Claim Missing Document
Check
Articles

Arahan Pemanfaatan Lahan di Daerah Aliran Sungai Pemali dan Cikabuyutan Kabupaten Brebes Suwarsito Suwarsito; Suwarno Suwarno; Sakinah Fathrunnadi Shalihati
Sainteks Vol 19, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i1.13551

Abstract

Arahan fungsi pemanfaatan lahan bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara kemampuan lahan dengan jenis pemanfaatan dan teknologi yang digunakan sebagai upaya untuk melindungi kelangsungan fungsi dan manfaat sumber daya alam di suatu wilayah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arahan pemanfaatan lahan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali dan Cikabuyutan, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif berjenjang berdasarkan skor yang sudah ditetapkan. Setiap unsur pada tiap variabel diberi skor berjenjang sesuai dengan besarnya kontribusi tiap unsur. Variabel yang digunakan adalah kemiringan lereng, jenis tanah, dan curah hujan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi lapangan. Analisis arahan pemanfaatan lahan dilakukan secara kualitatif berdasarkan interpretasi Peta Arahan Pemanfaatan Lahan. Peta tersebut diperoleh melalui langkah pembobotan dan skoring berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 837/KPTS/UM/1980 pada masing-masing variabel. Selanjutnya, beberapa variabel tersebut diintegrasikan menggunakan teknik overlay dengan bantuan Sistem Informasi Geografi (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan yang sesuai dengan arahan pemanfaatan lahan di Kabupaten Brebes sebesar 1.511.614.608,17 m2 (85,98%). Sedangkan lahan yang tidak sesuai dengan arahan pemanfaatan lahan sebesar 246.428.936,25 m2 (14,02%). Lahan tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk Kawasan Lindung dan Kawasan Penyangga, namun telah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan, persawahan, dan padang rumput. Beberapa daerah yang mengalami alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan arahan pemanfaatan lahan, yaitu Desa Buara Kecamatan Ketanggungan, Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan, Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung, Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung, Desa Kebandungan Kecamatan Bantarkawung, dan Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Karang Jeruk di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Suwarsito Suwarsito; Fitria Aulia; Sigit Sriwanto
Sainteks Vol 14, No 1 (2017): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v14i1.4190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan Karang Jeruk di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif dengan metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat nelayan dengan jumlah 723 nelayan umum dan 20 anggota POKWASMAS. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling untuk populasi nelayan umum 5% dari populasi yang berjumlah 35 nelayan umum. Sedangkan pengambilan sampel POKWASMAS dengan menggunakan teknik purposive sampling diambil seluruhnya yaitu 20 anggota POKWASMAS. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data partisipasi masyarakat nelayan dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan Karang Jeruk. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat POKWASMAS dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan daerah Karang Jeruk sebagian besar termasuk dalam kategori sedang. Di sisi lain tingkat partisipasi masyarakat nelayan umum dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan daerah Karang Jeruk sebagian besar termasuk dalam kategori rendah. Partisipasi masyarakat POKWASMAS dan masyarakat nelayan umum dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan daerah Karang Jeruk sebagian besar dikategorikan rendah dalam pengelolaan I (Penguatan Kelembagaan) dan pengelolaan II (Penguatan Sumberdaya Kawasan). Namun jika dilihat secara keseluruhan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan I (Penguatan Kelembagaan) dan pengelolaan II (Penguatan Sumberdaya Kawasan) termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci: pengelolaan kawasan, konservasi perairan, nelayan, partisipasi
Analisis Potensi Cadangan dan Kualitas Airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas Suwarsito Suwarsito; Esti Sarjanti
Sainteks Vol 18, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i2.12857

