Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Journalism

Imparsialitas pada Reportase Investigasi Maudy Rizkiana; Kiki Zakiah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.631 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.22

Abstract

Abstract. This study is conducted through the quantitative content analysis by understanding the application of nine journalistic elements in the elements proportional, and comprehensive, based on objectivity model of McQuail and Westershahl. This research is performed in Tempo Media for a specific case of “Ada Apa dengan Pizza?” and “Siasat di Balik Suap Reklamasi”. Based on this method, the problem in this research is formulated as follow, (1) how application of the nine of element of journalist in impartialityaspect.. This study used a coding sheet with three coder, use IRC and interview to developed the result. The result shows that Tempo Media has implement elemen proportional, and comprehensive on category (1) even handed evalution proven that journalist in writing result of investigate should examined by another three editor (Tempo.co, Tempo Newspaper, and Tempo magazine), (2) equal access proven that they insert two witness to comply proporsional element, (3) Non sensational proven by Tempo media put forward magnitude value, not sensational and novelty, (4) and non evalution proven that Tempo probihited any journalist to write investigate reporting by their opinion. Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan menggunakan teori Sembilan elemen jurnalistik, focus pada elemen proporsional dan komprehensif, berdasarkan model McQuail dan Westerstahl. Penelitian ini meneliti media Tempo dengan kasus yang yang spesifik yaitu “Ada Apa dengan Pizza?” dan “Siasat di Balik Suap Reklamasi”, berdasarkan metode, pertanyaan penelitian ini dibuat sebagai berikut: (1) Bagaimana penerapan Sembilan elemen jurnalistik dari aspek impartialitas. penerapan dengan menggunakan lembar koding, menggunakan IRC dan wawancara . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media Tempo telah mengimplementasi elemen proporsional dan komprehensif dalam kategori (1) even handed evalution dibuktikan dengan wartawan dalam menuliskan laporan investigasi harus diuji kembali oleh tiga redaksi (Tempo.co, majalah Tempo, dan majalah Tempo ), (2) equal access dibuktikan wartawan selalu menuliskan dua saksi untuk memenuhi nilai proporsional, (3) non sensational dibuktikan dengan media Tempo dalam melakukan investigasu mengedepankan nilai magnitude bukan sensational atau pun kebaharuan, dan (4) non evaluative dibuktikan Tempo melarang semua jurnalis yang menuliskan investigasi untuk memasukan opini mereka.
Artsteps.com sebagai Media Apresiasi Karya Foto Muhammad Hilmy Ashshiddiq; Kiki Zakiah Darmawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.087 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4466

Abstract

Abstract. This research is based on the development of the internet which is supported by the Covid-19 pandemic. In this case, KMJ UNISBA held a virtual photo exhibition. The media used is the website from ArtSteps.com. The object of research is the virtual photo exhibition “The Other Side Of Pandemic” KMJ UNISBA. The author uses qualitative research methods as a tool to complete this research case study. The data collection techniques of this research are observation, interviews, documentation, internet searching. After that, the validity of the data was tested by triangulation of sources and data collection. The purpose of this research is to determine the role, management and handling of obstacles in presenting virtual photo works. The results of this study are based on 3 simultaneous ones contained in the Social Construction Theory. Simultaneously, these are interconnected, the process of externalizing ArtSteps.com as a medium of appreciation for holding virtual exhibitions. In the process of objectification ArtSteps.com as a social product has several advantages that can be a means of support. Internalization process is a direct understanding and interpretation of an objective event as the expression of a meaning. Abstrak. Penelitian ini berlatar belakang perekembangan internet yang didukung dengan kondisi pandemic Covid-19. Dalam hal ini KMJ UNISBA mengadakan pameran foto yang diadakan secara virtual. Media yang digunakan adalah website dari ArtSteps.com. Objek penelitian pameran foto virtual “The Other Side Of Pandemic” KMJ UNISBA. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai alat untuk menyelesaikan studi kasus penelitian ini. Teknik pengambilan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, internet searching. Setelah itu dilakukan uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan pengumpulan data. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui peran, pengelolaan dan penangan kendala dalam menyajikan karya foto virtual. Hasil dari penelitian ini didasari oleh 3 simultan yang terdapat pada Teori Konstruksi Sosial. Simultan ini saling berhubungan, proses eksternalisasi ArtSteps.com sebagai media apresiasi untuk mengadakan pameran virtual. Pada proses objektivasi ArtSteps.com sebagai produk sosial memiliki beberapa kelebihan yang dapat menjadi sarana pendukung. Proses Internalisasi merupakan pemahaman dan penafsiran yang langsung dari suatu peristiwa objektif sebagai pengungkapan suatu makna.
Pola Komunikasi Pemuda Hijrah XTC Lingkar melalui Konsep “LIQO” | Tria Satria Handaya; kiki zakiah darmawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.362 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4549

