Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Novianti Choirunnisa; Ika Yatri
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2752

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran sejak menyebarnya pandemi covid-19 yaitu model Blended Learning. Dengan menggunakan model Blended Learning diharapkan dengan adanya penyesuaian model pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran selama masa pandemi covid -19. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model Blended Learning terhadap hasil belajar tematik tema 7 serta untuk mengetahui kelebihan serta kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan model blended learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SDS Muhammadiyah 4 Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di bulan mei. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode studi korelasional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner (angket) dan dokumentasi. Sampel penelitian ialah siswa kelas III SDS Muhammadiyah 4 Jakarta yang terdaftar dalam semester genap 2021-2022 yang berjumlah sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian diperoleh adanya korelasi yang positif serta memiliki nilai signifikansi antara model pembelajaran Blended Learning terhadap hasil belajar tematik yang dinyatakan kebenarannya dengan uji signifikansi parsial (t-test) dengan hasil yang diperoleh yaitu adanya efektifitas antara dua variabel, serta bukti hasil pengujian dengan uji simultan (uji-F). Maka dapat disimpulkan pada penelitian ini bahwa model Blended Learning dinilai efektif dalam meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas III sesuai dengan data hasil penelitian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Nafilah Khairunnisa; Ika Yatri
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2854

Abstract

Tahun 2020 adalah munculnya virus Covid-19 di Indonesia. Kasus virus Covid-19 merubah sistem pembelajaran di seluruh dunia. akibat dari masa pandemic Covid-19 peserta didik kelas IV mengalami penurunan pada kemampuan membaca pemahaman. Seiring berjalannya waktu kasus Covid-19 mereda, hal ini membawa pengaruh baik terhadap sistem pembelajaran, karena kebijakan pemerintah mulai menerapkan sistem pembelajaran tatap muka 50% dan e-learning 50%. model pembelajaran blended learning sangat cocok diterapkan pada proses pembelajaran. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap kemampuan membaca peserta didik kelas IV SDN Lenteng Agung 07. penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. populasi penelitian ini ialah peserta didik kelas IV SDN Lenteng Agung 07 yang terdaftar sebagai peserta didik pada semester genap tahun ajaran 2021-2022. Sampel pada penelitian ini terdiri dari kelas eksprimen dan kelas kontrol, di ambil menggunakan teknik cluster random sampling. kelas ekperimen terdiri dari 30 peserta didik dan kelas kontrol terdiri dari 30 peserta didik. kelas eksperimen diberikan perlakuan model pembelajaran blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan model konvensional. instrument pada penelitian ini berupa test (posttest only), yaitu berupa 10 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal essay. hasil posttest kelas eksperimen sebesar 82,93 dan kelas kontrol sebesar 58,96. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada pebelajaran blended learning terhadap kemampuan membaca peserta didik kelas IVdilihat dari hasil akhir pengujian Effect Size dan diperoleh Effect Size sebesar 3.9949.
Online Application of Science Practicum Video Based on Local Wisdom to Improve Student's Science Literacy Wati Sukmawati; Prima Mutia Sari; Ika Yatri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 4 (2022): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i4.1940

Abstract

During the Covid-19 pandemic, all learning activities were carried out online, including practicum activities. To find out the success of practicum activities carried out online, this research was carried out. This study aims to develop a practicum learning video based on local wisdom to improve the scientific literacy of prospective elementary school teacher students. The development of learning videos based on local wisdom is a product produced by students while participating in online practicum activities. This research was conducted with a quasi-experimental method. The research subjects used were 20 fifth semester elementary school teacher education students who were selected by convenience sampling. The instrument developed in the form of multiplechoice questions as many as 20 questions that have been tested for validation and reliability and used for pretest and posttest. Data from students' pretest and posttest results were processed by stacking Rasch model analysis to determine changes in students' scientific literacy skills before and after participating in online practicum with videos based on local wisdom. Based on the results of the student's pretest and posttest analysis, data obtained from the logit value change from 1.2 to 3.2 and categorization was carried out based on the increase in scientific literacy skills, namely 20% low category, 65% moderate, and 15% high. Based on these results, online practicums with local wisdom-based learning videos are able to explore students' scientific literacy skills and can be applied to other practicums. In addition, students' technological literacy skills are also trained
PENERAPAN PERMAINAN BALOK DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA DINI Ika Yatri; Nur Amini
Jurnal El-Audi Vol. 3 No. 2 (2022): Vol. 3 No. 2 September 2022
Publisher : Institut Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56223/elaudi.v3i2.51