Abstract

Desa Dukuhwaluh selama dekade terakhir ini mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan wilayah menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan dari lahan non-terbangun menjadi lahan terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap potensi cadangan dan kualitas airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive area sampling. Sampel penelitian sebanyak 4 titik sampel, terdiri dari 2 titik sampel di wilayah Dusun Dampit dan 2 titik sampel di Dusun Dukuhwaluh. Data penelitian meliputi data penggunaan lahan, potensi cadangan airtanah, dan parameter kualitas airtanah. Data penggunaan lahan diperoleh dari data Monografi Desa Dukuhwaluh tahun 2010-2020. Pengumpulan data potensi airtanah dilakukan menggunakan geolistrik, sedangkan data kualitas airtanah diukur langsung di lapangan dan uji laboratorium. Parameter kualitas air yang diukur meliputi kandungan bakteri Escherichia colli, pH, TDS (Total Dissolved Solids), ammonia (NH3), dan nitrat (NO3-).  Pengolahan data geolistrik menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Selanjutnya untuk menganalisis data potensi cadangan airtanah digunakan Persamaan Darcy. Parameter kualitas airtanah dianalisis menggunakan matching data, yaitu mencocokkan data penelitian dengan baku mutu persyaratan air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan mempengaruhi potensi cadangan dan kualitas airtanah di Desa Dukuhwaluh., Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Potensi cadangan airtanah di Desa Dukuhwaluh hanya sebesar 2,39 liter/detik, termasuk dalam kriteria “sedang”. Kualitas airtanah di sebagian wilayah Desa Dukuhwaluh sudah melebihi batas ambang baku mutu persyaratan air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010. Parameter kualitas airtanah yang melebihi baku mutu persyaratan air minum  adalah kandungan amonia (18,7 mg/l) dan bakteri Escerichia colli (positif).
Pengaruh Pola Curah Hujan Terhadap Produktivitas Padi di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga Falasifa Azizah; Suwarsito Suwarsito; Esti Sarjanti
Sainteks Vol 18, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v18i1.10567

Abstract

Pola curah hujan sangat mempengaruhi kegiatan budidaya pertanian.  Selain itu, curah hujan seringkali menjadi faktor pembatas terhadap produksi pertanian. Tujuan penelitian adalah (a) untuk mengetahui pola curah hujan di di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, (b) untuk mengetahui produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, dan (c) untuk mengetahui pengaruh pola curah hujan terhadap produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data penelitian berupa data sekunder, meliputi data produktivitas padi dan curah hujan tahun 2009 – 2018 di Kecamatan Bukateja. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Data penelitian diolah menggunakan tabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola curah hujan di Kecamatan Bukateja termasuk tipe monsunal. Produktivitas padi di Kecamatan Bukateja selama tahun 2009-2018 mengalami fluktuasi, dimana produktivitas padi terrendah terjadi tahun 2014 sebesar 4,9 ton/ha dan produktivitas padi tertinggi terjadi tahun 2018 sebesar 6,8 ton/ha. Pola curah hujan di Kecamatan Bukateja tidak berpengaruh terhadap produktivitas padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.Kata-kata kunci: tipe Monsoon, pola curah hujan, produktivitas padi.
Analisis Kesesuaian Potensi Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara Suwarsito Suwarsito; Diana Indra Dewi; Sutomo Sutomo
Sainteks Vol 16, No 1 (2019): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v16i1.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian potensi pengembangan kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah kawasan minapolitan Kecamatan Purwanegara yang berjumlah 13 desa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa data potensi kawasan minapolitan di Kecamatan Purwanegara meliputi kondisi SDA, jenis budidaya, dan kondisi sarana prasarana.  Data sekunder berupa data masterplan minapolitan Kabupaten Banjarnegara. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan tabulasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan matching data.  Deskripsi kualitatif dilakukan untuk menjelaskan potensi perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara. Matching data dilakukan untuk mengetahui kesesuaian potensi pengembangan kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor: Per.18/Men/2012 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Minapolitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pengembangan kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara terdapat 8 aspek yang memiliki kesesuaian dengan persyaratan pengembangan kawasan minapolitan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor: Per.18/Men/2012 dengan presentase kesesuaian 88,88 %.Kata-kata kunci: minapolitan, pengembangan kawasan,  perikanan budidaya
Kajian Pola Aliran Air Tanah di Area Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Purwokerto Wiwin Bregasnia; Suwarsito Suwarsito; Esti Sarjanti
Sainteks Vol 17, No 1 (2020): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i1.8507

Abstract

Airtanah merupakan air yang menempati pori-pori batuan di bawah permukaan tanah pada zona jenuh air. Air tanah saat ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola aliran air tanah di area kampus utama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan. Survei lapangan dilakukan dengan mensensus sumur di area kampus utama UMP untuk memperoleh data kedalaman airtanah. Populasi penelitian adalah air tanah di area kampus utama UMP yang berlokasi di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 16 titik sumur yang ada di kampus utama UMP. Pengumpulan data air tanah dilakukan dengan mengukur kedalaman dan koordinat sumur-sumur di kampus utama UMP menggunakan meteran dan GPS (Global Positioning System). Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan Sofware Surfer 13 untuk mendapatkan hasil peta pola aliran air tanah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan pola aliran air tanah di area kampus utama UMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pola aliran air tanah di area kampus utama UMP menunjukkan pergerakan dari arah barat laut menuju ke arah tenggara. Pola aliran airtanah cenderung mengikuti kontur permukaan tanah.
Kajian Pengaruh Pola Curah Hujan terhadap Produktivitas Padi di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Anna Ulie Nafisha; Suwarsito Suwarsito
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6169

Abstract

Curah hujan merupakan faktor yang dapat menentukan tinggi atau rendahnya produktivitas padi. Curah hujan sendiri mempunyai varibilitas yang besar baik secara spasial maupun temporal. Oleh karena itu curah hujan seringkali menjadi faktor pembatas dalam kegiatan pertanian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pola curah hujan terhadap produktivitas padi Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dokumentasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah curah hujan dan produktivitas padi dalam kurun lima tahun yaitu 2009 – 2013 di wilayah Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal yang meliputi 13 desa. Pengambilan data mengunakan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis mengunakan Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan menurut perhitungan korelasi paerson product moment didapat hasil 0,210 yang artinya curah hujan berpengaruh positif terhadap produktivitas padi namun hubungannya rendah. Curah hujan hanya menyumbang 4,429 % terhadap produktivitas padi sisanya 95,571 % dipengaruhi faktor lain yang lebih didominan yaitu irigasi yang memadai dan jenis tanah yang cocok untuk  tanaman padi. Kata-kata kunci : pola curah hujan, produktivitas padi, dan korelasi pearson product moment.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Tepung Daun Singkong (Manihot utilissima) dan Tepung Ikan Rucah terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Suwarsito Suwarsito; Nadiya Nur Apreli; Dini Siswani Mulia
Sainteks Vol 14, No 2 (2017): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v14i2.4258

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan budidaya air tawar yang mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan karena banyak digemari oleh masyarakat. Pakan adalah salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan         yang dibudidayakan. Salah satu sumber karbohidrat yang dapat dimanfaatkan untuk bahan baku pakan ikan dari sediaan alam adalah daun singkong. Menurut Samsugiantini (2006), daun singkong mengandung flavonoid yang bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan. Tepung ikan merupakan salah satu bahan pakan sumber protein hewani yang sering digunakan untuk menyusun pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan formula optimal tepung daun singkong dan tepung ikan rucah terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Hewan yang di uji adalah ikan nila. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (kontrol), P1 (tepung daun singkong 10%, tepung ikan rucah 50%, tepung dedak 20%, tepung kedelai 10%, tepung kanji 5% dan vit mineral 5%), P2 (tepung daun singkong 20%, tepung ikan rucah 40%, tepung dedak 20%, tepung kedelai 10%, tepung kanji, vit mineral 5%), P3 (tepung daun singkong 30%, tepung ikan rucah 30%, tepung dedak 20%, tepung kedelai 10%, tepung kanji 5%, vit mineral 5%), P4 (tepung daun singkong 40%, tepung ikan rucah 20%, tepung dedak 20%, tepung kedelai 10%, tepung kanji 5%, vit mineral 5%). Pemberian pakan 3 kali pada pukul 07.00, 13.00 dan 17.00. Parameter yang digunakan adalah pertumbuhan berat dan panjang, laju pertumbuhan spesifik (SGR), efisiensi pakan dan kelangsungan hidup. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian kombinasi tepung daun singkong dan tepung ikan rucah terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan berat dan pertambahan panjang, sedangkan tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap SGR, kelangsungan hidup dan efisiensi pakan. Pakan buatan yang direkomendasikan untuk mengganti pakan pabrik yaitu pada pakan perlakuan P4.Kata-kata kunci: efisiensi pakan, kelangsungan hidup, pertumbuhan berat dan panjang, pertumbuhan SGR, tepung daun singkong
Karakteristik Banjir Rob dan Penilaian Kerugian Petani Tambak di Kabupaten Brebes Mohammad Ardin Pahlevi; Esti Sarjanti; Suwarsito Suwarsito
Sainteks Vol 15, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i2.6312

Abstract

Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Populasi penelitian adalah petani tambak ikan bandeng dan rumput laut yang berjumlah 401 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling (10%) dengan mengambil 10% dari populasi berdasarkan wilayah yang terkena banjir dengan ketinggian >50 cm. Jumlah sempel sebanyak 40 petani terdiri dari 32 petani tambak ikan bandeng dan 8 petani rumput laut. Metode pengolahan data menggunakan persentase dan tabel frekuensi. Metode analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif serta penilaian kerugian.Hasil penelitian karakteristik banjir rob pada mangsa peteruan dan mangsa lanjar yang terjadi selama satu tahun, menunjukan bahwa mangsa peteruan dalam satu tahun terjadi selama 21 hari pada bulan Jumadil Akhir, Rajab dan Syaban dengan ketinggian banjir rata-rata 87 cm, terjadi pada pukul 03.00-06.00 dinihari dan  pukul 17.00-20.00 sorehari pada minggu I dan II sedangkan Mangsa Lanjar dalam satu tahun terjadi selama 10 hari pada bulan Muharam dan Safar dengan ketinggian banjir rata-rata 88 cm, terjadi pada pukul 02.00-03.00 dinihari dan pukul 17.00-18.00 sorehari pada minggu I dan III. Kerugian akibat banjir rob yang terjadi dari total 40 (100%), 32 (80%) petani tambak ikan bandeng sebelum terkena banjir rob dan 8 (20%) petani tambak rumput laut sebelum dan yang terkena banjir rob  tidak mengalami kerugian sedangkan 32  (80%) petani ikan bandeng yang terkena banjir rob mengalami kerugian. Kerugian yang paling besar Rp.5.352.000 dengan persentase kerugian (60%) sedangkan yang paling kecil kerugianya Rp.420.000 dengan persentase kerugian (10%) per satu tahun/ satu kali panen.Kata-kata kunci: Banjir rob, kerugian petani tambak ikan bandeng dan rumput laut
Karakteristik dan Pola Distribusi Sedimen di Telaga Cebong, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo Mira Rosita; Suwarsito Suwarsito; Esti Sarjanti
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.8884

