Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN TEMPAT TIDUR LIPAT YANG ERGONOMIS DENGAN PENDEKATAN NBM (NORDIC BODY MAP) DAN REBA (RAPID ENTIRE BODY ASSESSSMENT) ANNISA, ANNISA; BHIRAWA, WASPADA TEDJA; WIJAYANTO, ERWIN
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 1 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai perancangan tempat tidur lipat yang ergonomis dalam penggunaan yang lebih nyaman serta merancang lemari untuk mengatasi masalah keterbatasan ruangan pada kamar kost. Peletakkan perabot kamar yang salah akan berpengaruh terhadap terganggunya kesehatan penghuni kamar, sehingga penggunaan furnitur dengan fungsi lebih dari satu dapat berpengaruh pada pola sirkulasi ruang. menghemat ruang agar tidak membuat sirkulasi kost menjadi lebih kecil tetapi memenuhi kebutuhan penghuni akan furnitur. Perancangan tempat tidur lipat ini menggunakan konsep dasar Ergonomi, Antropometri, dan menggunakan Nordic Body Map dan REBA. Agar dapat menentukan bentuk, ukuran, dan dimensi yang tepat dalam perancangan tempat tidur lipat yang ergonomis ini memerlukan data ukuran dimensi antropometri penghuni kost an. Untuk mengidentifikasi perancangan tempat tidur dengan menggunakan Nordic Body Map dan REBA. Data antropometri disajikan dalam bentuk persentil yaitu pada tinggi berdiri tegak digunakan P95 untuk bagian tinggi dengan ukuran 170,32. Lebar tempat tidur lipat dengan ukuran rentang siku digunakan P95 agar pengguna yang memiliki ukuran besar dapat tidur dengan nyaman dengan ukuran lebar 92,39 cm, tinggi dudukan dengan tinggi lutut bagian dalam digunakan P50 agar tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek dengan ukuran 47,50 cm, dan tinggi tempat tidur dan rak menggunakan pengukuran tinggi bahu berdiri digunakan P50 dengan ukuran 134,90 cm. Nilai persentil tersebut digunakan dengan harapan hasil perancangan dapat mengakomodasi populasi yang memiliki ukuran dominan dan yang memiliki ukuran kurang dominan. Kata kunci : Ergonomik , Antropometri ,Tempat Tidur Lipat, Nordic Body Map , REBA (Rapid Entire Body Assissment)
EVALUASI PENJADWALAN PROYEK KANTOR PADA PT KHC DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD FIKRI, MUHAMAD AZIS; Bhirawa, Waspada Tedja; Sanusi, Sungkono; Arianto, Basuki
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT KHC sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang alat bantu dengar dan optik yang berada di daerah Jakarta pusat, memiliki cabang di seluruh Indonesia sebanyak 30 cabang. Terdapatnya kendala yang terjadi saat pembangunan kantor Kasoem. Pembangunan Kantor ini mendapatkan kendala dalam segi waktu untuk menyelesaikan proyek karena waktu penyelesaian tidak sesuai dengan waktu perencanaan yang sudah direncanakan sebelumnya. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan analisis optimalisasi durasi proyek sehingga dapat mengetahui berapa lama proyek tersebut dapat diselesaikan dan mencari solusi terbaik dari adanya kemungkinan percepatan waktu pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method sehingga proyek tersebut dapat lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode PDM membutuhkan waktu sekitar 165 hari. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode PDM pada kasus ini jauh lebih opitimal dibandingkan hasil perhitungan menggunakan CPM, maupun perhitungan dri perusahaan. Hal ini dikarenakan pada PDM kegiatan yang dilaksanakan bisa tumpang tindih, artinya kegiatan selanjutnya dapat dimulai sebelum kegiatan pendahulunya selesai. Sehingga waktu yang digunakan dapat menjadi lebih optimal. Kata Kunci: Penjadwalan Proyek, Precedence Diagram Method,
PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING UNTUK MENINGKATKAN PENEMPATAN SUKU CADANG YANG EFEKTIF DAN EFISIEN PADA CENTRAL OF WAREHOUSE PT. XYZ KAPRI, MITTRA ABDI; Bhirawa, Waspada Tedja; suhanto, suhanto; Arianto, Basuki
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan tata letak pada area Gudang Utama (Central Of Warehouse). diharapkan dapat menyelesaikan masalah tempat peletakkan suku cadang dan jarak perpindahan komponen - komponen yang saat ini masih belum memadai. Mengingat posisi layout yang dirancang harus sangat diperhatikan caranya guna untuk membuat layout yang efisien dan efektif, maka diperlukannya metode untuk menerapkan cara bagaimana merancang tata letak, maka dari itu penulis ingin mencoba metode systematic layout planning agar dapat menyelesaikan masalah tata letak di area Gudang Utama (Central Of Warehouse). Systematic Layout Planning (SLP) banyak diaplikasikan untuk berbagai macam persoalan meliputi antara lain problem produksi, transportasi, pergudangan, suporting services dan aktifitasaktifitas yang dijumpai dalam perkantoran. Systematic layout planning merupakan salah satu cara untuk menghasilkan aliran barang yang efisien melalui perancangan produk. Metode ini mencoba merancang layout fasilitas dengan memperhatikan urutan proses serta derajat kedekatan antar unit pelayanan yang terdapat pada fasilitas yang akan dirancang. Perancangan tata letak area Gudang Utama (Central Of Warehouse) pada perusahaan PT.XYZ dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning dapat merubah tata letak Gudang Utama menjadi lebih efektif dan efisien, hal ini dapat dibuktikan dengan jarak perpindahan suku cadang menjadi lebih pendek dan kapasitas rak untuk penempatan suku cadang menjadi lebih optimal. Jarak perpindahan suku cadang pada Gudang Utama (Center Of Warehouse) semakin pendek dengan memindahkan ruangan suku cadang yang bersifat fast moving ke ruangan yang dekat dengan pintu Input dan Output. Pada penelitian ini penulis mengasumsikan adanya material handling yang dapat digunakan, menambahkan Chain Hoist yang bergerak secara vertikal sesuai dengan keadaan Gudang Utama yang berlantai empat.
PERANCANGAN RAK TEMPE YANG ERGONOMI DENGAN PENDEKATAN REBA (RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT) Hamdi, Najmi; Bhirawa, Waspada Tedja; Arianto, Basuki; SUPRIYANTO, ERLIAN
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang rak tempe dari rak tempe sebelumnya yang ada di pabrik tempe di UMKM. Rak tempe ini sering digunakan para karyawan untuk menyimpan tempe. Rak tempe yang diketauhi masih kurang ergonomis, sehingga para karyawan yang melakukan aktivitas tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pekerja yang mengharuskan untuk membungkukkan badan pada saat mengambil tempe didalam rak. Alat ini dirancang untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada karyawan saat mengambilataupun menyimpan tempe di rak. . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran postur kerja dengan menentukan penilaian level ketidaknyamanan postur tubuh. Gambaran postur kerja pada karyawan di UMKM pada saat sedang menyimpan tempe menggunakan REBA. Rak tempe juga menggunakan metode antropometri dimanadata yang dihasilkan dalam penelitian ini dilakukan dengan penggukuran dari 30sampel mahasiswa yang terdiri dari ukuran tinggi badan (tb), tinggi bahu berdiritegak (ttbt), tinggi siku berdiri tegak (tsbt), tinggi pinggul (tp), lentang tangan samping (lts), Panjang siku (ps). setelah pengumpulan sampel data kemudian diolah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan anthropometri pengguna. Berdasarkan perhitungan data, persentil yang digunakan dalam perancangan raktempe yaitu P5, P50, P95. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja tubuh karyawan pada saat mengambil dan menyimpan tempe berada pada postur kerja tidak ergonomis seperti jangkauantangan ke rak masih terlalu tinggi atau pendek sehingga posisibadan mengharuskan untuk membungkuk. Level ketidaknyamanan penilaian padasaat meletakkan tempe berada pada level ketidaknyamanan tinggi (high). Pengukuran data antropometri untuk penggunaan rak tempe dilakukan untuk membuat para karyawan pada saat melakukan aktivitas tersebut memiliki posisi yang nyaman.. Ukuran dimensi rak tempe yang di ukur sebagai berikut : Tinggi rak tempe rak pertama 166,77 cm, tinggi rak kedua 140,43 cm, tinggi rak ketiga 112,3 cm, Panjang rak 172,06 cm, lebar rak 50,2 cm. Kata Kunci : Perancangan, Rak Industri Tempe, Antropometri, REBA