Abstract

Block games are tools in teaching and learning activities by using pieces that resemble wood which are the same thickness and with a length of twice or four times the same size, some are in the form of curves, cylinders and half of the pieces of blocks are also provided, but all of the same length. according to the size of the base beams. Visual-spatial intelligence is an ability related to combining the characteristics of objects or objects in the surrounding environment in the form of mental images that can be re-expressed in the form of detailed information, pictures, paintings, sculptures, and others. This intelligence involves sensitivity to color, line, shape, size, area, and the relationship between these elements. The purpose of this study was to determine how the application of block games can develop visual-spatial intelligence in early childhood at RA Al Kautsar Cibatu Cisaat. This research uses a qualitative descriptive research type. Data collection techniques that researchers use in this study are observation, interview, and documentation techniques. While the data analysis techniques used are data reduction, data display and drawing conclusions. Based on this analysis, the researchers presented the results of the study that the development of visual spatial intelligence of children aged 5-6 years at RA Al Kautsar Cibatu Cisaat generally has good value because of the 4 indicators put forward by researchers not all of them have developed as expected. Based on the results of the analysis and discussion that the researchers have described, not all children are enthusiastic in participating in the block game and there are also some children who have not made construction using the block game.
Video Animasi Melalui Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Hanny Rahma Sari; Ika Yatri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v2i3.381

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkemban seharus dapat dimanfaatkan dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pembelajaran yang berkualitas dapat memudahkan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun masih banyak guru yang belum memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video animasi melalui aplikasi canva terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Srengseng Sawah 11. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis eksperimen, dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa yang diambil menggunakan teknik pretest-posttest. Peneliti menggunakan metode kuasi eksperimen yang terapkan dikelas 4a dan 4b, sebagai kelas ekperimen dan kelas kontrol di sekolah dasar. Intrumen yang gunakan menyesuaikan dengan indikator pada penggunaaan vidio animasi dengan menggunakan soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji independen sempel T Test dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan vidio animasi pada materi puisi bahasa Indonesia menjadikan pembelajaran lebih berkualitas.  Media animasi ini mampu menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif sehingga hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi lebih baik dibandingkan siswa yang tidak menggunakan media animasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MEMBANGUN GENERASI MILENIAL SADAR PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI SERTA PENGEMBANGAN KARAKTER SOFT SKILL BERBASIS KEPRAMUKAAN Ika Yatri; Arum Fatayan; Wati Sukmawati; Rahmiati Rahmiati; Mimin Minawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16464

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dua hari yaitu di hari pertama melakukan praktikum IPA sederhana, salah satu kegiatan yang penting untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan karena permasalahan yang dihadapi mitra sebelum kegiatan dilaksanakan ialah kurangnya peserta didik dalam memahami sains dan minimnya pengembangan soft skill pagi siswa-siswi Sekolah Dasar. Namun, dalam pelaksanaannya seringkali terkendala oleh kurangnya pengetahuan guru dan keterbatasan fasilitas di sekolah. Oleh karena itu, pendampingan kegiatan praktikum IPA sederhana dan pengembangan soft skill siswa dalam kegiatan pramuka di Sekolah Dasar Kepulauan Seribu akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum dan meningkatkan pemahaman siswa. serta pengembangan soft skill siswa dalam kegiatan pramuka, hal ini dapat menumbuhkan karakter bagi siswa yang di ikuti oleh 5 guru dan 30 siswa. Dari survei pre test dan post test yang peneliti lakukan menghasilkan peningkatan 90% bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan siswa-siswi sekolah dasar di pulau pari dalam peningkatan generasi milineal sadar pendidikan, sains dan tekhnologi serta pengembangan karakter soft skill berbasis kepramukaan bagi siswa-siswi sekolah dasar.Abstract: Community service activities are carried out in two days, namely on the first day doing simple science practicum, one of the activities that is important to increase students' understanding of the material being taught because the problems faced by partners before the activities are carried out are the lack of students in understanding science and the lack of development of soft skills for elementary school students. However, in practice it is often constrained by a lack of teacher knowledge and limited facilities at school. Therefore, assistance for simple science practicum activities and the development of soft skills for students in scout activities at the Seribu Islands Elementary School will be carried out to improve the quality of practicum implementation and increase student understanding. As well as the development of student soft skills in scout activities, this can foster character for students who are followed by 5 teachers and 30 students. From the pre-test and post-test surveys that the researchers conducted, it resulted in an 80% increase that this training succeeded in increasing elementary school students on Pari Island in increasing the millennial generation aware of education, science and technology as well as developing scouting-based soft skills character for elementary school students.
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media WhatsApp Group Menurut Persepsi Orang Tua Ervandra Oktarianto Oktarianto; Ika Yatri
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 4 No. 4 (2023): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v4i4.14675

