Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Proksimat Cookies dari Tepung Sukun (Artocarpus altilis) dan Tepung Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus): Proximate Analysis of Cookies from Breadfruit Flour (Artocarpus altilis) and Red Dragon Fruit Flour (Hylocereus polyrhizus) Putri Diah Wulandari; Andi Tenri Kawareng; Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. SE-1 (2023): Spesial Edition J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5iSE-1.2052

Abstract

The prevalence of diabetes mellitus in Indonesia has increased from year to year, so it is necessary to make efforts to control diabetes mellitus. One of the efforts that can be done is food arrangement with a high-fibre diet. Breadfruit and red dragon fruit are foods with high fibre content. Cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit flour have the potential to be used as a snack for diabetics. This research aims to determine the nutritional content of cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit flour. The results from the test is water content 4.51%, total ash content 5%, acid insoluble ash content 0.34%, glucose content 1.52%, fat content 22.65%, protein content 11.65%, carbohydrate content 56.19%, and fibre content 21.5%. Cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit have a high fibre content so that they can be used as an alternative snack for diabetics. Keywords: Breadfruit, Red dragon fruit, Diabetes mellitus Abstrak Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian diabetes mellitus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pengaturan makan dengan cara diet tinggi serat. Buah sukun dan buah naga merah merupakan pangan dengan kandungan serat yang tinggi. Cookies berbahan dasar tepung sukun dan tepung buah naga merah berpotensi untuk dijadikan makanan selingan bagi penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada cookies berbahan dasar tepung sukun dan tepung buah naga merah. Hasil dari pengujian yang dilakukan, diperoleh kadar air 4,51%, kadar abu total 5%, kadar abu tidak larut asam 0,34%, kadar glukosa 1,52%, kadar lemak 22,65%, kadar protein 11,65%, kadar karbohidrat 56,19%, dan kadar serat 21,5%. Cookies berbahan dasar tepung sukun dan buah naga merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat dijadikan alternatif makanan selingan bagi penderita diabetes mellitus. Kata Kunci: Buah sukun, Buah naga merah, Diabetes Mellitus
Analisis Zat Gizi Makro Biskuit Berbahan Dasar Sukun (Artocarpus altilis) dan Kelor (Moringa oleifera) Asriani; Kawareng, Andi Tenri; Ahmad, Islamudin
Jurnal Riseta Naturafarm Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Riseta Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrn.v1i2.5359

Abstract

Biskuit merupakan salah satu alternatif sediaan pangan fungsional yang dapat dibuat dalam pemenuhan gizi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dimulai dengan pembuatan formula pangan fungsional biskuit berbahan dasar buah sukun dan daun kelor, selanjutnya formula yang telah dibuat dievaluasi meliputi uji karakteristik kimia meliputi uji kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak, evaluasi fisik meliputi spread factor, uji sensorik, dan uji kadar total kalori. Hasil uji sensori yang dilakukan melalui penilaian responden terhadap rasa, aroma, warna, tekstur, dan nilai tingkat kesukaan terhadap biskuit tepung buah sukun dan tepung daun kelor yang didapatkan dari 5 formula biskuit yaitu sediaan formula E dengan konsentrasi daun kelor (6,25%): buah sukun (93,75%) lebih banyak disukai oleh responden. Hasil analisa karakteristik kimia, dan uji kadar total kalori, menunjukkan bahwa Kandungan zat gizi formulasi biskuit sampel E yaitu, kadar air 5,1748%, kadar abu, 2,2550%, protein 10,1208%, lemak 11,3039%, karbohidrat 71,1455%, glukosa 8,3420%, total kalori 426,8003 kkal. Uji karakteristik fisik sebesar 0,478 dan uji bobot jenis 1,1056 g/mL. Uji cemaran mikroba dilakukan dengan metode tuang, didapatkan angka lempeng total sebesar 0,24 x 103 koloni/g, sedangkan angka kapang khamir didapatkan 2 x 102 koloni/g
Perbedaan Kadar Interleukin 6 (IL-6) Mencit Obesitas Pada Latihan Aerobik dan Anaerobik Satriani Badawi; Putri Anggreini; Andi Tenri Kawareng; Noviyanty Indjar Gama; Vita Olivia Siregar; Fahriani Istiqomah Jafar; Irfan Idris; Nurhayana Sennang; Muhammad Faisal
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.16972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Interleukin-6 (IL-6) mencit yang menderita obesitas pada latihan aerobik dan anaerobik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Post-test Control Design Group Only. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas 15 ekor mencit jantan obesitas dengan umur 8 minggu dan mempunyai berat badan diatas 36 gram yang kemudian dibagi ke dalam 3 kelompok yaitu kelompok yang diberi perlakuan renang aerobik, kelompok yang diberi perlakuan anaerobik dan kelompok kontrol (sedentary). Kelompok kontrol tidak melakukan latihan, kelompok intervensi aerobik dan anaerobik diberi perlakuan renang selama 4 minggu dengan 12 kali latihan yang dilakukan di Animal Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Sampel darah diambil pada hari terakhir intervensi dan dianalisis dengan metode ELISA (Enzim-Linked Immunosorbent Assay) di Laboratorium RSP Universitas Hasanuddin. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 2.1. dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi IL-6 mencit obesitas lebih tinggi pada latihan aerobik (54.81 pg/ml) dibandingkan pada latihan anaerobik (43.02 pg/ml), meskipun secara statistik tidak terdapat perbedaan bermakna (p>0.05) antara kelompok kontrol, kelompok latihan aerobik dan kelompok latihan anaerobik.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TP-PKK DESA ARGO MULYO, KECAMATAN SEPAKU, PENAJAM PASER UTARA MELALUI POJOK LITERASI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) Rozi, Fahrul; Siddiq, Muhammad Nuzul Azhim Ash; Anggreini, Putri; Kawareng, Andi Tenri; Wahyuni, Leny Eka Tyas; Nisaa, Nur Rezky Khairun; Majiding, Chaidir Masyhuri; Annisa, Oktavia Nasrul; Putra, Arya Yuliansyah; Aulia, Nasywa; Febriyanthy, Adhiesty Syaffila
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2034

Abstract

Hypertension and hypercholesterolemia are common health problems in Argo Mulyo Village, Sepaku Sub-district, North Penajam Paser Regency. These diseases require a preventive approach through the utilization of family medicinal plants (TOGA) such as ginger, turmeric, and temulawak, which have been proven effective in reducing blood pressure and cholesterol levels. This empowerment activity aims to increase community knowledge, particularly among the TP-PKK group, regarding the use of TOGA as a preventive measure against hypertension and hypercholesterolemia. The activity was conducted on September 7-8, 2024, in Argo Mulyo Village. The methods used included education, training on the production of herbal powder from ginger, turmeric, and temulawak, and the planting of TOGA in the village land. Evaluation was carried out through pretest and posttest assessments to measure the participants' knowledge improvement. The results of the educational activity related to hypertension and hypercholesterolemia showed a significant increase in participants' knowledge, with an average pretest score of 60.23 rising to 76.51 in the posttest. The results of the herbal powder-making activity also showed an improvement in knowledge, with the pretest average score at 71.76 and 92.94 in the posttest. Additionally, the herbal powder products produced by the participants met the established standards. The planting of TOGA in the village land was also successfully implemented, indicating the success of this activity in raising community awareness and skills in utilizing local resources. In conclusion, this TOGA-based empowerment not only contributes to improving community health but also holds the potential to enhance economic welfare through herbal production.
Membangun Kemandirian Masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kota Samarinda melalui Program Wirausaha Berbasis Pangan Fungsional Puding Kelor Hamdani; Pratama, Rizky; Pangesti, Rizka Dhilla Dwi; Kawareng, Andi Tenri; Aqiilah, Dian; Audina, Nia
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.45

Abstract

Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan seseorang dalam melihat peluang dan dapat menciptakan suatu organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan inovasi sekaligus memotivasi masyarakat Kelurahan Sengkotek Samarinda Seberang dalam mengolah hasil pertanian yang cukup banyak dihasilkan di daerah tersebut yaitu daun kelor menjadi produk yang memiliki nilai jual. Puding cukup banyak digemari oleh berbagai kalangan baik anak anak maupun orang dewasa yang memiliki peluang cukup besar untuk masyarakat kelurahan sengkotek samarinda seberang dalam berwirausaha. Pada pengabdian yang dilakukan kami memfokuskan pada pembuatan puding berbahan dasar daun kelor yang dikombinasikan dengan buah buahan seperti nanas dan buah naga. Kelor merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan gizi yang tinggi sementara nanas memiliki antioksidan yang cukup tinggi dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan buah naga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik untuk kesehatan seperti sebagai antioksidan dan dapat mencegah serangan radikal bebas. Evaluasi dari kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme dari peserta kegiatan tersebut dimana pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut peserta sangat antusias pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran terhadap masyarakat di kelurahan sengkotek samarinda seberang tentang kewirausahaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan
Formulation of Nutraceutical Jelly Candy from a Combination of Cucurbita moschata Puree and Averrhoa carambola Juice as Antioxidant Soraya, Alya Fajrina; Kawareng, Andi Tenri; Agustina, Risna
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 7 No. 3 (2024): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v7i3.4640

Abstract

Nutraceutical candy jellies are gaining popularity as a potential approach to deliver antioxidants in a palatable form. This study investigated the antioxidant activity of Cucurbita moschata puree combined with Averrhoa carambola juice, formulated into jelly candies. Design-Expert software V.13 was used to optimize the jelly candy base formula. The combined C. moschata puree and A. carambola juice exhibited strong antioxidant activity (IC50 = 29.580 ppm) at variation V1. The optimal base formula B3 consisted of 12% gelatin and 4% carrageenan. The formulated jelly candy possessed very strong antioxidant activity (IC50 = 44.771 ppm). These findings suggest the potential of C. moschata puree and A. carambola juice as ingredients in functional jelly candies.
Optimalisasi Pertumbuhan Anak Melalui keterlibatan Masyarakat: Peran Imunisasi Komprehensif dalam Pencegahan Stunting Kawareng, Andi Tenri
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 1 No. 1 (2024): J. Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/r0hf9w13

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan dan menimbulkan kekebalan terhadap penyakit pada tubuh bayi. Stunting menjadi salah satu masalah gizi pada bayi yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahun dan peran masyarakat dalam pencegahan stunting dengan memberikan imunisasi komprehensif kepada anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Samarinda Kalimantan Timur. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara penyuluhan dan pembagian buku edukasi stunting. Kegiatan ini bekerjasama dengan PT. United Tractors  Tbk Site Loa Janan Sanga dan petugas posyandu serta Puskesmas Bantuas. Peserta kegiatan adalah ibu rumah tangga yang memiliki balita dan kader semua posyandu yang berada di kelurahan Bantuas sebanyak 100 orang peserta. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapt meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dasar lengkap dan peningkatan status gizi anak untuk pencegahan stunting
An Analysis of the Implementation and Challenges of the 2024 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) Validation in East Kalimantan Province Anshory, Jamil; G, Riska Mayang Saputri; Pijaryani, Indria; Kawareng, Andi Tenri; Safika, Erri Larene; Khuzaimah, Ummi; Wahyuni, Leny Eka Tyas; Rahayu, Agustin Putri; Kurniasari, Lia; Mardiana, Mardiana; Sabarinah, Sabarinah; Nurrika, Dieta; Nurzihan, Nastitie Cinintya
Journal of Global Nutrition Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v5i2.157

Abstract

The Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) is a national tool for monitoring population nutritional status and serves as an evidence base for policy formulation. The accuracy of nutritional prevalence estimates depends on the quality of survey implementation and validation. This study aimed to evaluate the validation process of the 2024 SSGI in East Kalimantan Province, specifically in Samarinda City and Penajam Paser Utara District. A descriptive-evaluative design was applied between July and August 2024, involving households and individuals from validation clusters according to the 2024 sampling design. Data collection included anthropometric measurements, household and individual interviews, field observations, and document reviews, complemented by in-depth interviews with enumerators, validators, and supervisors. Quantitative analysis was performed to calculate procedural deviations, while qualitative thematic analysis was applied to identify recurring challenges related to training adequacy, logistics, supervision, and data quality assurance, with triangulation and inter-rater reliability checks used to strengthen validity. Results show that geographical and accessibility constraints, administrative barriers during sample updating, insufficient technical guidelines, and inconsistent recruitment mechanisms hindered the input stage. At the process stage, deviations were observed in anthropometric measurements, hygiene protocol adherence, and interview completeness, while environmental conditions, limited facilities, and weak coordination influenced the output stage. These findings highlight gaps between standardized protocols and field practices that may compromise data validity. Systemic improvements are required through updated sampling frames, written technical guidelines, practice-based training, layered supervision, and context-specific adaptation strategies to strengthen future national nutrition surveys.
LITERASI PANGAN INTERAKTIF: PENINGKATAN PEMAHAMAN LABEL PANGAN PADA REMAJA SMP MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DAN SIMULASI KONSUMEN CERDAS Kawareng, Andi Tenri; Afiah, Nurul; Fahrul Rozi; Kuzaimah, Ummi; Megasari, Anitatia Ratna; Siddiq , Muhammad Nuzul Azhim Ash
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3105

