Claim Missing Document
Check
Articles

IMPROVING COMMUNITY ECONOMIC INDEPENDENCE THROUGH MSME PRODUCT DEVELOPMENT IN PADALUYU VILLAGE, CIANJUR REGENCY Br Ginting, Novita; Hartono, Rudi; Mujahidin, Endin; Rosyadi, Rahmat
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i1.1648

Abstract

To help the Cianjur district affected by the earthquake on November 21, the Directorate General of Higher Education, Research, and Technology (Ditjen Diktiristek) launched the Kampung Cekattan program (Fast, Responsive, Collaborative to Rise and Tangguh Bersama) two programs that are integrated into this program are community self-reliance activities (KKM) and kampung bangkit (KKB) activities. UIKA Bogor participates in community self-reliance activities (KKM) and kampung bangkit (KKB) activities. One of UIKA Bogor's programs is to increase the development of MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) products through activities to increase community economic independence through the development of MSME products in Padaluyu Village, Cugenang District, Cianjur Regency. MSMEs are assisted by as many as 3 (three) MSMEs, namely convection, dry snack culinary, and bamboo woven handicrafts. UIKA Bogor donated equipment, materials, and training to MSME actors as many as 25 packages. The purpose of this activity is to provide solutions for MSME actors affected by the earthquake to restart their businesses and be able to meet the economic needs of families so that they can be economically independent after the earthquake. The implementation team of KKM activities also ensures that the production equipment and materials submitted to MSMEs function and are used by the receiving MSMEs. Based on the results of the monitoring carried out, MSMEs in the fields of bamboo matting, culinary/street vendors, and making snack chips have used and utilized the materials and tools they have received and have returned to activities and have been able to meet the needs of their families again.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Dalam Pendidikan Agama Islam Sa'diyah, Maemunah; Naskiyah, Naskiyah; Rosyadi, Abdu Rahmat
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.2802

Abstract

Di era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengunaan internet menjadi sangat mudah. Hal ini disebabkan kebutuhan terhadap akses informasi, gaya hidup, komunikasi, hiburan, dan pengetahuan yang tersedia pada berbagai sosial media. Media sosial memiliki peranan dalam pembentukan jati diri seseorang dan tingginya penggunaan sosial media dikalangan mahasiswa akan berdampak pada kesehatan mentalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa PAI Universitas Ibn Khaldun Bogor. Metode Penelitian yang digunakan yaitu penelitian  kuantitatif dengan jenis korelasional (correlational reserch). Subjek dalam penelitian ini adalah 87 mahasiswa PAI. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampling yaitu simple random sampling. Analisis data dengan uji Korelasi Pearson Product Moment. Hasil  dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang negatif signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa PAI. Hasil koefisien korelasi menghasilkan r = -0,220 dengan taraf signifikansi p =  0,041 (< 0,05). Artinya semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam menggunakan media sosial maka semakin rendah kesehatan mentalnya. Berlaku juga sebaliknya semakin rendah intensitas penggunaan media sosial maka kesehatan mental akan semakin tinggi.
Strategi Dakwah dan Unsur-Unsur Pendidikan Agama Islam Dalam Dakwah Islamiyah Walisongo di Wilayah Pulau Jawa Ibdalsyah, Ibdalsyah; Rosyadi, Abdu Rahmat
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.2959

Abstract

Keberadaan Walisongo di Pulau Jawa pada abad ke-15 M untuk melaksanakan dakwah itu sebagai fakta sejarah keislaman. Hal ini dapat diungkap secara jelas dan nyata untuk menangkal pendapat yang mengatakan, bahwa Walisongo sebagai mitos religi yang penuh mistik. Pembuktian dalam bentuk fakta, data, dan informasi dalam penelitian ini dapat ditelusuri dari situs-situs sejarah dengan mengonfirmasi kepada para penjaga dan pengaman yang berlangsung secara turun temurun dari pihak pewaris langsung maupun para pejabat di wilayah setempat. Selain itu juga berbagai dokumen dalam bentuk literatur dapat dikaji secara mendalam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus yang berkaitan dengan strategi dakwah dan unsur-unsur pendidikan agama Islam dalam dakwah Islamiyah Walisongo di wilayah Pulau Jawa. Data yang digunakan bersumber dari literatur dan dokumen dengan analis data dilakukan secara deskriptif-normatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, strategi dakwah para walisongo ketika masuk ke tanah Jawa dilakukan secara berkelompok, sistimatis, serempak, dan masif hampir disemua wilayah Pulau Jawa dengan strategi dakwah yang melibatkan pemerintahan dan merangkul budaya, seni, dan tradisi masyarakat setempat sehingga dapat diterima dengan baik tanpa adanya penentangan.  Kedua, unsur-unsur pendidikan agama Islam sebagai topik dakwah Islamiyah para walisongo dengan mengutamakan pendidikan dibidang akhlakul karimah untuk diterapkan oleh seorang muslim dalam menjalani kehidupan.
KEUNGGULAN BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH “AMANAH UMMAH” DALAM PENERAPAN FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL DAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN Asrun, Andi Muhammad; Rosyadi, Abdu Rahmat; Satory, Agus; Milono, Yennie K.; Malik, Ridwan
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 8 No 1 (2020): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v8i1.20257

Abstract

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Tren perkembangan BPRS sejak diberlakukan undang-undang perbankan syariah terus meningkat. Seluruh kegiatan BPRS wajib menerapkan prinsipprinsip syariah yang difatwakan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Setelah dibentuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini telah terjadi perubahan regulasi bahwa pemberlakuan fatwa DSN-MUI harus masuk ke dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (P-OJK). Permasalahan perbankan syariah yang timbul saat ini secara umum terjadi pada Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), maupun pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam hal penerapan prinsip-prinsip syariah yang belum konsisten, bahkan masih ada yang belum sesuai dengan fatwa DSN-MUI yang sudah menjadi peraturan OJK. Penelitian terhadap BPRS Amanah Ummah ini dilakukan pada aset permodalan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis-normatif yangmenempatkan peraturan perundang-undangan sebagai objek penelitian yang bersumber dari hukum primer, sekunder, dan tersier. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak BPRS Amanah Ummah. Sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen lainnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dari produk-produk pembiayaan BPRS Amanah Ummah telah menerapkan prinsip-prinsip perbankan syariah berdasarkan Fatwa DSN-MUI secara konsisten.