p-Index From 2021 - 2026
9.745
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Keperawatan Sriwijaya BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Ners Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Borneo Holistic Health Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Caring : Indonesian Journal of Nursing Science MEDIC MEdical Dedication Jurnal Kesehatan Tambusai International Journal of Community Service Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Universitas Jambi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pelita Sriwijaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN GLASGOW COMA SCALE DENGAN FULL OUTLINE OF UNRESPONSIVENESS SCORE DALAM MENGUKUR TINGKAT KESADARAN PASIEN TERINTUBASI ENDOTRACHEAL TUBE DI INTENSIVE CARE UNI Yosi Oktarina; Charles A Simajuntak
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.601 KB)

Abstract

Penilaian tingkat kesadaran merupakan suatu kemampuan dasar yang harus dimiliki tenaga medis khususnya dokter maupun perawat. Hal ini dikarenakan penilaian kesadaran merupakan dasar dari pengambilan keputusan klinis serta menentukan prognosis pasien. Terdapat berbagai jenis skala untuk mengukur tingkat kesadaran pasien. Salah satu yang paling terkenal dan paling banyak digunakan adalah Glasgow Coma Scale (GCS). Namun demikian, penggunaan GCS dirasa kurang tepat dalam mengukur tingkat kesadaran pasien khususnya pada pasien yang terintubasi Endotracheal Tube (ETT). Alat ukur penilaian kesadaran lainnya adalah FOUR Score. Berbeda dengan GCS, penggunaan FOUR Score sebagai alat ukur penilaian kesadaran masih belum familiar khususnya di Indonesia sendiri.Four Score memiliki komponen yang berbeda dengan GCS dimana pada komponen FOUR Score tidak memiliki penilaian respon verbal namun FOUR score memiliki komponen penilaian batang otak dan pola pernapasan. Tujuan penelitian ini membandingkan efektivitas GCS dengan FOUR Score sebagai alat ukur penilaian kesadaran pada pasien terintubasi ETT. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan prospective non experimental.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan besar sampel 33 orang. Pengamatan sampel dilakukan pada waktu yang bersamaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi GCS dan FOUR Score. Analisis data dilakukan dengan mengukur senstivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai prediksi negatif dan ROC. Four Score memiliki sensitivitas 86,7 spesifisitas 83,3, predictive positive value 81,3 dan negative predictive value 88,2, dan area under curve 0,848. Sedangkan, GCS memiliki sensitivitas 80.0, spesifisitas 77.8, predictive positive value 75, dan negative predictive value 82.4, dan area under curve 0.819. Four score memiliki penilaian yang lebih baik dalam menilai tingkat kesadaran pasien terintubasi ETT.
ANALISIS PENERAPAN KOMUNIKASI TERAUPETIK PERAWAT PELAKSANA TERHADAP KECEMASAN KELUARGA PASIEN YANG DI RAWAT DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD RADEN MATTAHER Nurhusna Nurhusna; Yosi Oktarina
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.532 KB)

Abstract

Pasien yang dirawat di ruang intensive care unit (ICU) merupakan pasien dengan kondisi yang kritis. Kondisi kritis tersebut akan memicu kecemasan pada anggota keluarga pasien. Komunikasi teraupetik merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki perawat untuk membentuk hubungan baik antara perawat dengan pasien maupun perawat dengan keluarga. Namun demikian, kemampuan tersebut bukan suatu hal yang sederhana untuk dapat diimplementasikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan komunikasi teraupetik oleh perawat pelaksana terhadap kecemasan keluarga di ruang ICU. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan pada 57 keluarga pasien yang dirawat ruang intensive care unit (ICU). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner komunikasi teraupetik perawat dan state trait anxiety inventory (STAI) untuk mengukur kecemasan keluarga. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang intensive care unit rumah sakit Raden Mattaher Jambi dengan nilai p-value 0.012 < α=0.05.Diharapkan perawat tetap mampu menjalankan dan meningkatkan ketarampilan komunikasi terapeutik secara verbal dan nonverbal dengan baik dan tepat.Kata Kunci : Keluarga, Kecemasan, Komunikasi, Terapeutik, Perawat, ICU
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT Dr. BRATANATA KOTA JAMBI NUR AYU HIJRATUN NIKMAH; NUR AYU HIJRATUN NIKMAH
Journal of Borneo Holistic Health Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v5i1.2683

