p-Index From 2021 - 2026
13.083
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Keperawatan Sriwijaya BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Ners Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Borneo Holistic Health Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Caring : Indonesian Journal of Nursing Science MEDIC MEdical Dedication Jurnal Kesehatan Tambusai An Idea Health Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Universitas Jambi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Riset Informasi Kesehatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada ABDIMAS Jurnal Pelita Sriwijaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Resiliensi dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Payudara di Poli Bedah RSUD Raden Mattaher Jambi Rut Berta Aprilla Utami Br Purba; Yosi Oktarina; Lisa Anita Sari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.118

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia dan berdampak besar terhadap aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual penderita. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup pasien, terutama ketika menghadapi stres dan ketidakpastian pengobatan. Resiliensi menjadi faktor penting dalam membantu pasien beradaptasi dan mempertahankan kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah pasien kanker payudara di Poli Bedah RSUD Raden Mattaher Jambi, dengan sampel sebanyak 131 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Resilience Scale (RS-14) (α = 0,86) dan WHOQOL-BREF (α = 0,98). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank.  Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi sedang (54,2%) dan kualitas hidup sangat baik (43,5%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai korelasi (r) = 0,753 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara resiliensi dan kualitas hidup pasien kanker payudara. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif dan signifikan antara resiliensi dan kualitas hidup pada pasien kanker payudara. Semakin tinggi tingkat resiliensi, semakin baik kualitas hidup pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam meningkatkan resiliensi melalui edukasi koping adaptif, dukungan psikososial, dan penguatan spiritual sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik.
Analysis of the Use of the SOFA Score in Predicting Mortality among Critically III Patients Putra, Reyshar Pratama; Subandi, Andi; Sari, Putri Irwanti; Nurhusna, Nurhusna; Oktarina, Yosi
Genius Journal Vol. 7 No. 1 (2026): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v7i1.996

Abstract

Introduction: Sepsis is one of the main causes of morbidity and mortality in critical patients in the Intensive Care Unit (ICU). Delays in identifying organ dysfunction are an important factor that increases the risk of death. The Sequential Organ Failure Assessment (SOFA) Score is an assessment tool that is widely used to measure the extent of organ damage and predict mortality in sepsis patients. Objective: To know the output results of sepsis and sepsis shock patients and which indicators of the SOFA Score affect the patient's output. Methods: Quantitative research with a retrospective cohort design with a total population of 102 patients with a sample of 53 patients assisted by scoring assessment using the MDCalc application. Results:  overall output experienced mortality with the indicators that affected the SOFA Score score, namely; MAP, FiO2, Ventilator Use, Billirubin, and GCS. Other indicators that affect output include; RR, Glucose, and Leukocytes. Conclusion: This study confirms that SOFA Score can be used as an effective prediction tool to assess the prognosis of sepsis patients, as well as sepsis shock so that it can assist health workers in clinical decision-making and therapy planning more appropriately.
Literatur Riview : Pengaruh Terapi Musik Klasik terhadap Kecemasan, Heart Rate, Respiratory Rate dan Saturasi Oksigen pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pre Angiografi Hidayatul Dwi Septia; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Andi Subandi; Riska Amalya Nasution
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.124

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia dan sering menimbulkan kecemasan pada pasien yang akan menjalani prosedur kardiovaskular seperti angiografi dan PCI. Kecemasan pra-tindakan dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis sehingga memengaruhi stabilitas hemodinamik, termasuk peningkatan heart rate, respiratory rate, serta perubahan saturasi oksigen. Terapi musik klasik menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak dikaji untuk membantu menurunkan kecemasan dan menjaga stabilitas fisiologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah mengenai pengaruh terapi musik klasik terhadap kecemasan dan parameter fisiologis pada pasien PJK pra-angiografi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel pada PubMed, Google Scholar, Garuda, ResearchGate, dan Scopus, rentang publikasi 2020–2025, menggunakan kriteria inklusi desain RCT, quasi-eksperimen, dan cohort. Sebanyak tujuh studi memenuhi kriteria dan dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil review menunjukkan bahwa terapi musik klasik maupun musik natural secara konsisten menurunkan kecemasan, dengan penurunan signifikan pada sebagian besar penelitian. Beberapa studi juga melaporkan perbaikan pada heart rate, respiratory rate, dan tekanan darah, meskipun perubahan saturasi oksigen tidak selalu konsisten. Kesimpulannya, terapi musik merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi kecemasan serta membantu menstabilkan beberapa parameter fisiologis pada pasien PJK sebelum menjalani tindakan kardiovaskular.
Pengaruh Penerapan Pendidikan Kesehatan terhadap Persepsi Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Endang Marlina Sihombing; Dini Rudini; Andika Sulistiawan; Netisa Martawinarti; Yosi Oktarina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.127

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang disebabkan oleh resistensi insulin atau sekresi insulin yang tidak memadai. Salah satu strategi penting dalam manajemen DM Tipe 2 adalah kepatuhan terhadap diet. Namun, banyak pasien yang masih memiliki tingkat kepatuhan rendah akibat persepsi dan pemahaman yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan kesehatan terhadap persepsi kepatuhan diet pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Simpang Empat Sipin. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 43 pasien DM Tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur berdasarkan Health Belief Model (HBM) yang menilai persepsi kepatuhan diet. Data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata persepsi setelah intervensi pendidikan kesehatan, dengan signifikansi statistik (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan persepsi dan motivasi pasien untuk mematuhi pengelolaan diet. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap persepsi kepatuhan diet pada pasien DM Tipe 2. Perawat disarankan untuk melakukan program edukasi secara rutin guna memperkuat kepatuhan diet dan meningkatkan manajemen diri pasien diabetes.
Hubungan Fatigue dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa: Literature Review Alief Nisha Syafria; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Nurhusna; Andi Subandi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.131

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang pada stadium akhir sering memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang. Selain menimbulkan dampak fisik, hemodialisa juga berpengaruh signifikan terhadap kondisi psikologis dan sosial pasien, sehingga kualitas hidup menjadi indikator penting keberhasilan terapi. Salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien GGK yang menjalani hemodialisa adalah fatigue, yang bersifat persisten dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fatigue dan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel ilmiah melalui beberapa basis data dengan kata kunci terkait GGK, hemodialisa, fatigue, dan kualitas hidup, disertai seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fatigue memiliki prevalensi tinggi pada pasien hemodialisa dan secara konsisten berhubungan negatif dengan kualitas hidup. Tingkat fatigue yang lebih tinggi berkorelasi dengan penurunan kualitas hidup, terutama pada aspek fisik, psikologis, dan persepsi terhadap beban penyakit ginjal. Faktor anemia, kondisi psikologis, serta lamanya menjalani hemodialisa turut memengaruhi tingkat fatigue. Kesimpulannya, fatigue merupakan determinan penting kualitas hidup pasien GGK, sehingga perlu dinilai dan ditangani secara rutin dalam pelayanan hemodialisa guna meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.
Pengaruh Teknik Progressive Muscle Relaxation terhadap Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Jambi : Literature Riview Enzahrona Rifnika; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Putri Irwanti Sari; Dini Rudini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.133

Abstract

Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa sering mengalami fatigue yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Fatigue pada pasien hemodialisa bersifat multifaktorial sehingga memerlukan penatalaksanaan komprehensif, termasuk intervensi non-farmakologis. Salah satu intervensi yang banyak dikaji adalah teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh PMR terhadap tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa melalui metode literature review. Telaah dilakukan terhadap sepuluh artikel penelitian nasional dan internasional yang di publikasikan pada tahun 2019–2025 dan diperoleh melalui basis data PubMed, Google Scholar, Garuda, Scopus, dan ResearchGate. Hasil literature review menunjukkan bahwa pemberian PMR secara konsisten memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Selain itu, beberapa penelitian juga melaporkan perbaikan kondisi psikologis dan kualitas tidur setelah intervensi PMR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PMR merupakan intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Nature Sound terhadap Kecemasan pada Pasien yang dirawat di Ruang ICU : Literatur Review Lasni Sashi Angriyani Sipahutar; Yosi Oktarina; Putri Irwanti Sari; Riska Amalya Nasution; Dini Rudini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.135

