Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN MODEL KURVA PERTUMBUHAN (DUA GALUR MURNI DAN PERSILANGAN) CALON INDUK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Jacinda, Adinda Kinasih; Anang, Asep; Yustiati, Ayi
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 19, No 1 (2023): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.19.1.8-14

Abstract

Dirjen KKP mulai memberlakukan larangan penggunaan induk asal tambak sejak bulan Mei 2019 dan mewajibkan menggunakan indukan yang berasal dari breeding program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kurva pertumbuhan, mendapatkan model matematika yang paling tepat untuk menduga dan menggambarkan pertumbuhan calon induk udang vaname dan hasil persilangannya sehingga didapat hasil calon induk udang terbaik. Adapun model yang digunakan model Richards, MMF, Gompertz, Logistik dan Von Bertalanffy. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yang dianalisis secara deskriptif dengan objek penelitian yaitu udang vaname Galur G Jantan, Galur G Betina, Galur R Jantan, Galur R Betina, Hybrid GR Jantan, Hybrid GR Betina, Hybrid RG Jantan dan Hybrid RG Betina. Variabel yang diamati pada objek penelitian adalah bobot badan selama 201 hari. Data dianalisis menggunakan SAS, dibuat grafik serta kurva pertumbuhan, dilihat nilai koefisien korelasi (r) dan galat baku (Se) serta nilai heterosisnya. Hasil yang diperoleh yaitu (1) bentuk kurva pertumbuhan berbentuk sigmoid, dengan titik infleksi pada minggu ke 14, (2) model matematika kurva pertumbuhan terbaik adalah model Richards dan MMF dengan nilai koefisien korelasi yang tinggi (0,997-0,999) serta galat baru (standar error) yang rendah (±0,76 hingga ±1,18), (3) heterosis efek terbaik merupakan hasil persilangan jantan Galur G dan betina Galur R dengan presentase nilai heterosis untuk karakter bobot yaitu 17,24% dan 17,58%. The Director General of KKP has started to enforce a ban on the use of broodstock from ponds since May 2019 and requires the use of broodstock from breeding programs. This study aims to determine the shape of the growth curve, obtain the most appropriate mathematical model to predict and describe the growth of prospective vannamei shrimp broodstock and the results of their crosses so that the best prospective shrimp broodstock results are obtained. The model used is the Richards, MMF, Gompertz, Logistics and Von Bertalanffy models. The research method used was the case study method which was analyzed descriptively with the research objects namely vaname shrimp Male G Line, Female G Line, Male R Line, Female R Line, Male GR Hybrid, Female GR Hybrid, Male RG Hybrid and Female RG Hybrid. The variable observed in the research object was body weight for 201 days. The data were analyzed using SAS, graphs and growth curves were made, the correlation coefficient (r) and standard error (Se) were seen and the heterosis value. The results obtained are (1) the shape of the growth curve is sigmoid, with an inflection point at week 14, (2) the best growth curve mathematical model is the Richards and MMF model with a high correlation coefficient value (0.997-0.999) and a new error (standard error) is low (±0.76 to ±1.18), (3) the best heterosis effect is the result of crosses of male G lines and R female lines with the percentage of heterosis values for character weights, namely 17.24% and 17.58%.
Gen Transfer in Cultivation Shrimp Commodity Jacinda, Adinda Kinasih; Yustiati, Ayi
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 5 NOMOR 1, DESEMBER 2021
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v5i1.18919