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan memerlukan terapi pengganti ginjal yang berlangsung seumur hidup. Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal yang sering diterapkan kepada pasien penyakit gagal ginjal kronik tahap akhir. Dalam menghadapi tahapan hemodialisis, seringkali pasien hemodialisis merasakan kecemasan baik dari rentang ringan sampai dengan panik. Upaya yang dapat dilakukan perawat dalam mengatasi kecemasan yang dirasakan pasien adalah dengan melakukan terapi relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di rumah sakit Dr. Bratanata Kota Jambi. Metode penelitian ini dengan menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimental dengan rancangan pre test and post-tes with control design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 responden pada kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Uji statistik menggunakan uji wilcoxon didapatkan hasil pada kelompok intervensi p-value 0,000 (0,05) dan pada kelompok kontrol p-value 0,162 (0,05), dan hasil uji mann whitney menunjukkan p-value 0,000 (0,05). Hasil kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi relaksasi otot progresif dengan kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, dimana pada kelompok yang diberikan intervensi relaksasi otot progresif lebih baik dalam menurunkan tingkat kecemasan dari pada kelompok yang tidak diberikan relaksasi otot progresif. Sehingga terapi relaksasi ini dapat dijadikan salah satu intervensi dalam mengatasi kecemasan pasien hemodialisis.Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, Hemodialisis, Kecemasan, Relaksasi otot progresif
GAMBARAN EFIKASI DIRI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT DR. BRATANATA KOTA JAMBI Marda Lia; Marda Lia
Journal of Borneo Holistic Health Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v5i1.2681