Abstract

Abstract. The phenomenon of migration among the millennial generation was greeted enthusiastically by millennial youths. Starting from the community at the national level to the local level. The rapid flow of migration has drawn pros and cons among the community. Apart from the pros and cons that have emerged, the phenomenon of the wave of migration of millennials is actually a great potential for the awakening of Islam from the millennial generation in Indonesia for the future of the people. XTC Hijrah is a dakwah-based community under XTC Indonesia. In order to form objects that are able to play a role in the midst of society, the XTC Lingkar Hijrah Youth Community has an activity that aims to meet the needs of tarbiyah and deepen knowledge of Islam in community members, this activity is called liqo. The purpose of this research is to find out how the communication patterns of youth migrating XTC Lingkar through the concept of "Liqo". The method used in this research is qualitative, this type of research includes case study research, data collection is interviews and documentation. The data analysis technique used was data reduction, data presentation and conclusion drawing. The validity of the data used source data. Drawing conclusions: the communication community youth hijrah XTC Lingkar through the concept of liqo of them socio cultural. The convention, the commitment members in doing the duties to be followed. Any member of who follow study have to share experiences moving from every individual. Abstrak. Fenomena hijrah di kalangan generasi milenial disambut antusias para pemuda-pemudi milenial. Mulai dari komunitas yang berlevel nasional hingga yang berlevel lokal. Derasnya arus hijrah ini menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Terlepas dari pro kontra yang muncul, fenomena gelombang hijrah kaum milenial sejatinya menjadi potensi besar kebangkitan Islam dari generasi milenial di Indonesia untuk masa depan umat. XTC Hijrah merupakan salah satu komunitas berbasis dakwah yang berada di naungan XTC Indonesia. Agar terbentuknya objek yang mampu berperan di tengah-tengah masyarakat, Komunitas Pemuda Hijrah XTC Lingkar memiliki sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tarbiyah dan memperdalam pengetahuan mengenai Islam pada anggota komunitasnya, kegiatan ini dinamakan liqo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang terbentuk dalam komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep Liqo, mengetahui kendala atau penghambat dalam komunikasi pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep Liqo, mengetahui mengapa komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar menggunakan konsep Liqo dalam berkomunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini termasuk penelitian studi kasus, pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan tiangulasi sumber. Simpulan: Pola komunikasi komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep liqo diantaranya socio cultural atau (kebiasaan sosial yang dibangun). Adanya konvensi atau (norma yang di bangun oleh komunitas), adanya komitmen dari setiap anggota (melaksanakan tugas yang harus diikuti). Setiap anggota yang mengikuti kajian harus saling berbagi pengalaman hijrah dari setiap individu anggota.
Relevansi Ulasan Musik di Media Online dengan Apresiasi Musik Pembaca Fadli Firdaus; Kiki Zakiah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6841

Abstract

Abstract. Technology is currently growing. This has an impact on patterns of human life to be more practical in carrying out daily activities. One of them is in terms of consuming information about music. Various forms of information medium can be used as literature by music lovers. Especially in this digital era, we often encounter music writings milling about in online media. Starting from recommendations for the latest music releases, to scathing criticisms of the ideas of "serious music fans" who appreciate music through opinions, to provide information and education to the public about music and its surrounding area. Highvolta Media is a media-based collective movement that often discusses visual and musical issues in general. This media has a website in which various points of view are expressed on topics that develop through opinions and also features which are grouped into several rubrics of the editor's choice. This research was conducted to find out the relevance of music criticism in the Highvolta Media Review rubric by forming readers' appreciation or musical tastes among 2019 Unisba Fikom Students. This research was conducted to find out whether there is relevance to music reviews by forming readers' music appreciation. This study uses the Uses & Gratifications theory. The method used by researchers is a quantitative research method with a correlational study approach. Respondents in this study were students from the Faculty of Communication Science class of 2019, totaling 179 respondents. The results of the study show that there is significant relevance in the review rubric in Highvolta Media with music appreciation for readers. Abstrak. Teknologi saat ini semakin berkembang. Hal tersebut berdampak terhadap pola-pola kehidupan manusia menjadi lebih praktis dalam menjalankan kegiatan kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah dalam hal mengkonsumsi informasi mengenai musik. Berbagai bentuk medium informasi bisa dijadikan literatur oleh para penikmat musik. Terlebih di era digital ini, sering kita jumpai tulisan-tulisan musik yang berseliweran di media online. Mulai dari rekomendasi musik rilisan teranyar, hingga kritik-kritik pedas hasil pemikiran “penggemar musik serius” yang mengapresiasi musik melalui opini, guna memberikan informasi sekaligus edukasi kepada khalayak mengenai musik dan selingkar wilayahnya. Highvolta Media sebuah gerakan kolektif berbasis media yang kerap membahas persoalan visual dan musik secara umum. Media ini mempunyai website yang di dalamnya menuangkan berbagai sudut pandang mengenai topik yang berkembang melalui opini dan juga fitur yang dikelompokan menjadi beberapa rubrik pilihan redaksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui relevansi kritik musik pada rubrik Review Highvolta Media dengan membentuk apresiasi atau selera musik pembaca di pada kalangan Mahasiswa Fikom Unisba 2019. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah relevansi ulasan musik dengan membentuk apresiasi musik pembaca. Penelitian ini menggunakan teori Uses & Gratifications. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Responden dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komunikasi angkatan 2019 yang berjumlah sebanyak 179 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya relevansi yang signifikan pada rubrik review di Highvolta Media dengan Apresiasi musik pada pembaca.
“House Of Jenama” Sebagai Bentuk Promosi Local Brand pada Perusahaan Industri Kreatif: Case Study of the "House Of Jenama" Program as a Form of Local Brand Promotion at PT Kreasi Makna Aneka Mukhlish Haniful Fahmi; Kiki Zakiah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v4i1.10516

Abstract

Abstract. PT Kreasi Makna Aneka is present by offering a creative process to create various intellectual properties that will ultimately be used by parties who need both from within the company and sold as intellectual property assets. The purpose of this research is to find out the "House of Jenama" program as a form of local brand promotion in creative industry companies. This research confirms the data with marketing mix theory and management function theory. This research uses a qualitative paradigm with case study methodology. The results of this study show that the promotion used by House of Jenama is in the form of 4p marketing mix, one of which is a big point in promotion in the form of sending 13 paintings to Malaysia which is a positive image. In carrying out local brand promotions, House of Jenama focuses its path through social media in the form of Instagram and tiktok. Abstrak. PT Kreasi Makna Aneka hadir dengan menawarkan sebuah proses kretif untuk menciptakan berbagai intellectual properties yang pada akhirnya akan digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan baik dari internal perusahaan maupun diperjual belikan sebagai asset intellectual properties. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program “House of Jenama” sebagai bentuk promosi local brand pada perusahaan industri kreatif. Penelitian ini mengkonfirmasi data dengan teori marketing mix dan Teori Fungsi manajemen. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan metodologi studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi yang digunakan oleh House of Jenama berupa marketing mix 4p, salah satu yang menjadi poin besar dalam promosi berupa pengirimian 13 lukisan ke Malaysia yang menjadi citra positif. Dalam menjalankan promosi local brand, House of Jenama memfokuskan jalurnya melalui media social berupa Instagram dan tiktok.