaya yang kurang tepat. Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan melakukan pemupukan menggunakan POC Mucuna bracteata dan serbuk cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh serta interaksi antara pengguanaan serbuk cangkang telur ayam dan POC Mucuna bracteata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara dan Laboratorium Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama yaitu cangkang telur ayam yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 g/tanaman (C0), 60 g/tanaman (C1), 80 g/tanaman (C2). Faktor kedua yaitu POC Mucuna bracteata yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 ml/l (P0), 125 ml/l (P1), 150 ml/l (P2). Pemberian cangkang telur ayam 80 g/tanaman dan POC Mucuna bracteata 150 ml/liter memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang terbaik, serta terdapat interaksi antar pemberian cangkang telur ayam dan POC Mucuna bracteata pada peubah berat buah per plot.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro Ridho, Muhammad; Hafifah, Hafifah; Nilahayati, Nilahayati; Ismadi, Ismadi; Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v3i1.18334

Abstract

Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dengan konsentrasi dan dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan kesuburan tanah serta menurunnya kandungan bahan organik tanah. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan pupuk organik, seperti pupuk kandang sapi dan pupuk organik cair dari daun lamtoro, dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman selada merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi pupuk kandang sapi dan pupuk organik cair dari daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambun Tunong, Kecamatan Dewantara, dan di Laboratorium Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang sapi, yang terdiri dari: S0 = 0 g/polybag, S1 = 50 g/polybag, dan S2 = 100 g/polybag. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik cair daun lamtoro, yang terdiri dari: C0 = 0 ml/liter, C1 = 100 ml/liter, dan C2 = 200 ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah, khususnya pada parameter panjang daun, berat segar tanaman, dan klorofil daun. Perlakuan terbaik ditemukan pada dosis pupuk kandang sapi S2 (100 gram/polybag). Pemberian pupuk organik cair daun lamtoro juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah, terutama pada parameter panjang daun, berat segar tanaman, panjang akar, dan volume akar. Perlakuan terbaik ditemukan pada dosis pupuk organik cair daun lamtoro C2 (200 ml/liter air). Tidak terdapat interaksi signifikan antara pupuk kandang sapi dan pupuk organik cair daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah pada semua parameter yang diamati.
Uji Berbagai Jenis Varietas Dan Konsentrasi Biourin Kelinci Untuk Mengetahui Karakteristik Morfofisiologis Jagung Ketan (Zea mays ceratina) Safrina, Safrina; Nazirah, Laila; Nasruddin, Nasruddin; Khusrizal, Khusrizal; Jamidi, Jamidi; Hafifah, Hafifah
Agrium Vol 20 No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i3.12890

Abstract

Salah satu teknik budidaya jagung ketan adalah penggunaan varietas unggul dan penggunaan pupuk organik biourine kelinci. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok  dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari (V1) varietas Arumba, (V2) varietas Kumala, (V3) varietas Srikandi, dan (V4) varietas Rasanya. Faktor kedua adalah konsentrasi biourine kelinci yang terdiri dari (U0) 0 ml/l, (U1) 150 ml/l, dan (U2) 250 ml/l. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih umur berbunga, jumlah tongkol yang ditanam, panjang tongkol, berat tongkol, panjang tongkol tanpa tongkol, berat tongkol. tanpa tongkol, jumlah baris benih per tongkol, berat 100 biji, dan produksi ton/ha serta kandungan amilopektin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas terbaik adalah varietas Arumba (V1). dan pemberian biourinee terbaik terdapat pada perlakuan (U2) 250 ml/liter. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara variasi perlakuan dan pemberian biourine kelinci terhadap beberapa parameter perlakuan
Analisis Kualitas Fisik Dan Cita Rasa Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Pada Dua Rentang Ketinggian Muiz, Kharendra; Nilahayati, Nilahayati; Nasruddin, Nasruddin; Jamidi, Jamidi; Hafifah, Hafifah
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18994

Abstract

Kualitas kopi Arabika sangat ditentukan oleh berbagai faktor, terutama ketinggian tempat tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh spesifik ketinggian terhadap kualitas fisik dan cita rasa kopi Arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Sampel biji kopi diambil dari dua rentang ketinggian, yaitu 1000-1500 mdpl dan 1500-1700 mdpl. Analisis kualitas fisik mengacu pada SNI 01-2907-2008, sedangkan uji cita rasa menggunakan metode cupping sesuai standar SCAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi dari ketinggian 1500-1700 mdpl memiliki skor cupping lebih tinggi, terutama pada parameter aroma, flavor, dan aftertaste, balance dan overall dibandingkan dengan kopi dari ketinggian 1000-1500 mdpl. Keduanya dikategorikan sebagai kopi specialty. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan ketinggian berkorelasi positif dengan peningkatan kompleksitas rasa dan kualitas keseluruhan kopi Arabika Gayo. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi petani untuk mengoptimalkan produksi kopi berkualitas tinggi melalui pemilihan lokasi tanam pada ketinggian yang lebih tinggi.
Kerentanan Relatif Beras terhadap Hama Kumbang Bubuk Gabah (Rhyzopertha dominica (F.)) : Susceptibility Relative of Rice to Lesser Grain Borer (Rhyzopertha dominica (F.)) Hendrival; Khaidir; Hafifah; Nazimah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11 No 1 (2022): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v11i1.1453

