p-Index From 2021 - 2026
5.895
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Berkala Ilmiah Pertanian Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Penelitian Tanaman Industri Cannarium (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Jurnal Kreativitas PKM JURNAL PANGAN Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Jurnal Abadimas Gorontalo Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Jurnal Ilmiah Agribios Benchmark Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Jurnal Visi Manajemen (JVM) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Abdimas Terapan JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Journal Of Agribusiness, Social and Economic Kubis Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Innotech DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kubis

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedelai di Indonesia Purnamasari, Meidiana; Pantarei, Nur Muhammad Tirto; Supriono, Agus; Kuntadi, Ebban Bagus; Rahman, Rena Yunita; Kusmiati, Ati
KUBIS Vol 5 No 01 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v8i01.4082

Abstract

Permintaan kedelai di Indonesia sangat tinggi, khususnya sebagai bahan baku tahu dan tempe, mencapai 3.454.000 ton pada tahun 2020. Namun, produksi domestik hanya sebesar 1.040.000 ton, sehingga Indonesia harus mengimpor kedelai sebanyak 2.475.288 ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) rasio ketergantungan impor kedelai Indonesia, dan (2) pengaruh produksi kedelai, permintaan domestik, harga kedelai dunia, serta nilai tukar rupiah terhadap impor kedelai. Data yang digunakan merupakan data deret waktu tahun 1991-2020, dianalisis dengan rasio ketergantungan impor (IDR) dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa swasembada kedelai hanya tercapai pada tahun 1991–1998, dengan nilai tertinggi pada tahun 1992, 1995, dan 1998 (73–78%). Sejak 1999, Indonesia semakin bergantung pada impor, dengan puncaknya pada 2017, saat 83% kebutuhan kedelai dipenuhi dari impor. Model regresi menunjukkan bahwa impor kedelai dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut dengan kontribusi sebesar 99,7%. Secara parsial, permintaan kedelai dan nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor. Sebaliknya, produksi kedelai domestik berpengaruh negatif dan signifikan. Harga kedelai dunia berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan produksi kedelai nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.
Kelayakan Finansial Proyek Investasi Pengebunan Jeruk Keprok Batu 55 Secara Monokultur di Wilayah Kabupaten Banyuwangi Supriono, Agus; Atrianto, Jovi Lutvi; Faidah, Ainun; Kuntadi, Ebban Bagus; Hasanah, Julita
KUBIS Vol 5 No 02 (2025): November
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v5i02.4851

Abstract

The demand for imported tangerines, especially Mandarin tangerines, has continued to increase domestically over the years. However, there is also a local variety of tangerine whose appearance, flavor, and aroma are relatively similar to those of the Mandarin tangerine, and it is said to have great potential to become a strong competitor in the domestic market — the Batu 55 tangerine. The ideal environmental conditions for cultivating Batu 55 tangerines are in highland areas with altitudes ranging from 700 to 1,200 meters above sea level. Nevertheless, due to its promising market prospects, several farmers in lowland areas (below 700 meters above sea level), such as in Sembulung Village – Cluring District – Banyuwangi Regency – East Java Province, have begun to show interest in cultivating it as a monoculture crop. Since the cultivation is being developed in lowland areas, it is important to question its financial feasibility. Research results show that: (a) a monoculture Batu 55 tangerine plantation investment project per hectare in Banyuwangi Regency, with a planting distance of 5 x 5 meters, using seedlings propagated vegetatively (cuttings), an estimated economic lifespan of 16 years, base year set in 2011, and a discount rate/discount factor (df) of 9% per year, is considered financially feasible; (b) if there is a decrease in production quantity and average selling price by up to 30%, the investment project becomes financially infeasible; and (c) if operational variable costs increase by up to 30%, the investment project remains financially feasible.. Keywords: Banyuwangi, Batu 55, Feasible, Financial, Monoculture, Orange, Tangerines
Co-Authors A. Syaffari Kosasih Abdullah Muhlis Achmad Ilham Tohari Adi, Ad Hariyanto Agustina, Titin Ahmad Zainuddin Alfian Pradiknatama Amaliya, Arina Amam Amam, Amam Andika, Fajar Anik Suwandari Ariq Dewi Maharani Aryo Fajar Sunartomo Asyrofi Asyrofi Ati Kusmiati Atrianto, Jovi Lutvi Auliyana, Sania Azilla, Erina Nur Bagus Kuntadi, Ebban Binta Islami Amnimarlianda Cahyoadi Bowo Cindera Rosa Damascena Damascena, Cindera Rosa Despita Maharani, Mutiara Ria Devara Efendy, Tafvian Devyana Dwi Ratnasari Dimas Bastara Zahrosa Djoko Soejono Dora Eka Mawangi Ebban Bagus Kuntadi Edwin Tri Maulana Elma Oktavian Evita Soleha Hani Evita Soleha Hani Evita Soliha Hani Faidah, Ainun Faisyatul Hilmiyah farionita, inge mayusi Fauziyah, Diana Handayani, Rizky Noer Hani, Evita Soleha Hapsari, Triana Dewi Hasanah, Julita herwanto Himawan, Fadhli Nur I Gusti Bagus Wiksuana I Ketut Suada Ibana, Indah Ibanah, Indah Imam Syafi'i Indah Ibanah Indah Ibanah Intan Kartika Setyawati Joni Murti Mulyo Aji Julian Adam Ridjal Kacung Hariyono Khasan, Ahmad Fatikhul Khoirussoifan, M. Riky Langit, Ramadhani Annisa Sekar Luh Putu Suciati Maharani, Ariq Dewi Maulana, Edwin Tri Meidiana Purnamasari Meidiana Purnamasari Moh. Aji Prasetyo Mohammad Rondhi Mohammad Rondhi Muhammad Thufeil Ahsani Taqwim Mustapit Mustapit Muta ‘Awifa Mutiara Balquis Pamuji Mutiara Balquis Pamuji Nafilah, Kamilah Abidatun Nindia Megareta Noerkumala Nisyak, Umi Khoirun Nugraha, Enrico Aditya Nur Halimah Pantarei, Nur Muhammad Tirto Pradiptya Ayu Harsita Putri Fitria Soleha Putri, Maharani Karunia Rachmad Udhi Prabowo Rachmat Udhi Prabowo Rahmatin, Miskah Aini Ramadaniyah, Irma Wahyu Ratih Apri Utami Ratnasari, Devyana Dwi Rena Yunita Rahman Rena Yunita Rahman, Rena Yunita Rining Kasih Widyastuti Riza Oktafiyani Rizky Yanuarti Rizqiyatul Halaliah Rofiu Sisil Annisa Rokhani Rokhani Rokhani, Rokhani Rosyadi, Mohammad Ghufron Rudi Hartadi Rudi Wibowo Rudi Wibowo Safari Kosasih Salsabila, Shafira Sari, Sasmita Siti Qomariyah Soetriono Soetriono Soliha Hani, Evita Sri Wahyuni Sugeng Raharto Sunardi Sunardi sunardi sunardi Susanto, Angga Dedi Suwali Syah, Mohammad Firman Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, Syamsul Arifin Tiffany Rahma Abdillah Titin Agustina Tri Haryadi, Nanang Tuti Herawati Wulandari, Lilik Dwi Yanuarti, Rizky Yanuarti, Rizky Yoga Yuniadi Yuli Hariyati Yuli Hariyati Yuli Haryati ZA, Saida Zainurossalamia Zahrosa, Dimas Bastara Ziana Alviani