Abstract

Pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) rentan mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit yang kritis, lingkungan perawatan dengan berbagai alat medis, serta keterbatasan interaksi dengan keluarga. Kecemasan yang tidak ditangani secara optimal dapat berdampak negatif terhadap stabilitas fisiologis dan memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi musik, khususnya musik Nature Sound yang memiliki efek relaksasi. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi musik Nature Sound terhadap tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU. Metode: penelitian menggunakan literature review terhadap enam artikel ilmiah tahun 2016–2025 yang diperoleh dari PubMed, Google Scholar, Garuda, Scopus, dan ResearchGate dengan desain quasi-eksperimental dan randomized controlled trial. Hasil: Temuan dari enam jurnal menunjukkan bahwa terapi musik Nature Sound secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pasien ICU (p < 0,05). Kesimpulan: Terapi musik Nature Sound efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU.
EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP KECEMASAN DAN TANDA-TANDA VITAL PADA PASIEN PRE-KATETERISASI JANTUNG: LITERATUR REVIEW Fa'iz Medica Putra; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Dini Rudini; Febri Tri Andini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40036

Abstract

Coronary heart disease remains one of the leading causes of mortality worldwide. Cardiac catheterization is a commonly performed diagnostic and therapeutic procedure for patients with this condition. However, patients scheduled for cardiac catheterization often experience anxiety, which may affect vital signs such as blood pressure, heart rate, and respiratory rate, thereby increasing the risk of procedural complications. Guided imagery is a non-pharmacological nursing intervention that can reduce anxiety and stabilize vital signs through activation of the parasympathetic nervous system, promoting relaxation. This literature review aims to analyze the effectiveness of guided imagery therapy in reducing anxiety and stabilizing vital signs in patients undergoing pre-cardiac catheterization, based on evidence-based practice from studies published within the last seven years. A systematic literature search was conducted using PubMed, Google Scholar, ProQuest, and Indonesian journal repositories. Keywords included guided imagery, anxiety, cardiac catheterization, and vital signs. Inclusion criteria were articles published between 2017 and 2025, written in English or Indonesian, and focusing on guided imagery interventions in cardiovascular patients or anxiety-related conditions. A total of 15 articles were reviewed, consisting of 10 national and 5 international journals. All studies demonstrated that guided imagery therapy significantly reduced anxiety levels (p<0.05) and improved vital sign stability. Anxiety reduction ranged from 25% to 40%, with significant improvements in systolic blood pressure (10–15 mmHg), heart rate (8–12 bpm), and respiratory rate (3–5 breaths per minute). Guided imagery therapy is an effective, safe, easy-to-implement, and cost-effective non-pharmacological nursing intervention for reducing anxiety and stabilizing vital signs in patients prior to cardiac catheterization. Its implementation may enhance the quality of care and reduce procedural complications.
Pengaruh Terapi Cold Pack Pada Intensitas Nyeri dan Hematoma Pada Pasien Post PCI di Ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi Reda Evinta; Yosi Oktarina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48699

Abstract

Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah tindakan invasif non-bedah bagi pasien dengan Coronary Artery Disease (CAD). Salah satu komplikasi yang umum terjadi setelah PCI adalah nyeri dan hematoma di area insersi. Terapi nonfarmakologis seperti cold pack berpotensi mengurangi nyeri dan mencegah hematoma melalui efek vasokonstriksi dan analgesik lokal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh cold pack terhadap nyeri dan hematoma pada pasien post-PCI di ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi, dengan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi asuhan keperawatan. Terapi cold pack diberikan selama 20 menit dengan suhu 5–20°C. Penerapan terapi cold pack menunjukkan penurunan skala nyeri dari nyeri ringan menjadi tidak ada nyeri berdasarkan pengukuran dengan Numeric Rating Scale (NRS). Selain itu, observasi menunjukkan berkurangnya hematoma pada area insersi setelah terapi diberikan. Terapi ini efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan mempercepat pemulihan pasien. Kata Kunci: Cold pack, hematoma, nyeri, PCI
The relationship between sleep quality and learning concentration among junior high school students Hasanul, Fikri; Nurhusna, Nurhusna; Sari, Putri Irwanti; Sari, Yulia Indah Permata; Oktarina, Yosi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2108

