Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Daging Babi Ditinjau Dari Uji Obyektif Dan Pemeriksaan Larva Cacing Trichinella Spp Naibaho, Agustina A; Swacita, Ida Bagus Ngurah; Made Oka, Ida Bagus
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (1) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.941 KB)

Abstract

Daging merupakan pangan yang berkualitas, yang tiap tahun kebutuhannya semakin meningkat. Kebutuhan daging yang tiap tahunnya meningkat mengakibatkan pergeseran keinginan konsumen, dimana tidak hanya melihat kuantitas tetapi mulai bergeser pada kualitas daging (Arka, 1988). Daging memiliki nilai gizi baik dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daging babi yang dipotong di RPH Pesanggaran ditinjau dari uji obyektif (pH, daya ikat air, dan kadar air) dan juga untuk mengisolasi adanya larva Trichinella spp. menggunakan metode kompresorium. Sampel penelitian ini diambil dari daging babi yang dipotong di RPH Pesanggaran sebanyak 30 sampel yang diambil setiap tiga hari sekali. Sampel untuk pengujian adanya larva Trichinella spp. diambil dari bagian diafragma sedangkan sampel untuk pengujian kualitas diambil dari bagian pahanya. Selanjutnya dibawa ke LAB Kesmavet FKH Unud untuk dilakukan uji kualitas daging dari segi uji obyektif (pH, daya ikat air, dan kadar air). Hasil penelitian menunjukan 95 % kualitas daging babi yang dipotong di RPH Pesanggaran baik (sehat). Hasil penelitian dengan metode kompresorium tidak ditemukan adanya larva Trichinella spp. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa daging babi yang dipotong di RPH Pesanggaran berkualitas baik sehingga layak untuk dikonsumsi serta aman dari infeksi parasit yang bersifat zoonosis.
Deteksi Bakteri Salmonella spp Dan Pengujian Kualitas Telur Ayam Buras NUGRAHA, ADITYA; SWACITA, IDA BAGUS NGURAH; TONO P.G, KETUT
Indonesia Medicus Veterinus Vol 1 (3) 2012
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.638 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the contaminan of bacterium of Salmonella spp. and the quality of local chicken eggs wich sold at Kuta I, Kuta II, Jimbaran, and Kedonganan traditional market. Sample of this research were taken from 120 local chicken eggs from four randomized traditional market. After ward each and every sample were inoculated at Tetrathionate Broth media, then streaked at Salmonella Shigella Agar (SSA) media. If a colony on SSA media appeared to be convex, transparant, with or without black spot at central shares, after that will be continued with Gram stain and biochemistry test covering cultivation at media of TSIA, IMViC. The result, from 120 sample of local chicken eggs which is sold in Kuta I, Kuta II, Jimbaran, and Kedonganan traditional market indicated that were no containing Salmonella spp. and the quality of local chicken eggs wich sold at Kuta I, Kuta II, Jimbaran, and Kedonganan traditional market significantly different (P <0.05) evaluated from the albumin Index , but not significantly different (P> 0.05) when viewed from the York index.
Perbandingan Uji Subjektif Kualitas Daging Sapi Bali Produksi Rumah Pemotongan Hewan Gianyar, Klungkung dan Karangasem Sihombing, Vivi Ekatry; Swacita, Ida Bagus Ngurah; Suada, I Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (1) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.785 KB) | DOI: 10.19087/imv.2020.9.1.99

Abstract

Kualitas fisik daging merupakan hal yang sangat penting yang harus diperhatikan sebagai hasil produksi suatu Rumah Pemotongan Hewan (RPH), karena kualitas fisik yang baik menghasilkan mutu daging yang berkualitas dan layak untuk dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas fisik daging sapi bali produksi RPH Gianyar, Klungkung dan Karangasem. Sampel daging diambil pada bagian regio longissimus masing-masing sampel diambil sebanyak ± 100 gram. Sampel daging sapi diuji kualitas fisiknya terhadap warna, bau, tekstur dan konsistensi dengan menggunakan 10 orang panelis yang telah memenuhi persyaratan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Kruskal-Walis jika terdapat perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna, bau dan konsistensi daging sapi dari RPH Gianyar, Klungkung, dan Karangasem tidak ada perbedaan nyata, sedangkan untuk tekstur dari RPH Karangasem menunjukkan adanya perbedaan nyata dengan RPH Gianyar dan RPH Klungkung. Tekstur daging sapi dari RPH Karangasem terlihat lebih kasar daripada RPH Gianyar dan Klungkung, hal ini diduga karena umur sapi yang dipotong di RPH Karangasem sudah termasuk sapi-sapi tua sehingga banyak mengandung jaringan ikat dan teksturnya terlihat sangat kasar.
Perbandingan Kualitas Fisik Objektif Daging Sapi Bali Produksi Rumah Pemotongan Hewan Karangasem, Klungkung, dan Gianyar Anastasya, Sindika; Swacita, Ida Bagus Ngurah; Suada, I Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (3) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2020.9.3.361

Abstract

Pengamanan pangan daging sapi mutlak perlu dilakukan untuk menjamin masyarakat sebagai konsumen mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi. Sebagai bahan pangan, daging memiliki potensi bahaya yaitu biologi, kimia, dan fisik. Bahaya-bahaya tersebut dapat terjadi pada daging sapi selama proses penyediaannya. Sumber bahaya tersebut salah satunya dapat berasal dari fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang kurang memenuhi persyaratan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas daging sapi bali yang ditinjau dari uji objektif dan mengetahui perbedaan kualitas daging sapi bali produksi RPH Karangasem, Klungkung, dan Gianyar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging sapi bali yang disembelih di RPH Karangasem, Klungkung, dan Gianyar. Daging sapi yang digunakan pada bagian lulur (regio longissimus) sebanyak masing-masing 100 gram/ekor dari 17 sampel daging yang berasal dari RPH Karangasem, RPH Klungkung, dan RPH Gianyar, masing-masing sampel diuji kualitas fisiknya secara objektif meliputi uji pH daging, daya ikat air, kadar air, dan perkiraan jumlah bakteri. Data yang diperoleh, dihitung nilai rataan dan standar deviasinya, dianalisis perbandingan kualitasnya dengan uji sidik ragam. Hasil tersebut dibandingkan kualitasnya dengan standar mutu daging sapi Standar Nasional Indonesia 3932; 2008 dan dijelaskan secara deskriptif kualitatif. Hasil uji sidik ragam menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kualitas daging sapi yang nyata dengan perlakuan asal RPH yang berbeda. Rataan nilai pH 5,79 ± 0,253, daya ikat air 83,31 ± 6,691, kadar air 76,91 ± 1,230, dan perkiraan jumlah bakteri <0,5juta/gram. Kualitas daging sapi asal ketiga RPH dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.
Pengaruh Perbedaan Jenis Otot Dan Lama Penyimpanan Terhadap Nilai Nutrisi Daging Sapi Bali Anjelia Martina Dewi; Ida Bagus Ngurah Swacita; Ni Ketut Suwiti
Buletin Veteriner Udayana Vol. 8 No. 2 Agustus 2016
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.352 KB)

Abstract

The research aimed to find out the influence of muscle type and longer storage of bali beef to the nutrition value consisting of five parameters included water, fat, protein, ash and carbohydrate content originally from the active muscle and passive muscle of bali beef. The results showed that the effect of muscle type was significantly against water, ash, protein and carbohydrate content of bali beef. Moreover, longer storage significantly affect to the water, fat and carbohydrate content. Ash, protein and carbohydrate content of active muscle were higher than the passive muscle, while the water and fat content of active muscle were lower than the passive muscle
ISOLASI TOXOPLASMA GONDII PADA AYAM BURAS Ida Ayu Pasti Apsari; Wayan Tunas Artama; Sumartono -; I Made Damriyasa; Ida Bagus Made Oka; Ida Bagus Ngurah Swacita
Buletin Veteriner Udayana Vol. 3 No.2 Agustus 2011
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.902 KB)

Abstract

A study was conducted Toxoplasma gondii isolate from the brain and the heart of freerangechickens in Bali. The aim of this study to determine the seroprevalence andto isolate Toxoplasma gondii from free-range chicken heart and brain. To achieve of thisstudy observed 311 free-range chicken serum samples with ELISA method and examined225 free-range chicken brain and heart used digestion method. All of the samples takenfrom 9 districts in Bali. The results showed that the seroprevalence of Toxoplasma gondiiinfreerange chicken has 91.64%. Isolation of Toxoplasma godii from the heart and the brainfreerange chicken found the cyst on inoculate heart and brain, but by bioassay in mice for4 weeks observation failed to find tachyzoite form in peritonial exudat
Kualitas Daging Broiler yang Dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Denpasar Selatan Suci Wulandari; Ida Bagus Ngurah Swacita; Mas Djoko Rudyanto
Buletin Veteriner Udayana Vol. 12 No. 2 August 2020
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.142 KB) | DOI: 10.24843/bulvet.2020.v12.i02.p02

Abstract

This study aims to evaluate the quality of broiler carcasses that are sold in traditional markets of South Denpasar District. Sampling was conducted in four traditional markets and each market was picked up by three sellers with six repetitions. The parameters observed included water holding capacity (WHC), pH value, and cooking loss. The measurement data were analyzed by ANOVA test and if there was a significant difference (P <0.05) then will be continued with Duncan's New Multiple Range Test. The results showed that pH and Water Holding Capacity (WHC) test of broiler meat in all four markets in South Denpasar district was not significantly different (P>0,05). Meanwhile, the cooking loss showed significantly different results (P <0.05) in each market. Based on the research, it can be concluded that the quality of broiler meat sold in the traditional market of South Denpasar District is still good and feasible to be consumed.
Analisis Nilai Gizi Telur Itik Asin Yang Dibuat Dengan Media Kulit Buah Manggis Selama Masa Pemeraman (NUTRIENT ANALYSIS OF DUCK SALTED EGGS MADE BY MANGOSTEEN RIND MEDIA DURING SALTING PERIODS) Kadek Karang Agustina; Anak Agung Gde Oka Dharmayudha; Ida Bagus Ngurah Swacita; Luh Made Sudimartini
Buletin Veteriner Udayana Vol. 7 No. 2 Agustus 2015
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.046 KB)

Abstract

The purposes of this research were to determine the level of nutrient in duck salted eggs made by using mangosteen rind media observed by water content, ash, fat, protein and carbohydrate during salting periods. This research used Completely Randomized Design (CRD), with twofactors. First were media;   mangosteen rind media and brick media. Second were salting periods;7, 14 and 21 days. The level of nutrient contain in duck salted eggs measured according to  Association of Official Analytical Chemist (1984) methods. These data analyzed by T tests tocompare the level of nutrient contain in duck salted eggs produced between medias during saltingperiods. The results show that during the curing process by using the mangosteen rind media wasobserved at days 7, 14 and 21 decreased water and fat content of salted eggs. While the ash, proteinand carbohydrates content increased successively. When compared with the bricks media, all levelof nutritional parameters did not show a significant difference. So it can be concluded that themangosteen rind can be used as a media for making salted eggs.
Deteksi Toxoplasma gondii pada Mencit yang Diinfeksi Inokulat Jantung dan Otak Ayam Buras Ida Ayu Pasti Apsari; Ida Bagus Oka Winaya; Ida Bagus Ngurah Swacita
Buletin Veteriner Udayana Vol. 4 No.2 Agustus 2012
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.795 KB)

Abstract

Toxoplasma gondii adalah parasit intraseluler obligat menyebabkan penyakittoksoplasmosis yang sudah tersebar di seluruh dunia. Mencit sangat peka terhadapToxoplasma gondii, sehingga dipilih sebagai hewan model untuk toksoplasmosis. Mencitsebagai hewan model dilakukan penelitian dengan menginfeksikan inokulat jantung danotak ayam buras. Tujuan penelitian untuk mendeteksi Toxoplasma gondii pada mencitsecara serologis dengan metode ELISA dan secara histopatologis dengan metodemikroskopis dan pengecatan Haematoxylin Eosin preparat histologi. Sejumlah 18 inokulatjantung dan 18 inokulat otak ayam buras berasal dari sembilan kabupaten di Bali,diinokulasi ke 72 ekor mencit. Hasil penelitian diperoleh 9 inokulat jantung positif pada 10ekor mencit dan 2 inokulat otak positif pada 3 ekor mencit, dengan titer antibodi serum 512– 1024 EU. Deteksi secara histopatologis pada organ hati, jantung, otak, ginjal dan paruterjadi degenerasi, peradangan dan perdarahan interstitialis. Tidak ditemukan sista padasemua organ mencit yang diperiksa.
Angka Lempeng Total Bakteri pada Daging Ayam Broiler yang Dijual di Beberapa Pasar Tradisional di Denpasar Selatan Martha Putri Manullang; Ida Bagus Ngurah Swacita; I Ketut Suada
Buletin Veteriner Udayana Vol. 12 No. 1 Pebruari 2020
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.146 KB) | DOI: 10.24843/bulvet.2020.v12.i01.p01

Abstract

This study aims were to determine the overall amount of bacterial contamination in some traditional markets of South Denpasar District using Total Plate Count test. Sampling was conducted in four traditional markets and each market was picked up by three marketers with six repetitions. The measured variable is the amount of TPC contamination on broiler chicken grown on Nutrient agar medium. The measurement data were analyzed by ANOVA test and then continued with Duncan's new Multiple Range Test. The results showed that the amount of TPC contamination in broiler meat on Nyanggelan Market 45.58x104 CFU/g, Sudha Merta Market 47.28x104 CFU/g, Kertha Boga Market 55.64x104 CFU/g and market of I Made Putra 5808x104 CFU/g and after analyzed statistically between Nyanggelan Market with Sudha Merta Market and between Market Kertha Boga with Market of Made Putra is not significantly different (P>0.05). While between Nyanggelan market and Sudha Merta Market with Kertha Boga Market and I Made Putra Market is significantly different (P<0.05). Based on the result of the research, it can be concluded that TPC contamination in broiler chicken sold in some markets in South Denpasar Subdistrict is still below standard limit so it is feasible to be consumed.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agnes - Tasia Agung Denlira Sitepu Agustina A Naibaho Agustina Lesmauli Nazara Aida Lousie Tenden Rompis Aletha Yuliana Mandala, Aletha Yuliana Alvionita Alexther Lingga Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Sagung Kendran Anastasya, Sindika Andriawino Berdionis Sanam Anggara Fajri Prasafitra Anjelia Martina Dewi Apriyani, Ester Muki Arta, I Komang Wira Kusuma Maha Christine Regina Fenita Wenno, Christine Regina Fenita DESKI CITRA DWITANIA Desy Ariani Ferdianti, Desy Ariani Dharmawan N.S Dhayanti, Ni Luh Evy DWI SURYANTO Elly Hariati Br Purba, Elly Hariati Br EMI HAMIDAH Gadis Ayu Septyawati Gracemon Loe Mau, Gracemon Gusti Ayu Yuniati Kencana Gusti Made Widyantara I Gede Mahardika I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Sudisma I K. K. Agustina I Ketut Suada I Ketut Suada I Ketut Suada I MADE ADITYA SASTRAWAN I Made Damriyasa I Made Mahaputra I Made Ricky Dwi Cahya I Made Roby I Made Subrata I Made Sukada I Nengah Kerta Besung I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Polos I Nyoman Suarsana I Nyoman Suartha I Putu Suastika I Putu Sudiantara Cipta I Wayan Masa Tenaya I Wayan Polos I Wayan Suardana I Wayan Suardana I. A. P. Apsasri I. B. Ardana I.A.P. Apsari I.H. Utama I.W. Batan Ida Ayu Pasti Apsari Ida Ayu Pasti Apsari Ida Ayu Pasti Apsari Ida Ayu Resmihariningsih Ida Bagus Made Oka Ida Bagus Oka Winaya Iolanda Hermenegildo da Costa Kade Karang Agustina Kadek Karang Agustina Ketut Budiasa Ketut Tono Pasek Gelgel Laras Ayu Nadira Leksana Aditya Kris Nugraha Lely Anggriani Nababan Luh Made Destriyana Luh Made Sudimartini Luh Putu Pradnya Swari M.D. Rudyanto Made Beratha Mukti Martha Putri Manullang Martin Pedro Krisenda Resman MAS DJOKO RUDYANTO Maulina Nababan, Maulina Mita Andini, Mita MURNI SARI Natalia Natalia Nelci Elisabeth Bolla Ni Kadek Deasy Pitriyawati Ni Ketut Suwiti Ni Made Chintya Dewi Sukasari Ni Made Dwi Alita Wulandari Ni Nyoman Citra Susilawati Ni Putu Tessa Arsaning Rahayu Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Ni Wayan Ayu Rukmini Ni Wayan Suryanadi Pinontoan Kersty Putri Nathania Priharyanthi, Luh Komang Ayu Puteri Purnama Layli, Purnama Putu Aditya Pratama Arta Putra Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Putu Henrywaesa Sudipa Remontara, Al Afuw Niha Rima Nurmayani Romy Muhammad Dary Mufa Sabelina Fitriani sang gede purnama Satria Yanuwardani Setiawan Sianturi, Inti Sari Pati R U Sihombing, Vivi Ekatry Stelen, I Dewa Ketut Raeyadi Purnama Suci Wulandari Sumartono - Supriaty Hutasoit, Supriaty T. Sari Nindia Tama, Kevin Tri Tjokorda Sari Nindhia Vinensia Ghona Gani Vinensia Ghona Gani Wayan Tunas Artama Wieke Sri Juniartini Yuli Darmawan, Yuli