PERANCANGAN ULANG PLUG DOOR DALAM PESAWAT CRJ-200 Iskandar, Iskandar; Bhirawa, Waspada Tedja; indramawan, indramawan; Moektiwibowo, Hari
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan plug door pesawat bagi penumpang yang menggunakan nya dalam proses naik dan turun pesawat. agar dapat menggunakan alat tersebut dengan tingkat resiko kecelakaan yang rendah. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data antropometri agar mendapatkan ukuran yang sesuai dengan rata-rata penumpang pesawat di indonesia, sehingga dapat lebih efisien dan nyaman dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan agar plug door pesawat lebih dapat dikendalikan oleh para teknisi, karena pada saat ini penggunaan haidrolik sudah menjadi salah satu alat yang dibutuhkan oleh setiap pekerjaan, oleh karena itu diciptakan dan dirancang bentuk alat yang lebih ergonomis agar pengguna lebih merasa aman dan nyaman saat menggunakannya. Penelitian ini dilakukan untuk membantu penumpang pada proses naik dan turun pesawat. Hidrolik menjadi alat yang menarik untuk dikembangkan dan diinonvasikan karena alat bantu kerja ini memiliki banyak fungsi dan kegunaaan pada bidang proses produksi sehingga banyak orang bahkan perusahaan bekerja berkaitan dengan Haidrolik.
Peningkatan Kualitas Proses Pekerjaan untuk Mengurangi Penyebab Cacat Produk pada Produksi Crankcase Sepeda Motor Automatic pada PT. XYZ Bhirawa, Waspada Tedja; Supriadi, Eddy; Multi, Abdul; Harfi, Razul
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 4 (2022): RENEWABLE ENERGY TOWARD SUSTAINABILITY OF SUPPLY CHAINS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2022.017

Abstract

Sepeda Motor Automatic pada PT XYZ, dengan menggunakan metode seven tools dan six sigma.Seven tools dan six sigma sebagai salah satu alternatif dalam prinsip-prinsip pengendalian kualitas, dengan metode six sigma memungkinkan perusahaan melakukan peningkatan luar biasa dengan terobosan yang aktual. Berdasarkan diagram pareto, ditemukan penyebab kecatatan ada 5, yaitu gompal, misrun, reta, blister dan flowline. Cacat yang paling besar yaitu gompal  dengan persentase dari total kecacatan adalah 78%. Penyebab lainnya yaitu misrun, blister, retak dan flowline dengan persentase masing-masing 4%, 3%, 2%,5% dan 2%. Penyebab Utama adalah faktor manusia, perbaikan yang dilakukan adalah, supervisor mengawasi secara berkala pekerjaan operator untuk pemotongan sprue dan gate, juga dilakukan penyegaran pelatihan kembali. Setelah dilakukan perbaikan, tingkat cacat pada produk crankcase sebelum dan sesudah perbaikan pada dasarnya berbeda. Jumlah kerugian pada bulan Januari 2020 COPQ   = Rp 94.860.000,- dan Februari  2020 COPQ   = Rp 99.165.000,- setelah diadakan perbaikan dengan menggunakan seven tools  kerugian dapat diturunkan. Jumlah kerugian pada bulan Maret 2020 COPQ   = Rp 37.275.000,-.       Upaya Perbaikan dari penyebab utama faktor manusia adalah dengan menempatkan supervisor mengawasi secara berkala pekerjaan operator untuk pemotongan sprue dan gate, juga dilakukan penyegaran pelatihan kembali. Pada saat terjadi overtime atau lembur, harus dipastikan untuk para pekerja mendapatkan pengawasan yang cukup ketat, mengingat akan terjadi kelelahan dan ini akan mengakibatkan ketidak telitian dalam bekerja. Dan memastikan peralatan yang digunakan masih berfungsi dengan baik, misalnya palu dan pemotong sprue dari hasil cetakan.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) Fitry Rizki Luthfiyah Kurniawan; Waspada Tedja Bhirawa; Darmawan Yulianto; Sanusi, Sungkono
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 14 No 2 (2025): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jtin.v14i2.1670