Abstract

Background: Learning concentration is a crucial ability for students to achieve optimal academic performance. Good sleep quality plays a vital role in influencing students' learning concentration. Purpose: To analyze the relationship between nighttime sleep quality and learning concentration among students in grades VII, VIII, and IX. Method: This study employed a cross-sectional design with a correlational approach. A sample of 100 respondents was selected using stratified sampling technique from students in grades VII, VIII, and IX. Data collection was conducted using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) instrument to measure sleep quality and the Mindful Attention Awareness Scale-Adolescent (MAAS-A) to measure learning concentration. Data analysis utilized Spearman Rank correlation test with a significance level of α = 0.05. Results: Spearman correlation test results showed a strong and significant negative relationship between sleep quality and learning concentration (r = -0.770; p < 0.001). Conclusion: There is a significant negative relationship between nighttime sleep quality and learning concentration among students.   Keywords: Adolescents; Junior High School Students; Learning Concentration; MAAS-A; PSQI; Sleep Quality.
Co-Authors Abella Dwi Ariesti Ariesti Adek Putri Adellia Martha Syabillah Adila, Ratna Darma Agave Sidabutar Agustina, Rati Elvi Ahmad Ali Rahmatullah Aisya Rahmadanty Alief Nisha Syafria Amalia, Mita Amalya Nasution, Riska Amd Junaidi Andi Fidianto Andi Subandi Andika Sulistiawan Andika Sulistiawan Aryani, Tuti Astaria, Wike Astarina, Wike Auliah Triski Syahputri Azizi, Putri Dwi Charles A Simajuntak Dara Prima Dona Dasman, Adinda Dini Rudini Dini Rudini Dini Rudini EKA PUTRI Elliza Puspika Sari Elya Siti Mutmainah Endang Marlina Sihombing Enzahrona Rifnika Fa'iz Medica Putra Fadliyana Ekawaty Fathiya, Chika Khansa Fauzatul Fitri Febri Tri Andini Fidianto, Andi Firnaliza Rizona Gusmarta, Gusmarta Gustini, Sri Hasanul, Fikri Hayani, Lizda Herwansyah, Herwansyah Hidayatul Dwi Septia Indah Awaliyah Siregar Junizar, Hasny Dwi Kamariyah Kamariyah Kamariyah kamariyah, kamariyah Kamila Dyanti, Tiara Kintan Resqitha Ekaputri Kirana, Febiyora Chandra Lala Delva Santi Lasni Sashi Angriyani Sipahutar Laudy novia Laudy novia Laudy novia, Laudy novia Lisa Anita Sari Lisa Anita Sari Lizda Hayani Lorenza, Putri Suci Lukman, Muhammad Nasril Luri Mekeama Luri Mekeama M. A. Ade Saputra M. Husin Agung Putra Maghfirawati, Okti Marda Lia Martawinarti, RTS Netisa Masdaf, Agino Saputra Maulana, Muhammad Riski Isra Mawarti, Indah Meinarisa Meinarisa Meinarisa, Meinarisa Mertisa Panjaitan Mertisa, Mertisa Misriyani, Veni Mitia Eka Wati, Zela Muhammad Taqwa Munthe, Eliska Epriana Katarina Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah Netisa Martawinarti NUR AYU HIJRATUN NIKMAH Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurlaili Andraini Nurlinawati Nurlinawati, Nurlinawati OKTARIA, RINA RINA Pebriani Pebriani Putra, Dimas Hendri Putra, Reyshar Pratama Putri Azdkia Zahara Putri Irwanti Sari PUTRI WULANDARI Putry, Afillza Mellia Rahmi, Skarina Ramadhita Fadhilah Reda Evinta Regita Putri Reny Haryani, Reny Rifki Wahyudi Riska Amalya Nasution Riska Amalya Nasution Rosa Amalia Rts Netisa Martawinarti RTS Netisa Martawinarti Rts Netisa Martawinarti Rts. Netisa Martawinarti Rudini, Dini Rudini, Dini Rut Berta Aprilla Utami Br Purba Samosir, Natalia Ruthanaya Sari, Yulia Indah Permata Septia, Hidayatul Dwi Sianturi, Gabriela Pricilia sihombing, Elprida Sintia, Fina Siska Siska Sri Mulyani Sri Mulyani Suryadi Imran Syifa Inayati Tiara Kamila Dyanti Tria Atika Juliani Tuti Aryani Tuti Aryani Utami, Fitri Veni Misriyani Veni Misriyani Vinola Adiesty Pratami Wike Astaria Wike Astria Yayu Anggriani Yesicca Magdalena Turnip Yulia Indah Permata Sari Yulia Indah Permata Sari Yuliana Yuliana Yurni yurni Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati