p-Index From 2021 - 2026
9.961
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Journal of Food and Pharmaceutical Science SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ners Indonesia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Jurnal Kesehatan Komunitas Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia JKEP : Jurnal Keperawatan Jurnal Ners Jurnal Medika Hutama Indonesian Journal of Global Health research Health Care : Jurnal Kesehatan Unri Conference Series: Community Engagement Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Serulingmas Health Journal (SHJ) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Keperawatan Merdeka Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Medika Nusantara PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Jurnal Keperawatan Profesional Jurnal Smart Keperawatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Borneo Nursing Journal Jurnal Keperawatan Tropis Papua
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Online Multimedia Edukasi Berbasis Whatsapp Terhadap Koping Pada Pasien Kanker Stadium Lanjut Riga Opri Sandrelly; Nurul Huda; Erika Erika; Sri Wahyuni; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46690

Abstract

Advanced cancer patients have more complex problems. Education is one approach to support the care of advanced cancer patients. In the digital era, communication technology such as WhatsApp can be utilized as an effective means of education, given its ability to be accessed by various groups. The purpose of this study was to determine the effectiveness of WhatsApp-based online multimedia education on coping in advanced cancer patients. This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group research design. Sampling this study using purposive sampling with a total of 66 people consisting of 33 interventions and 33 controls. The intervention group received a WhatsApp-based educational intervention in the form of a module and was equipped with a telephone call from the researchers for follow-up conducted for 10 days. The measuring instrument used in this study was the Brief Cope questionnaire to measure coping. This study used dependent t-test as data analysis. Result showed a significant difference in mean coping PFC and EFC before and after intervention (p value = <0.001) in the experimental group, while for the control group there was no significant difference in the mean coping of PFC (p value = 0.317) and EFC (p value = 0.305). This study suggests that WhatsApp-based education can enhance coping in patients with advanced cancer. The importance of developing educational materials tailored to the needs of advanced cancer patients.
Pemberdayaan Keluarga Berbasis Family Centered Nursing Terhadap Kemandirian Keluarga dan Pasien Hipertensi : Naratif Literatur Review Susy Fitrianingsih; Agrina Agrina; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52413

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan nasional dengan tantangan pelaksanaan pengelolaan karena rendahnya kemandirian dan kepatuhan pasien. Pendekatan keperawatan yang berfokus pada pemberdayaan keluarga diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Jenis review yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan sintesis tematik. Pencarian artikel dilakukan pada rentang tahun 2015–2025. Metode studi ini meliputi identifikasi, seleksi, penilaian kritis menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI), dan sintesis tematik manual. Dari 524 artikel yang teridentifikasi, 10 studi kuasi-eksperimen memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Penilaian kualitas metodologi menggunakan JBI menunjukkan bukti beragam dengan skor rata-rata 7,7/10 (kategori high–moderate). Hasil sintesis menunjukkan bahwa FCN secara konsisten: (1) meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perubahan perilaku keluarga; (2) meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien pada dimensi fisik, psikologis, dan sosial; serta (3) membantu pengendalian tekanan darah melalui kepatuhan diet dan tindak lanjut berkelanjutan. FCN menempatkan keluarga sebagai sistem pendukung utama dan kolaborasi dengan kader memperkuat hasil intervensi. Implikasi praktis menunjukkan bahwa FCN layak diadopsi sebagai strategi intervensi keperawatan komunitas; diperlukan studi lanjutan (RCT dan pemantauan longitudinal) untuk menguji keberlanjutan efek
Potential Drug Interactions in Outpatients with Hypertension and Comorbid Type 2 Diabetes Mellitus at Arifin Achmad Regional General Hospital Riau Province Husnawati, Husnawati; Rusnedy, Rahmayati; Fadillah, Ma'isyatul; Zulfitri, Reni
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 14, No 1 (2026): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.26554

Abstract

Hypertension and diabetes mellitus are degenerative diseases that if not managed properly will lead to other disease complications. This condition can cause polypharmacy which has the potential to cause drug interactions. The purpose of this study is to determine the presence or absence of drug interactions used in the treatment of hypertension patients with comorbidities of type 2 diabetes mellitus at Arifin Achmad Hospital, Riau ProvinceThis study was conducted using a descriptive analysis design by collecting retrospective data. The samples are all outpatients diagnosed with hypertension and coexisting type 2 diabetes mellitus from January to December 2024 who met the inclusion criteria. The total sample in this study was 110 samples. In this study use one variable, drug interaction. The instrument used in this study was a patient’s medical record. The results obtained were analyzed descriptively with online media screening using Drugs.com and Medscape.com sites and textbook screening such as Stockley's Drug Information Handbook (DIH) Drug Interaction, 12th edition, 2019. The data obtained were analyzed descriptively using percentages. The results showed that there were 70 cases of potential drug interactions. The type of pharmacodynamic interaction was 100% and based on severity there were major interactions of 1,43%, moderate 92,86% and minor 5,71%. These findings indicate the potential for drug interactions in outpatients with hypertension and comorbid type 2 diabetes mellitus, particularly pharmacodynamic interactions.
Hubungan Gaya Hidup Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Wilayah Pesisir Kelurahan Meranti Pandak Alisia Oktaviani Marito Siahaan; Reni Zulfitri; Ari Pristiana Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.456

Abstract

Pendahuluan: Lansia mengalami proses penuaan yang berdampak pada perubahan biologis, psikologis, sosial, dan spiritual, sehingga memengaruhi kualitas hidup. Gaya hidup menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kualitas hidup yang baik. Tujuan: Mengetahui hubungan gaya hidup dengan kualitas hidup lansia di Wilayah Pesisir Kelurahan Meranti Pandak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 93 responden lansia yang dipilih dengan teknik Slovin. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner gaya hidup dan kualitas hidup lansia WHOQOL-OLD. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Mayoritas responden termasuk kategori usia elderly (60–74 tahun) sebesar 78,5%, berjenis kelamin perempuan 66,7%, lulusan pendidikan dasar 36,6%, dan tidak bekerja 46,2%. Sebanyak 54,8% lansia memiliki gaya hidup sehat, sementara 45,2% menjalani gaya hidup tidak sehat. Kualitas hidup lansia dikategorikan rendah (33,3%), sedang (22,6%), dan tinggi (44,1%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gaya hidup dengan kualitas hidup lansia (p value = 0,001). Kesimpulan: Lansia dengan gaya hidup sehat cenderung memiliki kualitas hidup tinggi, sementara lansia dengan gaya hidup tidak sehat lebih banyak berada pada kualitas hidup rendah. Hasil ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam memberikan edukasi dan pendampingan berkelanjutan terkait penerapan gaya hidup sehat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, khususnya di wilayah pesisir.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Personal Hygiene Lansia Dengan Risiko Demensia Ismi Amin; Reni Zulfitri; Aminatul Fitri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.612

Abstract

Pendahuluan: Demensia merupakan gangguan kognitif yang menyebabkan lansia kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan diri. Kondisi ini membuat lansia memerlukan perhatian serta dukungan dari keluarga dalam mempertahankan rutinitas personal hygiene. Dukungan keluarga dapat berupa membantu dalam menjaga kebersihan dan kerapian diri lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap personal hygiene lansia dengan risiko demensia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 94 lansia dengan risiko demensia yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner karakteristik responden, kuesioner dukungan keluarga, dan kuesioner personal hygiene. Analisis data menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil: Mayoritas lansia berusia 60–74 tahun sebanyak 77 responden (81,9%), berjenis kelamin perempuan 65 responden (69,1%), beragama Islam 88 responden (93,6%), berasal dari suku Minang 32 responden (34,0%), berpendidikan SD 49 responden (52,1%), tidak bekerja 73 responden (77,7%), status perkawinan telah menikah 67 responden (71,3%), menderita hipertensi 57 responden (60,6%), dan mengalami gangguan kognitif ringan 80 responden (85,1%). Mayoritas lansia memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 47 responden (50,0%) dan memiliki personal hygiene baik sebanyak 55 responden (58,5%). Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap personal hygiene pada lansia dengan risiko demensia (p-value 0,000) dengan kekuatan hubungan sangat kuat (r = 0,805) dan arah positif. Kesimpulan: Semakin baik dukungan keluarga, semakin baik personal hygiene lansia.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA Amanda Eflin Pradana; Reni Zulfitri; Nopriadi Nopriadi
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.225

