Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan manajemen event pada pegiat esport di Kota Jayapura Womsiwor, Daniel; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Nugroho, Juliant Salsabillah; Ramadhani, Yulia Citra; Usior, Fredika Novela; Numberi, Gerdha Kristina Ivony
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.28981

Abstract

AbstrakPelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen event di kalangan penggiat esports di Kota Jayapura, Papua. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan yang intensif dan partisipatif, melibatkan peserta dalam pembelajaran tentang manajemen event melalui teori dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pre-test dan post-test, serta analisis statistik deskriptif. Hasil analisis terkait tingkat pemahaman menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan tidak memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta. Sungguhpun demikian, melalui kegiatan ini sudah berhasil diselenggarakan sebuah event esport di Jayapura. Peserta juga merespon positif kegiatan pengabdian ini dan mempersepsikan kegiatan tersebut sangat baik. Saran yang diberikan adalah diperlukan edukasi dan pendampingan yang lebih intensif agar pengembangan kapasitas pegiat esport di Jayapura meningkat sehingga pembangunan ekosistem esport lebih baik di masa mendatang. Kata kunci: esports; manajemen event; ekosistem esport. AbstractThis training aims to improve event management skills among esports activists in Jayapura City, Papua. The methods used in this activity include intensive and participatory training, involving participants in learning about event management through theory and hands-on practice. Evaluation was conducted using a quantitative approach with pre-test and post-test, as well as descriptive statistical analysis. The results of the study related to the level of understanding showed that the training carried out did not have a significant impact on increasing participants' knowledge. Nevertheless, through this activity, an esports event in Jayapura has been successfully organized. Participants also responded positively to this service activity and perceived the activity as very good. The suggestion given is that more intensive education and mentoring are needed so that the capacity building of export activists in Jayapura increases so that the development of the esports ecosystem is better in the future. Keywords: esports; event management; esports ecosystem.
Kepo-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan untuk Optimalisasi dan Inisiasi) kelas gizi olahraga di SKO Papua Guntoro, Tri Setyo; Irab, Semuel Piter; Sinaga, Evi; Kaitana, Yunita; Kapitarauw, Ayub Permenas Konsub
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.28468

Abstract

Abstrak Tidak dapat dipungkiri potensi unggul olahraga yang dimiliki SDM Papua, bakat alam yang dimiliki menjadi modal/ bahan baku kualitas baik. Jika diracik dengan sentuhan Sports Sciences hasil yang diperolehpun akan optimal, salah satunya adalah gizi olahraga. Namun, SKO menghadapi masalah dan kendala yang bermuara tidak optimalnya kondisi fisik dan kesehatan siswa-siswi SKO Papua. Selanjutnya, berdampak pada tidak optimalnya prestasi akademik maupun olahraga. Tujuan dari PkM ini adalah 1) Melakukan Kolaborasi SKO dengan tim pengabdian dengan latar belakang bidang pendidikan olahraga, kesehatan masyarakat dan gizi olahraga. 2) Meningkatkan pengetahuan siswa-siswi, guru dan pelatih di SKO Papua mengenai gizi olahraga melalui Sosialisasi/Edukasi. 3) Meningkatkan keterampilan dan kemandirian siswa/i dalam memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhannya melalui Pendampingan. 4) Meningkatkan kemampuan guru/pelatih membuat program gizi atlet melalui Optimalisasi program gizi. 5) Melaksanakan Inisiasi asuhan gizi olahraga personal bagi siswa/i SKO. Metode kegiatan PkM untuk mencapai tujuan PkM yang pengusul ajukan sesuai dengan judul yang diajukan KEPO-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan, Optimalisasi dan Inisiasi). Tahapan pelaksanaan PkM ini yaitu 1) Sosialisasi/ edukasi 2) Pelatihan 3) Penerapan teknologi 4) Pendampingan dan evaluasi 5) Keberlanjutan program yang terimplementasi di dalam metode KEPO-In (Kolaborasi, Edukasi, Pendampingan untuk Optimalisasi dan Inisiasi) asuhan gizi olahraga di SKO Papua. Hasil PkM menunjukkan 83% kebutuhan SDM konpeten dalam memfasilitasi pelaksanaan asuhan gizi olahraga tercapai. Sebesar 72% terjadi peningkatan pengetahuan siswa dan guru, sebanyak 75%penignkatan keterampilan personal, 69% peningkatan kualitas menu melalui rekomendasi. Kesimpulan: Program KEPO-IN asuhan gizi olahraga berjalan dengan sangat baik dan memberikan dampak yang signifikan. Kata kunci: gizi olahraga; SKO; papua  Abstract It cannot be denied the superior sporting potential of Papuan human resources, their natural talents become capital/good quality raw materials. If it is formulated with a touch of Sports Sciences, the results obtained will be optimal, one of which is sports nutrition. However, SKO faces problems and obstacles that result in the sub-optimal physical and health conditions of SKO Papua students. Furthermore, it has an impact on suboptimal academic and sports achievements. The objectives of this PkM are 1) Collaborating with SKO with a service team with a background in sports education, public health and sports nutrition. 2) Increasing the knowledge of students, teachers and coaches at SKO Papua regarding sports nutrition through socialization/education. 3) Increase students' skills and independence in choosing food that suits their needs through mentoring. 4) Increasing the ability of teachers/coaches to create athlete nutrition programs through optimizing nutrition programs. 5) Carrying out the initiation of personal sports nutrition care for SKO students. The method of PkM activities to achieve the PkM goals proposed by the proposer is in accordance with the proposed title KEPO-In (Collaboration, Education, Mentoring, Optimization and Initiation). The stages of implementing this PkM were 1) Socialization/education 2) Training 3) Application of technology 4) Mentoring and evaluation 5) Sustainability of the program implemented in the KEPO-In method (Collaboration, Education, Assistance for Optimization and Initiation) of sports nutrition care at SKO Papua. The PkM results showed that 83% of the needs for competent human resources in facilitating the implementation of sports nutrition care have been achieved. There was a 72% increase in student and teacher knowledge, a 75% increase in personal skills, a 69% increase in menu quality through recommendations. Conclusion: The KEPO-IN sports nutrition program is running very well and has had a significant impact. Keywords: sports nutrition; SKO; papua
Uncovering the Impact of Yellow Cards on the Performance of the Liga 1 BRI Football Team for the 2023-2024 Season Hidayat, Rodhi Rusdianto; Dwipa, Bhakti Saka; Adelia, Syarifa; Ledoh, Cartika Candra; Sirampun, Elsi; Nasruddin; Putra, I Putu Eka Wijaya; Ibrahim; Ansar CS; Kurdi; Putra, Miftah Fariz Prima; Sinaga, Evi; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Kustiawan, Andri Arif; Muhammad, Junalia; Mandosir, Yohanis Manfred; Lewier, Meilani Paulina
Fair Play Vol. 2 No. 1 (2025): FAIR PLAY
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/fairplay.v2i1.45

