Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN KONTEN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DAN DONATUR TERHADAP PROGRAM PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI PERTIWI Azzahra, Shafa Tasya; Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Azhar, Hanif; Rahman, Yanuar
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 02 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i02.12065

Abstract

Panti jompo merupakan tempat yang menyediakan layanan perawatan dan tempat tinggal bagi orang lanjut usia yang membutuhkan bantuan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi adalah salah satu dari sekian banyak panti jompo di Bandung. Dalam rangka mendukung kesejahteraan para lansia, Panti Jompo Budi Pertiwi ini tidak memungut biaya apapun dari para penghuninya, sehingga mereka mampu menghadapi tantangan pendanaan yang tidak menentu melalui penggalangan donasi masyarakat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keberadaan panti jompo ini maka perlu memanfaatkan media sosial dengan menyajikan konten kreatif yang melibatkan para lansia, seperti video storytelling tentang kegiatan keseharian mereka. Panti ini berupaya membangun ikatan emosional antara penghuni panti dan audiens. Strategi komunikasi persuasif digunakan untuk mendorong lebih banyak donatur berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan lansia. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan menarik perhatian masyarakat, tetapi juga menciptakan empati dan kesadaran kolektif akan pentingnya memberikan dukungan kepada para lansia.
DESAIN BUKU ILUSTRASI PENDUKUNG PROGRAM KEPUTRIAN UNTUK MEMPERKUAT IDENTITAS DAN PEMIKIRAN DEWI SARTIKA Rahmi, Lutfia Fatihah; Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Rahman, Yanuar; Azhar, Hanif; Koesoemadinata, Mohammad Isa Pramana
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 02 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i02.12068

Abstract

Dewi Sartika adalah tokoh pendidikan Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam memajukan pendidikan perempuan pada awal abad ke-20. Nilai-nilai pendidikan yang diajarkannya, seperti keterampilan hidup, kini mulai terlupakan dalam sistem pendidikan modern, termasuk di SD-SMP Dewi Sartika Bandung. Berdasarkan analisis kondisi sekolah, diidentifikasi bahwa kurangnya penerapan nilai-nilai Dewi Sartika berdampak pada lemahnya identitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk tersedianya rancangan buku ilustrasi sebagai pendamping program mini course berbasis kriya untuk melestarikan nilai-nilai pendidikan Dewi Sartika. Buku ilustrasi pendukung program keputrian ini dirancang dengan fokus pada materi kriya, seperti teknik hot press untuk mengolah plastik menjadi produk baru, mengadopsi narasi visual yang relevan dengan gaya belajar generasi muda. Pendekatan design thinking digunakan untuk memastikan solusi yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan pengguna, yaitu siswa, pengajar, dan wisatawan, dengan memadukan elemen estetika, ergonomi, dan budaya Sunda. Peracangan ini tidak hanya mendukung pelestarian aspek tradisional dan keterampilan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender.
Perancangan Ulang Signage Laswee Creative Space untuk Mengoptimalkan Keterbacaan Signage Krishna Diswatra; Didit Widiatmoko Soewardikoen; Hanif Azhar; Mahendra Nur Hadiansyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.96361

Abstract

Laswee Creative Space adalah ruang kreatif yang mewadahi tenant di bidang kuliner, fashion, dan pengalaman, sekaligus menjadi tempat bagi komunitas untuk mengadakan acara. Sebagai ruang kreatif, keberadaan signage yang optimal menjadi aspek penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keefektifan signage di Laswee Creative Space dan merancang desain ulang sebagai rekomendasi untuk meningkatkan fungsionalitas dan keterbacaan signage yang ada. Metode yang digunakan adalah mix method dengan kuatitatif dan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengelola dan 72 orang pengujung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ulang signage Laswee Creative Space berhasil meningkatkan keterbacaan, melengkapi kekurangan signage yang ada, dan menyeragamkan identitas merek. Perancangan ini merekomendasikan material beton dan logam dengan finishing yang tahan lama dan estetis, sesuai dengan palet warna logo Laswee. Selain itu, informasi pada signage dirancang menggunakan kombinasi ikon dan teks untuk meningkatkan aksesibilitas. Penempatan signage difokuskan pada area strategis seperti pintu masuk dan area parkir, dengan tambahan elemen pencahayaan untuk visibilitas optimal. Proses desain ini juga melibatkan masukan dari pengelola dan pengunjung, sehingga menghasilkan signage yang lebih fungsional, inklusif, dan sesuai kebutuhan komunitas.
Designing The Room 19 Mascot as a Promotional Strategy Medium Shafira Nursyah Putri; Didit Widiatmoko Soewardikoen; Hanif Azhar; Mahendra Nurhadiansyah
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i10.7026

Abstract

The rapid development of technology has led to innovations such as library cafes, which aim to promote literacy among young people. However, the concept of library cafes is still not widely known. This research explores the effectiveness of using a mascot as a promotional strategy to enhance public awareness of The Room 19 library cafe and encourage reading interest. The study employed interviews, observations, questionnaires, and literature reviews for data collection. The findings show that the mascot, designed with an approachable and creative visual identity, effectively increases the visibility of The Room 19 among students and young professionals. The mascot represents the library cafe's brand values and creates an emotional connection with the target audience. In conclusion, using a mascot as a promotional medium has significant potential to foster literacy promotion and establish a stronger relationship with the community through engaging branding efforts.
Citarum plastic exploration for Solusi Sungai Resik's community environmental fundraising action Vita Jasinta Sarjono; Sanabila Fatah; Terbit Setya Pambudi; Hanif Azhar
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i2.40694

Abstract

This study responds to the growing environmental problem of plastic pollution in the Citarum River and to the limited funding available to local environmental organizations. It aims to identify the most suitable material from a blend of recycled plastics—LDPE and HDPE—to serve as the base material for fundraising bracelets for the Solusi Sungai Resik Foundation. The material selection is based on its availability at the foundation's waste management facility and the quality of the processed outcome for bracelet production. The research employs an adapted Material Development Design (MDD) method, which includes material exploration, sample creation, durability testing, and user interviews to assess material experience through aesthetic, tactile, emotional, and functional aspects. The adaptation of MDD in this study focuses on selecting and validating material experience, without fully implementing it in the final product, due to technical constraints. The results show that the LDPE-HDPE blend produces a visually appealing marble pattern resembling river streams, has a comfortable texture, and elicits positive emotional responses from informants. The material also demonstrates resistance to water, sunlight, and skincare products, and is safe for skin contact. These findings indicate that plastic waste from the Citarum River can be transformed into a functional and meaningful material for fundraising bracelets supporting Solusi Sungai Resik's environmental mission. Beyond material innovation, this approach contributes to social change by raising environmental awareness, encouraging public participation, and supporting the financial sustainability of local environmental initiatives.   Penelitian ini merespons permasalahan lingkungan yang semakin meningkat terkait pencemaran plastik di Sungai Citarum serta keterbatasan pendanaan yang dihadapi oleh organisasi lingkungan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi material paling tepat dari campuran plastik daur ulang, yaitu LDPE dan HDPE, yang akan digunakan sebagai bahan dasar gelang penggalangan dana untuk Yayasan Solusi Sungai Resik. Pemilihan material didasarkan pada ketersediaannya di fasilitas pengelolaan limbah yayasan serta kualitas hasil olahan untuk produksi gelang. Penelitian ini menggunakan metode Material Development Design (MDD) yang telah disesuaikan, meliputi eksplorasi material, pembuatan sampel, pengujian daya tahan, dan wawancara pengguna untuk menilai pengalaman material dari aspek estetika, taktil, emosional, dan fungsional. Adaptasi MDD dalam penelitian ini difokuskan pada pemilihan dan validasi pengalaman material tanpa penerapan penuh pada bentuk produk akhir karena keterbatasan teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran LDPE-HDPE menghasilkan pola marmer yang menarik secara visual menyerupai aliran sungai, memiliki tekstur yang nyaman, dan memicu respons emosional positif dari para informan. Material ini juga tahan terhadap air, sinar matahari, produk perawatan kulit, serta aman bersentuhan dengan kulit. Temuan ini menunjukkan bahwa limbah plastik dari Sungai Citarum dapat diubah menjadi material fungsional dan bermakna untuk gelang penggalangan dana yang mendukung misi lingkungan Solusi Sungai Resik. Selain inovasi material, pendekatan ini berkontribusi pada perubahan sosial melalui peningkatan kesadaran lingkungan, mendorong partisipasi publik, dan mendukung keberlanjutan pendanaan bagi inisiatif lingkungan lokal.
Symbolic upcycled medals to encourage hiker participation in Indonesia’s Mount Gede Pangrango Cleanup Program Sanabila Fatah; Vita Jasinta Sarjono; Hanif Azhar; Ahmad Riyadi Swandhani
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i2.40696

Abstract

Increased hiking activities in Gunung Gede Pangrango National Park have increased waste accumulation, posing environmental challenges despite ongoing cleanup efforts such as Operasi Bersih (Opsih). One key issue is the lack of recognition systems that validate hikers' contributions, especially those who voluntarily carry trash back from the mountain. This study proposes an appreciation medal made from upcycled plastic waste collected during hikes, designed to serve as both a symbolic reward and a catalyst for social change, promoting environmental responsibility, collective pride, and increased participation in volunteer cleanup programs. Using a Design Thinking approach, data were collected through observations, interviews, and questionnaires with hikers and Opsih volunteers. The 3D-printed prototype was positively received, with users valuing its symbolic significance and environmental message. These findings highlight the potential of symbolic upcycled objects to foster behavioral change and strengthen shared values around sustainability and volunteerism.   Aktivitas pendakian yang meningkat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyebabkan akumulasi sampah yang semakin bertambah, menimbulkan tantangan lingkungan meskipun sudah ada upaya pembersihan seperti Operasi Bersih (Opsih). Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya sistem pengakuan yang memvalidasi kontribusi para pendaki, terutama yang secara sukarela membawa kembali sampah dari gunung. Penelitian ini mengusulkan desain medali apresiasi yang terbuat dari limbah plastik daur ulang hasil pendakian, yang berfungsi sebagai penghargaan simbolis sekaligus katalis perubahan sosial, mendorong tanggung jawab lingkungan, kebanggaan kolektif, dan peningkatan partisipasi dalam program pembersihan sukarela. Dengan menggunakan pendekatan Design Thinking, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada pendaki dan relawan Opsih. Prototipe medali yang dicetak menggunakan teknologi 3D printing mendapat respons positif, dengan pengguna menghargai nilai simbolis dan pesan lingkungan yang terkandung. Temuan ini menyoroti potensi objek simbolis hasil daur ulang untuk mendorong perubahan perilaku dan memperkuat nilai bersama mengenai keberlanjutan dan kegiatan sukarela.
Designing modular camera bags for outdoor photographers: A human-centered response to visual culture and environmental challenges in Indonesia Dewi Pitaloka Sari; Hanif Azhar; Bintang Nugraha
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i2.40843

Abstract

Outdoor photography represents an evolving visual culture practice within Indonesia’s digital society, where mobility, self-expression, and environmental adaptability are increasingly crucial. However, existing photography gear often fails to address the contextual challenges faced by outdoor photographers, particularly in relation to unpredictable tropical weather and the demands of a mobile digital lifestyle. This study responds to this gap by designing a modular camera bag using a Human-Centered Design (HCD) approach. Employing a qualitative case study method with participatory elements, the research integrates interviews, field observations, and questionnaires involving urban outdoor photographers. The design process follows the IDEO Human-Centered Design (HCD) framework, consisting of the stages of Inspiration, Ideation, and Implementation, and is supported by a thematic analysis of field data to derive actionable design insights. The resulting design emphasizes spatial flexibility, weather-resistant materials, and a modular system that promotes sustainability and personalization. Beyond addressing functional requirements, the bag embodies visual identity and reflects how everyday object design can negotiate cultural expressions, environmental adaptation, and digital mobility within Indonesia’s socio-visual landscape.   Fotografi outdoor merupakan praktik yang berkembang dalam masyarakat digital Indonesia, yang ditandai oleh interaksi antara mobilitas, ekspresi diri, dan adaptasi lingkungan. Meskipun mengalami pertumbuhan, perlengkapan fotografi yang ada seringkali mengabaikan tantangan kontekstual yang dihadapi oleh fotografer outdoor, termasuk cuaca tropis yang tidak menentu dan tuntutan gaya hidup digital yang mobile. Penelitian ini mengatasi kesenjangan tersebut dengan merancang tas kamera modular menggunakan pendekatan Human-Centered Design (HCD), dengan metode kualitatif berupa wawancara, observasi lapangan, dan kuesioner yang melibatkan fotografer outdoor urban. Proses desain mengikuti kerangka kerja HCD IDEO, yang terdiri dari tahap inspirasi, ideasi, dan implementasi, serta didukung oleh analisis tematik data lapangan untuk menghasilkan wawasan desain yang aplikatif. Desain akhir menitikberatkan pada fleksibilitas ruang, material tahan cuaca, dan modularitas untuk mendukung keberlanjutan dan personalisasi pengguna. Selain memenuhi aspek fungsional, tas ini berfungsi sebagai artefak budaya yang mewujudkan identitas visual serta merundingkan hubungan antara mobilitas digital, kondisi lingkungan, dan ekspresi budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas kerangka desain produk yang responsif secara budaya dengan mengintegrasikan dimensi sosial-budaya dan lingkungan, serta menjadi model inovasi berkelanjutan dalam konteks lanskap sosio-visual Indonesia.  
MELALUI BOARD GAME UNTUK MENINGKATKAN RASA KEBERSAMAAN DAN KOGNITIF PARA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI PERTIWI Amaliani, Ragil Nahya; Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Azhar, Hanif; Rahman, Yanuar
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 02 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i02.12062

