Yurika Sastyarina
Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian “Farmaka Tropis”, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Identifikasi Metabolit Sekunder Air Seduhan Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dan Bawang Dayak (Sisyrinchium palmifolium L.) yang Berpotensi sebagai Inhibitor ?-Glukosidase: Identification of Secondary Metabolites of Kelor Leaf (Moringa oleifera Lam.) and Dayak Onion (Sisyrinchium palmifolium L.) Steeping Water Which Have Potential as Inhibitor ?-Glucosidase M. Khalid Akbar; Hajrah Hajrah; Yurika Sastyarina
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 15 (2022): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Proc. Mul. Pharm. Conf.)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v15i1.627

Abstract

Uji Aktivitas Antioksidan dari Sari Rebusan Daun Kersen (Muntingia calabura L.) dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrasil): Antioxidant Activity Test of Kersen Leaf Extract (Muntingia calabura L.) with DPPH Method (1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) Wahyu Trimadianti; Muhammad Faisal; Yurika Sastyarina
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 15 (2022): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Proc. Mul. Pharm. Conf.)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v15i1.640

Abstract

Studi Literatur: Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) Menggunakan Metode 2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH): Literature Study: Antioxidant Activity Test of Red Ginger Extract (Zingiber officinale var. Rubrum) using the 2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl DPPH method Khusnul Khatimah Rukhayyah; Andi Tenri Kawareng; Yurika Sastyarina
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 15 (2022): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Proc. Mul. Pharm. Conf.)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v15i1.648

Abstract

Kajian Literatur: Aktivitas Ekstrak Etanol dari Tanaman Obat sebagai Peluruh Kalsium Batu Ginjal Secara In Vitro: Literature Review: Activity of Extract Ethanol from Medicinal Plants as Anticalculi by In Vitro Rifaldy Rahmadillah; Sabaniah Indjar Gama; Yurika Sastyarina
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 15 (2022): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Proc. Mul. Pharm. Conf.)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v15i1.649

Abstract

Aktivitas Antioksidan Kombinasi Sari Daun Ketapang (Terminalia Catappa) dan Rimpang Jahe (Zingiber Officinale): Antioxidant Activity Combination of Ketapang Leaf Extract (Terminalia Catappa) and Ginger Rhizome (Zingiber Officinale) Hanny Chynthia Vehrawati; Nurul Fitriani; Yurika Sastyarina
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 16 (2022): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v16i1.663

Abstract

Daun ketapang merupakan tanaman yang memiliki antioksidan yang sangat tinggi namun belum termanfaatkan dengan baik. Selain ketapang, jahe juga diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi. Meski begitu, tanaman kedua ini memiliki antioksidan sekunder yang berbeda jenis dan belum ada penelitian aktivitas antioksidan sari segar dari tanaman kedua ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan sari daun ketapang dan sari rimpang jahe. Metode yang dilakukan yaitu pengumpulan sampel, sortasi, pembuatan sari, pembelian antara ampas dan sari, dan pembuatan sampel kombinasi ketapang dan jahe, pembuatan larutan induk 10.000 ppm, pembuatan seri konsentrasi 100, 200, 400, 800, dan 1.600 ppm , pembuatan larutan DPPH dan dilakukan uji menggunakan spektrofotometer uv-vis. Hasil yang diperoleh adalah Aktivitas antioksidan sari daun ketapang > sari jahe, Aktivitas antioksidan kombinasi Ketapang dan jahe 2:1 memperoleh nilai IC50 164 ppm, 1:1 memperoleh 640 ppm, dan 1:2 memperoleh 1161 ppm, dan penambahan jahe dapat menurunkan aktivitas antioksidan sari daun ketapang secara signifikan. Hal ini menujukkan aktivitas antioksidan sari daun ketapang dan rimpang jahe memiliki aktivitas yang sangat kecil, dan kombinasi daun ketapang dan rimpang jahe dapat menurunkan aktivitas antioksidan dibanding sari tunggal.
Persepsi Mahasiswa terhadap Platform Diabestie pada Pembelajaran Penyakit Diabetes Mata Kuliah PBL (Problem Based Learning) Pelayanan Kefarmasian Komunitas Asti Rahayu; Dewi Perwito Sari; Asri Wido Mukti; Ira Purbosari; Prisma Trida Hardani; Intan Ayu Kusuma Pramushinta; Nina Hidayatunnikmah; Rizal Adi Saputra; Muhamad Handoyo Sahumena; Yurika Sastyarina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.11125

Abstract

Pembelajaran jarak jauh di perguruan tinggi memberikan tantangan baru karena banyak konflik terkait dengan penggunaan teknologi, pedagogi, media dan proses pendidikan dan pembelajaran pendidikan tinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan kuesioner. Hasil dibuat berdasarkan penelitian ini bahwa mahasiswa sepakat menggunakan aplikasi Diabestie untuk mata kuliah pelayanan kefarmasian komunitas berbasis Problem Based Learning (PBL) prodi S1 Farmasi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Persepsi mahasiswa terkait aspek pemanfaatan aplikasi Diabestie, meliputi aspek kemudahan untuk memahami aplikasi Diabestie sebesar 87,11%, aspek aksesabilitas aplikasi Diabestie dalam penggunaan sehari-hari sebesar 87,11%, aspek desain yang atraktif dan menarik pada aplikasi Diabestie sebesar 87,56%, aspek efisiensi waktu dalam pemanfaatan aplikasi Diabestie sebesar 82,67%, aspek kesukaan saat menggunakan Diabestie sebesar 84,4%. Tujuan pembelajaran pelayanan farmasi diabetes adalah untuk mencapai hasil akhir, dengan dukungan lingkungan belajar dari platform diabetes, sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan dan hasil akhir pembelajaran, serta efektivitas pembelajaran yang baik.
PROFILE OF PREDIABETES IN PRODUCTIVE AGE Asri Wido Mukti; Dewi Perwito Sari; Prisma Trida Hardani; Asti Rahayu; Nina Hidayatunnikmah; Yurika Sastyarina; Muhamad Handoyo Sahumena; Ira Purbosari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17156

Abstract

Prediabetes adalah keadaan yang ditandai dengan gangguan glukosa puasa atau gangguan toleransi glukosa. Indonesia menduduki peringkat ke tujuh di dunia dengan jumlah penduduk diabetes tertinggi. Di seluruh dunia, ada lebih dari 400 juta orang dengan prediabetes dan proyeksi menunjukkan bahwa lebih dari 470 juta orang akan mengalami prediabetes pada tahun 2030. Estimasi handal yang berkelanjutan diperlukan untuk merencanakan program pencegahan dan pengobatan yang efektif untuk manajemen diabetes secara nasional untuk menurunkan angka tersebut khususnya pada masyakat usia produktif. Kebaruan penelitian ini menganalisis profil prediabetes pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran terkait tingkat prediabetes pada usia produktif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis deskriptif. Responden yang diambil sebagai sampel yaitu pria maupun wanita dengan usia produktif (15-64 tahun) di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang yang bersedia mengisi kuesioner yang meliputi nama, umur, tingkat pendidikan, nilai gula darah acak, tekanan darah, berat badan, tinggi badan, ada tidaknya Riwayat diabetes dalam keluarga dan frekuensi aktivitas fisik yang dilakukan. Data yang terkumpul diolah untuk mendapatkan nilai/skor prediabetes dengan bantuan website CDC untuk mendapatkan nilai / skor prediabetes.  Berdasarkan hasil survey langsung terhadap 101 responden dapat disimpulkan bahwa dari ke enam parameter penentu pre diabetes (usia, jenis kelamin, tekanan darah, BMI, dan Riwayat keluarga) maka dari 101 responden usia produktif sebanyak 92,1% responden memiliki resiko rendah pre diabetes dan 7,9% memiliki resiko tinggi prediabetes. Kata kunci: Diabetes; Gula Darah; Prediabetes; Usia Produktif.  AbstractPrediabetes is a condition characterized by impaired fasting glucose or impaired glucose tolerance. Indonesia is ranked seventh in the world with the highest number of diabetics. Worldwide, there are more than 400 million people with prediabetes and projections show that more than 470 million people will have prediabetes by 2030. Reliable estimates are useful for planning effective prevention and treatment programs for diabetes management nationwide to reduce this number especially in people of working age. Therefore, this study aims to provide an overview regarding the level of prediabetes in productive age. This research is an observational study with descriptive analysis. Respondents who met these criteria filled out a questionnaire which included name, age, level of education, random blood sugar values, blood pressure, weight, height, no history of diabetes in the family and the frequency of physical activity carried out. The collected data is processed to obtain prediabetes values/scores with the help of the CDC website to obtain prediabetes values/scores. Based on the results of a survey of 101 respondents collected. Based on the research above, it can be concluded that of the six parameters (age, sex, blood pressure, BMI, and family history) determinants of pre-diabetes, 92.1% of 101 respondents had a low risk of pre-diabetes and 7.9% had a low risk of developing pre-diabetes. Keywords: Diabetes; Blood Glucose; Prediabetes; Productive Age.
Co-Authors Abdul Mutalib Adinda Niti Meilaningrum Aditya Fridayanti Amalia Srikurniawati Ameilia Rachmadianty Andi Tenri Kawareng Angga Cipta Narsa Aprilia Wulandari Arsyik Ibrahim Asri Wido Mukti Asti Rahayu Asti Rahayu Aulia Alfath Rahmawati Ayida Mawarda Cindy Puspita Perdana Cyntia Bella Anggraini Dewi Mayasari Dewi Perwito Sari Dewi Rahmawati Dhea Amanda Sabilla Fauzi Enggar Wijayanti Erwin Samsul Febrina Mahmudah Fidhia Rara Lande Fika Aryati Fika Aryati Fitriani Miranda Ganjar Firmansyah Hadi Kuncoro Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hanny Chynthia Vehrawati Hardani, Prisma Trida Herman Herman Hidayatunnikmah, Nina Intan Ayu Kusuma Pramushinta Irmayanti Irwan Islamudin Ahmad Istnaini Reiza Fatimah Jaka Fadraersada Junaidi Khotib Khusnul Khatimah Rukhayyah Lisna Meylina M. Arifuddin M. Khalid Akbar Mahfuzun Bone Martalena Ramli Maulidya Maulidya Miranda Aurora Pratiwi Mirhansyah Ardana Mirhansyah Ardana Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Faisal Muhammad Yusuf Mutiara Citra Refordayanti Nanda Uswatun Hasanah Novita Eka Kartab Putri Novita Eka Kartab Putri Nur Amiiroh Isyraqi Nur Aprilianti Nur Mita Nurul Fitriani Purbosari, Ira R. Ukun M.S. Soedjanaatmadja Rahmadani, Agung Ridha Siti Ruhama Rifaldy Rahmadillah Riska Novianti Rizal Adi Saputra Rizki Noor Amelia Sari, Dewi Perwito Shofia Siza Maulidia Sri Lestari Sukardiman Tanti Dwi Gunawati Tri Woro Widyanti Triani Yastuti Kuling Wa Ode Rungaya Ningsih Komala Wahyu Trimadianti Wahyu Widayat Yoni Miftahun Nafsiyah Agustin Yuspian Nur Yustika Rahayu Zuhrotun Nafisah