Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL MODEL ASESMEN HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK GURU GUGUS 8 KKG SD LUBUKLINGGAU TIMUR II KOTA LUBUKLINGGAU Akmal Rijal; Tio Gusti Satria
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v3i2.923

Abstract

The emphasis of the 2013 curriculum is to make students or students have better abilities in observing, asking, reasoning, and communicating. Questions developed using three higher order thinking categories based on Bloom's taxonomic revision, namely, analyzing, evaluating, and creating, where each level has its own criteria which can be adopted into the problem and the objectives of the learning to be achieved. Based on the results of the identification of partners found problems teachers still have difficulty in making questions that are able to encourage students to develop higher-order thinking skills (HOTS) and have not made students want to analyze the questions before answering, the teacher gives practice questions or test questions to students only fixated on the category remember, understand, and apply, and facilities and require additional questions for students who have the ability to think at a high level so students are able to develop their way of reasoning. Conduct training and mentoring community service activities using lecture, question and answer, discussion, assignment, project-based methods. The implementation of the PKM training on the development of the High Order Thinking Skills (HOTS) assessment model for the 8th teacher group in the East Lubuklinggau II KKG elementary school went well and the participants were very enthusiastic in participating in the training. The activity has an impact on improving the skills of model development training (HOTS) for teachers in the 8th KKG group at SD Lubuklinggau Timur II, Lubuklinggau City. Keywords: training, questions, HOTS, KKG, elementary school, Lubuklinggau.
Pelatihan Pengembangan Soal Model Asesmen High Order Thinking Skills (HOTS) Untuk Guru Gugus 8 KKG SD Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau Akmal Rijal; Tio Gusti Satria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/jurnalpengabdianmasyarakatdaninovasi.v1i1.1107

Abstract

The emphasis of the 2013 curriculum is to make students or students have better abilities in observing, asking, reasoning, and communicating. Questions developed using three higher order thinking categories based on Bloom's taxonomic revision, namely, analyzing, evaluating, and creating, where each level has its own criteria which can be adopted into the problem and the objectives of the learning to be achieved. Based on the results of the identification of partners found problems teachers still have difficulty in making questions that are able to encourage students to develop higher-order thinking skills (HOTS) and have not made students want to analyze the questions before answering, the teacher gives practice questions or test questions to students only fixated on the category remember, understand, and apply, and facilities and require additional questions for students who have the ability to think at a high level so students are able to develop their way of reasoning. Conduct training and mentoring community service activities using lecture, question and answer, discussion, assignment, project-based methods. The implementation of the PKM training on the development of the High Order Thinking Skills (HOTS) assessment model for the 8th teacher group in the East Lubuklinggau II KKG elementary school went well and the participants were very enthusiastic in participating in the training. The activity has an impact on improving the skills of model development training (HOTS) for teachers in the 8th KKG group at SD Lubuklinggau Timur II, Lubuklinggau City.
Analisis Tingkat Kesulitan Soal PAS (Penilaian Akhir Semester) Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Valen, Andri; Satria, Tio Gusti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1149

Abstract

Praktik dilapangan masih banyak sekolah dalam melaksanakan evaluasi hanya sekedar menyediakan seperangkat tes saja, sedangkan guru dalam praktik evaluasi seringkali acuh tak acuh dengan kualitas tes itu sendiri baik aspek materi, aspek kontruksi maupun aspek bahasa. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tingkat Kesulitan Soal dan level kognitif soal PAS Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar Gugus 8 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif karena penelitian menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta atau keadaan mengenai tingkat kesukaran dan level kognitif butir soal PAS Mata Pelajaran IPS Tahun Ajaran 2020/2021. Secara keseluruhan kualitas soal berdasarkan tingkat kesukaran adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi mudah lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi sedang. Adapun kualitas soal berdasarkan level kognitif adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi LOTS lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi Middle Order Thinking and Skills
Pengembangan Media Smart Board Pada Pembelajaran Matematika Di Kelas III SD Ariyanti, Romaisa; Rosalina, Elya; Satria, Tio Gusti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 03 (2021): Artikel Riset Edisi Desember 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.515 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i3.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat Kevalidan dan tingkat Kepraktisan dari media pembelajaran “Smart Board” pada pembelajaran materi matematika untuk kelas III Sekolah Dasar Negeri I Sugihwaras. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan adaptasi berupa model pengembangan 4-D. Berdasarkan hasil analisis penilaian yang dilakukan kepada tiga orang ahli yaitu: ahli validasi bahasa, ahli validasi materi, dan ahli validasi media menunjukan bahwa media pembelajaran “Smart Board” pada materi matematika untuk kelas tigas SD telah memenuhi kriteria valid dengan skor rata-rata 4,25. Sedangkan untuk kepraktisan media pembelajaran “Smart Board” pada materi matematika untuk kelas tigas SD memenuhi kriteria sangat praktis dengan rata-rata 93,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa Media pembelajaran “Smart Board” memenuhi kriteria valid, praktis dan bisa digunakan dalam pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia SD Yuliana, Eka; Satria, Tio Gusti; Kusnanto, R. Angga Bagus
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 03 (2021): Artikel Riset Edisi Desember 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v1i3.1356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III SD Negeri Sumber Jaya setelah diterapkan model Cooperative Script secara signifikan tuntas. Metode penelitian ini menggunakan merode penelitian eksperimen dengan desain eksperimen Pre-test dan Post-test. Pengambilan sampel ini diambil dari jumlah populasi mengingat populasi hanya ada satu kelas maka populasi merupakan sampel dalam penelitian ini yaitu kelas III berjulah 16 siswa. Instrumen data diambil dengan teknik tes. Instrumen yang digunakan peneliti berbentu essay yang berjumlah 10 soal. Pengumpulan data diambil dengan teknik tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji “Z”. Berdasarkan uji hipotesis kemudian Zhitung dikonsultasikan dengan Ztabel pada daftar distribusi “Z” dengan taraf signifikan ? = 0,05 sehingga diperoleh Zhitung = 11,37 dan nilai Ztabel = 1,64, maka Zhitung = 11,37 > Ztabel = 1,64 dengan hal ini maka H0 ditolak dan H? diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Script dapat menuntaskan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III SD Negeri Sumber Jaya
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Tematik Integratif berbasis Proyek untuk Siswa Kelas IV SD Negeri Mambang Kecamatan Muara Kelinggi Monika; Asmara, Yeni; Gusti Satria, Tio
Linggau Journal of Elementary School Education Vol. 2 No. 2 (2022): Linggau Journal of Elementary School Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.37 KB) | DOI: 10.55526/ljese.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa tematik integratif berbasis proyek untuk siswa kelas IV SD Negeri Mabang Kecamatan Muara Kelinggi yang valid dan praktis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Mabang Kecamatan Muara Kelinggi dengan sampel sebanyak 5 siswa untuk uji one to one dan 15 siswa untuk uji small group. Jenis pengembangan yang digunakan adalah jenis pengembangan model Dick and Carrey. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli bahasa, ahli materi dan angket kepraktisan guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut 1) Kevalidan LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek ditunjukan melalui hasil validasi ahli yang meliputi ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi. Berdasarkan hasil validasi diketahui bahwa LKS berbasis Tematik integratif berbasis proyek dikategorikan baik dengan persentase kevalidan 83,28% sehingga LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek pada tema 1 indahnya kebersamaan dikategorikan valid. 2) Kepraktisan LKS diukur melalui hasil angket yang diperoleh dengan dua tahap uji coba yang meliputi uji coba perorangan (one to one) dan uji coba kelompok kecil (small group). Uji coba perorangan atau one to one melibatkan 5 orang siswa yang dipilih secara acak dengan kemampuan yang berbeda dikategorikan baik dengan persentase kepraktisan 81,65% sedangkan uji coba kelompok kecil (small group) melibatkan 15 orang siswa dikategorikan sangat baik dengan persentase 88,75%. Berdasarkan hasil uji coba tersebut diketahui respon siswa dikategorikan baik yang diartikan bahwa LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek tema 1 indahnya kebersamaan praktis atau mudah untuk digunakan
Analisis Tingkat Kesulitan Soal PAS (Penilaian Akhir Semester) Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Valen, Andri; Satria, Tio Gusti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1149

Abstract

Praktik dilapangan masih banyak sekolah dalam melaksanakan evaluasi hanya sekedar menyediakan seperangkat tes saja, sedangkan guru dalam praktik evaluasi seringkali acuh tak acuh dengan kualitas tes itu sendiri baik aspek materi, aspek kontruksi maupun aspek bahasa. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tingkat Kesulitan Soal dan level kognitif soal PAS Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar Gugus 8 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif karena penelitian menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta atau keadaan mengenai tingkat kesukaran dan level kognitif butir soal PAS Mata Pelajaran IPS Tahun Ajaran 2020/2021. Secara keseluruhan kualitas soal berdasarkan tingkat kesukaran adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi mudah lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi sedang. Adapun kualitas soal berdasarkan level kognitif adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi LOTS lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi Middle Order Thinking and Skills
Media Digital Whiteboard Animation pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Ferani, Emy; Egok, Asep Sukenda; Satria, Tio Gusti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Digital Whiteboard Animation pada pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu research and development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (four-D). Sampel penelitian atau subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 6 orang siswa. teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan nilai persentase dari skor yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan persentase skor 87%; 2) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan persentase skor 89%. Sehingga dapat disimpulkan Media Digital Whiteboard Animation Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo bahwa memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
The Influence of Project Based Learning Model on Learning Outcome and Student's Critical Thinking Satria, Tio Gusti; Sapriya, Sapriya; Sa'ud, Udin Syaefuddin; Riyana, Cepi; Hajani, Tri Juli; Erander, Sari
Jurnal Prima Edukasia Vol. 13 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v13i1.72446

Abstract

Project-based learning (PjBL) is a learning model in which students are actively involved in solving a problem by applying the skills of researching, analysing, producing and presenting learning products based on real experiences. This study aims to determine the influence of the PjBL model on students' learning outcomes and critical thinking in Natural and Social Sciences (IPAS in the Indonesian context) Class IV subjects. This research adopts a quantitative approach using the quasi-experimental method. The sample consisted of students from Darussalam Natural School Islamic Integrated Elementary School in Musi Rawas, which had just implemented the independent curriculum using the PjBL model as the applied model, while the control class received the conventional treatment. In collecting data, the techniques used are written tests in the form of description questions carried out twice (pre-test and post-test) and observation. Data analysis, data processing and analysis are carried out by determining question scores, descriptive analysis, prerequisite test analysis, and inferential analysis. The research design used was a pure experimental design with two groups, the control and experimental groups. The results of this study showed that the PjBL model significantly influenced students' learning outcomes and critical thinking skills in IPAS. The findings contribute to the existing literature on PjBL and its impact on students' learning outcomes and critical thinking skills in IPAS learning. 
QR CODE Assisted Mathematics Pocket Book for Grade IV Elementary School. Mustika, Ayu; Mulyono, Dodik; Satria, Tio Gusti
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Number 2, September 2022
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/pej.v6i2.2984

Abstract

This study aims to determine the level of validity and practicality of the learning media " QR Code -assisted Pocket Book " in mathematics lessons on polygons for grade IV Elementary School 1 Megang Sakti. This research is development research using the ADDIE development model. Based on the results of the assessment analysis conducted by three experts, namely: linguist, media expert, and material expert. The validators stated that the QR Code -assisted Pocket Book "in the polygon material mathematics lesson for grade IV SD Negeri 1 Megang Sakti has met the valid criteria with an average score of 0.87 with the High criteria. As for the practicality of the QR Code -assisted pocket book in mathematics lessons, the polygon material for class IV of the State Elementary School 1 Megang Sakti meets the very practical criteria with an average score of 96%, so it can be concluded that the QR Code -assisted pocket book meets the valid, practical criteria. and can be used in learning.