Abstract

Lansia merupakan fase terakhir dalam kehidupan manusia. Seiring bertambahnya usia, terdapat banyak kemunduran yang dihadapi oleh lansia, salah satunya adalah fungsi sosial. Lansia cenderung mengurangi interaksi sosial dan aktifitas bersama orang lain. Di sisi lain, lansia juga mengalami penurunan fungsi kognitif seperti gangguan fungsi memori, disorientasi, waktu, tempat dll. Permasalahan tersebut dapat mengganggu keseharian lansia dalam melakukan berbagai hal. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah media yang menyenangkan yang dapat dimainkan seperti permainan papan (board game) untuk lansia. Penelitian ini akan difokuskan pada perancangan board game yang memfokuskan pada kebersamaan yang memungkinkan terjadinya peningkatan interaksi antar lansia serta peningkatan kognitif lansia. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan design thinking untuk memahami kebutuhan lansia. Proses design thinking diimplementasikan dimulai dari tahap pengumupulan data melalui observasi, wawancara, analisa data dan menentukan akar permasalahan, perancangan ide sebagai solusi dan pengujian secara langsung oleh pengguna.
Perancangan totebag upcycle dari limbah pakaian dan botol plastik bank sampah Bersinar Fia Izzah Maylinda; Didit Widiatmoko Soewardikoen; Hanif Azhar; Mahendra Nur Hadiansyah
Jurnal Desain Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i2.26105

Abstract

Implementation of Health Protocol Social Distancing on Children Educational Toy Tasya Natalia Wijaya; Hanif Azhar; Fajar Sadika; Naufal Arya Putra Nurjaman; Antonio Junico Da Cruz Soares; Devi Eka Agustin
Jurnal Desain Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v10i3.14605

Abstract

Co-Authors Abdul Jalil Adila, Ainun Afni, Fauziyah Afrianto, Agung Aftori, Aldo Diaz Ahmad Riyadi Swandhani Ainun Adila Akhmadi Akhmadi AlAzhari, Muhamad Roihan Alghonyu, Dhara Alvian Fajar Setiawan Amaliani, Ragil Nahya Aminahtul Zahroh Andreas Rio Adriyanto Antonio Junico Da Cruz Soares Antonio Junico Da Cruz Soares Antonio Junico Da Cruz Soares Antonio Junico Da Cruz Soares Arif, Andi Raihan Aryohadi, Miftah Tri Asep Riswoko Asep Sufyan Muhakik Atamtajani Athifa Sri Ismiranti Avison Xaquil Azhar Az-Zahra, Tsurayya Azzahra, Shafa Tasya Azzard, Jesse Michelle Deen Bagus Pambudi Bintang Nugraha Chris Chalik Dandi Yunidar Dedewijaya, Dedewijaya Devi Eka Agustin Devi Eka Agustin Devi Eka Agustin Dewi Pitaloka Sari Dewi, Toba Octavia Muria Didit Widiatmoko Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Faishal Mufied Al Anshary Fajar Sadika Fathurrokhman, Yaris Zuljizaid Fia Izzah Maylinda Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Ghifari, Asy Syifa Rahma Gibran, Muhammad Khalil Hafildah, Nora Hanifah, Harum Iffah Hilda Salman Said Huwaidah, Ishmah Ica Ramawisari Isyaturrodiyah, Amalina Kartini, Sahda Athiyyah Krishna Diswatra Lukman, Abdurrahman Musyaffa Madani Aisyiyah, Wulan Magfirah Nugraheni, Andi Mahendra Nur Hadiansyah Martiyadi Nurhidayat Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata Nabilah, Alifah Mutiah Naufal Ary Naufal Arya Putra Nurjaman Naufal Arya Putra Nurjaman Naurah, Alifah Nugraha, Bintang Nurul Fitriana Bahri Prabandaru, Hanindito Pratama, Fahkrul Pratiwi, Bhekti Primaputri, Kinanti Amadea Putri, Alisa Dwi Putri, Anisa Silviana Putri, Shalsa Amanda Rahmi, Lutfia Fatihah Ramadhan, Farrell Adrian Putra Ramadhira, Aura Diandra Revana, Azzahra Haliza Ruri Octari Dinata Sanabila Fatah Setya Pambudi, Terbit Shafira Nursyah Putri Sheila Andita Putri Silviana Putri, Anisa Sufyan, Asep Tasya Azzahra, Shafa Tasya Natalia Wijaya Tasya Natalia Wijaya Tasya Natalia Wijaya Terbit Setya Pambudi Thalia, Christin Umar, Mas Vita Jasinta Sarjono Wahdan Arum Inawati Widiatmoko Soewardikoen, Didit Widiatmoko, Didit Yanuar Rahman Yurohman, Yurohman