Claim Missing Document
Check
Articles

UJI KESUKAAN KONSUMEN DAN ANALISIS BIAYA PADA UDANG INSTAN BERBUMBU Asha Aunaya La Assqiya; Maria Erna Kustyawati; Dewi Sartika; Tanto Pratondo Utomo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 2, No 1 (2023): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7064

Abstract

Udang vaname menjadi salah satu komoditas hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penganekaragaman pengolahan produk udang yang memiliki value added akan memiliki prospek yang bagus di masa mendatang dan tentunya menghasilkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesukaan konsumen terhadap karakteristik organoleptik yang meliputi atribut warna, rasa, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan pada udang instan berbumbu dan mengetahui formulasi cairan bumbu yang paling disukai panelis serta menganalisis Break Even Point (BEP) pada pembuatan produk udang instan berbumbu. Metode yang digunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini menggunakan 4 taraf konsentrasi lemon dan 2 lama waktu pencelupan. Penelitian ini terdiri dari proses pembuatan udang instan berbumbu, uji sensori, dan analisis biaya. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Barlett dan Tukey lalu dilanjutkan dengan uji ANOVA dan uji Polinolial Ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  atribut sensori yang paling disukai konsumen adalah atribut rasa dan tekstur diikuti oleh atribut warna dan aroma, dengan perlakuan konsentrasi cuka lemon 33,33% dan waktu pencelupan selama 30 menit, formulasi cairan bumbu produk udang instan berbumbu yang paling disukai konsumen yaitu garam 1,25 gram, gula 2,5 gram, jahe bubuk murni 1,25 gram, dan cuka lemon 7,5 mL dengan waktu lama pencelupan selama 30 menit, break even point atas quantity pada produk udang instan berbumbu sebesar 123 pcs, dan break even point atas nilai penjualan sebesar Rp 23.406/pcs dalam jangka waktu satu bulan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA CV VANANA JAYA SINERGI MENGGUNAKAN METODE BUSINESS MODEL CANVAS (BMC), SWOT DAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Nadia Ayu Wulandari; Tanto Pratondo Utomo; Puspita Yuliandari; Dewi Sartika
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 1, No 2 (2022): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i2.6377

Abstract

CV Vanana Jaya Sinergi merupakan perusahaan yang berfokus pada produk makanan ringan kekinian khas Lampung. CV Vanana Jaya Sinergi telah berdiri selama 4,5 tahun dan mengalami beberapa masalah diantaranya penjualan yang tidak stabil, masalah internal dan model bisnis yang belum matang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat gambaran model usaha CV Vanana Jaya Sinergi dengan pendekatan Business Mode Canvas (BMC), merumuskan strategi alternatif pengembangan usaha yang sesuai melalui analisis SWOT setiap elemen BMC dan menentukan strategi alternatif prioritas utama dalam perbaikan model bisnis CV Vanana Jaya Sinergi dengan metode QSPM. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner yang diberikan kepada empat responden yang paham dengan kondisi internal perusahaan. BMC dianalisis berdasarkan faktor customer segments, value propositions, channels, customer relationship, revenue streams, key resources, key activities, key partnership, dan cost structure. Total skor yang didapatkan dari hasil analisis matriks IFE adalah 0,730 dan matriks EFE adalah 1,013. Hasil analisis matriks IE menunjukkan bahwa perusahaan menempati posisi kuadran satu yaitu menerapkan growth-oriented strategy. Hasil matriks SWOT didapatkan 12 alternatif strategi pengembanagan usaha. Strategi alternatif prioritas utama yang terpilih dalam mengembangkan dan meningkakan pemasaran adalah mempertahankan hubungan baik dengan reseller dengan nilai STAS sebesar 12,012.
Strategi Pemasaran Kopi Bubuk Anjosia (Studi Kasus di Anjosia Coffee, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung) Wijaya, Emerson Suta; Al Rasyid, Harun; Satyajaya, Wisnu; Utomo, Tanto Pratondo; Nur, Muhammad
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10850

Abstract

Anjosia Coffee merupakan UMKM yang bergerak di industri pengolahan kopi, yang berlokasi di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Anjosia Coffee pada saat ini menghadapi tantangan yaitu harga bahan baku biji kopi yang sangat tinggi serta tantangan pemasaran seperti penjualan yang tidak stabil dan promosi yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis IFAS, EFAS, SWOT, Grand Strategy, dan QSPM. Berdasarkan hasil analisis IFAS dan EFAS, masing masing analisis medapatkan nilai yaitu 1,56 dan 1,65 sehingga dapat diketahui posisi dalam analisis berada pada kuadran I. Strategi yang harus diterapkan dalam posisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy) dan menghasilkan 6 alternatif strategi pemasaran. Hasil Analisis QSPM didapatkan prioritas strategi pemasaran kopi bubuk Anjosia yaitu membuat website untuk memungkinkan pelanggan memesan produk dan mendapatkan informasi produk secara mudah dengan nilai TAS sebesar 14,30.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL MELON INTHANON (STUDI KASUS DI GREENHOUSE PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAT GERNING PESAWARAN) Pratama, Muhammad Rafy Wahyu; Nurainy, Fibra; Indraningtyas, Lathifa; Utomo, Tanto Pratondo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.10855

Abstract

Produksi melon inthanon secara hidroponik di Greenhouse Pesantren Al-Hidayat Gerning, Pesawaran terdiri dari 3 grade yaitu grade A, B, dan C. Permasalahan yang terjadi yaitu pada kebutuhan modal yang besar dan fluktuasi biaya produksi sehingga diperlukan analisis kelayakan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas usaha produksi melon inthanon dengan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan. Metode penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan berdasarkan perhitungan indikator kelayakan finansial seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Break Even Point (BEP), Payback Period (PBP), dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha ini layak secara finansial dengan NPV sebesar Rp 257.294.556, IRR 21,79%, B/C Ratio 2,07, BEP produksi 1.295 kg, BEP rupiah Rp 45.308.936 dan Payback Period selama 5 tahun 0 bulan 22 hari. Analisis sensitivitas menunjukkan usaha tetap layak dijalankan meskipun terjadi penurunan harga jual dan kenaikan biaya produksi sebesar 3%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, budidaya melon inthanon di greenhouse ini memiliki prospek yang baik sebagai sumber pendapatan dan dapat mendukung kemandirian ekonomi pesantren.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU RAJUNGAN PADA PRODUK FROZEN FOOD MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) (Studi Kasus di PT Phillips Seafood Indonesia Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung) Darus, Aliya Fatma Ulfani; Al Rasyid, Harun; Anungputri, Pramita Sari; Utomo, Tanto Pratondo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.5702

Abstract

PT Phillips Seafoods Indonesia Lampung Plant merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perikanan yaitu pengolahan produk daging rajungan menjadi Frozen Food berupa Crab Cake. PT Phillips Seafoods Indonesia Lampung Plant melakukan pengendalian bahan baku menurut metode perusahaan. Pengendalian persediaan bahan baku yang optimal tentu akan berdampak pada besarnya persediaan bahan baku maupun efisiensi biaya persediaan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi biaya persediaan bahan baku yaitu dengan metode EOQ. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku, safety stock, reorder point, frekuensi pemesanan, total inventory cost, dan peramalan. Penerapan metode EOQ tahun 2018 menghasilkan kuantitas pemesanan 49.883,04 lbs, frekuensi 23 kali, safety stock 13.123,89 lbs, reorder point 50.793,57 lbs, dan penghematan total inventory cost Rp 11.220.026,48. Tahun 2019 menghasilkan kuantitas pemesanan 47.874,72 lbs, frekuensi 23 kali, safety stock 15.468,84 lbs, reorder point 52.745,05 lbs, dan penghematan total inventory cost Rp 12.751.243,93. Tahun 2020 menghasilkan kuantitas pemesanan 51.475,51 lbs, frekuensi 20 kali, safety stock 15.814,53, reorder point 50.253,20, dan penghematan total inventory cost Rp 6.437.959,97. Tahun 2021 dan 2022 dilakukan peramalan permintaan menggunakan metode single exponential smoothing yaitu sebesar 67.415,20 lbs. Tahun 2021 menghasilkan peramalan kuantitas pemesanan 13.178,45 lbs, safety stock 17.493,10 lbs, reorder point sebesar 50.723,60 lbs, dan total inventory cost Rp 37.267.713,80. Tahun 2022 menghasilkan peramalan kuantitas pemesanan 13.268,69 lbs, safety stock 18.838,40 lbs, reorder point 50.453,40 lbs, dan total inventory cost Rp 37.307.425,76.
PENDAMPINGAN PRODUKSI PARFUM KHAS LAMPUNG DI GERAI SMELLGOOD.BYOSN, KOTA BANDAR LAMPUNG Utomo, Tanto Pratondo; Subeki, Subeki; Ibrahim, Gusri Ahyar; Ningtyas, Okta Sekar
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6521

Abstract

Bisnis parfum atau wewangian berkembang di Indonesia terutama bisnis parfum refill atau parfum isi ulang karena kebutuhan masyarakat terhadap parfum yang terjangkau sekaligus memenuhi kebutuhan parfum sebagai suatu perlengkapan yang wajib digunakan sehari-hari. smellgood.byosn merupakan salah satu gerai parfum isi ulang yang ada di Bandar Lampung yang dipersiapkan sejak September 2020 dan mulai berproduksi pada November 2020 dengan pasar siswa, mahasiswa dan kaum muda dengan produk parfum mengalami persaingan bisnis antara lain dengan munculnya berbagai varian aroma baru. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi smellgood.byosn untuk menghasilkan parfum yang dapat menjadi ciri khasnya sehingga dapat mendapatkan lebih banyak konsumen melalui keunikan yang dimiliki oleh parfum yang diracik smellgood.byosn. TimPengabdian pada Masyarakat Universitas Lampung (PPM Unila) menawarkan solusi berupa produk parfum alami berbahan baku minyak atsiri (essential oil) komoditas khas Provinsi Lampung yang telah dihasilkan pada skala laboratorium dan diterima panelis. Bahan baku parfum tersebut antara lain adalah pala, lemon, dan lada, jahe, yang diformulasikan berdasarkan sifatnya sebagai top notes, middle notes, dan base notes sehingga dihasilkan parfum yang lengkap notesnya. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa smellgood.byosn mampu memproduksi parfum khas Lampung yang berbahan baku senyawa aromatik lemon, lada, pala, dan anggrek
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI GULA CAIR SINGKONG (GULAKONG) DI KELOMPOK WANITA TANI SAPPORO DESA WONOKRIYO, KECAMATAN GADING REJO, KABUPATEN PRINGSEWU, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suroso, Erdi; Banuwa, Irwan Sukri; Utomo, Tanto Pratondo; Subeki, Subeki; Rasyid, Harun Al
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7641

Abstract

Upaya alternatif untuk mememenuhi kebutuhan gula di Indonesia yang terus meningkat antara lain dengan memanfaatkan singkong, yang merupakan komoditas unggulan Provinsi Lampung, sebagai bahan baku gula cair. Saat ini, teknologi untuk memproduksi gula cair berbahan baku singkong terutama tepung tapioka dapat dikatakan telah mapan sehingga perlu dilakukan inovasi teknologi antara lain dengan menggunakan langsung singkong sehingga memberikan nilai tambah yang lebih tinggi serta dapat dilakukan di tingkat petani atau usaha mikro-kecil.   Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada para anggota KWT Sapporo, Desa Wonokriyo sebagai calon mitra potensial sehingga mampu memproduksi gula cair sekaligus mendapatkan nilai tambah.  Kegiatan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada masyarakat dengan sasaran calon mitra potensial telah dilaksanakan dan mitra, KWT Sapporo, mampu memproduksi gula cair singkong. Selain itu, kegiatan Pengabdian pada masyarakat telah melakukan penerapan gula cair ini kepada calon pengguna yaitu produsen camilan pie dan masih dalam tahap pemantauan.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU RAJUNGAN PADA PRODUK FROZEN FOOD MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) (Studi Kasus di PT Phillips Seafood Indonesia Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung) Darus, Aliya Fatma Ulfani; Al Rasyid, Harun; Anungputri, Pramita Sari; Utomo, Tanto Pratondo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v4i1.5702

Abstract

PT Phillips Seafoods Indonesia Lampung Plant merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perikanan yaitu pengolahan produk daging rajungan menjadi Frozen Food berupa Crab Cake. PT Phillips Seafoods Indonesia Lampung Plant melakukan pengendalian bahan baku menurut metode perusahaan. Pengendalian persediaan bahan baku yang optimal tentu akan berdampak pada besarnya persediaan bahan baku maupun efisiensi biaya persediaan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi biaya persediaan bahan baku yaitu dengan metode EOQ. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku, safety stock, reorder point, frekuensi pemesanan, total inventory cost, dan peramalan. Penerapan metode EOQ tahun 2018 menghasilkan kuantitas pemesanan 49.883,04 lbs, frekuensi 23 kali, safety stock 13.123,89 lbs, reorder point 50.793,57 lbs, dan penghematan total inventory cost Rp 11.220.026,48. Tahun 2019 menghasilkan kuantitas pemesanan 47.874,72 lbs, frekuensi 23 kali, safety stock 15.468,84 lbs, reorder point 52.745,05 lbs, dan penghematan total inventory cost Rp 12.751.243,93. Tahun 2020 menghasilkan kuantitas pemesanan 51.475,51 lbs, frekuensi 20 kali, safety stock 15.814,53, reorder point 50.253,20, dan penghematan total inventory cost Rp 6.437.959,97. Tahun 2021 dan 2022 dilakukan peramalan permintaan menggunakan metode single exponential smoothing yaitu sebesar 67.415,20 lbs. Tahun 2021 menghasilkan peramalan kuantitas pemesanan 13.178,45 lbs, safety stock 17.493,10 lbs, reorder point sebesar 50.723,60 lbs, dan total inventory cost Rp 37.267.713,80. Tahun 2022 menghasilkan peramalan kuantitas pemesanan 13.268,69 lbs, safety stock 18.838,40 lbs, reorder point 50.453,40 lbs, dan total inventory cost Rp 37.307.425,76.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK KERIPIK PISANG ASKHA JAYA (STUDI KASUS PADA INDUSTRI KERIPIK PISANG ASKHA JAYA BANDAR LAMPUNG) Windasari, Eka; Nawansih, Otik; Rasyid, Harun Al; Utomo, Tanto Pratondo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7060

Abstract

Minat beli konsumen penting diperhatikan agar usaha industri dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap minat beli konsumen keripik pisang Askha Jaya. Penelitian ini dilakukan dengan cara survey menggunakan kuesioner terhadap 100 responden yang merupakan konsumen keripik Askha Jaya. Data yang didapat dianalisis menggunakan Uji kualitas data, Uji asusmsi klasik, Uji analisis data dan Uji hipotesis menggunakan Uji t dan Uji F Simultan. Hasil analisis Uji t menunjukkan bahwa variabel produk dan tempat berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan variabel harga dan promosi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen. Kemudian hasil uji F menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel produk, harga, promosi, dan tempat mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen produk keripik pisang di Askha Jaya.
PERANCANGAN WEBSITE E-COMMERCE MELTE VANANA Ulfa, Dzakiya; Utomo, Tanto Pratondo; Susilawati, Susilawati; Nurainy, Fibra
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7062

Abstract

Berlimpahnya buah pisang di Lampung dapat dimanfaatkan menjadi berbagai macam produk olahan.  Kondisi tersebut menjadikan UMKM di bidang industri pengolahan semakin banyak. Namun, mereka belum masif dan optimal dalam melakukan penjualan, salah satunya Melte Vanana.  Penyebab kurang optimalnya penjualan yaitu pelaku usaha belum memanfaatkan internet sebagai bentuk promosi dan penjualan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilakan rancangan model web E-commerce keripik pisang lapis lumer Melte Vanana untuk mencapai pemasaran yang maksimal agar produk keripik pisang lapis lumer Melte Vanana dapat menjangkau seluruh pelosok dunia.  Metode yang digunakan pada pembuatan website e-commerce Melte Vanana adalah metode waterfall.  Metode waterfall terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis, desain dan implementasi.  Survei pada penelitian ini dilakukan terhadap 90 orang untuk mengetahui respon penggunaan pembuatan website e-commerce Melte Vanana.  Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan formula Slovin, sedangkan penyusunan kuesioner menggunakan pertanyaan dengan skala Guttman.  Hasil dari penelitian ini berupa website yang telah dapat diakses oleh pengguna baik Melte Vanana maupun masyarakat umum sebagai konsumen. Berdasarkan penilaian yang dilakukan masyarakat mengenai situs e-commerce, 83,33% responden menyatakan bahwa website telah menyediakan Informasi yang dibutuhkan.  Sebanyak 96,67% responden menyatakan bahwa tampilan sudah baik dan mudah dibaca, dan sebanyak 60% responden menyatakan akan melakukan transaksi dengan menggunakan situs ini. 
Co-Authors Adam Jordan Adia Nugraha Adriyanus Ivan Pratama Adven Bangun Sihite Afifah, Nida Rafa Ahmad Sapta Zuidar Ahmad Sapta Zuidar Ailsa Azalia Ailsa Azalia Alimuddin Muchtar Amaliah, Khusnatul Amril Aman Anas Miftah Fauzi Andar Batubara Anggun KOmalasari Anungputri, Pramita Sari Aqshal Fauzi Arifannisa, Sahira Josy Arinda Novela Putri Asha Aunaya La Assqiya Assqiya, Asha Aunaya La Astri Nuraini Aulia Rahmawati Ayu Dian Pratiwi P Ayuningtyas, Salsafira Batubara, Andar Bayu Wicaksana, Bayu Biran, Qinar Khaleza Dani Faturrohman Darus, Aliya Fatma Ulfani Dewi Sartika DEWI SARTIKA DEWI SARTIKA Eka Windasari Erdi Suroso Erdi Suroso Erdi Suroso Esa Ghanim Fadhallah Faturrohman, Dani Fauzi, Aqshal Febrianti Febrianti Febriati, Nurullia Fibra Nurainy Fiqih Pertiwi Firdasari Firdasari Firdaus Firdaus Fitriani Garli Marsantia Gusri Ahyar Ibrahim Gusri Akhyar Ibrahim Hartami Dewi Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Raysid Harun Alrasyid Harun Alrasyid Herdiana, Novita Herdiana, Novita Hernaeti, Eriyana Ibrahim, Gusri Ahyar Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Mulawati Indraningtyas, Lathifa Irwan Irwan Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Islami, Zuyyina Isnaini Jordan, Adam Kamilah Hafsah, Latifah Karina Shinta Puspitarani Khoerunnisa, Tiara Kurnia Laila Julianti Latifah Kamilah Hafsah Linda Safitri M A Chozin Maktub, Zana Azalia Maria Erna Kustyawati Maria Erna Kustyawati Muhamad Pandutyas Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Murhadi Murhadi Murhadi Murhadi Nadia Ayu Wulandari Neti Yuliana Ningsih, Agustin Setia Ningtyas, Okta Sekar Novita Herdiana Nurbaiti Nurbaiti Nurbani Kalsum Nurullia Febriati Okta Sekar Ningtyas Otik Nawansih Otik Nawansih Otik Nawansih Permatasari, Kartini Pramita Sari Anungputri Pratama, Muhammad Rafy Wahyu Purwoko, Agus Puspita Yuliandari Putri, Arinda Novela Putri, Ravina Indraswari Herdani Qinar Khaleza Biran Rio Cakaradinata Ritonga, Dinda Nur Annisa Safitri, Linda Sahira Josy Arifannisa Salsafira Ayuningtyas Samsul Bakri Samsul Rizal Sandi Asmara Sarono - Sary, Linda Mareta Septianita Eva Rozani Setiyoko, Febri Shinta Puspitarani, Karina Siti Nurdjanah Siti Nurdjanah Siti Nurdjanah Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Subeki Subeki suci hardina rahmawati Suharto Honggokusumo Suharyono A. S. Suharyono Suharyono Suharyono Suharyono Suharyono, Suharyono Surfiana Surfiana Suripto Dwi Yuwono Susilawati - Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Sussi Astuti Sussi Astuti Syafika Itamar Teguh Endaryanto Tiranda, Monica Florenza Tirza Hanum Tri Widiastuti Tun Tedja Irawadi Udin Hasanudin Ulfa, Dzakiya Ulfianty, Adinda Saskia Salsabila Vevi Oktavia Vina Asfia Chori Warji Warji Widaputri, Silaturahmi Widia Rini Hartari Wijaya, Emerson Suta Winanti, Diki Danar Tri WINARTO Windasari, Eka Wisnu Satyajaya Wisnu Satyajaya Wulandari, Nadia Ayu Yuliandari, Puspita Zulferiyenni Zulferiynni Zulferiyenni, Zulferiyenni Zulferiynni, Zulferiyenni