Abstract

Efikasi diri adalah keyakinan individu dalam kemampuannya untuk menyelesaikan kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang bermakna. Efikasi diri diperlukan oleh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis untuk dapat melakukan manajemen diri yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 73 orang yaitu pasien gagal ginjal kronis yang sedang menjalani hemodialisis. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan lembar kuesioner Cronic Kidney Disease Self Efficacy (CKD-SE). Hasil penelitian menunjukan karakteristik responden memiliki rentang usia terbanyak adalah 46-55 tahun (34,24%) , jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (52,05%), pendidikan terbanyak adalah SMA (45,20%), hampir sebagian besar responden tidak bekerja (46,57%), lama penyakit diderita responden paling banyak ≥12 bulan (82,19%), dengan lama hemodialisis terbanyak 12 bulan (82,19%), dan etiologi gagal ginjal kronik terbanyak disebabkan hipertensi (39,72%). Gambaran efikasi diri pada pasien gagal ginjal kronis yang sedang menjalani hemodialisis dikategorikan tinggi ialah nilai mean 2,88 dengan + 0,02 yaitu sebanyak 41 orang (56,16%). Sub variabel efikasi diri paling tinggi adalah sub variabel otonomi yaitu mean 2,98 dengan + 0,098. Dengan mengetahui efikasi diri dapat memudahkan perawat dalam melakukan edukasi untuk meningkatkan manajemen diri yang baik pada pasien.Kata kunci: Efikasi Diri, Gagal ginjal kronik, Hemodialisis.
EDUKASI KESEHATAN JIWA PADA SISWA SMA DI MASA PANDEMI COVID-19 Wike Astaria; Adek Putri; Mutmainah Mutmainah; Auliah Triski Syahputri; Yosi Oktarina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT During the pandemic, all people, young and old, feel the impact, including school children. The problems faced by school children include changes in methods in learning which are usually carried out directly through face-to-face, into learning in a network (online). This can cause boredom in students because they have to continuously stare at their gadget screens which can have an impact on students' mental health. This service activity is partnered with SMAS Pelita Raya Jambi City. This service activity aims to provide education on how to maintain mental health in students during the pandemic. The number of participants who took part in this activity was 32 students. Activities are carried out in the school hall. Based on the results of the evaluation, participants felt enthusiastic about participating in the activity and after being given counseling there was an increase in students' knowledge about mental health and how to maintain mental health in school children. It is hoped that after providing mental health education to school children, students can recognize, maintain, and improve mental health so that students can be more productive in carrying out daily activities Key Words : Health Mental, School. Student ABSTRAK Pada masa pandemi semua kalangan baik tua maupun muda merasakan dampaknya termasuk di dalamnya anak sekolah. Permasalahan yang dihadapi oleh anak sekolah diantaranya perubahan metode dalam pembalajaran yang biasanya dilakukan secara langsung melalui tatap muka, menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Hal ini dapat menimbulkan kejenuhan pada siswa karena harus terus menerus menatap layar gadget-nya yang dapat berdampak pada kesehatan jiwa siswa. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan SMAS Pelita Raya Kota Jambi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan mental pada siswa di masa pandemi. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 32 orang siswa. Kegiatan dilakukan di aula sekolah. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta merasa antusias mengikuti kegiatan dan setelah diberikan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan jiwa dan cara menjaga kesehatan jiwa pada anak sekolah. Diharapkan setelah pemberian edukasi kesehatan jiwa pada anak sekolah, siswa dapat mengenal, menjaga, serta meningkatkan kesehatan jiwa sehingga siswa dapat lebih produkti dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kata Kunci : Kesehatan Jiwa, , Sekolah, Siswa
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN PENANGANAN TRAUMA BAGI KADER POSYANDU TANGGAP BENCANA KELURAHAN JELMU Nurhusna Nurhusna; yosi oktarina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Flood disasters, especially in the Service District, Jelmu Village, occur almost every year. This is partly due to geographical factors where the location of the village is on the river bank. The disaster caused both material and non-material losses. Health problems also often arise after the flood. The majority of flood management in these areas still relies on the local government. Though ideally the community should take an active role in tackling the problem of flooding that occurs every year. The proposed solution to overcome the problem in the partner area is to provide training to cadres at the existing disaster response Posyandu related to skills and abilities in disaster management. Cadre and community will be trained with disaster preparedness programs in the form of BHD training or basic life support, handling trauma sufferers, splinting techniques, techniques for moving victims, handling poisoning and first aid. With these programs, it is hoped that there will be an increase in knowledge and abilities of cadres and the community, especially in the disaster management process. In addition, cadres and the community can be actively involved in disaster preparedness. So that a number of negative impacts caused by disasters can be minimized. Keywords: Cadre, Disaster Response Posyandu, Life Support, Basic ABSTRAK Bencana banjir khususnya di Kecamatan Pelayangan Kelurahan Jelmu hampir terjadi setiap tahun. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor geografis di mana lokasi kelurahan tersebut berada di tepi sungai. Bencana tersebut menimbulkan kerugian baik materil maupun non-materiil. Permsalahan kesehatan juga sering muncul pasca terjadinya banjir. Penanganan banjir di daerah tersebut mayoritas masih bertumpu pada pemerintah setempat. Padahal idealnya masyarakat harus turut berperan aktif dalam menanggulangi masalah banjir yang terjadi setiap tahun. Adapun solusi yang ditawakan untuk mengatasi masalah di daerah mitra tersebut adalah dengan memberikan pelatihan terhadap kader-kader di Posyandu tanggap bencana yang telah ada terkait ketrampilan dan kemampuan dalam penanggulangan bencana. Kader dan masyarakat akan dilatih dengan program-program kesiapsiagaan bencana berupa pelatihan BHD atau bantuan hidup dasar, penanganan penderita trauma, tekhnik pembebatan, tekhnik memindahkan korban, penanganan keracunan dan P3K. Dengan adanya program-program tersebut diharapkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan dari kader dan masyarakat khususnya dalam proses penanggulangan bencana. Selain itu kader dan masyarakat dapat terlibat aktif dalam kesiapsiagaan bencana. Sehingga sejumlah dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalisir. Kata Kunci : Kader, Posyandu Tanggap Bencana, Bantuan Hidup, Dasar
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI Yosi Oktarina; Suryadi Imran; Aisya Rahmadanty
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.V8i1.15768

