Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Desain Poster Edukatif Menggunakan Canva sebagai Media Visual Pembelajaran bagi Guru SMP Negeri 4 Bontolempangan Gowa Zulqifli Alqadri; A. Afrinaramadhani Hatta; Akhmad Syakur; Shoffan Fatkhulloh; Ramlawati
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.9559

Abstract

Kesenjangan keterampilan guru dalam merancang media visual yang komunikatif masih membatasi kualitas pembelajaran di sekolah. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru mendesain poster edukatif sebagai media pembelajaran melalui pemanfaatan Canva. Kegiatan dilaksanakan tatap muka pada 19 Juli 2025 di SMP Negeri 4 Bontolempangan Gowa dengan sasaran guru lintas mata pelajaran, menggunakan pendekatan berorientasi praktik yang mencakup pemaparan konsep inti (prinsip CARP, tipografi, warna, dan etika lisensi), diskusi terarah, serta pendampingan praktik pembuatan poster. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest (20 butir) dan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan kenaikan rata-rata skor dari 79,0 menjadi 87,0 (selisih 8 poin) dengan N-gain 0,40 (kategori sedang); hampir seluruh peserta meningkat 5–15 poin. Produk poster yang dihasilkan beragam dan umumnya telah menerapkan prinsip desain yang baik, meskipun masih diperlukan perbaikan pada keterbacaan teks dan proporsi tata letak. Dampaknya terlihat pada peningkatan literasi desain digital, motivasi berinovasi, dan ketersediaan media siap pakai untuk pembelajaran. Program ini disimpulkan efektif dan relevan untuk direplikasi, dengan keberlanjutan melalui klinik desain berkala, mekanisme umpan balik antarguru, repositori poster bersama, uji coba terstruktur di kelas, dan evaluasi periodik atas keterlibatan serta capaian belajar siswa.
Analisis Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran IPA Setelah Pandemi Covid-19: Literatur Review Arsyad, Arie Arma; Muhiddin, St. Mutia Alfiyanti; Yanto, Nurfitra; Syakur, Akhmad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat132669792024

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu dari capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan literatur review pada sejumlah artikel yang telah diterbitkan pada jurnal pendidikan IPA di Indonesia setelah pandemi covid-19 tahun 2021-2024 dengan keterampilan proses sains pada pembelajaran IPA di SMP sebagai fokus penelitian. Artikel yang dikumpulkan melalui database google scholar dan dipublikasikan melalui jurnal terakreditasi Kemendikbudristek. Terdapat 17 data jurnal yang menjadi sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik PRISMA. Berdasarkan hasil analisis penelitian diperoleh bahwa terdapat beberapa model pembelajaran yang dapat melatihkan keterampilan proses sains dengan baik dan membantu peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari.Kata kunci: keterampilan proses sains, literatur review, teknik PRISMA, pembelajaran IPA.
Pengembangan Bahan Ajar Biologi Materi Ruang Lingkup Biologi Dengan Model Pembelajaran Flipped Classroom Pada Kelas X SMAN 5 Palopo Budianto, Yulia; Syakur, Akhmad; Yunus, Nur Muhajirah
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.2.2021.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kevalidan bahan ajar biologi materi Ruang Lingkup Biologi dengan model pembelajaran Flipped Classroom pada kelas X SMA Negeri 5 Palopo, (2) kepraktisan bahan ajar biologi materi Ruang Lingkup Biologi dengan model pembelajaran Flipped Classroom pada kelas X SMA Negeri 5 Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari pengembangan Borg and Gall meliputi tahap pengumpulan data/informasi, perencanaan, pengembangan bentuk produk, validasi dan uji coba awal, serta uji coba ahkir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar e-modul yang dikembangkan valid dan praktis dan dapat dijadikan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran. Hasil validasi ahli materi yaitu 82 dari skor maksimal 100 dengan kriteria baik, dan ahli media dengan nilai 84 dari skor maksimal 100 berada pada kriteria sangat baik, serta hasil respon guru dengan nilai 95 dari skor maksimal 100 yang merupakan kriteria sangat baik, dan respon siswa dengan nilai 79 dengan kriteria baik
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Siswa Kelas X SMAN 10 Luwu Utara Grasela, Joice Nanda; Syakur, Akhmad; Syam, Sukmawati
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.2.2021.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran quantum learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas X di SMAN 10 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan bentuk desain nonequivalent control group design. Populasi siswa kelas X MIPA di SMAN 10 Luwu Utara sebanyak 54 siswa dan sampel yang digunakan yaitu siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 dengan jumlah siswa pada masing-masing kelas yaitu 27 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu tes hasil belajar, angket dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji statistik dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan Uji t jenis independent sample t-test. Hasil uji deskriptif untuk motivasi belajar siswa didapatkan nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 83,63 sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata perolehan yaitu 79,59. Hasil uji deskriptif untuk data hasil belajar menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 75,41 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 68,74. Hasil analisis Uji t terhadap motivasi belajar siswa didapatkan sig.(2-tailed) 0,003<0,05. Demikian pula hasil analisis Uji t terhadap hasil belajar siswa yang menunjukkan sig.(2-tailed) 0,026<0,05. Berdasarkan hasil analisis dilakukan terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran quantum learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas X pada materi klasifikasi makhluk hidup di SMAN 10 Luwu Utara
PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS: KAJIAN LITERATUR Munawwarah, Munawwarah; Reinard, Marcindy; Fatkhulloh, Shoffan; Syakur, Akhmad
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10 nomor 4 tahun 2025 Terbit Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i4.7129

Abstract

This study aims to examine the impact of Project-Based Learning (PjBL) on students’ science process skills (SPS) in science education through a systematic literature review. Out of 70 initially identified articles, 30 were shortlisted, and 14 were ultimately selected based on their relevance and methodological rigor. The reviewed studies were obtained from open-access journals and employed various research designs, including quasi-experimental, classroom action research, qualitative case study, and research and development (R&D) approaches. A systematic review protocol was applied, comprising stages of identification, title and abstract screening, and full-text assessment to ensure inclusion quality. Data were analyzed through the extraction of article characteristics, research design, educational level, science domain, SPS instruments, major findings, and pedagogical mechanisms. The findings indicate that most studies reported significant enhancement of SPS following the implementation of PjBL, with the most frequently improved dimensions being observation (64%), classification (36%), experimental planning (50%), hypothesis formulation (36%), and communication (29%). Supporting factors for effective implementation included the integration of local contexts (ethnoscience), the use of interactive digital media (e.g., comics, Lectora applications), validation of learning materials, teacher scaffolding, and student collaboration, whereas studies reporting non-significant effects were mainly constrained by poor adherence to PjBL syntax and limited project duration. Overall, the results affirm that PjBL holds strong potential for enhancing SPS across various areas of science learning, particularly when supported by coherent pedagogical mechanisms, consistent instructional design, sufficient teacher facilitation, and the use of contextualized media to maximize its educational effectiveness.
Pengaruh Kombinasi dan Lama Fermentasi Biofertilizer Kotoran Kambing dengan AB Mix terhadap Biomassa Tanaman Kangkung (Ipomoea reptans Poir.) dalam Sistem Hidroponik Muhiddin, Nurhayani H.; Syakur, Akhmad; Damayanti, Putri; U, Sahrani
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijfs.v11i2.78740

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi biofertilizer kotoran kambing dan larutan AB Mix dengan lama fermentasi berbeda terhadap biomassa tanaman kangkung (Ipomoea reptans Poir.) dalam sistem hidroponik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu lama fermentasi biofertilizer (7, 14, dan 21 hari) serta kombinasi konsentrasi AB Mix dan biofertilizer (100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100). Parameter yang diamati meliputi bobot basah dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi biofertilizer dan AB Mix berpengaruh nyata terhadap biomassa tanaman. Bobot basah dan kering tertinggi diperoleh pada fermentasi 21 hari dengan perlakuan AB 100 POC 0, yaitu 4.26 ± 0.87 g dan 0.444 ± 0.082 g, sedangkan hasil terendah diperoleh pada fermentasi 7 hari dengan perlakuan AB 0 POC 100, yaitu 1.09 ± 0.03 g dan 0.08 ± 0.00 g. Peningkatan lama fermentasi hingga 21 hari menghasilkan biofertilizer dengan ketersediaan unsur hara yang lebih baik dan aktivitas mikroba yang optimal. Kombinasi 75% AB Mix dan 25% biofertilizer fermentasi 21 hari memberikan hasil biomassa yang tinggi dan efisien, serta berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi pupuk organik dan anorganik dapat mendukung sistem hidroponik yang produktif dan berkelanjutan. Kata Kunci: biofertilizer, kotoran kambing, AB Mix, fermentasi, kangkung hidroponik, biomassa
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Expain, Create) Berbantuan Media 3D Printing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Negeri 17 Luwu Muhajirah Yunus, Nur; Ramadhani, Fitra; Khaerati; Sohriati, Eva; Syakur, Akhmad
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10 nomor 4 tahun 2025 Terbit Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i4.7201

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) learning model assisted by 3D printing media on the critical thinking skills of class XI students of SMA Negeri 17 Luwu. This type of research is a quasi-experimental study with a non-equivalent control group design. The population in this study were all 46 students of class XI MIPA of SMA Negeri 17 Luwu. The sampling technique used was total sampling, by selecting class XI MIPA 2 as the experimental class with 21 students and XI MIPA 1 with 24 students as the control class. The research instruments used were pretest and posttest questions to measure students' critical thinking skills, as well as observation sheets for the implementation of learning. Data collection techniques in this study include descriptive analysis and inferential analysis. The descriptive statistical test of the experimental class obtained a pretest score of 40.19 with a low category while the control class obtained a pretest score of 40.25 with a low category. After being given treatment, the posttest score of the experimental class was 87.24 with a very high category while the control class was 80.25 with a high category. The inferential statistical test yielded a value of 0.001 < 0.05, indicating a significant effect of the RADEC learning model supported by 3D printing on students' critical thinking skills. Therefore, the combination of the RADEC model and 3D printing can be an effective strategy for improving students' critical thinking skills in biology learning.
PENDAMPINGAN GURU SMPN 4 BONTOLEMPANGAN SATAP MA'LENGU DALAM MEMANFAATKAN FITUR CANVA AI UNTUK MENDESAIN MEDIA AJAR INTERAKTIF Alqadri, Zulqifli; Syakur, Akhmad; Fatkhulloh, Shoffan; Side, Sumiati; Munawwarah, Munawwarah
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10056

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan fitur Canva AI untuk mendesain media ajar interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 4 Bontolempangan Satap Ma'lengu dan diikuti oleh 13 orang guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan langsung berbasis praktik, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi akhir. Instrumen penilaian terdiri atas tes sumatif, evaluasi diri, dan persepsi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 84,62 persen peserta berada pada kategori Baik atau Sangat Baik melalui tes sumatif, sedangkan evaluasi diri memperoleh rata-rata skor 3,88 yang termasuk kategori Tinggi. Persepsi peserta terhadap pelatihan berada pada rata-rata skor 4,71 dengan kategori Sangat Tinggi. Selain itu, seluruh peserta berhasil menghasilkan media ajar interaktif berbasis Canva AI yang siap digunakan dalam pembelajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan berhasil mencapai seluruh indikator keberhasilan yang telah ditetapkan serta memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi berbasis AI ke dalam proses pembelajaran.
ABL CER Learning Improves Basic Physics Conceptual Understanding: Pembelajaran ABL CER Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Dasar Yusal, Yulianti; Sangkala, Nur Rahmah; Alqadri, Zulqifli; Syakur, Akhmad; Daud, Dalla Haji
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2026): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v15i2.2173

Abstract

General Background: Higher education requires students to master conceptual knowledge alongside scientific reasoning through structured argumentation involving claims, evidence, and reasoning. Specific Background: However, students’ conceptual understanding in basic physics often remains weak due to unstructured learning practices that fail to reveal reasoning processes and support evidence-based explanations. Knowledge Gap: Although argumentation-based learning is recognized in science education, its structured implementation using Claim-Evidence-Reasoning (ABL-CER) in higher education physics contexts remains insufficiently examined. Aims: This study aims to determine the effect of ABL-CER on students’ conceptual understanding in Basic Physics. Results: Using a quasi-experimental posttest-only control group design with 71 students, the experimental group achieved a higher mean score (72.43) than the control group (64.50), with a significant difference (Sig. 0.001 < 0.05). Novelty: This study demonstrates that structured argumentation through CER explicitly supports conceptual reasoning by requiring students to formulate claims, select relevant evidence, and connect them through scientific reasoning. Implications: The findings suggest that ABL-CER provides a systematic and assessable framework for strengthening conceptual understanding, particularly in physics topics prone to misconceptions, and supports its application in higher education and teacher preparation contexts. Highlights • Experimental class achieved higher posttest scores than comparison group• Structured reasoning process supports deeper conceptual processing• Argumentation activities facilitate evaluation and revision of ideas KeywordsArgumentation-Based Learning; Claim Evidence Reasoning; Conceptual Understanding; Basic Physics; Higher Education
Pelatihan Pengembangan Media Interaktif Berbasis Adobe Animate Bagi Calon Pendidik IPA Zulqifli Alqadri; Shoffan Fatkhulloh; Salma Samputri; A. Afrinaramadhani Hatta; Akhmad Syakur
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 2 No. 1 (2026): Volume 2 Nomor 1 Juni 2026
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan mengembangkan media pembelajaran interaktif menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon pendidik IPA, terutama karena pembelajaran IPA banyak memuat konsep abstrak, proses dinamis, dan fenomena yang sulit diamati secara langsung. Namun, calon pendidik masih memerlukan penguatan dalam merancang media berbasis animasi dan interaktivitas secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan awal peserta, menganalisis peningkatan pemahaman setelah pelatihan, serta mendeskripsikan respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan pengembangan media interaktif berbasis Adobe Animate. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kepada 24 mahasiswa calon pendidik IPA melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan pelatihan mencakup penyampaian materi, demonstrasi penggunaan Adobe Animate, serta praktik mandiri yang meliputi penyusunan storyboard, pembuatan objek visual, pengaturan animasi, dan pengembangan media interaktif sederhana. Instrumen yang digunakan terdiri atas angket kebutuhan awal, tes awal, tes akhir, dan angket respons peserta. Data dianalisis secara deskriptif melalui skor rata-rata, persentase capaian, persentase respons positif, dan N-gain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelatihan pengembangan media interaktif. Pemahaman peserta meningkat setelah mengikuti pelatihan, dengan capaian N-gain berada pada kategori tinggi. Respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan juga berada pada kategori sangat baik, terutama pada aspek relevansi materi, pelaksanaan praktik, pendampingan, dan manfaat kegiatan. Dengan demikian, pelatihan berbasis Adobe Animate dapat menjadi strategi awal yang relevan untuk memperkuat kompetensi teknologi pembelajaran calon pendidik IPA