Claim Missing Document
Check
Articles

Flood Risk and Economic Loss Assessment in the Lower Citarum Basin Using InaSAFE Rahmah Dara Lufira; Suwanto Marsudi; Ussy Andawayanti; Ery Suhartanto; M. Amar Sajali; Rizki Ramadhani Pratama
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i2.716-738

Abstract

The hydrometeorological hazard of flooding in the Lower Citarum River Basin constantly affects agricultural sustainability, infrastructure, settlements, and regional economic activities. This study used InaSAFE to model human exposure and economic losses due to flooding under a 50-year return-period scenario. Flood depths were classified as >1.5 m (high), 0.76–1.5 m (medium), and ≤0.76 m (low) and then overlaid with spatial layers of population, land cover, roads, and buildings. The results revealed 1,739,195 exposed individuals, with 1,067,442 requiring evacuation support from medium-to high-depth classes. The different types of land cover exposed to floods cover 126,413 ha, mainly agricultural areas. The minimum humanitarian relief needs are US$ 88.00 million. The losses from buildings and public facilities totaled USD 616.51 million, and for road infrastructure, they amounted to USD 1.23 million, providing a subtotal of primary direct losses of USD 894.67 million. Additional proxy-based elements raised the stretched notional economic-loss estimate to USD 2.64 billion. These results offer a baseline for additional studies on flood-risk reduction and future scenario-based analyses of possible mitigation alternatives; they are not an explicit evaluation of the hydraulic or economic effectiveness of the Cijurey Dam.
Kajian Penerapan Eco Drainage dengan Menggunakan Aplikasi EPA SWMM 5.2 untuk Menanggulangi Genangan di Perumahan Bintara Jaya Permai Kota Bekasi Fristia, Nakita Cherry; Sumiadi, Sumiadi; Suhartanto, Ery
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.72

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem drainase eksisting dan merancang penanganan genangan dengan konsep eco drainage di Perumahan Bintara Jaya Permai, Kota Bekasi. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum harian periode 2015–2024 dari Stasiun Curah Hujan Irigasi Bekasi, dengan hujan rencana kala ulang 5 tahun. Pemodelan dilakukan pada EPA SWMM 5.2 untuk merepresentasikan daerah tangkapan (8,6 ha), jaringan saluran (166 saluran), serta kondisi tata guna lahan perkotaan. Hasil simulasi menunjukkan 13 saluran meluap dengan total volume genangan sekitar 2.938 m³. Penanganan tahap 1 berupa rehabilitasi 27 saluran (total 588 m) menurunkan volume genangan menjadi ±2.132 m³ (reduksi 27%). Tahap 2 menerapkan drainase berwawasan lingkungan melalui 246 unit sumur resapan (diameter 1 m, kedalaman 5 m) pada 46 subcatchment, sehingga aliran meluap menjadi 0 m³ dan efektivitas reduksi genangan 100%. Rancangan ini menunjukkan bahwa kombinasi peningkatan kapasitas saluran dan eco drainage menjadi penanganan genangan yang efektif pada kawasan permukiman.
Analisis Laju Erosi dan Sedimen Berbasis ArcSWAT serta Perencanaan Check Dam di DAS Petung Kabupaten Pasuruan Izzuddin, Moh; Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.76

Abstract

Peningkatan laju erosi dan sedimen pada Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi permasalahan penting yang berdampak pada penurunan kapasitas sungai serta meningkatnya risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan sedimen serta menentukan Indeks Bahaya Erosi (IBE) sebagai dasar perencanaan bangunan pengendali sedimen (Check dam) di DAS Petung. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi, pemodelan ArcSWAT, serta analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi meningkat dari 38.06 ton/ha/tahun (2009) menjadi 57.79 ton/ha/tahun (2024) dengan perubahan sedimen yang signifikan. Hasil kalibrasi model menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.951 dan nilai NSE sebesar 0.525 yang tergolong memenuhi. Analisis IBE menunjukkan dominasi kategori tinggi hingga sangat tinggi sehingga diperlukan prioritas penanganan konservasi. Perencanaan Check Dam menghasilkan volume tampungan berkisar antara 13950.26 m³ hingga 24423.35 m³ dan usia manfaat bangunan berkisar antara 1.02 tahun hingga 2.51 tahun, dengan total rencana anggaran biaya sebesar Rp. 33,447,358,000 Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pendekatan terintegrasi antara pemodelan hidrologi, analisis spasial, dan perencanaan teknis dalam pengelolaan DAS secara berkelanjutan.
Analisis Laju Erosi dan Sedimen Menggunakan ArcSWAT pada DAS Gending Kabupaten Probolinggo Rahmadanti, Khalisa; Suhartanto, Ery; Andawayanti, Ussy
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah kawasan daratan yang berfungsi sebagai  penampung sekaligus pengalir air hujan menuju jaringan sungai utama. Pengelolaan DAS yang  tidak optimal dapat meningkatkan erosi dan sedimen sehingga diperlukan upaya pengelolaan  yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besarnya laju erosi dan sedimen pada DAS Gending. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi, pemodelan  menggunakan ArcSWAT yang dikalibrasi dengan data Automatic Water Level Recorder (AWLR), serta kajian spasial yang memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG).  Hasil menunjukkan laju erosi di wilayah penelitian mengalami peningkatan dari 30,651  ton/ha/tahun pada tahun 2018 menjadi 38,127 ton/ha/tahun pada tahun 2021 dan tetap tinggi  sebesar 37,494 ton/ha/tahun pada tahun 2024. Laju sedimen juga mengalami peningkatan  hingga mencapai 29,222 ton/ha/tahun dengan volume sedimen sebesar 4171,449 m³. Nilai  Indeks Bahaya Erosi (IBE) didominasi oleh kategori sedang hingga tinggi, terutama pada Sub DAS 4 dan 5
Evaluasi Kinerja Teknik Koreksi Bias untuk Meningkatkan Akurasi Global Precipitation Measurement (GPM) Di Daerah Aliran Sungai Rejoso, Indonesia (Performance Evaluation of Bias Correction Techniques for Enhancing Global Precipitation Measurement (GPM) Accuracy in the Rejoso Watershed, Indonesia) Alyavara Mayang Ferynandari; Ery Suhartanto; Linda Prasetyorini
Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Journal of Watershed Management Research) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Journal of Watershed Manageme
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Teknisi Kehutanan dan Lingkungan Hidup Indonesia (APTKLHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/jppdas.2025.9.2.165-180

Abstract

Enhancing the accuracy of satellite rainfall data from the Global Precipitation Measurement (GPM) satellite is essential to support its vital role in hydrological applications and disaster management. This study aims to identify biases and inaccuracies in GPM data, particularly in regions characterized by complex terrain and extreme rainfall, which significantly impact the reliability. To address this, various bias-correction techniques, including Linear Scaling, Regression Analysis, and Correction Factor Methods, were applied and evaluated using metrics such as the Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) and correlation coefficients. The results indicate that the Linear Scaling method outperforms the others, achieving the greatest NSE of 0.906 and a correlation coefficient of 0.904. Simultaneously, the Regression and Correction Factor methods exhibited robust performance with NSE values ranging from 0.79 to 0.80. The application of the correction arises from the merging of the Linear Scaling method with the IDW-based spatial interpolation technique, facilitating the validation of the spatial distribution of adjusted rainfall data. This hybrid methodology enhances comprehension of spatial-temporal variability and extreme phenomena. This study enhances the precision of satellite rainfall data and lays a foundation for hydrological modeling and disaster risk mitigation.
Model Prototipe Alih Ragam Hujan Ke Debit Menggunakan Data Satelit TRMM Dan Jaringan Syaraf Tiruan Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira; Azhar Adi Darmawan; Angelina Satya Putri
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1219

Abstract

Abstrak Ketersediaan dan akurasi data hujan maupun debit menjadi masalah umum di setiap DAS termasuk Sub DAS Lesti. Penelitian ini fokus pada kalibrasi dan validasi data satelit TRMM terhadap pos hujan lapangan. selain itu, bertujuan untuk mengembangkan model prototipe alih ragam hujan ke debit menggunakan JST. Pemodelan ini memanfaatkan data masukan hidrologi, termasuk data satelit TRMM, hari hujan, evaporasi, dan penggunaan lahan, serta data target debit dari Sub DAS Lesti. Hasil kalibrasi dan validasi data satelit TRMM menghasilkan nilai NSE sebesar 0,97 (sangat baik) dan koefisien korelasi (R) sebesar 1,00 (sangat kuat). Selain itu, hasil pemodelan diperoleh kalibrasi terbaik model prototipe yang mengkonversi data hujan menjadi debit menggunakan JST dengan fungsi transfer logsig, menghasilkan nilai koefisien korelasi R = 0,98897 (sangat kuat) dengan skema arsitektur jaringan 8-2-10-1 (terdiri dari delapan lapisan masukan, dua lapisan tersembunyi, sepuluh neuron, satu lapisan keluaran) pada 3000 epochs. Kata kunci: Hujan, Debit, TRMM, Jaringan Syaraf Tiruan  Abstract The availability and accuracy of rain and discharge data is a common problem in every watershed, including the Lesti sub-watershed. This research focuses on the calibration and validation of TRMM satellite data on field rain posts. Apart from that, it aims to develop a prototype model for transferring rainfall variations to discharge using ANN. This modeling utilizes hydrological input data, including TRMM satellite data, rainy days, evaporation, and land use, as well as discharge target data from the Lesti Sub-watershed. The results of calibration and validation of TRMM satellite data produced an NSE value of 0.97 (very good) and a correlation coefficient (R) of 1.00 (very strong). In addition, the modeling results obtained the best calibration of the prototype model which converts rain data into discharge using ANN with the logsig transfer function, producing a correlation coefficient value of R = 0.98897 (very strong) with an 8-2-10-1 network architecture scheme (consisting of eight input layers, two hidden layers, ten neurons, one output layer) at 3000 epochs. Keywords:  Rainfall, Discharge, TRMM, Artificial Neural Network
Perencanaan Check Dam Berdasarkan Pendugaan Erosi danSedimen di DAS Pancarglagas Menggunakan Model ArcSWAT Rahmatika, Naila Nisa'; Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAS Pancarglagas merupakan DAS yang setiap tahunnya mengalami banjir sehingga menimbulkan banyak kerusakan akibat alih fungsi lahan dan didominasi lereng sangat curam, yang meningkatkan limpasan permukaan saat hujan. Penelitian ini bertujuan mengetahui laju erosi dan sedimen berdasarkan pemodelan ArcSWAT sehingga dapat direncanakan lokasi dan dimensi yang tepat untuk usaha konservasi mekanis berupa check dam hingga RAB. Hasil menunjukkan bahwa pada tahun 2024, laju erosi dan sedimen masing-masing sebesar 90,57 ton/ha/tahun dan 27,34 ton/ha/tahun, didominasi kategori Indeks Bahaya Erosi sangat tinggi sebesar 61% dari total luas DAS Pancarglagas, sedangkan sisanya termasuk kategori sedang dan tinggi.Karena erosi yang terjadi melebihi laju yang diperbolehkan di Indonesia, dilakukan usaha konservasi mekanis berupa perencanaan enam check dam dengan volume tampungan terbesar 20.278,77 m³ dan terkecil 4.231,43 m³. Perhitungan dimensi check dam meliputi bendung utama, kolam olak, dan sub-bendung dengan jumlah anggaran pembangunan sebesar Rp22.701.423.330,00.
Co-Authors Achsan Achsan Adelia Riska Pratama Agus Priombodo Agus Suharyanto Ainur Rofiq Kurniawan alby, lyn Alnino, Nugraha Faiz Alyavara Mayang Ferynandari Amadea, Alzena Andre Primantyo Hendrawan Andriyani, Setinda Eka Angelina Satya Putri Anggara Wiyono Wit Saputra Aniek Masrevaniah Anindya, Devita Putri Ari Murdhianti Arief Andy S, Arief Ariston Samosir Arrokhman, Naufal Achmad Astri, Novianti Sidi Astuti, Ika Wiji Atthahirah, Mutiara Aulia Zahira, Nabila Azhar Adi Darmawan Azhar Adi Darmawan Azzahra, Arrum Bagus Wicaksono Bias Angga Permana Briantama, R. Haryo Budi Prasetya Chandy, Poetri Mustika Chintya Ayu Permata Herdita Cipta, Dara Marreta Dewa, Faralisintia Junia Surya Dewita, Monika Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Djafar, Azhari Firmansyah Donny Harisuseno Donny Harisuseno Dukhosagt, Aini Nurnabilla Dwi Priyantoro E. Ball, James edy djuwito, edy Emma Yuliani Erfarras, Nadia Nahda Erryanto, Sandi Estefanus Wolok Evi Nur Cahya Fatwa Ramdani, Fatwa Firdaus, Alfian Fitriani, Deshinta Fristia, Nakita Cherry Ghaisani, Amalia hari siswoyo Harisuseno, Donny Harjono, Marie Augustin Alvidian Pangestuti Ais Hartawan, Muhammad Bobby Hawari, Hirzi Herdita, Chintya Ayu Permata Herdita, Chintya Ayu Permata Hutagaol, Bachtiar Malthus Ima Sholikhati Imani, Reyhan Satya Itratip Itratip Izzuddin, Moh Jadfan Sidqi Fidari Jarwanti, Dieta Putri Jauhari, M. Reza Kafidani, Firyal Sekar Khairunnisa Khairunnisa Kiki Frida Sulistyani Kusumabrata, Luffi Laksni Sedyowati Larasati, Chyntia Prima Lily Montarcih Limantara Limantara, Lily M. Linda Prasetyorini Linda Prasetyorini Listya, Amifta Farah Lu'luil Maknun Lucky Dyah Ekorini M Bisri M. Amar Sajali M. Reza Jauhari Maharani, Amanda Putri Maharani, Fiadita Maria, Ana Marsudi, Marsudi Marta, Silvia Dwi Masruroh, Sahirah Mike Yuanita Moh. Sholichin Mohammad Bisri Muarifah, Aulia Rahmawati Muhammad Ilham Muhammad Rifai nama, arnoldus NISA, ZUHROTUN Nomleni, Aprianto Noor Dinda Febrianingrum Novita, Firda Nurdiyanto Nurdiyanto, Nurdiyanto Nurviana, Syelawati Citra Kartika Partarini, Ni Made Candra Prasasti, Dwi Trisna Pratama, Rizki Ramadhani PRIAMBODO, DIDIT Pudyono . Pulasari, Luh Ayu Putri Wedayanti Putri, Angelina Satya Rachmawati, Turniningtyas A. Rahma, Novi Fadhilah Rahmadanti, Khalisa Rahmah Dara Lufira Rahmatika, Naila Nisa' Rakhmawati, Dinia Dwi Ramadhania, Salsabila Razianto, Muhamad Zakaria Rendra Arif Yudiarso Rini, Syafadilla Enggar Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizki Ramadhani Rizki Ramadhani Pratama Rizki Tri Utami Rizki Tri Utami Rossy Tamaya, Hana Arum Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Rushafi Oktaverina, Devy Adlina Sapto Dwi Hari Oktavianto Sekar Padma Lestari Senna Ananggadipa Adhitama Setyaningrum, Anggun Shihab, Muhammad Qurais Siswanti, Yuvika Rega Soebroto, Arief A. Solikin Solikin Sri Wahyuni Suciana, Ajeng Titin Sudiarti, Sri Utami Suhardjono Suhardjono Sukoco, Arfinsyah Hanandha Sulfandi Sulfandi, Sulfandi Sumiadi, Sumiadi Suryoputro, Nugroho Suwanto Marsudi Syarief Fathoni, Syarief Tri Kurniawati, Tri Ussy Andawayanti Utami, Rizki Tri Very Dermawan Wahyuni, Sri Widandi Soetopo Yuliana Wardani