Abstract

This study aims to examine the effect of yellow cards on the performance of football teams in Liga 1 BRI Indonesia season 2023-2024. The core issue raised is how yellow cards affect ball possession, goal scoring, and overall match results. The method used was a quantitative correlative research design, with data collected from 18 teams (9 provinces) over a full season (11 months). Analyses were conducted using Pearson correlation test, linear regression, and analysis of variance (ANOVA) to evaluate the impact of yellow cards in various match conditions. The results showed that yellow cards had a significant negative impact on possession (coefficient: -0.341, p<0.001) and goal scoring (coefficient: -0.017, p=0.003), especially in away matches and against stronger opponents, as well as when received by key players such as central midfielders or defenders. The conclusions of this study highlight the importance of yellow card risk management strategies and psychological resilience training for players, as well as the relevance of these findings in developing team competitive strategies. This research provides a new contribution to the literature on discipline in football and practical implications for football team management.
IDENTIFIKASI FAKTOR KUNCI KEMENANGAN BRI LIGA 1 2024-2025 MENGGUNAKAN RANDOM FOREST CLASSIFIER Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Kardi, Ipa Sari; Cs, Ansar; Prayoga, Aba Sandi; Palinata, Yahya Jecson; Effendi, Pamungkas Yulian; Mubarak, Muhammad Fitrah
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi faktor kunci kemenangan tim BRI Liga 1 musim 2024-2025 menggunakan Random Forest Classifier dengan fokus feature importance analysis. Dataset mencakup 18 tim dengan 306 pertandingan yang diagregasi menjadi enam metrik performa teknis. Implementasi stratified 10-fold cross-validation menghasilkan akurasi 65.0% ± 22.9% dalam memprediksi segmentasi berlapis (Juara, Papan Atas AFC, Papan Tengah, Bertahan, Degradasi). Analisis feature importance mengidentifikasi rata-rata pelanggaran (23.9%), rata-rata tekel sukses (20.7%), dan rata-rata tembakan ke gawang (18.7%) sebagai tiga variabel paling signifikan. Temuan menunjukkan dominasi metrik defensif dalam konteks Liga 1, berbeda dari pola liga internasional yang didominasi metrik ofensif. Segmentasi berlapis memberikan insight strategis lebih kaya dibandingkan prediksi peringkat absolut, memungkinkan pengembangan framework evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik sepak bola Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis untuk sports analytics regional dan rujukan empiris bagi manajemen klub Liga .
MOTIVASI BEROLAHRAGA DALAM KOMUNITAS JOGGING: STUDI DESKRIPTIF KUANTITATIF DI LAPANGAN TRISILA LANTAMAL X JAYAPURA Fonataba, Billy Smith; Guntoro, Tri Setyo; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Larung, Ermelinda Yersin Putri
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi masyarakat Kota Jayapura dalam melakukan aktivitas olahraga jogging di Lapangan Trisila Lantamal X Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan 111 responden dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku jogging adalah laki-laki (65,8%) dan berada pada rentang usia 21–29 tahun (49,5%). Motivasi masyarakat dianalisis berdasarkan dua jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik yang terdiri dari faktor fisiologis dan psikologis masing-masing menunjukkan persentase 50,4% dan 49,6%, yang mengindikasikan bahwa dorongan internal menjadi alasan utama masyarakat melakukan jogging. Sementara itu, motivasi ekstrinsik, meliputi faktor keluarga/teman (45%), sarana dan prasarana (35%), serta lingkungan (20%), tergolong kurang mendukung. Minta secara keseluruhan responden diperoleh pada kategori sedang sebesar 34.23%, disusul kategori sangat tinggi sebesar 25.33%, kategori tinggi sebesar 23.42%, kategori rendah 10.81% dan kategori sangat rendah sebesar 6.31%.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat masyarakat terhadap aktivitas jogging dominan pada kategori sedang, sehingga disarankan agar masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait lebih aktif dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat dan menarik melalui perbaikan fasilitas dan pengelolaan lingkungan.
