Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Inventori Adaptabilitas Karier Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Karina Anwar; Arbin Janu Setiyowati; Indriyana Rachmawati; Karina Anwar; Arbin Janu Setiyowati; Indriyana Rachmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p432-446

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce an inventory of career adaptability of students at SMAN 8 Malang. The research model used is the ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) development model. The research subjects consisted of 400 students of class XI and XII of SMAN 8 Malang. The instruments used in this study were the material expert test assessment instrument and the linguist test instrument. The data analysis technique from the material and language expert test is quantitative and qualitative. The results of the analysis from material experts and linguists there are several items that need to be improved so that they can produce a decent product. The instrument trial was carried out in two stages. Testing data analysis using the Rasch model through Winsteps software. The results of data analysis showed that the instrument met the unidimensionality requirements. The results of the rating scale analysis show that the use of a four-level scale is appropriate. In general, it can be concluded that the career adaptability inventory has good psychometric attributes so that it can be used to measure the career adaptability level of SMAN 8 Malang students. Abstrak: Penelitian bertujuan menghasilkan inventori adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 400 siswa kelas XI dan XII SMAN 8 Malang. Penggunaan instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian uji ahli materi dan instrumen uji ahli bahasa. Teknik analisis data dari uji ahli materi dan bahasa adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis dari ahli materi dan ahli bahasa terdapat beberapa item yang perlu diperbaiki sehingga dapat menghasilkan produk yang layak. Uji coba instrumen dilakukan melalui dua tahap. Teknik analisis data menggunakan model Rasch melalui perangkat lunak Winsteps. Hasil analisis data menunjukkan bahwa instrumen memenuhi syarat unidimensionalitas. Hasil analisis rating scale menunjukkan bahwa penggunaan skala empat tingkat sudah sesuai. Secara umum dapat disimpulkan bahwa inventori adaptabilitas karier ini mempunyai atribut psikometris yang baik sehingga inventori ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang.
Spiritual Leadership: Konsep Baru dalam Kemampuan Manajemen Kepala Sekolah Indriyana Rachmawati; Eko Pramudya Laksana; Novi Rosita Rahmawati; Indriyana Rachmawati; Eko Pramudya Laksana; Novi Rosita Rahmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p272-281

Abstract

Abstract: Spiritual leadership is an important new concept that should be owned by school principals for good school management. This study systematically describes the development of spiritual leadership as a principal's leadership management based on empirical evidence. The research method used is the literature review, the criteria for the selected articles, including educational settings, and the year of publication 2016-2021. The number of articles reviewed was nine scientific journal articles covering the topic of spiritual leadership. The results of the study show that the form of leadership management carried out by the principal in implementing the spiritual leadership model is developing expectations of all school staff, having a vision for the future, being able to understand and foster differences, having good communication with all school staff, being motivated, willing to accept feedback in leadership, able to manage conflict, efficient in work and exemplary professional commitment. Abstrak: Kepemimpinan spiritual adalah konsep baru yang penting dan perlu dimiliki kepala sekolah untuk melakukan manajemen sekolah yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara sistematis tentang pengembangan spiritual leadership sebagai manajemen kepemimpinan kepala sekolah berdasarkan bukti empiris. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka, kriteria artikel yang dipilih, diantaranya pada setting pendidikan dan tahun terbit 2016-2021. Jumlah artikel yang dikaji sebanyak 9 artikel jurnal ilmiah yang memuat topik kepemimpinan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk manajemen kepemimpinan yang dilakukan kepala sekolah dalam menerapkan model kepemimpinan spiritual yaitu mengembangkan harapan seluruh staf sekolah, memiliki visi di masa depan, mampu memahami dan membina perbedaan, memiliki komunikasi yang baik dengan seluruh staf sekolah, memotivasi, bersedia menerima umpan balik dalam kepemimpinan, mampu mengelola konflik, efisien dalam bekerja dan komitmen profesional yang baik.
Pelatihan Preventif Intervention bagi Guru BK SMA untuk Mencegah Keinginan Bunuh Diri pada Siswa SMA di Karanganyar Mumpuni, Sesya Dias; Kurniasari, Mitta; Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Lestari, Rizqi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1287

Abstract

Kegiatan Pelatihan Preventif Intervention bagi Guru BK SMA untuk Mencegah Keinginan Bunuh Diri pada Siswa SMA di Karanganyar diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, pada tanggal 23 Juli–7 Agustus 2025. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan guru BK dalam melakukan deteksi dini, memberikan Psychological First Aid (PFA), serta merancang program preventif untuk mencegah keinginan bunuh diri pada siswa. Metode pelatihan mengombinasikan sesi daring dan luring, dengan bentuk kegiatan berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, penugasan mandiri, dan presentasi karya. Materi yang diberikan mencakup pemahaman suicidal thought, faktor risiko, dukungan sosial, konflik teman sebaya, resiliensi, hingga strategi kampanye pencegahan. Peserta menghasilkan produk nyata berupa RPP/modul ajar bimbingan klasikal serta media kampanye kreatif yang dapat langsung diimplementasikan di sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemahaman konseptual, keterampilan preventif, dan sikap proaktif peserta. Tingkat kehadiran dan partisipasi peserta rata-rata di atas 85%, dengan antusiasme tinggi baik pada tahap daring maupun luring. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu praktik, perbedaan kemampuan teknologi, dan gangguan jaringan internet. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil membekali guru BK dengan kompetensi preventif yang relevan terhadap kebutuhan nyata di sekolah. Ke depan, kegiatan serupa direkomendasikan untuk diperluas cakupannya ke guru mata pelajaran, wali kelas, dan orang tua, sehingga tercipta ekosistem sekolah yang lebih suportif terhadap kesehatan mental remaja.
Career Awarness pada Siswa Sekolah Dasar Widya Multisari; Indriyana Rachmawati; Hariadi Kusumo; Triyono Triyono
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v5i22022p40-47

Abstract

Kesadaran karir merupakan hal yang penting untuk ditumbuhkan pada masa anak-anak Sekolah Dasar, sebelum memasuki jenjang Sekolah Menengah melalui program bimbingan karir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan program bimbingan karir untuk meningkatkan kesadaran karir anak-anak Sekolah Dasar pada Kelompok Belajar Singajaya. Desain penelitian yang digunakan pretest-posttest design, subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar pada Kelompok Belajar Singajaya, sebanyak 27 siswa. Teknik pengampilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kesadaran karir. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan program bimbingan karir efektif untuk meningkatkan kesadaran karir anak-anak Sekolah Dasar pada Kelompok Belajar Singajaya. Meskipun pada aspek pemahaman diri tidak mengalami perubahan yang signifikan, namun pada aspek pendidikan dan eksplorasi serta perencanaan karir mengalami peningkatan antara sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan.
Implementasi Model Pembelajaran Beraksi untuk Meningkatkan Akses Literasi Sains Materi Klasifikasi Makhluk Hidup pada Siswa Berisiko Slow Learner di Kelas VII SMP Negeri 1 Kaubun Maulida Laila Sari; Indriyana Rachmawati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6228

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi penting dalam pendidikan abad ke-21 karena berkaitan dengan kemampuan siswa memahami konsep ilmiah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, rendahnya capaian literasi sains masih menjadi permasalahan, terutama bagi siswa berisiko slow learner yang mengalami hambatan dalam memahami konsep abstrak, membaca teks ilmiah, dan mempertahankan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran BERAKSI (Berbasis Visual, Alam, dan Komunikasi Sederhana) dalam meningkatkan akses literasi sains pada materi klasifikasi makhluk hidup bagi siswa berisiko slow learner di kelas VII SMP Negeri 1 Kaubun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu siswa kelas VII yang teridentifikasi berisiko slow learner. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan belajar dari skor pre-test 38 menjadi 60 pada siklus I dan 80 pada siklus II dengan nilai N-Gain kumulatif sebesar 0,68. Akses literasi sains juga meningkat dari skor 13 menjadi 18 dari maksimal 20 poin. Implementasi model BERAKSI terbukti membantu siswa melalui penggunaan media visual, pengalaman belajar berbasis lingkungan, serta komunikasi sederhana yang sesuai dengan karakteristik belajarnya. Dengan demikian, model BERAKSI dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inklusif untuk meningkatkan akses literasi sains siswa berisiko slow learner.
Peningkatan Kemampuan Konsep Dasar Matematika Pada Materi Operasi Hitung Melalui Teknik Repetisi Berbasis Flashcard Pada Siswa Berisiko Slow Learner Miftahul Elma; Indriyana Rachmawati
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung melalui teknik repetisi berbasis flashcard  pada siswa berisiko Slow learner di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus . Penelitian dilakukan di SDN 001 Karangan dengan subjek  penelitian 3 siswa berisiko slow learner. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, serta dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan konsep dasar dan keaktifan siswa, soal pretest dan post test serta lembar dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner secara positif dan signifikan. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata awal pretest sebesar 46,67 dan berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) menjadi 73,33 (kategori baik) pada post-test. Selain itu berdasarkan hasil observasi, rata-rata kemampuan konsep dasar siswa juga turut meningkat dari 61,90% (baik) pada siklus I menjadi 80,95% (baik) pada siklus II. Proses peningkatan tersebut juga berbanding lurus dengan meningkatnya rata-rata keaktifan  siswa dari 60% (cukup) menjadi 80,83% (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik repetisi berbasis flashcard efektif dalam meningkatkan kemampuan konsep dasar matematika pada materi operasi hitung siswa berisiko slow learner di Sekolah Dasar.