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial aspect in creating a safe and productive environment. Occupational Health and Safety (OHS) issues have traditionally focused on the industrial sector, yet schools, as venues for educational processes, also pose potential hazards that can threaten the health and safety of students. This study aims to analyze potential hazards in elementary schools using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method. The study was conducted at MI Tazkirunnas, East Jakarta, using a quantitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of school activities and facilities. The analysis showed that 56% of areas/activities were categorized as medium risk, 25% as high risk, and 19% as low risk. The most common hazards included poorly maintained electrical installations, slippery floors, unsafe sports facilities, and the lack of emergency evacuation routes. Recommendations for control include improving physical facilities, implementing OHS SOPs, providing safety signs, and training teachers and students. These findings demonstrate the importance of implementing OHS early in schools to build a safety culture and prevent accidents.
9. STRATEGIES, CHALLENGES, AND IMPLEMENTATION OF GENDER EQUALITY IN THE POLICE Erika Merdiana Armono; Syamsunasir; Kerta Widana; Waspada Tedja Bhirawa; Suroso; Dwikatama
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Pertama
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v5i1.194

Abstract

This study aims to analyze the implementation of gender mainstreaming policieswithin the Indonesian National Police (Polri) and identify challenges and gaps in theirimplementation. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis methods toevaluate how the Indonesian National Police (Polri) has integrated gender equality principlesinto its operations and human resource policies, including policy documents, internal reports,and interviews with Polri personnel. The results indicate that although the Polri hasdemonstrated its commitment to gender mainstreaming through the issuance of Police ChiefRegulation Number 1 of 2022, its implementation remains suboptimal. Significant disparitiesexist between male and female police officers in recruitment, promotion, and job placement.Female police officers (Polwan) often face certain limitations not experienced by male policeofficers (Polki), such as specific recruitment criteria and a lack of opportunities for openpromotions. Consequently, the majority of female police officers remain confined toadministrative and health roles, with few reaching senior leadership positions.
Socialization of Organic Waste Processing Using Composter Drum at SMAN 67 Jakarta Sungkono, Sungkono; Bhirawa, W. Tedja; Arianto, Basuki; Moektiwibowo, Hari; Mayori, Ersha
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v3i2.69

Abstract

Waste is a form of problem that needs to be managed and carried out in an integrated manner from upstream to downstream so as not to cause environmental pollution. As part of the AdiwiyataSchool, SMAN 67 Jakarta has several working groups (pokja) including the Wast e Pokja, CompostPokja, and Hydroponic Pokja. However, the available solid compost fertilizer production facilities have not been optimally utilized and the working groups that are run have not run according totheir goals. The aim of this PKM activity is to educate students on the significance of converting waste into useful products, enhance the skills of teachers and students in making compost fertilizers, and support the Adiwiyata School program at SMAN 67 Jakarta. The target of thisactivity is the teachers and students of SMAN 67 Jakarta, especially those who are members of theCompost Pokja. The PKM implementation method consists of four stages: (1) Survey and analysis of partner needs, (2) Lecture-based material delivery, (3) Hands-on practice in processing organic waste into solid and liquid compost fertilizers, and (4) Evaluation based on participants' understanding of the material. The results of this PKM activity are as follows: (1) Participants' knowledge of waste processing into higher-value derivative products improved, as evidenced by an increase in pre-test and post-test scores from 79.45 to 85.04; (2) Participants developed skills in producing solid and liquid compost fertilizer for integration into the work program; (3) A composter drum was donated to SMAN 67 Jakarta to support its Adiwiyata School program.
Co-Authors Abdul Multi Achmad Takbiriyantono adi septian, jamal Adi Wibowo, Sunar AGUNG TRIWIBOWO Agus Sugiharto ALDY ALFRIANSYAH Annisa Annisa ARIANTO, BASUKI Arie Rahmadi ARIZAL NURHIDAYAT AYUB SUDRAJAT AZAM CHAERUL Bahrinudin BASUKI ARIANTO BAYU SEKTI AJI BUDI SUMARTONO Budi Sumartono CHRISTOFEL, JHON KEVIN Cindy Fenora Cuk Hendradinata DANAR SAPUTRA Daniel Simanjuntak DARMAWAN YULIANTO Dea Hamdallah DENI ROSIYANTO PAMUNGKAS Dikatama T DIMAS ARIEF BUDIANTO DIMAS SATRIO DONY DRAJAT PANGESTU DUTA, ALFONSUS FATMA ASTANA Dwikatama Eko Prasetiono Erfin Indrawan Ramadhan Erika Merdiana Armono ERVINI MELADIYANI ERWIN WIJAYANTO FADEL MUHAMAD FIKRI FARAH KRISDIANA Fikri, Muhamad Azis FITRIA NURAUHATH Fitry Rizki Luthfiyah Kurniawan Gianina Mulia B. Sembiring Hamdi, Najmi Harfi, Razul Hari Moekti Wibowo HARI MOEKTIWIBOWO HENDRIKA YUNIARTO IKBAL NUGRAHA Indra Mawan Indramawan INDRAMAWAN INDRAMAWAN Indramawan, Indramawan Iskandar Iskandar Jaenal Abidin JAMAL ADI SEPTIAN JANAMPA, MELINUS KAPRI, MITTRA ABDI KAREL L MANDAGIE KAREL L. MANDAGIE KAREL MANDAGIE Kerta Widana Lionil Radityo LUTHFAN DWI RAMDAN LUTHFI CHAERUL UMAMM M A Bintoro Dibyoseputro M. A. Bintoro Dibyoseputro Magai, Erna MANDAGIE, KAREL L. Manik, Anjoe Mayori, Ersha MOEKTIWIBOWO, HARI MUH FIKRY SONDENG MUHAMAD AJRUL KAMSIN MUHAMAD LUTFI ARDIASYAH MUHAMMAD JAZWIR Muhammad Ridho MUHDHOR, FAHMA DIANA NUGRAHA, I PUTU ODHI BAGUS NUR IMAN, DHAVA HAIQAL Nurjaman Nurjaman Nurwijayanti Nurwijayanti Kusumaningrum PRASETYO MARGIYANTO RAHAYU NINGRUM Randi Maulana RANGGA, MUHAMAD Riki Kurniadi RIZAL RIANA RONY NAWE ROSULUDDIN, ADHE ALVIN SANUSI, SUNGKONO Sari, Debbie Kemala Septian, Jamal Adi SIANIPAR, MALINITIN Sitorus, Mido Ester Situngkir Obrin Suhanto, Suhanto Sungkono SUNGKONO SANUSI Sungkono Sungkono Supriadi, Eddy Suroso SURYANA, HILMAN Suryani Suryani Syamsunasir T. Dikatama Tia Dikatama Tsania Triono Triono Wardaya WIJAYANTO, ERWIN YANI, LISDA FITRI Yoga Bimantara, Anrianus YUDI SOSIALISMAN