ANALISIS MULTIDIMENSI FEMALE ATHLETE TRIAD (FAT) ATLET REMAJA PUTRI PAPUA: BUDAYA, GIZI, DAN PSIKOLOGIS Sinaga, Evi; Wanena, Tery; Putra, Miftah Fariz Prima; Sinaga, Eva; Sinaga, Dewi Oktavia
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor risiko Female Athlete Triad (FAT) secara multidimensi - meliputi aspek budaya, gizi, dan psikologis—pada atlet remaja putri Papua. Studi ini berangkat dari masalah FAT yang merusak kesehatan dan performa atlet, berujung pada penurunan prestasi, serta menjadi penghalang bagi program pembinaan olahraga dan pengembangan SDM Papua. Metode yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan mixed methods, melibatkan 25 atlet putri di SKO Papua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk aspek budaya, pengukuran antropometri (berat dan tinggi badan) untuk status gizi, serta kuesioner APSQid yang tervalidasi untuk mengukur tekanan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan interkoneksi yang kompleks dan erat antara ketiga aspek. Faktor budaya dan psikologis tidak hanya menjadi latar belakang, tetapi menjadi pendorong langsung yang memengaruhi perilaku makan (energy availability), yang berujung pada status kesehatan menstruasi dan tulang. Secara kuantitatif, teridentifikasi kerentanan FAT melalui proporsi atlet dengan status gizi underweight (4%), berisiko gemuk (4%), dan overweight (8%). Selain itu, lebih dari separuh sampel (60%) mengalami tingkat tekanan psikologis yang tinggi, mengindikasikan risiko low energy availability dan tekanan mental yang signifikan. Aspek budaya berperan dalam membentuk persepsi dan perilaku atlet, khususnya terkait kesehatan menstruasi, pola makan, dan citra tubuh. Kesimpulannya, pada atlet putri Papua FAT disebabkan oleh interaksi kompleks dimana budaya, psikologi, dan gizi saling memperkuat dalam satu siklus yang berkelanjutan.  
KONDISI FISIK ATLET LAYAR PORLASI PAPUA TAHUN 2025 Rumbino, Yan Hengki; Womsiwor, Daniel; Sinaga, Evi; Ita, Saharuddin; Ansar CS; Yudistira, Indra
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Kondisi Fisik Atlet Layar Porlasi Papua Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik atlet layar Porlasi Papua Tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan pengukuran yang melibatkan sebanyak 12 atlet layar Porlasi Papua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar atlet Porlasi Papua memiliki kondisi fisik pada kategori rendah (33.33%). Sebanyak 33.33% memiliki kekuatan otot lengan pada kategori cukup, 33.33% kekuatan otot perut kategori baik sekali dan 33.33% kekuatan otot perut kategori baik, 50% VO2Max pada kategori bagus, 91.67% kekuatan otot tungkai pada kategori kurang sekali, 50% atlet memiliki kecepatan pada kategori sangat baik, 50% atlet memiliki kekuatan genggam tangan kanan pada kategori jelek dan 58.33% atlet Porlasi Papua memiliki kekuatan genggam tangan kiri pada kategori jelek. Kesimpulan: Meskipun terdapat beberapa aspek fisik yang baik, seperti kapasitas aerobik dan kecepatan, sebagian besar atlet Porlasi Papua memerlukan peningkatan dalam kekuatan otot tungkai dan genggaman tangan. Peningkatan ini penting untuk mendukung fisik dan performa optimal dalam kompetisi.
The effect of vitamin C supplementation on maximum physical activity toward leucocytes total Syahruddin, Syahruddin; Manfred Mandosir, Yohanis; Eka Wijaya Putra, I Putu; Sinaga, Evi; Kristanto, Budi
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 1 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2490.259 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i1.15715