Abstract

Penuaan yang terjadi pada lansia bisa berdampak pada kemunduran intelektual termasuk fungsi kognitif. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif pada lansia mengalami penurunan salah satunya dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada Februari-Juli 2021 di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Sampel penelitian sebanyak 100 responden yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan lansia berusia 60-74 tahun sebanyak 80%, berjenis kelamin perempuan sebanyak 58%, pendidikan terakhir sekolah dasar sebanyak 31%, status perkawinan menikah sebanyak 60%. Kategori untuk dukungan sosial teman sebaya positif sebanyak 67%, gangguan kognitif sebanyak 51%. Ada hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan fungsi kognitif pada lansia (p=0,047). Dukungan sosial teman sebaya dapat mempengaruhi terjadinya penurunan fungsi kognitif pada lansia. Saran bagi Puskesmas adalah untuk memberikan penambahan informasi melalui penyuluhan untuk mangajak lansia agar meningkatkan hubungan dukungan sosial antar teman sebaya agar fungsi kognitif berada dalam kondisi yang optimal.Aging in the elderly can impact intellectual decline, including cognitive function. Many factors can affect cognitive function in the elderly experiencing a decline, one of which is social support. This research aimed to determine the association between peer social support and the cognitive function of the elderly in the working area of Payung Sekaki Public Health Center. The design was descriptive correlation research with cross-sectional. The study was conducted in February-July 2021 in the Work Area of the Payung Sekaki Health Center, Pekanbaru City. The samples of the research were 100 respondents taken using cluster sampling. This research used a questionnaire, data analysis using chi-square. The result found that the samples between 60-74 years old were 80%, the female was 58%, primary school graduates was 31%, marital status married was 60%. The category for positive peer social support was 67%, impaired cognitive function was 51%. There is a relationship between peer social support and cognitive function in the elderly (p=0.047). Peer social support can affect the decline in cognitive function in the elderly. Suggestions for the health centre are to provide additional information through counseling to invite the elderly to improve social support relationships between peers so that cognitive function is in optimal condition. 
Effectiveness of Physical Exercise Program on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patients Kina Hutajulu; Bayhakki Bayhakki; Reni Zulfitri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5166

Abstract

Hypertension is a chronic disease, called the silent killer. WHO data shows that the number of people with hypertension continues to increase. In Riau Province, the prevalence of hypertension increased from 20.9% (2013) to 29.1% (2018). Hypertension will cause various complications such as encephalopathy, heart disease, hemorrhagic stroke, kidney failure, heart failure, and others. Action needs to be taken to reduce the increasing number of hypertension cases. Objective: This study examines the effectiveness of a physical exercise program in reducing blood pressure in hypertension patients at the Pangkalan Kuras II Health Center. Method: It used a pre-test and post-test experimental design involving 101 hypertensive patients, primarily aged 46-64 years (85.1%) and mostly female (86.14%). The program included walking three times a week and exercising twice a week for three weeks. Blood pressure was measured using a manual device. The majority of participants had grade II hypertension. Result: The Wilcoxon Signed Rank Test showed significant reductions in both systolic (4.72 mmHg) and diastolic (3.13 mmHg) blood pressure, with a p-value of 0.000. Conclusions: This numbers indicates that regular physical exercise, such as walking and exercise, effectively lowers blood pressure in hypertensive patients.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MEMBANGUN SINERGI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DENGAN BERSERI (BERAKSI SEHAT DI SRI MERANTI) Reni Zulfitri; Gusti Rendi; Syava Ardilawati; Firli Febriani; Aldis Nazarianti Rif'at; Nazhifah Hawadya Rahmadania; Alvia Annisa Rizalti; Mita Asmarani; Tarisa Lestari; Fauzia Maitullah; Wesita; Kuntum Rihadatul Aisyah; Pazmi Fajarwati; Melly Magdalena
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di RW 13 Kelurahan Sri Meranti akibat rendahnya praktik 3M Plus dan tingginya rumah positif jentik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga melalui penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan spray Pandawa (pandan–serai wangi) sebagai pengusir nyamuk alami, serta diskusi bersama Puskesmas Umban Sari. Kegiatan dilaksanakan pada 1 November 2025 dengan 15 peserta. Efektivitas penyuluhan dinilai menggunakan pre-test dan post-test berisi 10 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 92,66 menjadi 98,6, dan seluruh peserta mencapai kategori baik. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya pemahaman gejala, penularan, pencegahan DBD, serta penerapan perilaku 3M Plus. Dalam jangka panjang, intervensi ini diharapkan memperkuat upaya pemberantasan sarang nyamuk dan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih. Secara keseluruhan, penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap DBD.
PEMBERDAYAAN KADER DAN LANSIA DALAM MENGONTROL HIPERTENSI MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK SEHATI (SEHAT ATASI HIPERTENSI) Reni Zulfitri; Ari Pristiana Dewi; Puteri Dianti; Gusti Rendi; Mita Asmarani; Tarisa Lestari; Aldis Nazarianti Rif'at; Nazhifah Hawadya Rahmadania; Alvia Annisa Rizalti; Syava Ardilawati; Firli Febriani; Fauzia Maitullah; Wesita; Kuntum Rihadatul Aisyah; Pazmi Fajarwati; Melly Magdalena
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya stroke, gagal jantung, serta penyakit jantung koroner. Berdasarkan hasil pengkajian di RW 13 Kelurahan Sri Meranti, hipertensi menempati proporsi tertinggi yaitu 53,6%, dengan 33,3% di antaranya masih belum terkontrol. Kurangnya kepatuhan minum obat serta rendahnya partisipasi penderita hipertensi dalam kegiatan posyandu memperburuk kondisi ini. Kegiatan edukasi kesehatan “Hidup Sehat, Atasi Hipertensi” dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penderita hipertensi terkait pencegahan dan pengendalian tekanan darah tinggi. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi terapi rendam kaki dengan air serai, diskusi, serta pembentukan kelompok SEHATI sebagai wadah dukungan sosial. Sebanyak 19 peserta penderita hipertensi mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 87,9 (pre-test) menjadi 92,6 (post-test). Seluruh peserta (100%) mencapai kategori nilai baik setelah edukasi. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran penderita hipertensi tentang pengendalian penyakitnya. Namun demikian, perubahan perilaku jangka panjang masih memerlukan edukasi berkelanjutan serta dukungan keluarga dan lingkungan.
GAMBARAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA BERDASARKAN KLASIFIKASI HIPERTENSI PADA LANSIA DI MASYARAKAT Siska Afrilya Diartin; Reni Zulfitri; Erwin Erwin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Juli : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i2.864