Abstract

Pandemi covid-19 membuat adanya sistem pembelajaran daring di indonesia. Pembelajaran daring menggunakan media whatsapp group menjadi salah satu media pembelajaran yang digunakan untuk mempermudahkan proses pembelajaran dan sebagai penunjang keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas media pembelajaran daring Whatsapp group terhadap pembelajaran menurut persepsi orang tua siswa kelas Vb di SDN 7 Koba. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang tua siswa di kelas Vb sebanyak 29 orang . Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner yang diisi oleh orang tua siswa kelas Vb di SDN 7 Koba. Angket yang digunakan telah divalidasi oleh ahli dan juga mengikuti aturan likert. Analisis data yang digunakan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan melakukan uji efektivitas dengan syarat jika nilai keefektifan berada dalam interval ≤ 55% maka dikatakan media whatsapp group menurut persepsi orang tua siswa tidak efektif sedangkan jika jawaban keseluruhan dari orang tua siswa berada di interval ≥ 55% maka dapat dikatakan media whatsapp group itu efektif menurut persepsi orang tua siswa. pada penelitian ini didapatkan hasil jawaban keseluruhan dari orang tua berada di angka presentase 74,08% yang artinya menurut pandangan orang tua media whatsapp group ini dikatakan efektif untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran daring.
PENDAMPINGAN PRAKTIKUM IPA SEDERHANA DI SEKOLAH DASAR Wati Sukmawati; Rahmiati Rahmiati; Arum Fatayan; Ika Yatri; Zulherman Zulherman; Mimin Ninawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3016-3021

Abstract

Praktikum IPA merupakan bagian penting dalam pembelajaran di sekolah dasar, karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memahami konsep ilmiah dengan cara yang praktis dan menyenangkan. Namun, seringkali pendampingan yang tepat dan efektif oleh guru atau pengajar kurang tersedia, sehingga dapat mengurangi efektivitas pembelajaran praktikum. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pendampingan praktikum IPA sederhana di sekolah dasar. Metode pengabdian yang digunakan adalah observasi partisipatif dalam pada sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan yang memadai dapat memberikan manfaat signifikan bagi siswa dalam memahami materi pelajaran dan konsep-konsep ilmiah. Guru atau pendamping yang aktif secara langsung membimbing siswa dalam melakukan praktikum, memberikan penjelasan yang jelas, serta memfasilitasi diskusi dan refleksi, dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap IPA. Hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran di sekolah dasar, serta meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan. Implementasi praktikum IPA yang efektif dan berorientasi pada pendampingan yang baik dapat menjadi langkah penting dalam memajukan pembelajaran sains di tingkat dasar dan membantu siswa dalam mempersiapkan diri untuk tantangan masa depan. 
Keefektifan Pembelajaran Online Melalui Zoom Meeting di Masa Pandemi bagi Mahasiswa Irmada, Fika; Yatri, Ika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1245

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 yang terjadi di Indoneisa, mahasiswa harus melakukan proses pembelajaran secara online. Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka menerapkan pembelajaran online, salah satu aplikasi yang sering digunakan pada progam studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2018 adalah aplikasi Zoom meeting. Kefektifan pembelajaran online perlu diperhatikan agar mahasiswa dapat memahami proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tentang kefektifan pembelajaran online melalui Zoom meeting di masa pandemi mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka angkatan 2018 dan (2) Mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran online melalui Zoom meeting di masa pandemi mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka angkatan 2018. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan riset penelitian bahwa pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom meeting cukup efektif. Pembelajaran online menggunakan zoom meeting ini bisa bertatap muka sama halnya kelas konvensional. Fitur dalam Zoom meeting juga mudah digunakan dan membuat proses pembelajaran lebih menarik. Namun, jika tidak menggunakan zoom yang premium maka proses pemnelajaran akan terjeda
Perbandingan Penggunaan Aplikasi Whatsapp Group dan Google Classroom terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Diana, Suryani Apriyani; Yatri, Ika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1477