Abstract

The lesser grain borer, Rhyzopertha dominica (F.) (Coleoptera: Bostrichidae) is a primary pest that causes damage to stored cereals such as corn, grain, rice, wheat, sorghum, tubers, and starch-containing substrates and packaging made from wood. R. dominica not only cause losses in terms of quantity but also affect quality during the storage period through their feeding activities. The study aimed to determine the level of susceptibility to rice during storage to R. dominica. The research was conducted at the Laboratory of Plant Pest and Disease, Faculty of Agriculture, Malikussaleh University, Aceh which began from November 2019 to February 2020. The study was done in the form of laboratory experiments using a Completely Randomized Design (CRD) nonfactorial with a total treatment of 10 rice varieties. The results of variance analysis using the Duncan Multiple Range test showed that the susceptibility level of rice to R. dominica infestation was classified into moderate category. The highest percentage of weight loss was found in Mekongga varieties (1,95%) while the lowest in Inpari 30 (0,73%)
Agronomic Characteristics of Three Superior Varieties of Rice Plants (Oryza sativa L. ) At Different Planting Distances in the System of Rice Intensification (SRI) Pattern System Yunny Mustika Sucy; Laila Nazirah; Jamidi; Baidhawi; Hafifah
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Mei (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i2.4361

Abstract

The increasing population necessitates a corresponding rise in rice production each year, a condition significantly influenced by cultivation practices and the application of technology. This study aims to evaluate the agronomic characteristics of three superior rice varieties at different planting distances within the System of Rice Intensification (SRI) framework. The research will be conducted in Geulumpang Payong Village, Jeumpa District, Bireuen Regency, at an altitude of approximately 0 to 969 meters above sea level (masl) from August to November 2024. This study employed a split-plot design (RPT) experimental method within a randomized block design (RAK). Two factors were tested: varieties (Ciherang, Inpari 49, and Mustajab) and planting distances (25 cm x 25 cm as the control, 25 cm x 30 cm, 30 cm x 30 cm, and 35 cm x 35 cm). Consequently, 12 treatment combinations were established, with each treatment replicated three times, resulting in a total of 36 experimental units. Each plot contained four research plants, leading to a total of 144 plants. The data obtained from the research were statistically analyzed using the F-test with SAS V9.12 software. If the results of the analysis of variance indicated significant differences at the 5% level, the Duncan Multiple Range Test (DMRT) was conducted. The results suggested that the variety had a considerable influence on the parameters of plant height and the number of leaves. In contrast, leaf area, root length, and the number of tillers did not show significant effects. In terms of planting distance, the number of leaves and tillers was significantly affected, while plant height, leaf area, and root length did not exhibit significant changes. The interaction between the two factors had a substantial impact on the number of leaves, while plant height, leaf area, root length, and the number of tillers showed no significant effects. The Ciherang variety, combined with a planting distance of 30 cm x 30 cm, emerged as the most effective treatment, indicating it was the optimal condition in this study.
Co-Authors Agustina Maulida Alfikri, Muhammad Sani Amelia, Wirda Ami Safriyanur Andika Pratama Badhawi Badhawi Bagus Setiawan Baidhawi Baidhawi Dea Rumambi Sinaga Desi Ariani Elvira Sari Dewi Eri Fazriah Tambunan1 Eva Yuliana, Cut Fadhliani Fadhliani Fadhliani, Fadhliani Faisal Faisal Fridayanti, Nelly H, Safrida Hafiz Benar Silangit Halim Akbar, Halim Hamzah Fansury Nasution Handayani, Rd Selvy Hasibuan, Hedri Gunawan Hendrival Hendrival Hendrival Irmayunita, Irmayunita Irna Safitri Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi Istover Suyansyah Jamidi Jamidi, Jamidi Julianti Kaban, Pilipi Persadanta Keumala, Ida Khaidir Khaidir Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khusrizal Khusrizal Laila Laila Laila Nazirah Laila Nazirah Laila Nazirah Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Mahlil Mahlil Muhammad Muaz Munauwar Muhammad Nazaruddin Muhammad Rafli Muhammad Ridho Muhammad Suhendra Muhammad Yusuf Nurdin Muiz, Kharendra Mukhaiyar Azhari Mutiara N Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nazimah Nazimah Nazimah Nilahayati Novita Pramahsari Putri Nurdin, Muhammad Yusuf P, Asyifa Pratama, Boby Erdi Rafli, Muhammad Rahayu, Sri Mulyati Raudha Tunnisa Rd. Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Safrina Safrina Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Safrizal Safrizal Septiarini Zuliati Septiarini Zuliati Syahputri, Zahrai Al rika Uchti Nuzul Qhinanti Lubis Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Yunny Mustika Sucy Yuskarina, Yuskarina Yusra Yusra Yusra, Yusra Yuziani Yuziani Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda