p-Index From 2021 - 2026
9.894
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Journal of Food and Pharmaceutical Science SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ners Indonesia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Jurnal Kesehatan Komunitas Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Ners Jurnal Medika Hutama Indonesian Journal of Global Health research Health Care : Jurnal Kesehatan Unri Conference Series: Community Engagement Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Serulingmas Health Journal (SHJ) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Keperawatan Merdeka Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Medika Nusantara PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Jurnal Keperawatan Profesional Jurnal Smart Keperawatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Borneo Nursing Journal Jurnal Keperawatan Tropis Papua
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER DALAM MANAJEMEN PENATALAKSANAAN PENYAKIT KRONIS LANSIA Reni Zulfitri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.163

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pelayanan kesehatan primer dalam manajemen penatalaksanaan penyakit kronis pada lansia di Indonesia. Metode yang digunakan adalah content analysis dengan melakukan penelusuran literature review secara terintegrasi dari berbagai sumber, baik dalam bentuk jurnal maupun buku teks dari tahun 2004 sampai 2013 tingkat nasional maupun internasional. Hasil literature review menguraikan bahwa fokus kebijakan pelayanan kesehatan primer harus bersifat holistik (mencakup aspek Bio, psikososial, dan spiritual) dan komprehensif (mencakup upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif), mulai di tingkat individu, keluarga, kelompok ataupun di tingkat masyarakat. Beberapa pendekatan yang harus dijalankan adalah menyediakan pelayanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat, seperti: Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) induk dan pembantu, Posbindu lansia, dan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) lainnya dengan kegiatan yang bervariasi. Bentuk upaya yang dapat dilakukan adalah: pendidikan kesehatan, deteksi dini, memandirikan masyarakat khususnya keluarga melalui strategi empowerment, partnership, dan manajemen pembiayaan yang efektif. Kesimpulannya adalah kebijakan pelayanan kesehatan primer harus bersifat holistik dan komprehensif, terjangkau, dan dalam upaya meningkatkan kemandirian lansia dan keluarga.Kata Kunci: Kebijakan, Pelayanan kesehatan primer, Penatalaksanaan, Penyakit kronis, Lanjut usia
Hubungan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual dengan Kesepian pada Lansia di PSTW Khusnul Khotimah Adelia Septia Nanda; Reni Zulfitri; Agrina
Jurnal SMART Keperawatan Vol. 12 No. 2: DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/swye5v87

Abstract

Introduction: Elderly undergo an aging process that causes changes across the board. Good emotional and spiritual intelligence helps elderly determine the direction and adapt to change so that they do not experience loneliness. Objective: This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and spiritual intelligence with loneliness in elderly. Method: This research is quantitative using descriptive correlation and cross-sectional approaches. The research sample was 52 elderly people using purposive sampling technique. The instruments used in this study are Wong and Law Emotional Intelligence (WLEIS), Spiritual Intelligence Self Report Inventory (SISRI), University of California Los Angeles Loneliness scale version 3. The chi squares test statistical technique used for data analysis. Result: The majority of the elderly have high emotional intelligence 36 (69.2%), have high spiritual intelligence 33 (36.5%), and elderly did not experience loneliness 25 elderly people (48.1%). There was a significant relationship between emotional intelligence and spiritual intelligence with loneliness in elderly with a p-value of 0.00 < 0.05. Conclusion: Emotional intelligence and spiritual intelligence have a significant relationship with loneliness in the elderly. Increasing the emotional intelligence and spiritual intelligence of the elderly can reduce the loneliness felt by the elderly.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Tingkat Kesepian Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Nengsih, Devi Kemalasari; Zulfitri, Reni; Annis Nauli, Fathra
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1391

Abstract

Background: Peer social support is a factor in loneliness in the elderly. Purpose: This study aims to determine the relationship between peer social support and the level of loneliness in the elderly in the Payung Sekaki Health Center WorkingArea. Methods: This research uses a descriptive correlation design and a cross sectional approach. The research sample was 100 respondents taken using accidental sampling technique. The questionnaire used for loneliness is the UCLA(University of California Los Angeles) translation of the Loneliness Scale Version 3 and The Social Provision Scale (SPS) for measuring peer social support and has been tested as valid and reliable. Results: The research results showed that of the 100 respondents, 53% of the elderly were female, 81% were aged 60-74, 28% had an elementary school education, 55% had a married status and 75% had a type of work not working/retired. The category for peer social support is positive peer social support at 69% with the elderly receiving attachment social support and opportunity of nurturance at 88%, the category for loneliness level is low loneliness at 51% with low emotional loneliness and low social loneliness at 57% and 80%. The results of statistical tests (Chi- square) show that there is a relationship between social support from peers and the level of loneliness in the elderly with p value (0.022) < α (0.05). Conclusion: Peer social support is related to the level of loneliness in the elderly. Suggestion: It is recommended that all related parties increase promotive and preventive efforts in reducing loneliness inthe elderly by empowering peers. Keywords: elderly, loneliness, peer social support
Independent Community Empowerment Program to Address Non-Communicable Disease Problems in Coastal Areas of Pekanbaru City Herlina; Zulfitri, Reni; Agrina; Arneliwati; Nopriadi; Dwiguna, Stephanie; Aziz, Ari Rahmat; Nurhayati; Hunafa, Zahra
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v2i2.219

