Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK KIMIA KAYU JABON (ANTHOCEPALLUS CADAMBA) BERDASARKAN KELAS DIAMETER PADA AREAL BEKAS TAMBANG BATUBARA Anisa Norhidayah; Wiwin Tyas Istikowati; Budi Sutiya
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 3 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 3 Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i3.11739

Abstract

Forest have many benefits, including as producers of forest products and many coal mining areas are used in forest areas. Reclamation is carried out as an obligation for IPPKH (Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan) holders, one of the plants planted in the area is Jabon (Anthocepallus cadamba). Jabon itself is a plant that can grow quickly (fast growing) on reclaimed land. Jabon can grow up to 18 m high with a diameter of 42 cm at the age of 6 years if it is in good condition. Due to the increasing need for wood, it is necessary to optimize the use of wood. One of the most commonly used uses of wood is as paper pulp and construction material. The purpose of this study is to determine the chemical characteristics of Jabon wood on the reclaimed land itself to find out its further utilization using a chemical content testing process by TAPPI standards. The results obtained are that the results from diameter class 1 to diameter class 5 vary greatly and if used for paper pulp will produce low quality. Hutan memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai penghasil produk hasil hutan dan ditemukan pula banyak areal tambang batubara yang dipakai pada kawasan hutan. Reklamasi dilakukan sebagai kewajiban bagi para pemegang IPPKH (Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan), salah satu tanaman yang ditanam pada kawasan itu adalah Jabon (Anthocepallus cadamba). Jabon sendiri adalah tanamn yang bisa tumbuh dengan cepat (fast growing) pada lahan reklamasi. Jabon mampu tumbuh hingga tinggi 18 m dengan diameter 42 cm pada umur 6 tahun jika dalam kondisi baik. Dikarenakan semakin tahun kebutuhan akan kayu semakin meningkat maka perlu pengoptimalan penggunaan kayu. Salah satu kegunaan kayu yang paling sering digunakan adalah sebagai pulp kertas dan bahan konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kimia kayu Jabon pada lahan reklamasi itu sendiri untuk mengetahui lebih lanjut pemanfaatannya menggunakan proses pengujian kandungan kimia yang sesuai dengan standar TAPPI. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa hasil dari kelas diameter 1 hingga kelas diameter 5 sangat bervariasi dan jika digunakan untuk pulp kertas akan menghasilkan kualitas yang rendah.
Implementasi Kampus Berdampak: Konservasi Pakan Lebah Kelulut di Desa Telaga Langsat, Tanah Laut Wiwin Tyas Istikowati; Sunardi Sunardi; Ratih Afrida Lismana; Dimas Fajar Nugroho; Muhammad Rizki Romadhon; Enos Tangke Arung; Swandari Paramita
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21697

Abstract

Pengembangan budidaya lebah kelulut (Trigona spp.) di Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan pakan yang stabil, terutama di luar musim berbunga dan ancaman bencana ekologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan utama untuk meningkatkan resiliensi ekosistem pakan kelulut lokal melalui introduksi dua spesies tanaman nektar unggul, yaitu Xanthostemon chrysanthus (Golden Penda) dan Antigonon leptopus (Air Mata Pengantin), sekaligus meningkatkan estetika lanskap desa. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi penanaman yang dilaksanakan melalui aksi gotong royong. Tahap persiapan melibatkan pengukuran awal pengetahuan mitra (pre-test), dan penanaman dilakukan dengan teknik berbasis agroforestri. Evaluasi program dilaksanakan menggunakan indikator kuantitatif berupa tingkat partisipasi sosial, peningkatan pengetahuan mitra (post-test), dan Tingkat Kelangsungan Hidup (Survival Rate, SR) tanaman yang dimonitoring selama tiga bulan pertama. Dari total 500 bibit yang diintroduksi, Tingkat Kelangsungan Hidup mencapai 91,0%, didukung oleh partisipasi gotong royong warga desa yang mencapai 87,5%. Peningkatan pengetahuan mitra mengenai manajemen pakan terukur sebesar 35% pada skor post-test. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa model intervensi dual-spesies pakan dapat menciptakan jaring pengaman ekologis bagi kelulut dan meningkatkan ketahanan ekonomi mitra, memperkuat implementasi Kampus Berdampak. Secara konklusif, program ini berhasil mengintegrasikan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) ULM dengan nilai-nilai kolektif lokal (gotong royong) untuk menciptakan solusi yang adaptif dan berkelanjutan terhadap krisis pakan di tingkat desa.
PENGAWASAN KUALITAS DIMENSI KAYU LAPIS DAN BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PT. HUTAN RINDANG BANUA SEBAMBAN BARU TANAH BUMBU Fema Novita Sari; Wiwin Tyas Istikowati; Zainal Abidin
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.10687

Abstract

ABSTRACT. The company is currently facing increasingly complex challenges, including in the manufacturing sector. Quality control is essential, even in the field of plywood manufacturing. Quality control of plywood dimensions is crucial to ensure that the produced products meet the expected quality standards. The objective of this research is to determine and analyze the quality of plywood dimensions (length, width, thickness, and curvature) and some influencing factors at PT. Hutan Rindang Banua, Sebamban Baru, Tanah Bumbu. The study conducted quality tests on plywood, including measurements of length, width, thickness, and curvature of 35 samples. The data were analyzed using Shewhart diagrams, and additional information was gathered through interviews and direct field observations. The results of the research showed that the average length of plywood was 2,439.96 mm, and the average width was 1,219.94 mm, both meeting the standard requirements. The average curvature of plywood was 2,729.58 mm, with a non-conformance rate or the probability of not meeting the upper specification limit (ZUpper) of 0.19%. The average thickness of plywood was 12.06 mm, with a non-conformance rate or the probability of not meeting the upper specification limit (ZUpper) of 0.11%, and for the lower specification limit (ZLower), it was 0.14%.Keywords. Fishbone diagram; plywood; Shewhart diagram..ABSTRAK. Perusahaan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk di sektor manufaktur. Pada bidang kayu lapis pun pengawasan kualitas diperlukan, contohnya pengawasan kualitas dimensi kayu lapis. Pengawasan kualitas dimensi kayu lapis sangat penting untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kualitas dimensi kayu lapis (panjang, lebar, tebal dan kesikuan) dan beberapa faktor yang mempengaruhi di PT. Hutan Rindang Banua, Sebamban Baru, Tanah Bumbu. Penelitian melakukan pengujian mutu kayu lapis seperti ukuran Panjang, lebar, tebal, dan kesikuan kayu lapis sebanyak 35 sampel yang dianalisis menggunakan diagram Shewhart serta menggunakan metode wawancara dan observasi lapangan secara langsung. Hasil dari penelitian yaitu ukuran panjang kayu lapis dengan rata-rata 2.439,96 mm dan lebar dengan rata-rata 1.219,94 mm sehingga memenuhi standar, ukuran kesikuan kayu lapis dengan rata-rata 2.729,58 mm tingkat non-konforman atau besarnya peluang tidak terpenuhinya standar batas spesifikasi ZUpper sebesar 0,19%, serta rata-rata tebal kayu lapis 12,06 mm tingkat non-konforman atau peluang tidak terpenuhinya standar spesifikasi ZUpper adalah 0,11%, sedangkan untuk ZLower adalah 0,14%Kata Kunci. Diagram shewhart; diagram tulang ikan;kayu lapis.
PEMBUATAN PULP DAN KERTAS DARI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) Valen Febiola; Wiwin Tyas Istikowati; Rosidah Radam
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.18405

Abstract

Pembuatan pulp dan Kertas dari Eceng Gondok (Eichhornia crassipes), Kertas bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan oleh kompresi serat yang berasal dari pulp, pemanfaatan tumbuhan non kayu untuk dijadikan bahan baku pembuatan pulp seperti tumbuhan eceng gondok. Tujuan penelitian ini Untuk menganalisis gramatur dan konsentrasi bahan pemasak terhadap karakteristik  kertas berbahan dasar eceng gondok, dan Untuk menentukan konsentrasi dan penambahan kaolin yang paling optimal pada pembuatan pulp kertas berbahan baku eceng gondok. Metode yang digunakan metode pulping, Proses pulping adalah proses pemisahan serat dari bahan baku yang mengandung serat dengan cara mekanis, kimia atau gabungan dari keduanya. Hasil penelitian ini Gramatur yang digunakan ada 3 yaitu gramatur 70,80,90 serta penambahan Natrium Hidroksida sebanyak 10%. Penambahan kaolin yang optimal yaitu pada uji jebol dengan gramatur 90 penambahan kaolin 1% nilai tertinggi yaitu 2,30 g/m2 dan pada uji sobek pada gramatur 90 penambahan kaolin 3% nilai tertinggi yaitu 10,06 g/m2. Penambahan kaolin yang paling optimal hanya berpengaruh pada uji jebol dan uji sobek, tidak berpengaruh pada uji tarik karena nilai tertinggi pada uji tarik terdapat pada gramatur 70 tanpa penambahan kaolin dengan nilai tertinggi 20,20 g/m2.
KONTRIBUSI AGROFORESTRI KOPI BAGI PENDAPATAN PETANI DI DESA TIWINGAN BARU KECAMATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR Setiani Rahma Pratiwi; Trisnu Satriadi; Wiwin Tyas Istikowati
Jurnal Hutan Tropis Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Hutan Tropis Volume 14 Nomer 1 Edisi Maret 2026
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v14i1.25966

Abstract

Kopii termasuki komoditasi agroforestrii yangi mempunyaii nilaii ekonomii relatifi tinggii dibandingkani tanamani agroforestrii lainnyai sertai memilikii perani pentingi sebagaii penyumbangi devisai negara.i Salahi satui desai yangi mayoritasi penduduknyai berprofesii sebagaii petanii adalahi Desai Tiwingani Baru,i Kecamatani Aranio,i Kabupateni Banjar,i Provinsii Kalimantani Selatan.i Dii desai ini,i tanamani kopii tumbuh subur secara tidak teratur pada kawasan hutan konservasi seluas 100 Ha dan menghasilkan buah yang melimpah saat musim panen, sehingga dapat dimanfaatkan penduduk sekitar sebagai sumber penghidupan maupun untuk kebutuhan konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kontribusi pendapatan petani dari agroforestri kopi terhadap total pendapatan petani di Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi dan wawancara dengan para informan. Tokoh masyarakat serta petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Tunas Muda Desa Tiwingan Baru menjadi objek dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kontribusi pendapatan petani kopi terhadap pendapatan tahunan tiap responden bervariasi, yaitu antara 45,90% hingga 78,72%. Rata-rata kontribusi yang diperoleh responden mencapai 54,43% dari keseluruhan pendapatan petani. Secara umum, petani di Desa Tiwingan Baru memperoleh rata-rata pendapatan sebesar 54,43% dari agroforestri kopi dan 45,57% dari pengelolaan sumber daya alam lainnya, seperti budidaya ikan dan usaha ternak sapi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendapatan dari agroforestri kopi memberikan dukungan besar dan pengaruh nyata terhadap pendapatan petani di Desa Tiwingan Baru.
KARAKTERISTIK ANATOMI KAYU SENGON (Paraserianthes falcataria) BERDASARKAN KELAS DIAMETER PADA AREAL REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG BATU BARA Evita Sari; Wiwin Tyas Istikowati; Trisnu Satriadi; Yusanto Nugroho
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 4 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 4 Edisi Agustus 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i4.20704

Abstract

Tanaman sengon (P. falcataria) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai persentase hidup tinggi karena tanaman sengon dapat menyesuaikan air dan dapat beradaptasi dengan karakteristik tanah bekas tambang tersebut. Variasi diameter kayu pada tanaman yang memiliki spesies, umur, dan lokasi tanam yang sama disebabkan oleh faktor kerapatan pohon, kompetisi dengan tanaman lain, pengelolaan tanaman, hama, penyakit, dan ketersediaan unsur hara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik anatomi kayu sengon berdasarkan variasi kelas diameter sebagai penentu untuk penggunaan akhirnya. Sampel diambil dari kawasan reklamasi lahan pasca tambang batu bara di PT Borneo Indobara, kemudian diuji sifat fisik dari kadar air, berat jenis, maserasi, pengamatan pada mikroskop dengan perbesaran 100 dan 400 setelah itu melalui pengukuran dengan aplikasi imagej. Penelitian juga dilakukan di laboratorium Tekhnologi Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Hasil dari perhitungan dapat memberikan informasi dasar mengenai karakteristik anatomi kayu, adanya perbedaan signifikan diantara panjang serat dan panjang pembuluh. Nilai rerata diameter lumen yaitu 8 µm, dengan rerata ketebalan dinding sel sebesar 1,32 µm. Serat turunan memiliki rerata bilangan runkel sebesar 0,33, rerata daya tenun sebesar 12,46, rerata bilangan muhlsteph (%) sebesar 73,08, rerata koefisien kekakuan sebesar 0,13, dan rerata koefisien kelenturan sebesar 0,76. Kualitas serat turunan yang baik ditemukan pada kayu sengon, yang termasuk dalam kategori kelas 2 dengan jumlah nilai 350 berdasarkan perhitungan persyaratan dan nilai serat kayu sebagai bahan baku pulp. Oleh karena itu, kayu sengon dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku untuk pulp dan kertas.
Co-Authors Abdullah Abdullah Adelia Wahyu Tri Utami Adhi Surya Agung Nugroho Agustan Saining Agustinus Panjaitan Ahmad Arsyad Ahmad Arsyad Ahmad Budi Junaidi Akhmad Fauzan Aldi Bayu Pratama Amalia Khairunnisa Amalia Khairunnisa, Amalia Amelia Lestari Aminonatalina Aminonatalina Anak Agung Ayu Ratih Frismanti Anisa Norhidayah Asmianoor Latifah Ayu Noor Latifah Azidi Irwan Budi Sutiya Budi Sutiya Budi Sutiya Budi Sutiya Budi Sutiya Dahlia Nuraini Pasaribu Dahlia Nuraini Pasaribu Danang Sudarwoko Adi Danang Sudarwoko Adi Daniel Itta Dede Heri Yuli YANTO Dede Heri Yuli Yanto Dede Heri Yuli Yanto Dety Yuliana Rosa Dewi Alimah Dewi Umaningrum Dimas Fajar Nugroho Dita Fadhila, Dita Fadhila Dyera Forestryana Enos Tangke Arung Eny Dwi Pujawati Evita Sari Fadeliansyah, Fadeliansyah Fatriani Fatriani Fatriani Fatriani Fema Novita Sari Forestryana, Dyera Gusti Abdul Rahmat Thamrin Hafiz Ramadhan Hafizianor Hafizianor Herawati Herawati Herlina Herlina Herlina Herlina Hesty Heryani Hidayanti, Nurul Idris, Muddatstsir Indri Eka Fitriani Ishiguri Futoshi Jeng Mas Ayu Devanda Buhang Khoirun Nisa Kissinger Kissinger Kurdiansyah Liana Fitriani Hasymi Lisa Andriana Kristy Lisa Andriana Kristy Liya Regita Liya Regita Lusyani Lusyani Lusyiani Lusyiani Lusyiani Muhammad Arief Soendjoto Muhammad Fadhil Muhammad Rais Arifin Muhammad Rizki Romadhon Munadi Munadi Muslih Anwar Nina Noviyanti Noor Wilanda Norhidayah, Anisa Nur Afik Bagustiana Nur Afik Bagustiana Purnama Lestari Purnama Lestari Raden Mas Sukarna Rahmat Eko Sanjaya Rahmat Yunus Ramadhan, Hafiz Ratih Afrida Lismana Rina Muhayah Noor Pitri Rio Ilhamsyah Risaldi Ridwan Riska Surya Ningrum Riska Surya Ningrum Risma Rahmawati Rizal Rifa’i Rizki Fitria Rizky, Akhmad Aufa Rosidah - Rosidah Radam Saiful Ruchiyat Cosahan Saputra, Debi Imam Sari, Evita Selvi Carolina Setiani Rahma Pratiwi Sinta Amanah Siti Hadijah Siti Hamidah Siti Hamidah Sri Nugroho Marsoem Sri Nugroho Marsoem Sunardi Sunardi Sunardi sunardi sunardi Sunardi, Ph.D., Sunardi Suriansyah, Suriansyah Sutomo Sutomo Sutomo Sutomo Swandari Paramita Syaifuddin Syaifuddin SYARIFUDDIN KADIR Tangalobo, Merystica Thamrin, Gusti Abdul Rahmat Trisnu Satriadi Udiansyah Udiansyah Uripto Trisno Santoso Valen Febiola Vina Oktafianty Violet Burhanuddin Widya Fatiasari Widya FATRIASARI Widya Fatriasari Yalina Elsi Yokota Shinso Yuniarti Yuniarti Yusanto Nugroho Yusanto Nugroho Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin