Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Bentang Budaya Nusantara dalam Karya Wastra Terintegrasi Web Learning Lokawastra untuk Pendalaman Elemen Bhinneka Tunggal Ika di MAN 2 Kota Malang Al Atok, A Rosyid; Pratama, Andhika Yudha; Wahyudi, Deny Yudo; Meritasari, Dini Putri Ratna
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7263

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk menghadirkan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan teknologi digital agar pendidikan karakter dan multikultural dapat diwujudkan secara relevan bagi generasi masa kini. Kajian ini bertujuan untuk menciptakan suatu pembelajaran yang dapat menambahkan pemahaman siswa MAN 2 Kota Malang serta mendalami nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan pemanfaatan berupa keanekaragaman budaya Indonesia dalam bentuk karya wastra (kain tradisional) yang diintegrasikan ke dalam media digital berbasis Web-Learning Lokawastra. Lokawastra sebagai media pembelajaran merupakan inovasi yang mengintegrasikan budaya Jawa Timur melalui wastra (kain batik tradisional) dengan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual bagi siswa. Pengembangan web learning Lokawastra berangkat dari permaasalahan kebutuhan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran didalam kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MAN 2 Kota Malang. Pengembangan media ini menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Desiminate, Implementation dan Evaluation.  Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu observasi, wawancara, dan angket (kuisioner). Lokawastra menjadi lebih dari sekadar media digital, melainkan jembatan antara pengetahuan budaya, nilai-nilai keberagaman, dan teknologi pembelajaran di era digital. Hasil dari penelitian dilakukan dengan melakukan uji validasi kepada ahli media pembelajaran yang menghasilkan presentase 97,5% dengan keterangan valid dan hasil validasi materi pembelajaran menghasilkan presentasi 95%. Kemudian dalam pelaksanaan implementasi dan diseminasi dilakukan pretest dan posttest yang kemudian diuji keefektifannya dengan skor signifikan (sig) sebenar 0.004 yang menunjukkan bahwa web-learning Lokawastra efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH BATTLE PADA MATA PELAJARAN IPS Isna Zumrotul Abidah; Wahyudi, Deny Yudo; yani, Sumari
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran flash battle pada mata pembelajaran Ilmu pengetahuan sosial dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Develompment, Implementation, Evaluation). Dengan latar belakang ini dengan masalah yang sering terjadi didalam kelas yang sering terjadi yaitu rendahnya kerjasama peserta didik peserta kurang fokusnya selama pembelajaran berlangsung, dengan dampak penurunnya efektivitas pembelajaran dan sebuah pencapaian kompetensi. Inovasi media dengan flash battle dirancang sebagai solusi interaktif dari flashcard competition guna mendorong siswa agar aktif, bekerja sama dalam kelompok, serta terlibat secara kognitif dan juga efektif. Proses pengembangan yang telah dilakukan secara sistematis dengan menggunakan ADDIE. Validasi bersama para ahli materi dan ahli media guna menunjukkan media yang telah di buat untuk memenuhi kriteria kelayakan. Uji coba yang telah dikakukan pada peserta didik kelas IX H menggunakan pendekatan kuantitatif melalui instrumen angket skala likert guna mengukur peningkatan kerjasama dan fokus belajar ketika pembelajaran berlangsung, peningkatan kerjasama seperti kominikasi kelompok, partisipasi aktif, dan kekompakan terhadap kelompok. Selain itu aspek yang perlu di lakukan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kosentrasi, antusiasme dan keterlibatan peserta didik. Media inovasi yang telah di buat menunjukkan media flash battle tidak hanya layak digunakan, tetapi juga efektif dalam mengatasi permasalahan dalam pembelajaran IPS yang cenderung pasif dan monoton. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya sebuah pendekatan inovasi yang berbasis partisipasi dan kompetisi untuk membangun pembelajaran yang secara koloboratif dan menyenangkan.
Environment Cultural Learning Model: A New Perception in Socio-Cultural-Based Environment History Learning Wahyudi, Deny Yudo; Wijaya, Daya Negri; Kusdiyanti, Heny; Utari, Shela Dwi; Astuti, Wiwik
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 14, No 2 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (Issu in Progress)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i2.14289

Abstract

The purpose of this study is to describe a new learning model for teaching environmental history based on a sociocultural approach. This research employs a qualitative design, in which questionnaires were distributed to history teachers to collect data. The analysis process was conducted in three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of this study is the development of a new learning model referred to as Environment Cultural Learning. This model has a syntax consisting of five stages: exploration, contextualization, application, collaboration, and reflection. The findings indicate that no specific model has previously outlined environmental history along with sociocultural values. Therefore, this study aims to provide an innovative learning model to support teachers. The Environment Cultural Learning model can be applied in the teaching of environmental history by exploring the environment and identifying sociocultural values that can be taught to students. This model consists of five stages: exploration, contextualization, application, collaboration, and reflection.
Strategi Raya Negara Tradisional di Nusa Tenggara: Tinjauan Sejarah Hariyono, Hariyono; Wijaya, Daya Negri; Wahyudi, Deny Yudo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v10i1p20-34

Abstract

This article aims to analyze the political and governmental strategies implemented by traditional states in Nusa Tenggara in dealing with internal and external dynamics in the past. This study discusses the patterns of adaptation and political maneuvers carried out by local kingdoms such as Larantuka and Lombok in maintaining sovereignty, while managing relations with external powers, including European colonialism and regional trade networks. The approach used is historical-critical to identify the strategies applied in military power, diplomacy, strategic alliances, and traditional bureaucratic reforms to enhance the effectiveness of governance. The f indings reveal that cultural adaptability and the utilization of local resources are key factors in the success of traditional states in the archipelago. The contribution of this study is providing an understanding of regional political history and its relevance in the context of managing local autonomy today.