Abstract

Telaga Cebong merupakan salah satu telaga yang terletak di D ataran Tinggi Dieng yang dimanfaatkan masyarakat untuk sumber irigasi lahan pertanian. Telaga Cebong telah mengalami sedimentasi sehingga menyebabkan terjadinya pendangkalan telaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan pola distribusi sedimen di Telaga Cebong, Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode survei. Metode survei dimaksudkan untuk memperoleh data mengenai karakteristik dan pola distribusi sedimen di Telaga Cebong. Sampel penelitian sebanyak 8 titik lokasi, terdiri dari 5 titik lokasi di muara aliran air menuju telaga dan 3 titik lokasi telaga pada kedalaman berbeda. Variabel penelitian meliputi karaktersitik dan pola distribusi sedimen di Telaga Cebong. Data penelitian terdiri dari data sedimen dasar dan sedimen melayang di Telaga Cebong yang diperoleh melalui pengamatan secara langsung di lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan karakteristik sedimen. Selain itu, analisis data dilakukan menggunakan analisis keruangan untuk menggambarkan pola distribusi sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sedimen di Telaga Cebong didominasi oleh pasir dan debu. Sedimen dasar dan sedimen melayang di Telaga Cebong memiliki ukuran antara 2,0 – < 0,075 mm (antara jenis pasir dan debu). Konsentrasi sedimen melayang di Telaga Cebong masih termasuk dalam kategori baik pada saat tidak hujan, yaitu 10 mg/l dan pada saat setelah hujan yaitu antara 12-30 mg/l. Pola distribusi sedimen di Telaga Cebong bersifat heterogen, yaitu menyebar ke seluruh area telaga.
Co-Authors Abdurrohman Muzakki Ade Rusman Adi Imantoyo Ahmad Qurtubi Ahyani, Edi Akhmad Darmawan Al Hikmatul Zahro Kamila Almira Ulimaz Aman Suyadi Aman Suyadi Anang Widhi Nirwansyah Anna Ulie Nafisha Archristhea Amahoru, Archristhea Arif Ihsanul Fikri Arifudin, Opan Aris Hidayat Aris Hidayat Astika Nurul Hidayah Aviza, Aviza Alyama Ayundasari, Cantika Diffa Beny Wijarnako Budi, Larasati Ika Bustanol Arifin Cahyono Purbomartono Cahyono Purbomartono Cantika Diffa Ayundasari Chodidjah Chodidjah Danang Dwi Harmoko Dedi Mulyawan, Dedi Diana Indra Dewi Didik Trianto Nugroho, Didik Trianto Dini Siswani Mulia Dinny Fauziah Dwi Ma’rifatun Khasanah Eri Zuliarso Esti Sarjanti Esti Sarjanti Euis Meinawati Faiza, Childa Falasifa Azizah Fathurnnadi Shalihati Fitria Aulia Gunadi, Ilham Hamzah Syarifuddin, Hamzah Harjono Harjono Harna Adianto Herlin Widasiwi Setianingrum Hindayati Mustafidah Ibnu Afan Ikhsan Mujahid Jagad, Nimas Ayu Sekar Kinasih Jaka Purwa Nugraha, Jaka Purwa Jejentri, Jejentri Juanita Juanita Lestari, Viviana Lisma M. Agung Miftahuddin Mahmud, Annisa Kayla Azzira Mira Rosita Moh Aya Sofia Mohammad Ardin Pahlevi Mr. Suwarno, Mr. Muhamad Zaeni Budiastanto Mustolikh Mustolikh Nadifah, Itqon Ngaynun Nadiya Nur Apreli Nasril, Nasril Niken Herawati Ni`maturrohmah Ni`maturrohmah Noerhaliza Rachman Asriana Dwi Nur Mahmudah, Fitri Purnomo Purnomo Radin Alhif Dirgantara Rahayu, Wiwit Sayekti Ramli, Akhmad Ratna Kartika Wati Ratna Kartikawati Rifari Baron Ririn Windari, Ririn Rizki Herdani, Rizki Rusnendi Rusnendi Sabila Tri Amelia Sakinah Fathrunnadi Shalihati Salim, Agus Nur Saputra, Eqwar Saputri, Seffiana Aprilka Sembiring, Darmawanta Shahiffa Nur Pranannisa Sigit Sriwanto Sri Wahyuni Sufi Alawiyah Sugeng Priyadi Susanto Susanto Susylowati, Dewi Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Tito Pinandita Triyadi Haryanto Utbah Aminatul Hofisah Veronica Sovita Sari, Veronica Sovita Vivian Lisma Lestari Viviana Lisma Lestari Viviana Lisma Lestari Wahyu Agung Ciptadi Wakhudin Wildan Ahid Mujamal Wiwin Bregasnia Wiwit Sayekti Rahayu Yunia Dwi Pambudi, Yunia Dwi Zahrah Hana Afifah