Abstract

Pangan kemasan semakin mudah diakses oleh remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap label pangan masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan pola konsumsi yang tidak sehat. Literasi pangan yang baik, termasuk kemampuan membaca dan memahami label pangan, sangat penting dalam mencegah masalah gizi dan penyakit tidak menular yang saat ini semakin meningkat pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta sikap remaja SMP terhadap label pangan melalui metode pembelajaran yang bersifat interaktif, partisipatif, dan menyenangkan. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, simulasi “Baca Label Yuk”, praktik konsumen cerdas, serta permainan edukatif puzzle “Tebak dan Isi Yuk” dengan melibatkan 53 siswa SMP Pondok Pesantren Putri Hidayatullah Samarinda. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan serta observasi aktivitas peserta untuk menilai sikap dan keterlibatan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan signifikan nilai rata-rata pengetahuan dari 65,28 pada saat pretest menjadi 94,34 pada posttest (p=0,000). Sebagian besar peserta yang awalnya berada pada kategori pengetahuan sedang (84,91%) meningkat menjadi kategori pengetahuan baik (86,79%) setelah intervensi. Simulasi interaktif dan praktik konsumen cerdas melatih keterampilan analisis kritis peserta dalam memilih produk pangan yang sehat, aman, dan halal, sementara permainan puzzle mendorong keterlibatan aktif, memperkuat daya ingat, serta membentuk sikap positif dalam pemilihan pangan. Dengan demikian, literasi pangan interaktif terbukti sebagai strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman label pangan dan menumbuhkan sikap bijak remaja dalam memilih produk pangan kemasan.
Program Pemberdayaan Remaja SMA Negeri 9 Berau dalam Pencegahan Anemia melalui Kampanye Gizi Seimbang di Wilayah Pesisir Anshory, Jamil; Khuzaimah, Ummi; Aryatika, Karera; Majiding, Chaidir Masyhuri; Saputri G, Riska Mayang; Ash Siddiq, Muhammad Nuzul Azhim; Kawareng, Andi Tenri; Wirawanti, Ika Wirya; Safika, Erri Larene; Iriyani. K, Iriyani. K; Rozi , Fahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27335

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi, terutama anemia defisiensi zat besi, yang dapat menurunkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, dan prestasi akademik. Di wilayah pesisir Kabupaten Berau, pola konsumsi remaja cenderung rendah zat besi meskipun tersedia sumber pangan lokal yang kaya gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi dan kesadaran pencegahan anemia melalui program pemberdayaan remaja di SMA Negeri 9 Berau. Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 27 November 2024 dengan pendekatan edukasi partisipatif berbasis sekolah. Metode mencakup pretest pengetahuan, penyuluhan interaktif mengenai gizi seimbang dan pangan lokal kaya zat besi, pemeriksaan kadar hemoglobin, serta posttest pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa sebesar 58,2 persen dan mayoritas memperoleh nilai posttest tinggi. Pemeriksaan hemoglobin mengungkapkan 51,1 persen siswa mengalami anemia, lebih tinggi pada perempuan dibanding laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif efektif meningkatkan literasi gizi remaja, namun perubahan perilaku makan membutuhkan intervensi berkelanjutan. Program ini penting untuk membangun perilaku hidup sehat dan mendukung penurunan prevalensi anemia pada remaja di wilayah pesisir.