Abstract

GMO is a product of biotechnology through genetic engineering techniques. This can be done to increase food availability and reduce production costs, especially by manipulating the genes and chromosomes of cultivated species. In invertebrates such as shrimp, the application of gene transfer is still limited to the recognition and expression of foreign genes and focuses on increasing disease resistance. Among several gene transfer methods (microinjection, electroporation and transfection), transfection method is the most effective method to be applied to shrimp. It is characterized by high hatching data and is not toxic. In addition, the use of GMO in aquaculture is a highly controversial issue due to many environmental and health issues. This journal will discuss gene manipulation by means of gene transfer to improve shrimp culture.
PENGARUH PADAT TEBAR TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DALAM SISTEM AKUAKULTUR EKSTENSIF, SEMI INTENSIF DAN INTENSIF Yustiati, Ayi; Arhab, Rizka Wachida
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v7i2.1247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh padat tebar terhadap pertumbuhan ikan nila dalam berbagai sistem akuakultur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan kesehatan ikan nila. Padat tebar yang terlalu tinggi dapat menyebabkan persaingan sumber daya, stres, dan penurunan kualitas air, yang berdampak negatif terhadap pertumbuhan ikan. Sebaliknya, padat tebar yang terlalu rendah dapat mengakibatkan pemanfaatan ruang yang tidak optimal. Padat tebar optimal bervariasi tergantung pada sistem budidaya yang digunakan. Pada sistem ekstensif, padat tebar disesuaikan dengan ketersediaan pakan alami, sedangkan pada sistem semi intensif dan intensif, padat tebar yang lebih tinggi dapat diterapkan dengan pengelolaan kualitas air dan pakan yang lebih baik. Kata Kunci: Budidaya, Ikan Nila, Ekstensif, Semi Intensif, Intensif
A Systematic Analysis of GIS as a Decision Support Tool for the Sustainable Management of Floating Net Cages in Lake Batur, Bali, Indonesia: Analisis Sistematik SIG sebagai Alat Pendukung Keputusan untuk Pengelolaan Keramba Jaring Apung yang Berkelanjutan di Danau Batur, Bali, Indonesia Yustiati, Ayi; Lusia, Akira
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 26 No. 2 (2025)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2025.11386

Abstract

Abstrak Perluasan budidaya ikan menggunakan sistem keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur, Bali telah menimbulkan berbagai tantangan lingkungan, antara lain eutrofikasi, sedimentasi, penurunan kualitas air, serta konflik dengan sektor pariwisata dan pemangku kepentingan budaya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis potensi sistem informasi geografis (SIG) sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan KJA yang berkelanjutan di Danau Batur, Bali, Indonesia. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka yang terstruktur, studi ini mengevaluasi penerapan SIG dalam penataan ruang budidaya perairan pada berbagai sistem perairan tawar di Indonesia dan wilayah internasional yang sebanding. Analisis mengidentifikasi variabel biofisik dan sosio-spasial utama yang penting untuk penempatan KJA secara optimal, seperti kedalaman air, kadar oksigen terlarut, arus perairan, kedekatan dengan zona sensitif, serta akses terhadap infrastruktur. Studi kasus dari Danau Toba, Danau Maninjau, dan Waduk Cirata menunjukkan efektivitas SIG dalam menentukan zona budidaya yang sesuai, mengevaluasi daya dukung lingkungan, dan mengurangi konflik pemanfaatan ruang. Meskipun memiliki potensi tinggi, pemanfaatan SIG di Danau Batur masih terbatas akibat lemahnya koordinasi kelembagaan, kurangnya integrasi data spasial, dan rendahnya keterlibatan pemangku kepentingan. Studi ini menyimpulkan bahwa SIG, jika dipadukan dengan pemetaan partisipatif dan selaras dengan kerangka regulasi, dapat mendukung tata kelola budidaya yang transparan, ekologis, dan sensitif terhadap nilai budaya. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk membangun sistem zonasi berbasis SIG, meningkatkan mekanisme perizinan dan pengawasan, serta mengintegrasikan data lingkungan dan sosial-budaya dalam pengambilan keputusan spasial. Temuan ini berkontribusi pada penguatan perencanaan budidaya berkelanjutan di Danau Batur dan danau-danau dataran tinggi lainnya di Indonesia.   Abstract The rapid expansion of fish farming using the floating net cage (FNC) system in Lake Batur, Bali, has given rise to various environmental challenges, including eutrophication, sedimentation, declining water quality, and conflicts with the tourism sector and cultural stakeholders. This study aims to systematically analyze the potential of Geographic Information Systems (GIS) as a decision support tool for sustainable FNC management in Lake Batur. The study uses a systematic literature review to examine relevant GIS applications in aquaculture zoning across freshwater systems in Indonesia and comparable international contexts. The analysis identifies key biophysical and socio-spatial variables essential for optimal cage placement, such as water depth, dissolved oxygen, current flow, proximity to sensitive zones, and infrastructure access. Case studies from Lake Toba, Lake Maninjau, and the Cirata Reservoir demonstrate the effectiveness of GIS in delineating suitable aquaculture zones, evaluating environmental carrying capacity, and reducing spatial conflicts. Despite its high potential, the use of GIS in Lake Batur remains limited due to weak institutional coordination, a lack of integrated spatial datasets, and minimal stakeholder engagement. This study concludes that when coupled with participatory mapping and aligned with regulatory frameworks, GIS can support transparent, ecologically sound, and culturally sensitive aquaculture governance. The paper recommends establishing GIS-based zoning, improving licensing and monitoring systems, and integrating environmental and socio-cultural data into spatial decision-making. These findings contribute to advancing sustainable aquaculture planning in Lake Batur and other highland lake systems in Indonesia.
Penerapan Polikultur Ikan Mas (Cyprinus carpio) dan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dalam Kolam Air Deras untuk Meningkatkan Efisiensi Pakan dan Produksi di Kelompok Upaya Mina, Sumedang Sofi, Nunung; Yustiati, Ayi
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i2.565

Abstract

The Upaya Mina Group in Banyuasih, Sumedang, cultivates common carp using a running water pond system but faces challenges due to rising feed costs that are not matched by the selling price of fish. This community service activity aims to provide a solution through the implementation of a polyculture system combining common carp and Nile tilapia to improve feed efficiency. The method used involved educational outreach through demonstrations and pilot trials at the group’s aquaculture site. The trial results showed that the polyculture system produced 810 kg of fish with a feed efficiency of 76%. In comparison, the group’s previous monoculture system yielded only 640 kg with a feed efficiency of 59%, despite using the same amount of feed, which was 1 ton. The implementation of the polyculture system increased production by 170 kg and feed efficiency by 17%. Thus, the polyculture system not only boosts production but also offers a practical solution to the problem of high feed costs.
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PASCA PAPARAN INSEKTISIDA NABATI BERBAHAN AKTIF AZADIRACHTIN Brainerd, Eliazer; Yustiati, Ayi; Suryana, Asep Agus Handaka; Herman, Roffi Grandiosa; Bangkit, Ibnu; Bari, Ichsan Nurul
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): JARI : JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v11i2.39

Abstract

Insecticides can be used to overcome pest attacks in agricultural and plantation sectors. The botanical insecticide is more widely used because more friendly to the environment than chemical insecticides. Neem is one of the plants that can be used as basic ingredient for botanical insecticides because it contains the compound azadirachtin. Insecticide enter the cultivation area because carried by flowing water. Tilapia is a fish that can be used as a bioindicator of pollution levels, water quality, and changes in the aquatic environment. This study aims to determine the effect of exposure insecticide with azadirachtin active ingredient on growth and survival rate of tilapia. This research was conducted in March and August for the preliminary test and September-October 2022 for the main test at Ciparanje Inland Aquaculture Hatchery, Padjadjaran University. The fish used in this study averaged 6,70 ± 0,014 cm. This study used experimental method, Completely Randomized Design with five treatments and three replications. The treatments used were exposure to insecticides with different doses, namely A(0 ppm), B(26.25 ppm), C(52.5 ppm), D(78.75 ppm), E(105 ppm). Parameters observed included absolute length growth and weight growth, survival rate, and water quality until 28th day. Growth and survival data analyzed using the F test and continued with Duncan's test at the 95% level of confidence. The results showed that exposure insecticide can inhibited growth and affected the survival of tilapia. Treatment C(52.5 ppm) is a safe concentration for the survival of tilapia and the highest growth is the treatment without addition of insecticide.
Selektivitas Alat Tangkap Purse Seine Waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu Dewanti, Lantun Paradhita; Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani; Yustiati, Ayi; Ismail, Muhammad Rudyansyah; Apriliani, Izza Mahdiana
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i2.3365

Abstract

Purse seine merupakan alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan di Kabupaten Indramayu. Purse seine memiliki hasil tangkapan yang multi species sehingga memiliki tingkat selektivitas yang rendah. Hal ini dapat menjadi salah satu indikasi sumber daya perikanan tangkap di Pantai Utara Jawa berpotensi mengalami overfishing. Riset ini bertujuan untuk menganalisis tingkat selektivitas alat tangkap purse seine waring berdasarkan frekuensi ukuran panjang ikan, proporsi hasil tangkapan, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi alat tangkap purse seine waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu. Pelaksanaan riset dilakukan di PPP Dadap pada Bulan September – Oktober 2022. Metode riset yang digunakan yaitu metode survey dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil riset menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama adalah jenis ikan teri (Stolephorus sp.) dengan total bobot sebesar  30.415 kg. Sedangkan hasil tangkapan sampingan didominasi oleh ikan tembang (Sardinella fimbriata) dengan total bobot sebesar  74.296 kg. Distribusi ukuran Panjang ikan teri berada pada kisaran panjang 2,7 – 8,5 cm dengan proporsi ikan teri layak tangkap sebesar 66,58%. Hasil tangkapan utama berdasarkan bobot memiliki proporsi sebesar 23,32% dan sampingan 76,68%. Nilai indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 0,85 dan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,49. Alat tangkap purse seine waring memiliki sifat selektif positif terhadap ukuran, namun negatif terhadap spesies. Sedangkan berdasarkan indeks keanekaragaman dan indeks dominansi, alat tangkap purse seine waring memiliki nilai selektivitas yang rendah.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA SISTEM KERAMBA JARING APUNG (KJA) MELALUI PENDEKATAN INTEGRATED MULTI TROPHIC AQUACULTURE (IMTA): TELAAHAN PUSTAKA Andriani, Yuli; Afisha, Fauziyah Nur; Sartikasari, Dewi Astuti; Yustiati, Ayi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6691

Abstract

Budidaya sistem Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salah satu metode penting dalam industri perikanan. Namun, untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutannya, pendekatan Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) telah diusulkan. IMTA mengintegrasikan beberapa spesies organisme dalam satu sistem, memanfaatkan hubungan simbiotik antara mereka untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Studi ini mengevaluasi efektivitas IMTA dalam meningkatkan produktivitas budidaya KJA melalui analisis pertumbuhan, kualitas air, dan manfaat ekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan IMTA secara signifikan meningkatkan produktivitas budidaya KJA dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan negatif. Selain itu, IMTA juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan melalui diversifikasi produksi dan pemasaran produk tambahan. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dan penerapan luas IMTA dalam budidaya sistem KJA untuk mencapai keberlanjutan ekonomi dan lingkungan yang lebih baik dalam industri perikanan.
REVIEW OF SHRIMP CULTIVATION TECHNIQUES IN PLASTIC (BUSMETIC) PONDS Fatalattof. A, Ammar; Yustiati, Ayi; Andriani, Yuli
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1273

Abstract

Shrimp cultivation has always been a star in the world of Indonesian aquaculture and today it is still one of the national priority aquaculture commodities. The market needs of domestic and foreign shrimp cultivation can be met by the high economic value of shrimp. There are many models of cultivation designs and shrimp farming systems that have been developed and used by farmers ranging from traditional to modern. The development of cultivation technology by utilizing marginal land by using plastic as a container for cultivation maintenance is called "Busmetik" technology, relatively small container sizes between 600m2 - 1000m2 are used in order to encourage young entrepreneurs or those who are new to aquaculture. Shrimp cultivation requires large funds both in investment and operational costs in its activities so that young entrepreneurs become pessimistic in starting a shrimp farming business. The banking sector can be convinced by young entrepreneurs with Busmetik technology because it can provide mutually beneficial solutions between entrepreneurs and banks. There are several things behind this Busmetik technology, namely shrimp which is currently the main focus in the cultivation business, has a stable market, the quality of the environment continues to decline, it is difficult to manage ponds with an area of >2000m2, the types of soil used for pond plots to support the Director General of Aquaculture in the shrimp farming program.
Peningkatan Ketahanan Pangan Perkotaan melalui Pelatihan Budikdamber dengan Sistem Filter Tenggelam pada Program “Buruan SAE” Kota Bandung Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina; Yustiati, Ayi; Sugandhy, Rioaldi; Khaerunissa, Nadia; Sukahati, Dewi Widuri; Diani, Ahmad Fikry
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68479

Abstract

Ketahanan pangan perkotaan menghadapi berbagai tantangan, terutama pada kawasan dengan keterbatasan lahan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Pemerintah Kota Bandung mengembangkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) untuk mendorong kemandirian pangan melalui urban farming. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pangan ikan dan sayuran skala rumah tangga melalui teknik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) yang dikombinasikan dengan filter tenggelam untuk meningkatkan kualitas air dan kelangsungan hidup ikan. Program dilaksanakan pada dua kelompok Buruan SAE dengan melibatkan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, praktik perakitan, dan pendampingan monitoring. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai akuakultur perkotaan, kemampuan merakit Budikdamber secara mandiri, serta mendorong pemanfaatan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga.
Co-Authors Achmad Rizal Achmad Rizal Afifah, Luthfiah Al Afisha, Fauziyah Nur Agung Meidito Nugroho Alifia Ajmala Palsa Ammar Fatalattof. A Angela Mariana Lusiastuti anggi nugraha anggi nugraha Annisa Nur Maharani Ardhardiansyah - Arhab, Rizka Wachida Asep Anang Asep Imam Warsono Atikah Nurhayati Aulia, Halyda Auliya Akraboelittaqwa Ayuni Nasrunnisa Azizia, Annisa Dewi Nur Balqis, Rahma Bangkit, Ibnu Banu Sulistyo Utomo Brainerd, Eliazer Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani Bussalam, Rajib Cahya, Muhamad Dwi Damayanti, Regita Demas Faisal Desi Sartika Desty Nurul Ulfa Dian Yuni Pratiwi Diani, Ahmad Fikry Dwi Suci Ayu Irianti Emma Rochima Evi Liviawaty Fatalattof. A, Ammar Fathurrahman Fathurrahman Fauziah Arini Shaqina Gilang Kodrat Hikmatullah Gitarani Beauty Gumelar, Muhammad Gugum Hafel, Aulia Putri Kapsari Halyda Aulia Handaka, Asep Agus Hariz, Shafwan Hasani, Fiza Jasmine Hasna Nabila Shobihah Herman Hamdani Herman Hamdani Hilman - Heriyanto Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ichsan Nurul Bari Iis Rostini Indah Riyantini Irfan Zidni Irfan Zidni Iskandar - Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Kanna Ismail, Muhammad Rudyansyah Isni Nurruhwati Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Jacinda, Adinda Kinasih Jamil Amjad Junianto Junianto JUNIANTO JUNIANTO Kamiswara, Rendika Kanna, Iskandar Katisya Abrina Prastyanti Kevin Aditya Khaerunissa, Nadia Kiki Haetami Kiki Haetami Lantun Paradhita Dewanti Lusia, Akira Luthfidianto, Iqbal M. Agam Alpharesy Maharani, Annisa Nur Maharani, Zahra Egidita Manik, Grace Sondang Rona Tama Masyitoh, Syifa Mega Fatimah Rosana Mohammad Badai Putra Surahman Muhamad Pauwwaz Mumtaz, Yasmin Muthia Nada Safitri Nasrunnisa, Ayuni Nugroho, Agung Meidito Nugroho, Andika Puspito Nur Asiah Nurussahra Sya'bani Pribadi, Sofan Sidiq Putro, Reno Dwi Rahma Balqis Rajib Bussalam Rambo - Rendika Kamiswara Reno Dwi Putro Rita Rostika Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Herman Rosidah - Rosidah - Rostika Rostika Rufi'i Rusky Intan Pratama Santi Rukminita Anggraeni Sartikasari, Dewi Astuti Sofan Sidiq Pribadi Sofi, Nunung Sri Astuty Sriati - Sugandhy, Rioaldi Sukahati, Dewi Widuri Sukendi Sukendi Sunarto Sunarto sunarto sunarto Surahman, Mohammad Badai Putra Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina Syaripudin Nur Tatang Supriatna Taufanputri, Melati Tia Rostiana Siti Maesaroh Titin Herawati Ucu Cahyadi Ujang Subhan Wahyuniar Pamungkas Walim Lili Walim Lili Wardatul Jannah Wildan Nururfan Aghnia Windarti Windarti Yayat Dhahiyat Yuli Andriani Yuli Andriani Yuliana Farahita Yuliana Farahita Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahra Egidita Maharani Zuzy Anna