Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Synchronization of Hindu Buddhist Spatial and Architecture in Traditional Javanese Mosques Pratiwi, Yulia; Numan, Ibrahim; Cholis Idham, Noor
Journal of Architectural Research and Design Studies Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Departement of Architecture, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jars.vol8.iss2.art4

Abstract

The architecture and space in traditional Javanese mosques are synchronized with previous religions and cultures. Islamization takes the form of synchronization, acculturation, syncretism, adaptation and adoption by Traditional Javanese Mosques of animistic beliefs, dynamism, Hindu Buddhism, and Javanese culture. This research is unique because it compares traditional Javanese mosques with Hindu Buddhist buildings in the form of temples. This research aims to examine the synchronization of animism, dynamism, Hinduism, Buddhism, and Javanese towards the architecture and space of traditional Javanese mosques in three elements. The first element is spatial systems such as land use and vegetation. The second element is the physical system which includes building form and massing, roof, and gate. The last element is the stylistic system, especially for outdoor ornaments. The research method used compares Hindu Buddhist buildings and artifacts in Indonesia and traditional Javanese mosques. The conclusions are there are a synchronization of spatial elements in vegetation, synchronizations of physical elements in roofs and gates, and synchronizations of stylistic elements in the gate ornaments synchronized from Kala to floral motifs. Keywords: islamization; mosque; space; vernacular architecture
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN PASIEN BPJS DIABETES MELLITUS TIPE 2 DALAM PENGGUNAAN INSULIN DI RSUD DR. LOEKMONO HADI KUDUS Tunggadewi, Aprillia Puspitasari; Pratiwi, Yulia; Wildayanti, Wildayanti; Pratitis, Mera Putri; Maisyaroh, Kopipah Ari Nur
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 9, No 1 (2025): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v9i1.339

Abstract

Diabetes Melitus (DM) atau yang biasa disebut dengan kencing manis merupakan penyakit penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah dan disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Selain itu DM juga memiliki risiko komplikasi ke penyakit lain seperti jantung, gagal ginjal, kecacatan luka gangren yang diamputasi, kebutaan, serta gangguan organ lainnya. Pengetahuan berkaitan dengan penatalaksanaan DM meliputi keterlibatan dalam kegiatan penyuluhan, melakukan latihan fisik atau olahraga, dan pengobatan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi penderita DM sehingga penderita DM dapat mengatasi bila ada gejala dan keluhan, mempertahankan rasa nyaman, pengendalian gula darah dan mencegah komplikasi. Kepatuhan sangat penting dalam melakukan pengobatan karena berpengaruh terhadap hasil terapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan insulin pada pasien diabetes mellitus Tipe 2 di RSUD  dr Loekmono Hadi Kudus. Metode penelitian kuantitatif yang termasuk dalam penelitian prospektif dengan rancangan penelitian non eksperimental dengan metode crossectional. Hasil Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 79 responden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square untuk mengetahui hubungan dua variabel. Hasil Tingkat Pengetahuan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus masuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 68 responden (86,3%), sedangkan tingkat Kepatuhan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr Lokemono Hadi Kudus masuk dalam kategori rendah sebanyak 67 pasien (84.8%). Pada uji chi square mendapat nilai sig 0.354 0.05 yang artinya pengetahuan tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pasien BPJS diabetes mellitus tipe 2 dalam penggunaan insulin di RSUD dr Loekmono hadi kudus.
Tipe dan Stuktur Kepemimpinan di Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat Maianda Leni, Putri; Syamsir; Putri Mulia Sari, Sonya; Pratiwi, Yulia; Habibah, Nur; Khanaya, Putri; Rindang Sati, Fatiqa; Latifah, Nurul; Putri Lutfiah, Viola
Jurnal Greenation Sosial dan Politik Vol. 1 No. 2 (2023): (JGSP) Jurnal Greenation Sosial dan Politik (Mei-Juli 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgsp.v1i2.30

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain untuk melakukan tugas sehingga menghasilkan kontribusi individu dalam kelompok sehingga tercapainya tujuan yang diinginkan. Dalam rangka mengetahui gaya kepemimpinan di suatu instansi maka dilakukan penelitian di kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Barat. BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan juga harus ada kepemimpinan yang efektif ini. Tujuan penelitian adalah Untuk menganalisis faktor yang menyebabkan tidak efektifnya tipe dan struktur di Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat. Adanya kerja sama antara kinerja pegawai dan kepemimpinan yang diterapkan oleh pemimpin Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat, maka BBMP Sumatera Barat berjalan baik dan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.
The Relationship Between Calling and Early Childhood Teacher Engagement: An Analysis of Generational Differences Yulisinta, Florence; Sainstiani, Nurmeida; Pratiwi, Yulia
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.101-05

Abstract

This study investigates the relationship between a sense of calling and work engagement among Early Childhood Education (ECE) teachers in Indonesia, underscoring the pivotal role of teachers in the educational transformation of the 21st century. A non-experimental, quantitative approach using correlational research methods was employed. Data were collected from 355 ECE teachers across Indonesia using the Early Childhood Teachers' Calling Scale (ECTCS) and the Utrecht Work Engagement Scale (UWES) to measure their sense of calling and work engagement, respectively. Spearman correlation, Mann–Whitney U, and Kruskal–Wallis tests were conducted for statistical analysis. The results showed a significant positive association between the sense of calling and work engagement among ECE teachers (r = 0.60, p < 0.0001). Specifically, higher levels of calling were associated with increased work engagement. The presence of family members in the teaching profession did not significantly affect teachers' sense of calling or work engagement (p = 0.07 > 0.05). The study revealed significant generational differences in calling and work engagement among ECE teachers, with notable variations across Generations X, Y, and Z. These findings contribute to understanding the factors influencing teachers' work engagement and highlight the importance of calling in educational settings. The results suggest that fostering a sense of calling could effectively enhance ECE teachers' work engagement, potentially improving educational outcomes and retention rates. However, the study's geographical focus on Indonesia may limit the generalizability of the findings to other cultural contexts. The results emphasize how intrinsic motivation shapes teacher engagement and commitment, suggesting implications for professional development and retention strategies. Future research should include longitudinal studies, broader geographic sampling, and investigations into interventions that strengthen teachers' sense of calling. This study contributes to the literature by emphasizing the role of intrinsic motivation in ECE teacher engagement, providing a foundation for future research in this critical educational domain.
Nilai Budaya, Khilafah, Rahmah, dan Mizan pada Pondok Pesantren Pabelan Magelang Pratiwi, Yulia; Fikri Abdulah Sahid; Raditya Aryanta Wira; Cinta Lameyra
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i1.122

Abstract

Pondok Pesantren (PP) Pabelan Magelang tidak hanya memiliki nilai historis dan karakter kepemimpinan santri yang kuat, tetapi juga diakui secara internasional melalui penghargaan Aga Khan untuk arsitektur dan Kalpataru dalam pelestarian lingkungan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai budaya, khilafah, rahmah, dan mizan di PP Pabelan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif untuk mengkaji nilai budaya, khilafah, rahmah, dan mizan PP Pabelan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Pabelan secara holistik menanamkan nilai budaya, khilafah, rahmah, dan mizan. Nilai budaya diwujudkan melalui pengharmonisan ajaran Islam dan kearifan lokal Jawa dalam kehidupan sehari-hari dan hubungan erat dengan masyarakat melalui pelestarian tradisi dan kegiatan budaya. Nilai khilafah tercermin dari peran masjid dan perpustakaan sebagai pusat pembinaan spiritual dan intelektual. Nilai rahmah ditunjukkan melalui penyediaan ruang yang inklusif dan penuh kasih sayang. Nilai mizan diwujudkan dalam desain arsitektur masjid dan perpustakaan yang memperhatikan keseimbangan antara manusia, alam, fungsi, dan estetika.
PERAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PENGETAHUAN PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN OBAT DI RUMAH PADA PASIEN RAWAT JALAN RSI SUNAN KUDUS Pratiwi, Yulia; Khoiriyah; Annis Rahmawaty; Dian Arsanti Palupi; Rifda Naufa Lina; Jarot Yogi Hernawan
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 3: JULY 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i3.240

Abstract

Improper storage and disposal of medications at home can reduce drug quality, pose risks of poisoning, and contribute to environmental pollution. However, public knowledge remains low, as only 16.1% of respondents demonstrated good understanding of proper storage, and 52.6% lacked awareness of safe disposal methods. Education is considered a key factor in improving health literacy related to medication management. This study aimed to examine the relationship between educational level and knowledge of medication storage and disposal among outpatients at RSI Sunan Kudus. The research employed a descriptive quantitative approach, involving 392 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using univariate analysis and Spearman Rank correlation. The majority of respondents were female (71.4%), aged 26–45 years (47.2%), had a senior high school/vocational education (53.8%), and were employed in the private sector (56.9%). Most respondents had moderate knowledge regarding storage (55.4%) and disposal (44.6%) of medications. A significant relationship was found between education level and knowledge of both storage (r = 0.532; p < 0.001) and disposal (r = 0.610; p < 0.001). More intensive education by pharmaceutical staff is recommended.
Profil Tekanan Darah dan Pola Pemberian Terapi Antihipertensi pada Pasien Gagal Ginjal kronik yang Menjalankan Hemodialisis di Klinik PMI Gamping Yogyakarta: Blood Pressure Profile and Pattern of Antihypertension Therapy in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis Clinic PMI Gamping Yogyakarta Hernawan, Jarot Yogi; Pratiwi, Yulia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10561