Abstract

Interaksi sosial merupakan suatu aktifitas yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari menyangkut hubungan antara individu, antara kelompok, maupun antara individu dengan kelompok. Interaksi dapat terjadi apabila memiliki dua syarat yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal sistoliknya 140 mmHg dan diastoliknya lebih dari 90 mmHg. Salah satu resiko terbesar terkena hipertensi adalah lansia. Lansia dengan hipertensi juga berisiko mengalami gangguan interaksi sosial lansia, sehingga dapat menimbulkan kecemasan dan dapat berdampak terhadap kesehatan tentunya berpengaruh terhadap interaksi sosial lansia dengan hipertensi. Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriprif, bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi sosial lansia di masyarakat. Sampel penelitian adalah 94 responden menggunakan non probability sample dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil: mayoritas responden berusia 62 tahun (63,8%), dengaln sebalgialn besalr berjenis kelalmin perempualn sebalnyalk (75,5%), malyoritals lalnsial tidalk bekerjal sebalnyalk (86,2%) daln malyoritals tingkalt pendidikaln lalnsial SMAl sebalnyalk (43,6%) malyoritals lalnsial bersuku minalng sebalnyalk (38,3%), berdalsalrkaln staltus perkalwinaln malyoritals responden berstaltus menikalh sebalnyalk (54,7%). Berdalsalrkaln tekalnaln dalralh didalpaltkaln malyoritals lalnsial bertekalnaln dalralh deraljalt ll sebalnyalk (53,2%) dengaln lalmal menderital hipertensi malyoritals <5 talhun sebalnyalk (92,6%). Responden lalnsial hipertensi yalng mengallalmi interalksi sosiall malyoritals buruk yalitu sebalnyalk 49 oralng (52,1%), dan responden lalnsial hipertensi yalng mengallalmi interalksi sosiall berdalsalrkaln bentuk malyoritals buruk yalitu sebalnyalk 55 oralng (58,5%). Kesimpulan: Rata – rata lansia mengalami interaksi sosial yang buruk dengan kalsifikasi hipertensi derajat II.
Co-Authors Abda Abda Ade Dilaruri Adelia Septia Nanda Adipa, Muhammad Evan AFRIADI, PRISKA AFRIZAL AFRIZAL Agnes Novita Agrina Agrina Agrina &#039; Agrina . Agrina ., Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Agustina Anggraini Agustono Agustono Aldis Nazarianti Rif'at Alisia Oktaviani Marito Siahaan Almarinda Almarinda Alrasimah, Alrasimah Alvia Annisa Rizalti Amanda Eflin Pradana Aminatul Fitri Amir, Yufitriana Anisa Arrasy Shiddieqy Annisa Amelia Putri Anro Sayidi Ari Pristiana Dewi Arif Wira Dinata Arini, Intan Arneli Arneli Arneliwati Arni Nur Hidayah aziz, ari rahmat Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Dean Maulani, Magfira Defriman Djafri Derry Mertianda Desi Siswanty Devita, Yeni Dewi Liesnoor Setyowati Dianti, Puteri Didi Kurniawan Didi Kurniawan Dwi Agnes Fristantia Elisia Elfina Era Era Erika Erlin Youlandari Erwin Erwin Erwin Erwin Fadillah, Ma'isyatul Fathra Annis Nauli Fauzia Maitullah Fauziah Irwan Febriana - Sabrian fika Sari Fina Aryani, Fina Firli Febriani Fitra Ramadhan Gamya Tri Utami Gusti Rendi Hardisman Hellena Deli Herlina Herlina &#039; Herlina . Herlina . Herlina Herlina Hunafa, Zahra Husnawati Husnawati Husnawati Hutajulu, Kina Iluas Syafarilla Indriati, Ganis Irvanda Yuris, Rio Ismi Amin Jhodi Ibrahim Jumaini, Jumaini Khairatul Husnia Kina Hutajulu Kuntum Rihadatul Aisyah Lestari, Nita Yulidia Lily Herlinah Maria Tobing, May Ave Marlin, Wulan Fauziyah Maya Safitri Mega Sartika Lumbantoruan Melly Magdalena Melvanriz Fahlevi Misrawati Misrawati Mita Asmarani Muhammad Farhan Aswan Muji Basailin Nakhlah, Fidela Nazhifah Hawadya Rahmadania Nengsih, Devi Kemalasari Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novia Sartika Nur Afifah Yusfika Nur Annisa Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurhayati Nurul Huda Nurul Izzah Hesyana Nur’aina Nur’aina Pazmi Fajarwati Pegi Melati Pratiwi Afriani Hamid Pratiwi Gasril Rahimulyani, Ranny Ratih Pratiwi Razana - Hijani Regina Dirgahayu Putri Reshalia, Reshalia Ressy Herlia Ridho Kurniawan Riga Opri Sandrelly Riri Novayelinda Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rusnedy, Rahmayati Rustam, Musfardi Safri Safri Salsa Destri Yolanda Sari, Vera Permata Sari, Wahyu Firman Septi Muharni Setiawan, Afdi Siska Afrilya Diartin Siska Afrilya Diartin Siswahyudianto Siti Hafizhah Rahmah Sofiana Nurchayati Sri Utami Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephanie Dwi Guna Susy Fitrianingsih Syava Ardilawati Tampubolon, Masrina Munawarah Tarisa Lestari Tasya Darmatatya Tasya Putri Widyastika Tilla, Marda Triwahyuni, Lina Tsuraya, Mona Tuti Haryani Veny Elita Wan Nishfa Dewi Wasisto Utomo Wesita Widia Lestari Yeni Rahmah Yeni Yarnita Yesi Hasneli N Yuhani Diasih Yulan Weldiani Yulia Irvani Dewi Yulita Yulita, Yulita Yumiati Zukhra, Ririn Muthia