p-Index From 2021 - 2026
7.184
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Paramita: Historical Studies Journal Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vidya Karya Jurnal Sejarah dan Budaya Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Sejarah Yupa: Historical Studies Journal Berkala Arkeologi Tawarikh : Journal of Historical Studies ATIKAN SUSURGALUR Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review IKRA-ITH ABDIMAS Buletin Ilmiah Nagari Membangun Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Graha Pengabdian Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Journal of Law, Poliitic and Humanities Historiography HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Berkala Arkeologi Journal of Innovation and Teacher Professionalism
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SUSURGALUR

Mentalitas Pemuda pada Masa Pergerakan dan Masa Reformasi di Indonesia: Dari Berani Berpengetahuan hingga Takut Berpengetahuan Wijaya, Daya Negri
SUSURGALUR Vol 1, No 1 (2013):
Publisher : SUSURGALUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.085 KB)

Abstract

Ikhtisar: Pemuda adalah pondasi negara yang memberikan banyak solusi untuk menanggulangi berbagai masalah yang ada di negeri ini, tetapi secara tidak langsung masalah tersebut juga muncul dari mereka sendiri. Pendidikan adalah salah satu faktor penting yang membuat pemuda menjadi pembuat masalah atau menjadi penyelesai masalah tersebut. Perbedaan itu terjadi karena perbedaan tingkat pengetahuan yang dimilikinya sehingga juga menciptakan mentalitas yang berbeda-beda. Mentalitas terdiri dari gagasan-gagasan dan karakter yang mengontrol perilaku manusia. Artikel ini akan berfokus pada perkembangan mentalitas pemuda yang selalu ingin tahu atau belajar di masa pergerakan nasional Indonesia (1908-1945) dan mentalitas pemuda yang takut berpengetahuan di era Reformasi (1998 – sekarang). Secara singkat, pemuda memiliki kesadaran untuk bangkit hanya karena adanya bahaya dalam kolonialisme secara fisik, tetapi mereka tidak menyadari lebih berbahayanya penjajahan pengetahuan daripada penjajahan secara fisik.Kata kunci: Generasi muda, mentalitas, pendidikan, kekuasaan, gerakan nasional, era reformasi, dan Indonesia.Abstract: Young men/women as a root of nation have given many solutions to solve problems in this country, but indirectly the problems that appear are occurring because of their selves. Education is the main factor creating the young man/women to be a problem maker for the nation and a solve maker for the nation. The distinction exists because the differences level of knowledge between one and another in order to make someone has different mentality. Mentality consists of ideas and character that control their action. This paper will focus on young men/women mentality that really want to learn everything in the Indonesian national movement era (1908-1945) and the young men/women mentality that is fear to learn many knowledges in the Reform era (1998 – recently). In brief, young men/women have awareness to awake because of the dangerous sign in term of physically colonialism, but they do not realize the more dangerous of colonialiasm in term of knowledge than it.   Key word: Young men/women, mentality, education, power, national movement, reform era, and Indonesia.===About the Author: Daya Negri Wijaya adalah Mahasiswa pada Program M.A. (Master of Arts) dalam bidang Sejarah di UOS (University of Sunderland) di Inggris. Untuk kepentingan akademis, penulis dapat dihubungi dengan alamat e-mail: dayawijaya15@yahoo.comHow to cite this article? Wijaya, Daya Negri. (2013). “Mentalitas Pemuda pada Masa Pergerakan dan Masa Reformasi di Indonesia: Dari Berani Berpengetahuan hingga Takut Berpengetahuan” in SUSURGALUR: Jurnal Kajian Sejarah & Pendidikan Sejarah, Vol.1(1), Maret, pp.75-84. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, ISSN 2302-5808. Chronicle of the article: Accepted (January 17, 2013); Revised (February 17, 2013); and Published (March 24, 2013).
Co-Authors Aditya Nugroho Widiadi Alma Huwaida Ramadhani Ananda, Labuda Shofiya Andhika Yuda Pratama Andhika Yudha Pratama Annisya Ari Sapto Astutik, Winda Tri Aulya, Salwa Azizah , Suti Mega Nur Azizah, Alfi Rohmatul Bayu Kurniawan Blasius Suprapta, Blasius Dani Irawan Davia Faringggasari Deny Yudho Wahyudi Deny Yudo Wahyudi Dewa Agung Gede Agung Dhani, Arif Perwira Dluha, Mohamad Wildan Syamsu DZIKRI, MUHAMMAD Ersanda, Privera Ajeng Ertrisia, Rendy Aditya Putra Evania Yafie Evanie Yafie Fadilla, Firza Azzam Fadly, Ilyas Febriani, Shovi Wiranata Firza Azzam Fadilla Fitri Ariska Fitriansyach, Ashanty Thania FX Domini BB Hera FX. Domini BB Hera Gea, Maria Gabyelent Hafida, Melina Nur Hana, Muhammad Yusril Hariyono Hariyono Hariyono, H. Hartono Hartono Heny Kusdiyanti, Heny Herlin Pujiarti Hibatullah, Muhammad Imam Ikhrom, Anisa Musyaroful Ismail Lutfi Jamhari Jamhari Joko Sayono Jr, Fernando A. Santiago Kusuma, Paundra Wangsa Fajar Laili, Vita Sabrina Azda Larasati, Adinda Dwi Mantab, Porntip Mashuri Mashuri Masruroh, Heni Maulana, Gentur Israj’ Maulidah, Alvin Meritasari, Dini Putri Ratna Mufti, Muhammad 'Afwan Mufti, Muhammad ‘Afwan Munir, Miftakhul Musa, Aimi Nafi'ah, Ulfatun Najib Jauhari Ninie Susanti Ninie Susanti Nurul Jannah Prasety, Ella Jayahuda Prima Minerva Primasa Minerva Nagari Putri Sakina, Fadhila Putri, Silvia Meilani Afira Qalbiyah, Syifaul Rachmadi, Renanda Radiallah, Abdan Rahmah, Nadya Rendy Aditya Putra Ertrisia Rendy Aditya Putra Ertrisia Retno Dewi Pramodia Ahsani Reza Hudiyanto Shela Dwi Utari Siti Zainatul Umaroh Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sri Mulyani Susanti, Ninie Umaroh, Siti Zainatul Utari, Shela Dwi Wahyudi, Deny Yudho Wibisono, Alif Wiwik Astuti Wulandari, Prisca Kiki Yazril Azkar, Razaan