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh (sodium dan kalium). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil tekanan darah dan pola pemberian terapi antihipertensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisis di Klinik PMI Gamping Yogyakarta periode Oktober sampai Desember 2023. Metode pada penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif mengunakan data retrospektif berupa data rekam medis pasien di Klinik PMI Gamping Yogyakarta periode Oktober-Desember 2023. Teknik sempling yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah sampel 100. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak laki-laki sebanyak 72 pasien (72%), usia 18-59 tahun sebanyak 63 pasien (63%). Tekanan darah pasien yang memiliki persentase tebanyak adalah pada pre hipertensi dengan rentang angka 120-138/80 mmHg sebanyak 47 pasien (47%). Kesimpulan : Golongan obat yang sering digunakan adalah 2 golongan yaitu ARB + CCB (67,19%).
Toksisitas Akut Jamu Tradisional Pegel Linu Terhadap Mencit (Mus Musculus) dengan Penentuan Nilai LD50 Menggunakan Metode Thomposon-Weil: Acute Toxicity of Traditional Herbal Medicine Pegel Linu Against Mice (Mus Musculus) With Determination of LD50 Value Using Thompson-Weil Method Palupi, Dian Arsanti; Sugiarti, Lilis; Triastuti, Aning; Wijaya, Hasty Martha; Pratiwi, Yulia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10587

Abstract

Uji toksisitas akut merupakan cara untuk mendeteksi efek toksik yang muncul dalam waktu singkat setelah pemberian suatu zat dalam dosis tunggal atau dosis berulang yang diberikan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam. Tujuan penelitian ini memberikan informasi tentang toksisitas jamu pegel linu sehingga meningkatkan keamanan penggunaannya. Metode penelitian: Sebanyak 25 ekor mencit di bagi menjadi lima kelompok. menjadi 5 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 ekor, yaitu kontrol negative (K1), jamu tradisional pegel linu dosis 1,3mg (K2), dosis 2,6mg (K3), dosis 5,2 mg (K4) dan dosis 10,4 mg (K5) yang diberikan per oral dengan menggunakan sonde dalam volume 1mL Dilakukan pengamatan gejala toksik yang muncul selama 14 hari, perhitungan persentase index relative organ hepar, dilakukan histopatolologi hepar untuk mengetahui kerusakan jaringan. Dihitung nilai LD50 untuk mengetahui kategori ketoksikan jamu tradisional pegel linu. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jamu tradisional pegel linu menunjukkan gejala toksik dan penibgkatan persentase IRO. Kesimpulan jamu tradisional pegel linu menunjukkan gejala toksik, gambaran histopatologi jaringan hepar mengalami nekrosis terbanyak pada kelompok K5 dosis 10,4mg. Nilai LD50 sebesar 1,479 mg/kgBB, yang dinyatakan dalam kategori "toksik ringan". Temuan ini menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut terkait pengamatan histopatologi pada organ lain dan perlunya memperhatikan penggunaan jamu dalam dosis tinggi.
Cermat Mengenali Tanda Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tipes di Desa Tumpang Krasak Rahmawaty, Annis; Setyoningsih, Heni; Lina, Rifda Naufa; Wijaya, Hasty Martha; Pratiwi, Yulia; Palupi, Dian Arsanti; Nafi'ah, Rohmatun
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v2i2.309

Abstract

Demam merupakan tanda khas yang sering terjadi pada penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan tipes. Bijak dalam mengenali tanda DBD dan tipes sangat diperlukan agar dalam menanganinya tidak menimbulkan kesalahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi berupa pelayanan kesehatan pada masyarakat agar dapat lebih cermat, benar dan tepat dalam mengenali tanda DBD dan tipes. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan edukasi terkait cara membedakan terjadinya DBD dan tipes juga mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat serta diberikan praktek cara membuat minuman tradisional wedang jahe. Kegiatan dilakukan di Balai desa tumpang krasak kota kudus. Sampel kegiatan ini adalah warga desa tumpang krasak. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini warga tumpang krasak kota kudus menjadi lebih paham dan mengerti cara mengenali tanda DBD dan tipes, pola hidup bersih dan sehat dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya DBD dan tipes dilingkungan warga tumpang krasak serta adanya praktek pembuatan minuman wedang jahe dijadikan warga sebagai salah satu cara dalam menjaga kesehatan tubuh. 
Edukasi ISPA pada Musim Hujan di Masa Pandemi Bersama Yatim Piatu Desa Jepang Mejobo Kudus Lina, Rifda Naufa; Rahmawaty, Annis; Pratiwi, Yulia; Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Sugiarti, Lilis
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.390

Abstract

Pada bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia ISPA mempunyai tingkat mortalitas sangat tinggi. Kurangmya pengetahuan tentang ISPA menjadi salah satu penyebab terjadinya ISPA. Musim hujan dapat meningkatkan resiko terjadinya ISPA karena dapat menurunkan imunitas tubuh, Sehingga diperlukan edukasi ISPA pada saat musim hujan di masa pandemik untuk mencegah terjadinya ISPA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagaimana cara mencegah ISPA pada musim hujan di masa pandemik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan edukasi berupa ceramah, diskusi, pretest dan posttest. Kegiatan ini dilakukan di Aula Soekusno ITEKES Cendekia Utama Kudus yang diikuti oleh Yatim Piatu di Desa Jepang Mejobo Kudussebanyak 30 anak. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan anak yatim piatu di desa jepang tentang bagaimana cara mencegah ISPA di musim hujan pada saat pandemik. Hasil pretest tentang ISPA yang paling banyak yaitu pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (53,33%) sedangkan setelah diberikan edukasi berupa sosialisasi ISPA, terjadi peningkatan pengetahuan peserta menjadi tingkat pengetahuan baik sebanyak 13 orang (43,33%). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini, mempunyai dampak dalam meningkatkan pengetahuan anak yatim piatu tentang ISPA, sehingga diharapkan dapat mengurangi kejadian ISPA pada anak yatim piatu di desa Jepang Mejobo Kudus.
Co-Authors Adira, Natasya Alamsyah, Riski Ammar, Ammar Anita Dyah Listyarini Annis Rahmawaty Ardinata, M. Firman Arsy, Gardha Rias Asrianda, Muhammad Akbar Asrin, Wirdhatul Jannah Asro, Iqbal Khabib Bahagiana, Berkah Bambang Karsono Besral . Biila, Umaima Salsa Chanifudin Chanifudin Choiriyah, Nur Choiriyah Cholis Idham, Noor Cinta Lameyra DENNI JOKO PURWANTO, DENNI JOKO Dian Arsanti Palupi Dian Arsanti Palupi, Dian Arsanti Fahrizal, Syalsa Dwita Fikri Abdulah Sahid Fitrianingsih, Sri Friska, Sonia Yulia Haryono, Samuel J. Hasty Martha Wijaya Hernawan, Jarot Yogi Hidayah, Lilik Hidayati, Rakhmi Ika Kurnia Sofiani Irvan Kurniawan, Irvan Jarot Yogi Hernawan Karsono, Ramadhan Khanaya, Putri Khoiriyah Lazuardi, Muhammad Turangga Lenny Sari, Lenny Lilis Sugiarti Lina, Rifda Naufa Lina, Rifda Naufa Naufa Livi, Aldisa Sipti Lusiana, Melisa Octa Maianda Leni, Putri Maisyaroh, Kopipah Ari Nur Mubaroq, Muhammad Husni Nafi'ah, Rohmatun Numan, Ibrahim Nur Habibah nurul latifah Pratama, Yudha Pratitis, Mera Putri Pratiwi, Ayudhia Pujiati, Eny Putri Lutfiah, Viola Putri Mulia Sari, Sonya Raditya Aryanta Wira Rahma, Suci Putri Rahmawaty, Annis Rakhmania, Raisa Ramli Ramli Rifda Naufa Lina Rindang Sati, Fatiqa Sainstiani, Nurmeida Sari, Dessy Mugita Setiani, Elisa Dyah Setyoningsih, Heni Sri Endang Kornita Sri Fitrianingsih Suci Rahma Putri Suryani, Diannisa Mahiru Susiloningrum, Dwi Syamsir Teguh Aryandono Triastuti, Aning Tunggadewi, Aprillia Puspitasari Wildayanti, Wildayanti Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yudanti, Gendis Purno Yulisinta, Florence