Abstract

The purpose of study was to determine the effect of vitamin C supplementation on maximum physical activity on the total of leukocytes. Research method used a quasi-field experiment with pre-test design and post-test control group design. The study subjects consisted of four male non-athletes, aged 20-22 years. The number of leukocytes was measured before and after vitamin C supplementation with a dose of 100 mg and 500 mg in maximum activity, namely running to fatigue. Data normality was tested by Kolmogorov Smirnov and paired sample t-test was used to test for differences in the total of leukocytes before and after vitamin C supplementation. The results showed that the average number of respondents' leukocytes increased after maximal physical activity (∆ = 6,775) and after vitamin C supplementation 100 mg (∆ = 1300) and 500 mg (∆ = 550). Paired t-test showed a significant difference (p = 0.019) between the total of leukocytes before and after maximum physical activity. There was no significant difference between the supplementation of vitamin C at a dose of 100 mg (p = 0.09) and a dose of 500 mg (p = 0.95) on the total of leukocytes before and after maximum physical activity. So, it is concluded that maximum physical activity increases the number of leukocytes. However, there was no difference in the number of leukocytes before and after maximum physical activity in the supplementation of 100 mg and 500 mg of vitamin C
Co-Authors Adelia, Syarifa Agnes Supraptiwi Rahayu Agus Zainuri Akhmad Kadir Aleda Mawena Ansar CS Arius Togodly Astini Asri Awantano, Jems R. Rikson Babingga, Hariyanto Budi Kristanto Budi Kristanto CS, Ansar Daniel Womsiwor Daniel Womsiwor Daniel Womsiwor Dewi Nurhidayah Dwipa, Bhakti Saka Effendi, Pamungkas Yulian Ermelinda Yersin Putri Larung Eva Sinaga Eva Sinaga Eva Sinaga EVA SINAGA Eva Sinaga Fitrine Christiane Abidjulu Fonataba, Billy Smith Fransisca B Batticaca Friska Sari Gracia Sinaga Friska Sari Gracia Sinaga Gandinni, Nanda Aprilia Gerdha Kristina Ivony Numberi I Putu Eka Wijaya Putra I Putu Eka Wijaya Putra Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ikhsan Ikhsan Indra Yudistira Ipa Sari Kardi Irfan Deny Oktavian Irfan Deny Oktavian Islam, Syahrizal Jems R. Awantano John Toding Padang Johni J Numberi Junalia Muhammad Kaitana, Yunita Kapitarauw, Ayub Permenas Konsub Kurdi Kurdi Kurdi Kurdi Kurdi KUSTIAWAN, ANDRI ARIF Larung, Ermelinda Yersin Putri Ledoh, Cartika Candra Lewier, Meilani Paulina Mandosir, Yohanis M. Mangolo, Ewendi W. Mantiri, Grace Janice Martha Meilani Paulina Lewier Mia, Chirtitia Miftah Fariz Prima Putra Miftah Fariz Putra Monika Gultom Mulait, Carles Sari Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nova F. Rumaropen Nugroho, Juliant Salsabillah Oscar Oswald O. Wambrauw Pigome, Ami Cristina PRAYOGA, ABA SANDI Priskilla Irene Sahureka Raihan Ramadhan Abdullah Ramadhani, Yulia Cinta Ramadhani, Yulia Citra Remuz MB Kmurawak Rodhi Rusdianto Hidayat Rosmin M. Tingginehe Rumbino, Yan Hengki Saharuddin Ita Samal, Asmathil Bari Samuel Piter Irab Samuel Piter Irab Sarni Rante Allo Bela Sartika Sinaga Selpianus Dimi Semuel Piter Irab Sinaga, Dewi Oktavia Sirampun, Elsi Siska Sinaga Soleh Solahuddin Soleh Solahuddin Suharjana . Suriani Korwa Sutoro . Sutoro Sutoro Syahruddin Syahruddin Syamsul Arifin Tery Wanena Tianingsih, Yulis Togodly, Arius Trajanus Laurens Jembise Tri Setyo Guntoro Untung Muhdiarto Usior, Fredika Novela Wahyu Indra Bayu Watiningsih, Rita Welly Lokollo Widiyanto Widiyanto Wigati Yektiningtyas Yahya Jecson Palinata Yekti Wirawanni Yohanis Manfred Mandosir Yos Wandik Yudistira, Indra Yunita Kristina