Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of CNN for Detecting Footsteps in Physical Traces App Nadin, Annisa; Zuhdi, Ahmad; Shofiati, Ratna
Intelmatics Vol. 5 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v5i2.23892

Abstract

Step detection is an essential feature in promoting healthy living through mobile applications. This study evaluates the accuracy of a Convolutional Neural Network (CNN) model implemented in the Physical Traces application for detecting steps based on accelerometer and gyroscope sensor data. Data were collected through experimental activities where 60 participants walked 20 steps and ran 10 meters, repeated three times each. The results show average accuracy exceeding 100%, indicating a tendency for overcounting. Evaluation was performed using Absolute Error, Relative Error, Symmetric Accuracy, and SMAPE. Statistical analysis (Mann-Whitney, Kruskal-Wallis), reliability test (Cronbach’s Alpha = 0.9178), and validity test (positive correlations) revealed significant differences by gender and age group. These findings indicate that CNN-based step detection works effectively, but improvements are necessary to address individual variability and real-world conditions.
Pendampingan Masyarakat dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang Desa (RTRD) Berbasis Perencanaan Partisipatif di Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka Fitriansyah, Hadi; Sandy, Boy Dian Anugra; Setiawan, Fahri; Caesar, M. Yusuf; Zuhdi, Ahmad; Putri, Diti Artanti Utami; Widiana, Divina Aufa
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20691

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam merumuskan perencanaan struktur dan pola ruang Desa Sempan secara partisipatif, sebagai dasar pengelolaan wilayah yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pemerintah desa, RT, dusun, dan masyarakat. FGD menghasilkan pemutakhiran batas wilayah RT dan dusun, serta identifikasi potensi, masalah, dan aspirasi masyarakat. Ditemukan bahwa seluruh wilayah desa mengalami perubahan batas wilayah RT dan dusun secara indikatif, yang menjadi dasar dalam penyusunan rencana ruang. Potensi utama desa meliputi luasnya lahan Perkebunan (2460,67 ha), perkebunan rakyat (711,88 ha), keberadaan hutan lindung (371,95 ha), serta ketersediaan ruang terbuka hijau dan kawasan permukiman yang terdistribusi. Pola ruang dirumuskan berdasarkan klasifikasi penggunaan lahan, mencakup kawasan permukiman perdesaan, perdagangan dan jasa, SPU, hutan lindung, perkebunan, hingga sarana pemakaman. Struktur ruang menunjukkan konektivitas antarwilayah yang baik, didukung oleh jalan kolektor, pedestrian, sistem drainase, IPAL, serta jaringan air bersih dan sanitasi. Perencanaan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah desa dalam menyusun dokumen tata ruang dan usulan program pembangunan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan memperkuat hasil perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan berkelanjutan.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN ESTABLISHING BIRRUL WALIDAIN ATTITUDE OF CLASS VIIA STUDENTS AT SMP N 2 KALIWIRO WONOSOBO Rafidah, Naila; Zuhdi, Ahmad; Lailiyah, Siti
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.4642

Abstract

This The aims of this study were (1) to find out the learning process of Islamic Religious Education for class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo; (2) Knowing the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosoo; (3) Knowing the implementation of Islamic Religious Education learning in the formation of the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo. In this study, qualitative research was used with the object of research namely PAI teachers, and class VIIA students, and student guardians of class VIIA. Collecting data using interview techniques, observation and documentation. The results of the study show that the learning process of Islamic Religious Education in class VIIA SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo has a target for students to have noble character, always in the way of Allah SWT, where all of this can be used as a provision to live in society. Even though the students' family backgrounds varied, the attitude of the class VIIA class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro could be said to be quite good. It has been proven that most of the class VIIA students can be devoted to their parents, and do not disobey the orders of their parents. And when the implementation of Islamic Religious Education learning takes place, the average student listens seriously and is already conducive during the learning process.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Ad-Diba Karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman AdhDiba'i Azizah, Nahdia Nur; Zuhdi, Ahmad; Linnaja, Ngatoillah
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1. Mengetahui isi dan kandungan Kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’i. 2. Untuk menganalisis konsep nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’I tentang sanjungan dan kemuliaan akhlak Rasulullah Saw. 3. Mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’i. Sehingga tidak hanya dijadikan sebagai lantunan syair atau nyanyi an shalawat, namun juga dapat dijadikan sebagai upaya pengembangan pendidikan karakter baik di lembaga pendidikan maupun di lingkungan masyarakat luas. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kepustakaan (Library Research), karena semua sumber yang dibutuhkan dan digali dari pustaka. Penelitian kepustakaan (Library Research) adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari peneliti terdahulu.
Pembelajaran Fikih Perempuan bagi Remaja Studi Kritis Kitab Risalatul Mahid Karya K.H. Masturah Ihsan amanah, yuni ulfah budi; Zuhdi, Ahmad; Rahman, Rifqi Aulia
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8196