Abstract

Tujuan: Fungsi ginjal yang mengalami penurunan hingga tidak dapat lagi mempertahankan kelangsungan hidup, memerlukan suatu pengganti terapi fungsi ginjal seperti hemodialisis. Hemodialisis harus dilakukan secara rutin dan seumur hidup bagi penderita gagal ginjal. Pasien yang menjalani hemodialisa mengalami stressor fisiologis maupun psikologis sehingga dapat memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Metode: Penelitian ini merupakam penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan. Penelitian dilaksanakan di ruang hemodialisa RSUD Raden Mattaher Jambi pada dengan jumlah sampel 49 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan mekanisme koping adaptif berjumlah 40 orang (81,6%), dan kualitas hidup sedang berjumlah 20 orang (57,2%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square didapatkan pvalue 0,002 yang menunjukkan adanya hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Simpulan: Perawat diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pasien mengenai bentuk mekanisme koping yang adaptif dan juga keluarga agar dapat memberikan dukungan kepada pasien sehingga kualitas hidup pasien meningkat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA KEPERAWATAN YOSI OKTARINA; NURHUSNA NURHUSNA; DINI RUDINI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.5882

Abstract

Motivation is very important for every student. Student motivation tends to fluctuate. Project based learning (PjBL) is a learning method that can encourage creativity, critical thinking skills, and student independence. The purpose of this study was to determine the effect of PjBL on student motivation. This research is a quantitative study with a quasi-experimental design with a pre-test post-test approach with a control group. The sampling technique was total sampling with a total sample of 84 people who were divided into control groups and intervention groups. In the intervention group, intervention was given through the application of the PjBL method. The measuring instrument used a questionnaire to determine the characteristics of respondents and student motivation. Data analysis used the Mann Whitney test to assess the difference in mean motivation in the control and intervention groups. The results showed that there was a difference in the mean motivation in the control group and the intervention group after giving the PjBL method of intervention (p-value < 0.001). PjBL is effective in increasing student motivation. Keywords: learning method, motivation, project based learning
EFEKTIFITAS TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK : MENDENGARKAN MUSIK TERHADAP PENGALIHAN HALUSINASI LURI MEKEAMA; EKA PUTRI; YOSI OKTARINA; FADLIYANA EKA WATI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7025