Abstract

The purpose of this community service is to make efforts to prevent the spread of non-communicable diseases.   The formulation of the problem in this study is how to conduct early detection (screening) of health, how to increase the knowledge and ability of the Sri Meranti Village Community in overcoming non-communicable disease health problems, and how to empower the community in overcoming and preventing NCD problems that occur at home or in the neighborhood. The research method used is the prevention method by providing education related to what non-communicable diseases are and how to prevent them. The results obtained were an increase in community knowledge related to non-communicable diseases worth 31.41. It is hoped that this program, which has shown success, can be continued so that the number of non-communicable diseases can decrease in the community.
Perbedaan Perilaku Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil di Area Urban dengan Area Rural Tampubolon, Masrina Munawarah; Marlin, Wulan Fauziyah; Zulfitri, Reni; Tampubolon, Nurhannifah Rizky
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2024
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v5i2.5656

Abstract

Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini terutama oleh ibu hamil. Perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil dipengaruhi oleh faktor seperti akses layanan kesehatan, kondisi sosial ekonomi, pengetahuan dan edukasi serta sanitasi dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil di area urban dan rural. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif. Jumlah total populasi ibu hamil dari kedua kecamatan adalah 649 orang. Sampel dihitung berdasarkan rumus Slovin dan dipilih dengan teknik purpossive sampling kriteria inklusi ibu hamil memasuki trimester dua dan kriteria eksklusi ibu hamil dengan komplikasi dan gangguan mental. Total responden adalah 148 orang terdiri dari 66 responden dari Kecamatan Lima Puluh Kota dan 82 responden dari Kecamatan Lubuk Dalam. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat yaitu uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan responden mayoritas berumur 20-35 tahun, usia kehamilan pada trimester 2, pekerjaan IRT, pendidikan SMA/SMK, memiliki jumlah anak 0-3, penghasilan 3-5 juta, dan memiliki keluarga perokok terutama suami. Perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil, pada area urban secara keseluruhan tergolong cukup (75%), sedangkan pada areal rural tergolong baik (66,3%). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil pada area urban dan rural.
GAMBARAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA PASIEN LANJUT USIA (LANSIA) YANG DIRAWAT AFRIADI, PRISKA; Zulfitri, Reni; Rustam, Musfardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31143

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok usia yang cenderung mengalami berbagai macam masalah kesehatan dan membutuhkan perawatan. lansia yang dirawat cenderung mengalami permasalahan pada psikologis seperti cemas, stress, sensitif, putus asa maupun depresi. komunikasi terapeutik sangat membantu dan mempunyai dampak positif terhadap kondisi lansia dengan berbagai macam masalah psikologis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian adalah 82 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian yang telah dilakukan di ruangan rawat inap medikal RSUD Arifin Achmad menggambarkan komunikasi terapeutik perawat pada lanjut usia (lansia) dirawat inap untuk tahap orientasi hampir mendekati pada kategori tidak terapeutik yaitu sebanyak 34 responden (41,5%), pada tahap kerja juga hampir mendekati pada kategori tidak terapeutik yaitu 37 responden (45,1%). Sedangkan pada tahap terminasi imbang antara kategori terapeutik sebanyak 41 responden (50,0%) dan kategori tidak terapeutik sebanyak 41 responden (50,0%). Kesimpulannya komunikasi terapeutik perawat pada lanjut usia (lansia) dirawat inap hampir berimbang antara kategori komunikasi terapeutik dan komunikasi tidak teraupetik sehingga ini menjadi catatan penting untuk bahan evaluasi bagi Rumah Sakit Arifin Achmad Provinsi Riau dalam meningkatkan komunikasi terapeutik pada lansia.
Hubungan Kualitas Relasi Ayah-Anak dengan Kecerdasan Emosional pada Remaja Siti Hafizhah Rahmah; Arneliwati; Reni Zulfitri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i2.8722

Abstract

The quality of the father-child relationship is related to the adolescent’s emotional intelligence, especially when facing the challenges of physical and emotional development during adolescence. This research aims to determine the relationship between the quality of the father-child relationship and emotional intelligence in adolescents. This research method is a quantitative descriptive correlation with the cross-sectional approach. The research was conducted at SMAN 2 Rengat with 129 respondents using a purposive sampling technique. The analysis used was univariate analysis with frequency distribution and bivariate analysis using the Spearman rank correlation statistical test. The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents were in the 16-year age range (68.2%), female (51.2%), had high-quality father-child relationships (34.1%), and had moderate emotional intelligence (34.9%). The bivariate analysis results using the Spearman rank correlation statistical test found a significance level of 0.000 with a correlation coefficient of 0.598. This research concludes that the quality of the father-child relationships has a positive significant relationship with emotional intelligence in adolescents, meaning that the higher the quality of the father-child relationship, the higher the emotional intelligence in adolescents. Fathers and adolescent children can build and maintain a quality relationship to support the adolescent's emotional intelligence.
Literature Riview Efektifitas Program Konseling Ibu Hamil dan Keluarga Terhadap Tindakan Pencegahan Resiko Tinggi Pada Kehamilan Tuti Haryani; Erika Erika; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.39883

Abstract

Program pembangunan kesehatan di Indonesia masih di prioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan khususnya pada kelompok rentan yang salah satunya adalah kelompok ibu. Ibu adalah sosok yang melahirkan dan mengantarkan generasi penerus bangsa menjadi manusia yang berguna bagi negara. Pengelolaan kehamilan yang baik pada ibu sejak masa pertama kehamilan dapat mencegah terjadinya Angka Kematian Ibu (AKI). Salah satu cara yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu hamil adalah dilakukannya komunikasi efektif melalui promosi kesehatan dengan cara konseling. Konseling dapat mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku ibu hamil dalam keteraturan kunjungan ANC dan mengenali tanda-tanda bahaya pada kehamilan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh program konseling ibu hamil dalam keluarga terhadap kunjungan antenatal care dan perilaku pencegahan resiko tinggi dalam kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature. Artikel yang diambil dari tahun 2018 sampai tahun 2023 untuk mengetahui pengaruh program konseling terhadap kunjungan ANC dan perilaku pencegahan resiko tinggi dalam kehamilan. Kata kunci dalam mencari jurnal “ Konseling, Ibu Hamil, antenatal care, Perilaku,Resiko Tinggi Kehamilan” dengan kata kunci bantu “ AND dan OR”. Kriteria yang menjadi literature adalah full text, Bahasa Indonesia, terdapat kata kunci tersebut. Ditemukan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria. Berdasarkan artikel yang ditemukan, konseling dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu dalam mengetahui secara dini tanda bahaya dalam kehamilan guna menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Kesimpulan program konseling dapat meningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu hamil dalam mencegah terjadinya resiko tinggi pada kehamilan.
Upaya dalam Menurunkan Gejala Hot Flashes pada Wanita Menopause: Literatur Review Almarinda Almarinda; Widia Lestari; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44806

Abstract

Menopause terjadi akibat penurunan jumlah folikel dan sel granulosa ovarium, yang menyebabkan turunnya produksi estradiol dan inhibin, meningkatkan kadar FSH dan LH, mengganggu poros hipotalamus-hipofisis-ovarium, serta mengakibatkan gangguan endometrium hingga berhentinya menstruasi secara permanen. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya dalam menurunkan gejala hot flashes pada wanita menopause. Metode basis data yang digunakan meliputi PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah upaya dalam menurunkan gejala hot flashes pada wanita menopause. Sebanyak 5 artikel diperoleh dari hasil pencarian literatur. Artikel yang ditemukan disaring menggunakan kerangka PICO dan metode CRAAP. Berdasarkan hasil pencarian dan analisis artikel terdahulu, ditemukan lima artikel serta empat jenis intervensi yang bertujuan untuk mengurangi gejala hot flashes pada wanita menopause. Intervensi-intervensi ini dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok utama, yaitu berfokus pada aktivitas fisik (senam aerobic low impact dan senam lansia) dan intervensi berbasis diet (ekstrak kudzu flower-mandarin peel) dan pengaruh susu kedelai). Empat intervensi senam aerobik, senam lansia, ekstrak kudzu flower-mandarin peel (KM), dan susu kedelai memiliki efektivitas dalam mengurangi gejala hot flashes pada wanita menopause melalui pendekatan aktivitas fisik maupun intervensi berbasis diet yang berperan dalam meningkatkan fungsi termoregulator hipotalamus, menstabilkan kadar hormon, serta memperbaiki aspek fisik, psikologis, dan metabolik tubuh.
Efektivitas Metode Komunikasi Antar Pribadi (KAP) dalam Meningkatkan Perubahan Perilaku Ibu dalam Penanganan Stunting pada Balita: Sebuah Tinjauan Literatur Desi Siswanty; Erika Erika; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46617

Abstract

Abstract Stunting in toddlers is a health problem with long-term effects on child growth and development. The Interpersonal Communication (IPC) approach is believed to improve mothers' understanding and behavioral change in managing stunting. This study aimed to review the effectiveness of the IPC method in influencing maternal behavior regarding stunting management. The method used was a literature review by searching scientific articles from ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar databases. A total of 11 relevant articles from countries such as Ethiopia, Tanzania, Afghanistan, and Indonesia were analyzed to evaluate the impact of IPC interventions. The findings indicate that IPC is effective in enhancing knowledge, compliance, and positive maternal behavior towards nutrition and child care practices. The success of IPC is influenced by communication quality, trust between communicator and communicant, and message relevance. In conclusion, IPC is a potentially effective strategy to support stunting intervention programs, especially by strengthening mothers’ roles in child nutrition care. Keywords: Stunting, Interpersonal Communication, Maternal Behavior, Child Nutrition, Prevention
Co-Authors Abda Abda Ade Dilaruri Adelia Septia Nanda Adipa, Muhammad Evan AFRIADI, PRISKA AFRIZAL AFRIZAL Agnes Novita Agrina Agrina Agrina &#039; Agrina . Agrina ., Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Agustina Anggraini Agustono Agustono Aldis Nazarianti Rif'at Alisia Oktaviani Marito Siahaan Almarinda Almarinda Alrasimah, Alrasimah Alvia Annisa Rizalti Amanda Eflin Pradana Aminatul Fitri Amir, Yufitriana Anisa Arrasy Shiddieqy Annisa Amelia Putri Anro Sayidi Ari Pristiana Dewi Arif Wira Dinata Arini, Intan Arneli Arneli Arneliwati Arni Nur Hidayah aziz, ari rahmat Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Dean Maulani, Magfira Defriman Djafri Derry Mertianda Desi Siswanty Devita, Yeni Dewi Liesnoor Setyowati Didi Kurniawan Didi Kurniawan Dwi Agnes Fristantia Elisia Elfina Era Era Erika Erlin Youlandari Erwin Erwin Erwin Erwin Fadillah, Ma'isyatul Fathra Annis Nauli Fauzia Maitullah Fauziah Irwan Febriana - Sabrian fika Sari Fina Aryani, Fina Firli Febriani Fitra Ramadhan Gamya Tri Utami Gusti Rendi Hardisman Hellena Deli Herlina Herlina &#039; Herlina . Herlina . Herlina Herlina Hunafa, Zahra Husnawati Husnawati Husnawati Hutajulu, Kina Iluas Syafarilla Indriati, Ganis Irvanda Yuris, Rio Ismi Amin Jhodi Ibrahim Jumaini, Jumaini Khairatul Husnia Kina Hutajulu Kuntum Rihadatul Aisyah Lestari, Nita Yulidia Lily Herlinah Maria Tobing, May Ave Marlin, Wulan Fauziyah Maya Safitri Mega Sartika Lumbantoruan Melly Magdalena Melvanriz Fahlevi Misrawati Misrawati Mita Asmarani Muhammad Farhan Aswan Muji Basailin Nakhlah, Fidela Nazhifah Hawadya Rahmadania Nengsih, Devi Kemalasari Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novia Sartika Nur Afifah Yusfika Nur Annisa Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurhayati Nurul Huda Nurul Izzah Hesyana Nur’aina Nur’aina Pazmi Fajarwati Pegi Melati Pratiwi Afriani Hamid Pratiwi Gasril Puteri Dianti Rahimulyani, Ranny Ratih Pratiwi Razana - Hijani Regina Dirgahayu Putri Reshalia, Reshalia Ressy Herlia Ridho Kurniawan Riga Opri Sandrelly Riri Novayelinda Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rusnedy, Rahmayati Rustam, Musfardi Safri Safri Salsa Destri Yolanda Sari, Vera Permata Sari, Wahyu Firman Septi Muharni Setiawan, Afdi Siska Afrilya Diartin Siska Afrilya Diartin Siswahyudianto Siti Hafizhah Rahmah Sofiana Nurchayati Sri Utami Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephanie Dwi Guna Susy Fitrianingsih Syava Ardilawati Tampubolon, Masrina Munawarah Tarisa Lestari Tasya Darmatatya Tasya Putri Widyastika Tilla, Marda Triwahyuni, Lina Tsuraya, Mona Tuti Haryani Veny Elita Wan Nishfa Dewi Wasisto Utomo Wesita Widia Lestari Yeni Rahmah Yeni Yarnita Yesi Hasneli N Yuhani Diasih Yulan Weldiani Yulia Irvani Dewi Yulita Yulita, Yulita Yumiati Zukhra, Ririn Muthia