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbandingan hasil belajar Matematika dengan menggunakan aplikasi Whatsapp Group dan Google Classroom pada peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakaan adalah Quasi Eksperimen dengan design penelitian Nonquievalent Control Goup Design. Uji normalitas kelas ekperimen I diperoleh hasil Lhitung = 0,1212 < Ltabel = 0,173 untuk kelas eksperimen II diperoleh hasil Lhitung = 0,090 < Ltabel = 0,173 maka kedua kelas tersebut berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh hasil Fhitung = 1,27 < Ftabel = 4,30, maka data tersebut berdistribusi homogen. Uji hipotesis peneliti menggunakan uji-t independent diperoleh hasil Thitung = 2,315 > Ttabel = 1,7001 maka dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang mana bahwa terdapat perbedaan penggunaan aplikasi Whatsap Group dan Google Classroom terhadap hasil belajar melalui pembelajaran daring mata pelajaran matematika kelas V SD Muhammadiyah 41 Jakarta Timur. Uji-t satu pihak kanan pada kelas eksperimen I Ha ditolak dan eksperimen II Ho diterima maka penggunaan aplikasi whatsapp group lebih besar 75 dari penggunaan google classroom
Co-Authors Adawiyah, Arifatul Agizka Yusfiana Ahmad Hidayatullah Aida, Siti Nur Akmal Fadilah Al-Adawiyah, Rabbiah Ali Ahmad Alvira Febriana Amelia Nabilla Zahra Amiullah, Gufron Ananda Dwi Putri Andien Afriannisa Anisah Nur Azizah Anita Yulia Safitri Anjura, Delia Arum Fatayan Arum Fatayan Arum Fatayan Azhar Nawawi, Muhammad Azizah, Endang Nur Azzahirah, Salsabila Baadilla, Irwan Baeny, Fathur Rahman Bella Firdha Novia Widayanti Cahya Komara Camilia Habibah Chairunnisa, Putri Deni Murdiani Desi Fitria Sari Diana, Suryani Apriyani Dina Selviana Elti Mulyani Ervandra Oktarianto Oktarianto Fatayan, Arum Fika Irmada Fikriatunnisa Firdaus, Prasetyo Ananda Gusniardy, Syauqi Robby Bilhard Hanan, Nabilla Hanifatuffida, Azmi Hanifatun Nizzah Hanna Yasmin Shupaeroh Hanni Funica Granatuma Hanny Rahma Sari Hasanah, Hibatillah Husna, Eka Septiana Nakiya Iba, Khairil Ibrahim, Nini Imelda Meyvita Indik Syahrabanu Ingguh Setiani, Opi Irmada, Fika Jihan Alya Khairunnisa, Aura Kurnia, Santi Kusmajid Lanardin Lanjar Pratiwi Latifah Hikmalia Rahma Lutfi Irawan Marsha Atika Putri Martin Maulida Nur Khasanah Meidira Rachel Trisyahrani Meydista, Farah Ajeng Mimin Minawati Mimin Ninawati Muhammad Azhar Nawawi Muhammad Azhar Nawawi Muhammad Farras Qoid Mufadhol Muhammad Rohadi Mutiara, Helmi Nabila Rizqika Kusumawardani Nafilah Khairunnisa Najma Kamila Putri Syarief Nawawi, Azhar Nawawi, Muhammad Azhar Nico Dwi Kurniawan Nirmala Amelia Noer, Alifah Novianti Choirunnisa Nur Amini Nur Azizah Nur Azizah Nur Hidayah Huba Nurul Hidayah Prima Mutia Sari Purnomo, Aditya Rizqi Putra Putri Gita Lestari Putri, Audry Riansah Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadillah, Dea Rampal, Arjun Ranggita Dwi Syahla Rani, Jihan Puspa Rihadatul Aisyah Salwa Az Zahrah Santi Yudhistira Savira Mahesa Azhirakeisha Shafa Saiddina, Cresna Silfa Ayu Prastika Sipa’us Sa’adah SITI HOTIJAH Suryani Apriyani Diana Suwaibatul Aslamiyah, Suwaibatul Syaepurrohman, Purnama Tri Wintolo Apoko Tussaddiyah, Halimah Viny Sarah Alpian Wati Sukmawati Wati Sukmawati Wati Sukmawati Wati, Dita Prihatna Zulfikram, Riki Zulherman