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang bahwasanya masalah yang sering dihadapi remaja perempuan mengenai menstruasi dan mereka menganggap sepele permasalahan tersebut. Selain itu, sebagian remaja perempuan juga kebingungan dengan kesulitan memahami menstruasi baik pengertian menstruasi, waktu mmenstruasi, membedakan warna darah menstruasi serta hal-hal yang tida boleh dilakukan saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan mengapa banyak perempuan remaja yang kurang memahami mengenai haid dan bagaimana penjelasan tentang haid yang mudah dipahami di dalam kitab Risalatul Mahid. Penelitian ini merupakan studi penelitian kualitatif, sedangkan bentuk studi penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Deskripsi di dalam penelitian ini diharapkan mampu memaparkan apa yang menjadi penyebab perempuan remaja kurang memahami haid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan remaja perempuan memahami menstruasi dikarenakan beberapa fakor diantaranya kurangnya akses infromasi mengenai fikih perempuan, dan kurangnya pendidikan kesahatan reproduksi, serta kitab risalatul mahid memiliki relevansi dengan pembelajaran fikih perempuan.
STRATEGI GURU BIMBINGAN KONSELING MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 46 KERINCI: Strategi, Guru, Bimbingan, Konseling Zuhdi, Ahmad; Nurhalis; Mulyarti
Qawwam : The Leader's Writing Vol. 2 No. 1 (2021): June
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/qawwam.v2i1.84

Abstract

Artikel ini mengangkat judul “Strategi Guru Bimbingan Konseling Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SMP Negeri 46 Kerinci”. Penting kiprah seorang guru dalam membantu siswa mengatasi kesulitan atau hambatan ketika mengikuti pembelajaran serta perkembangannya, tentu sebagai pendidik dituntut memiliki pemahaman yang bijak dalam mengenal keluhan para siswanya, mengenali aspek-aspek potensi yang dimiliki dan kekurangan atau kelemahannya.
TIOLOGI ADAT DAN TRADISI PERNIKAHAN (BAKEJOI) PERSPEKTIF ISLAM DI RAWANG KOTA SUNGAI PENUH Zuhdi, Ahmad; Gusfitriani, Beti; Fitri, Melta Asrina; Mariani, Mimi; Paryadi, Paryadi
Qawwam : The Leader's Writing Vol. 4 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/qawwam.v4i1.234

Abstract

In the Sungaipuh and Kerinci communities, the term “Adat with Syarak, Syarak with Kitabullah” is known.This is a form of affirmation of the awareness of the people here who are familiar with adat, but adapt it to Islamic religious law. So that in every step of life, traditional processions are not abandoned as long as these steps do not deviate or violate Islamic religious provisions.This attachment to and blend of customs and religious provisions fills every stage of the life of the Hamparan Rawang people.One of the stages in the life of a human child is marriage. Getting married means ending the single period and entering a household with a life partner according to custom, religion and applicable regulations.
ETIOLOGY OF FAILURE OF QORI AND QORI'AH OF KERINCI DISTRICT IN MTQ EVENT Admizal, Iril; Zuhdi, Ahmad; Jalwis
Qawwam : The Leader's Writing Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/qawwam.v6i2.391

Abstract

The condition of the results of the MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) in Kerinci Regency, the achievements obtained are very worrying. In the Decree (SK) issued by the Council of Judges in 2023, Kerinci Regency is in the last position, namely in 10th position out of 10 districts and cities that take part in the MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) event. In the recitation branch competition, there are 8 group branches that are contested. Of the eight competitions in the recitation branch category, Kerinci Regency only managed to win two titles, and even then they were runners-up. The aim of this research is to improve the current condition of MTQ results, and the focus of this research is the causes and strategies to change the existing situation. The method used is field research by visiting the object to be studied directly to obtain data that is directly related to the discussion that will be discussed. There are several supporting factors that can improve MTQ performance, namely: first, training. It is needed to hone the skills of qori and qori'ah. Second, government support. Government support is needed both in terms of material and non-material. Third, completeness of facilities. Another supporting factor is that the facilities provided must be adequate so that qori and qori'ah can be comfortable in studying and honing their abilities in the art of reading the Koran. The conclusion is that the factors that cause the performance of Qori and Qori'ah in Kerinci Regency are in a very worrying condition, in fact for the last three years Kerinci Regency has been in the last rank, the cause is due to the lack of adequate facilities and infrastructure provided by the Kerinci Regency and the lack of attention from the government both on services to qori and qori'ah and lack of appreciation so that there is no strong motivation from qori and qori'ah.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Fiqih Kelas X di MAN 2 Wonosobo Khuluqi, Khusniatul; Zuhdi, Ahmad; Munawaroh, Hidayatu
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i3.84

Abstract

Pembaharuan kurikulum merupakan realita yang saat ini terjadi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Salah satunya Kurikulum Merdeka yang saat ini dikembangkan. Konsep merdeka belajar diprakarsai oleh Nadiem Makarim yang dapat menjadi solusi atau masalah yang selama ini dihadapi oleh guru. Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, penting bagi setiap pendidik dalam menekankan kebebasan, kemandirian, dan kreativitas peserta didik. Penting untuk memahami pendekatan penekanan tersebut dengan pembelajaran fiqih. Pembelajaran fiqih menjadi penting karena kemampuan seorang peserta didik dalam memahami dan belajar agama tidak hanya sekadar berkaitan dengan pemahaman saja. Dengan Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat membuat pelajaran fiqih lebih bisa dipahami dengan mudah dan lebih menyenangkan. Kurikulum Merdeka tidak hanya fokus pada pengembangan aspek kognitif, namun juga berfokus pada karakter siswa. Oleh karena itu, pada Kurikulum Merdeka terdapat unsur Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dengan adanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa diharapkan dapat memiliki karakter yang baik serta berperilaku sesuai jati diri bangsa Indonesia, yaitu sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) juga bertujuan agar siswa Indonesia dapat menjadi manusia yang unggul di abad ke-21. Tujuan penelitian ini untuk: 1) untuk mengetahui pembelajaran fiqih kelas X di Madrasah Aliyah Negeri 2 Wonosobo; 2) untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran fiqih kelas X di Madrasah Aliyah Negeri 2 Wonosobo; 3) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran fiqih kelas X di Madrasah Aliyah Negeri 2 Wonosobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana jenis penelitiannya bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi.
PENDEKATAN DAKWAH WASATHIYYAH FORUM DAKWAH PERBATASAN (FDP) DALAM PEMBINAAN SAUDARA BARU DI WILAYAH PERBATASAN ACEH Fakhri, Fakhri; Fairus, Fairus; Zuhdi, Ahmad
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17221

Abstract

Abstract: The coaching of converts to Islam has been an important aspect in the border areas of Aceh Province. This program is conducted considering that the region is prone to silting of faith, drug abuse and negative influence of foreign culture, which could affect the faith and aqidah (creed) of Muslim residing in the border area. This issue becomes the background of this study in an attempt to figure out the approaches of dakwa wasathiyyah (moderate) carried out by the organization of Forum Dakwah Perbatasan (FDP) in implementing its coaching programs for the converts to Islam in the border area. This study employed qualitative approach, in which interview and document analysis were used for collecting the data. The result of this study shows that Forum Dakwah Perbatasan (FDP) has performed the Dakwa fundamentally and consistently within the framework of Islam Wasathiyyah to the Muslim society in the border and remote areas of Aceh. The da’i (callers to Islam) of FDP performed the dakwa in accordance with their vision, that Islamic dakwa should be developed based on the tenets of Islam Wasathiyyah. Among the tenets of Dakwa Wasathiyyah conducted by the FDP are; tawazzun, tawasshut, i’tidal, tasamuh, musawah, syura ishlah, aulawiyah, and tathawwur wa ibtikar. While in implementing those dakwa programs, the FDP performed dakwa by using various approaches as follows: dakwa tauhid, social dakwa, transformative dakwa, and humanist dakwa. This study concluded that the FDP has greatly contributed and assisted in strengthening and coaching the aqidah of the converts to Islam in Aceh.Keywords: Dakwa Wasathiyyah; Forum Dakwah Perbatasan; Converts to Islam.Abstrak: Pembinaan saudara baru menjadi aspek penting di wilayah perbatasan Aceh. Mengingat kawasan tersebut rawan terjadinya pendangkalan akidah, peredaran narkoba dan pengaruh budaya asing yang dapat mempengaruhi keyakinan dan akidah umat Islam di perbatasan. Hal inilah yang menjadi latar belakang penelitian ini dengan tujuan untuk mengkaji tentang gambaran pendekatan dakwah Wasathiyyah yang dilaksanakan oleh Forum Dakwah Perbatasan (FDP) dalam pembinaan berbagai program terhadap saudara baru di perbatasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prinsipil dan komitmen Forum Dakwah Perbatasan (FDP) telah melakukan dakwah dalam kerangka Islam Wasathiyyah di kalangan umat Islam di perbatasan dan pedalaman Aceh. Para da'i Forum Dakwah Perbatasan (FDP) menjalankan dakwah sesuai dengan visinya di mana  dakwah Islam selayaknya dikembangkan dengan konsep Islam Wasathiyyah.Adapun prinsip -prinsip Dakwah Wasathiyyah yang dilakukan Forum Dakwah Perbatasan (FDP), sebagai berikut: tawazzun, tawasshut, i'tidal, tasamuh, musawah, syura ishlah, aulawiyah, dan tathawwur wa ibtikar. Dalam mengimplementasi program dakwah tersebut, Forum Dakwah Perbatasan (FDP) melakukan dakwah dalam berbagai pendekatan, di antaranya: dakwah tauhid, dakwah sosial, dakwah transformatif dan dakwah humanis. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Forum Dakwah Perbatasan (FDP) telah memberikan kontribusi dan andil besar terhadap penguatan dan pembinaan akidah saudara baru di perbatasan Aceh.Kata Kunci: Dakwah Wasathiyyah; Forum Dakwah Perbatasan; Saudara Baru.