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan persepsi panca indera dimana pasien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi, kondisi ini mengakibatkan pasien kehilangan kontrol dirinya yang berdampak ancaman pada diri sendiri dan orang lain. Pelaksanaan terapi aktivitas kelompok yaitu menggunakan aktivitas sebagai stimulus dengan cara mendengarkan musik, adalah salah satu penatalaksanaan yang bisa mengalihkan halusinasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi aktivitas kelompok dengan mendengarkan musik terhadap pengalihan halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test . Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 15 pasien. Pasien diberikan perlakukan dengan melakukan TAK mendengarkan musik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan intrumen A, yaitu kuisioner untuk menilai masalah-masalah : daya ingat, keterampilan motorik, keterampilan wicara dan pemecahan masalah dengan 22 butir pertanyaan dan Instrumen B yaitu format sesi TAK dengan 4 butir pertanyaan . Analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektifitas terapi aktivitas kelompok mendengarkan musik terhadap pengalihan halusianasi di RSJD provinsi Jambi. Tahun 2022 dengan (p-value < 0,005). Kata Kunci: Terapi Aktivitas kelompok mendengarkan musik, Halusinasi
UPAYA PENCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA MELALUI TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK (TKT) luri Mekeama; Yosi Oktarina; Yuliana Yuliana; Nurhusna Nurhusna
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri, remaja dihadapkan dengan perbagai perubahan diantaranya perubahan fisik, psikologis, sosial, emosional yang kurang stabil, perubahan suasana hati. Kondisi ini dapat menimbulkan stress dan memicu perilaku unik pada remaja. Menghadapi gejolak perubahan perkembangan ini, maka setiap remaja membutuhkan proses adaptasi, dengan cara remaja diperkenalkan dengan tugas perkembangannya.Untuk mencapai tugas perkembangan remaja mencapai identitas diri diperlukan upaya untuk memaksimalkan pencapaian tugas perkembangan remaja melalui kegiatanTerapi kelompok terapeutik remaja (TKT).Terapi kelompok terapeutik berfokus kepada pencegahan gangguan, stress emosional pada suatu situasi atau krisis perkembangan, yaitu dengan mengajarkan kepada remaja cara yang efektif memahami setiap fase perubahan, sehingga dapat mendorong perkembangan masa remaja yang sehat.Pengabdian ini dilakukan dengan metode melakukan pengkajian terlebih dahulu kepada keluarga dan kepada remaja, setelah itu remaja dikumpulkan dalam satu kelompok atau dinamika kelompok, pemberian edukasi, melakukan diskusi, tanya jawab serta melakukan game didalam kelompok.Pengabdian ini dilakukan pada kelompok remaja di Rt 17 kel.Pemetang Sulur Kec. Telanai Pura Kota Jambi Kata kunci: TKT, Tugas perkembangan, Remaja
Co-Authors Adek Putri Adila, Ratna Darma Agustina, Rati Elvi Ahmad Ali Rahmatullah Aisya Rahmadanty Amalia, Mita Amalya Nasution, Riska Andi Subandi Andi Subandi Andika Sulistiawan Anggriani, Yayu Aryani, Tuti Astaria, Wike Astarina, Wike Auliah Triski Syahputri Azizi, Putri Dwi Charles A Simajuntak Dara Prima Dona Dasman, Adinda Dini Rudini EKA PUTRI Ekawaty , Fadliyana Elliza Puspika Sari Evinta, Reda Fadliyana Ekawaty Fathiya, Chika Khansa Fidianto, Andi Firnaliza Rizona Gusmarta, Gusmarta Gustini, Sri Hayani, Lizda Herwansyah, Herwansyah Indah Permata Sari, Yulia Junizar, Hasny Dwi Kamariyah Kamariyah Kamariyah kamariyah, kamariyah Kirana, Febiyora Chandra Lala Delva Santi Laudy novia, Laudy novia Lisa Anita Sari Lizda Hayani Lorenza, Putri Suci Lukman, Muhammad Nasril Luri Mekeama M. A. Ade Saputra Maghfirawati, Okti Marda Lia Martawinarti, RTS Netisa Maulana, Muhammad Riski Isra Mawarti, Indah Meinarisa, Meinarisa Mertisa Panjaitan Mertisa, Mertisa Misriyani, Veni Mitia Eka Wati, Zela Muhammad Taqwa Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah NUR AYU HIJRATUN NIKMAH Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurlaili Andraini Nurlinawati Nurlinawati, Nurlinawati OKTARIA, RINA RINA Pebriani Pebriani Putra, Dimas Hendri Putri Azdkia Zahara Putri Irwanti Sari PUTRI WULANDARI Putry, Afillza Mellia Rahmi, Skarina Reny Haryani, Reny Rifki Wahyudi Riska Amalya Nasution Rosa Amalia RTS Netisa Martawinarti Rts. Netisa Martawinarti Rudini, Dini Rudini, Dini Rut Berta Aprilla Utami Br Purba Samosir, Natalia Ruthanaya Sari, Yulia Indah Permata Septia, Hidayatul Dwi Sianturi, Gabriela Pricilia sihombing, Elprida Sintia, Fina Siska Siska Sri Mulyani Sri Mulyani Suryadi Imran Tuti Aryani Tuti Aryani Utami, Fitri Veni Misriyani Vinola Adiesty Pratami Wike Astaria Wike Astria Yuliana Yuliana Yurni yurni Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati