Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KOPI SEBELUM DAN SESUDAH TERJADINYA BANJIR (STUDI KASUS: DESA SEMPOL KECAMATAN IJEN KABUPATEN BONDOWOSO) Masyuda, Masyuda; Puryantoro, Puryantoro; Sari, Sasmita
AGRIBIOS Vol 23 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i1.6710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada usahatani kopi sebelum dan sesudah banjir di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Banjir yang terjadi secara rutin berdampak pada berkurangnya luas panen, penurunan produksi, serta terganggunya distribusi hasil panen, yang berimplikasi pada penurunan pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Analisis dilakukan melalui perhitungan pendapatan usahatani dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani kopi sebelum banjir sebesar Rp6.678.793 menurun menjadi Rp5.489.079 setelah banjir. Faktor produksi menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan, baik sebelum maupun sesudah banjir. Sementara itu, variabel luas lahan, biaya benih, dan lama bertani tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi sebelum banjir sebesar 1,000 dan sesudah banjir sebesar 0,998 menunjukkan bahwa model regresi mampu menjelaskan hampir seluruh variasi pendapatan petani. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis yang membandingkan kondisi pendapatan sebelum dan sesudah bencana banjir, sehingga memberikan wawasan baru dalam upaya mitigasi risiko dan strategi adaptasi petani terhadap dampak bencana.
Nilai Tukar Petani dan Pola Pengeluaran Pangan pada Rumah Tangga Petani Padi di Desa Ramban Wetan Nadila, Sinta Putri; Puryantoro, Puryantoro; Mayangsari, Andina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18315

Abstract

Farmers' Terms of Trade (NTP) and food expenditure share are critical indicators in measuring the economic welfare of farming households. NTP depicts farmers' purchasing power through the comparison of received (It) and paid (Ib) prices, while food expenditure share measures the proportion of income allocated to food and non-food needs. This study aims to analyze Farmers' Terms of Trade (NTP) and food expenditure share among rice farming households in Ramban Wetan Village, Cermee Subdistrict, Bondowoso Regency. The research employed a quantitative method using descriptive-analytic approach. A sample of 86 farmers was selected using stratified random sampling method. Research findings revealed that rice NTP was in a deficit condition at 83.84%, indicating low farmer welfare. The study of household expenditure share showed 64.98% was allocated to non-food needs, with an average of IDR 3,293,799 per planting season, categorizing these households as "Food Insecure".
ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN KELAYAKAN USAHATANI MELON RAKYAT DI DESA KLATAKAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriyaningsih, Fitriyaningsih; Puryantoro, Puryantoro; Putra, Aldi Aldila
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan kelayakan usahatani melon rakyat di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari 40 petani melon, dengan sampel 30 orang yang ditentukan melalui stratified random sampling berdasarkan luas lahan. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan terhadap biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi usahatani melon sebesar Rp43.368.472/ha, dengan porsi terbesar berasal dari biaya variabel (98,74%). Rata-rata penerimaan petani melon sebesar Rp87.450.826/ha, sehingga menghasilkan pendapatan bersih Rp44.082.354/ha. Nilai R/C Ratio sebesar 2,01 mengindikasikan bahwa usahatani melon di Desa Klatakan layak secara ekonomis untuk diusahakan, karena setiap pengeluaran Rp1.000 mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp2.010 atau keuntungan bersih Rp1.010. Dengan demikian, usahatani melon rakyat di Desa Klatakan berprospek baik untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan petani, meskipun efisiensi biaya variabel perlu ditingkatkan untuk memperkuat keberlanjutan usaha.
INOVASI PAKAN ORGANIK LIMBAH AMPAS TAHU SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN PROFIT DAN PRODUKSI PADA KELOMPOK TERNAK LELE DI DESA KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Rahman, Lula Daihuda Nurur; Prahara, Dwi Gita Dian; Aulia, Syifa; Puryantoro, Puryantoro; Arief, Mohammad Yahya
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2178

Abstract

Lele merupakan salah satu ikan hasil perairan tawar yang banyak diminati oleh masyarakat Situbondo. Di Desa Kapongan, terdapat 5 peternak lele yang membudidayakan lele sejak 2016 dan tergabung dalam Kelompok Ternak Lele Jaya Mandiri. Potensi kelompok ternak ini sangat potensial untuk terus dikembangkan karena banyaknya pasar dan konsumen peminat ikan lele. Sementara Kelompok Ternak Lele Jaya Mandiri tidak dapat meningkatkan kuantitasnya karena terkendala dengan tingginya pakan yang harus disiapkan. Kelompok ternak lele ini mengalami permasalahan yang tidak jauh berbeda seperti kelompok ternak lainnya, yaitu tingginya harga pakan lele. Biaya pengadaan pakan ikan merupakan komponen terbesar yang dapat mencapai ± 60% dari total biaya produksi. Harga pakan yang tinggi merupakan permasalahan utama yang dihadapi pembudidaya ikan lele. Maka dari itu diperlukan pakan alternatif yang berasal dari alam. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah ampas tahu. Desa Kapongan juga sebagai salah satu desa sentra industri tahu di Situbondo. Terdapat 16 UKM industri tahu dengan kapasitas produksi menengah ke atas. Perusahaan tahu ini menghasilkan limbah ampas tahu kurang lebih 30 kg/harinya. Hal ini sangat mengganggu lingkungan, dan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan tidak terserap sepenuhnya. Penggunaan ampas tahu sebagai alternatif pakan menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan profit dan produksi sekaligus sebagai upaya penyelamatan lingkungan.
PENINGKATAN PEMASARAN KOPI MELALUI PENDAMPINGAN DAN PEMBUATAN WEBSITE E-COMMERCE Puryantoro, Puryantoro; Jaya, Firman; Suryaningsih, Yasmini; Untari, Wiwik Sri; Tulhusnah, Lusiana; Hendriansyah, Irfan; Wardana, Rifkian Jorgi; Hidayat, Mohammad Rizal
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2877

Abstract

Di era digital saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha dalam memasarkan produknya agar pangsa pasar menjadi semakin luas. Kelompok Tani Sejahtera sebagai mitra pengabdian memiliki produk unggulan kopi khas kayumas yang perlu dipasarkan menggunakan media website dengan memanfaatkan e-commerce untuk mendukung aktivitas promosi. Pendekatan pelaksanaan menggunakan metode Rational Unified Process (RUP) yaitu salah satu metode yang digunakan untuk penyelesaian masalah pemasaran adalah menggunakan pembuatan aplikasi website. Website yang telah dibuat untuk mitra dengan alamat www.ktsejahterakopi.com menyediakan sarana pemesanan secara online. Dengan menggunakan media promosi website ini akan mampu meningkatkan jumlah konsumen sehingga akan berdampak pada kesejahteraan mitra.
ADDED VALUE OF ROBUSTA COFFEE PROCESSING IN BANG MOEL COFFEE HOME INDUSTRY INDIFFERENT PACKAGING Alfiyah, Siti; Puryantoro, Puryantoro; Untari, Wiwik Sri
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5348

Abstract

The added value of processing coffee beans into robusta coffee powder and using different packaging, namely labeled plastic packaging, and clear plastic packaging, will of course bring benefits to these entrepreneurs. Therefore, it is necessary to discussin more detail to find out the added value obtained by the robusta coffee powder processing business in the Bang Moel Kopi household industry. This study aims to determine the added value obtained from the processing of robusta coffee powder in the household industry of Bang Moel Kopi in producing coffee powder. In this study, the analysis used is the hayami analysis method. The results of the study show that the value-added ratio of label packaging robusta coffee powder is in a high value-added positionbecause it is >40%, while the value-added ratio of plastic packaging is in the value-added category while curry has a percentage of 15-40%.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Menjadi Media Jamur Janggel Di Desa Panji Lor Kecamatan Panji Puryantoro; Mohammad Rizal Hidayat; Ach. Junaidi
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i3.370

Abstract

Banyaknya lahan sawah produktif di Desa Panji Lor menjadi salah satu penyebab sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani, baik itu buruh tani ataupun pelaku usahatani. Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan dalam kegiatan usahatani masyarakat Desa Panji Lor. Namun dibalik itu, kegiatan usatani jagung di Desa Panji Lor juga menghasilkan limbah yang apabila tidak dimanfaatkan dengan baik akan mengakibatkan penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan. Salah satu upaya untuk memanfaatkan melimpahnya limbah bonggol jagung yang ada di Desa Panji Lor yaitu dengan cara memanfaatkan bonggol jagung sebagai media pembuatan jamur janggel agar bisa menambah pendapatan dan menjadi usaha baru bagi masyarakat Desa Panji Lor. Agar bisa menambah pendapatan dan menjadi usaha baru bagi masyarakat Desa Panji Lor. Kegiatan berlangsung dengan lancar dengan peserta yang hadir sebanyak 30 orang yang diantaranya 15 ibu-ibu PKK dan 15 Karang taruna. Kegiatan ini mendapat respon positif dari perangkat desa maupun masyarakat sebagai bentuk kerjasama yang dapat ditindaklanjuti, pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan jamur janggel melalui pemanfaatan media bonggol jagung telah terlaksana sesuai target dan tujuan, hasil akhir dari pelatihan praktek pembuatan jamur mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Melakukan Tunda Jual Bawang Merah Di Kecamatan Situbondo Laily, Fajrotul; Sulistyaningsih, Sulistyaningsih; Puryantoro, Puryantoro
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i1.4113

Abstract

Bawang merah (Allium ascolonicum, L) merupakan komoditas yang digunakan untukkebutuhan rumah tangga sehari-hari, yaitu sebagai bahan bumbu masakan. Tujuan yangingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor umur petani,harga, pendapatan, luas lahan, pendidikan secara serempak berpengaruh signifikan terhadapkeputusan tunda jual dan Untuk mengetahui faktor-faktor umur petani, harga, pendapatan,luas lahan, pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan tunda jual.Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yangdiperkuat dengan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan survey. Metode analisisyang digunakan adalah analisis regresi logistik biner (binary logistic regression), ujisignifikan secara keseluruhan (Uji G), uji signifikan secara individual (Uji W). Hasil dalampenelitian ini adalah Umur petani, harga, pendapatan, luas lahan, pendidikan secaraserempak berpengaruh signifikan terhadap keputusan tunda jual usahatani bawang merah.Umur petani, harga, pendapatan, luas lahan, pendidikan secara parsial tidak berpengaruhsignifikan terhadap keputusan tunda jual usahatani bawang merah
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KEDAI KOPI NURICO DI DESA SUMBER GADING KECAMATAN SUMBER WRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Nurrahman, Ahmad Faisal; Mayangsari, Andina; Puryantoro, Puryantoro
PRIMA EKSAKTA Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v1i2.5134

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui berapa pendapatan dari usaha kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang di peroleh langsung dari pemilik usaha meliputi jenis kopi, jenis olahan kopi, tingkat jenis baiaya, dan pendapatan. Penelitian dilakukan langsung di kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso. Terdapat 4 jenis kopi yang di olah yaitu Kopi arabika (Coffeaarabica), Kopi Robusta (Coffeacanephora), Kopi liberika (Coffealiberica), Kopi excelsa (Coffeaexcelsa). Hasil penelitian kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso menunjukkan berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Pendapatan usaha kedai kopi (Coffee Shop) Nurico di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso sebesar Rp.7.839.000 satu bulan dan hasil RC ratio sebesar 1,2 sehingga usaha kedai kopi Nurico menguntungkan dan layak diusahakan.
Analisis Faktor-Faktor Produksi Dan Return to Scale Usahatani Jagung di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo Putri A, Fara Gina; Rahman, Moh Imdadir; Kurdiansyah, Angga; Mufid, Ahmad; Vickry M, Moch Imam; Puryantoro, Puryantoro
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 2 No 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2025
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Responden sebanyak 30 petani jagung yang ditentukan dengan teknis stratified random sampling di Desa Jatisari Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan 30 petani di Arjasa dan kuisioner dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi Cobb Douglas. Faktor yang mempengaruhi produksi jagung secara parsial dipengaruhi oleh variabel luas lahan, pupuk, benih dan tenaga kerja. Sementara secara simultan semua variabel berpengaruh sigfnifikan terhadap jagung. Penggunaan faktor produksi untuk luas lahan, benih dan pupuk sudah efesien, sedangkan untuk tenaga kerja tidak efisien
Co-Authors Abdul Wafi Ach. Junaidi Afri Prayudi Ahmad Baihaqi Ahmad Mufid Ahmad Zamahzari Al Islami, Iqlima Liyusak Al Yazid, Wahid Alfiyah, Siti Anhar, Muhammad Barry Nur Anisah Mushawwanah Anisah Mushawwanah Arief, Mohammad Yahya Aulia, Syifa Bulawan, Juniaty Arruan Diana, Sayidatun Doddy Ismunandar Bahari Erika Rifkiyah Rahmatillah Eriyanto, Wahyu Evita Soliha Hani Fadhil Mikala, Kawakibi Ahmad Fadrur Rahman Fahris Abdurrahman Wahid Fathor Rozy Feri Wardiyanto Firman Jaya Firman Jaya Fitriyaningsih Fitriyaningsih Furqan, Moh. Futriyatul Warsiyah Ghofar, Mimbahul HASANAH, IRADATUL Hasbiadi Hasbiadi Hayati, Zainiatul Hendriansyah, Irfan Heri Hendrianto Iftitah Anugerah Yekti, Gema Ika Wahyuni Indriyani Indriyani Kurdiansyah, Angga La Mpia Laily, Fajrotul Lusiana Lusiana Lusiana Tulhusnah M. Sholehuddin Toha Mahendra, Yusri Masyuda, Masyuda Mayangsari, Andina Meylinda, Dea Rosalina Mikala, Kawakibi Ahmad Fadhil Moh Furqan Mohammad Rizal Hidayat Muhamamd Yusuf Ibrahim Muhyi Siswanto, Iqbal Nur Murni, Rafika Nadila, Sinta Putri Nakiyah, Mir Atun Nangameka, Yohanes Nazila, Nur Fadlilatun Nor Fatima Nuril Istiqomah Nurrahman, Ahmad Faisal Prahara, Dwi Gita Dian Putra, Aldi Aldila Putri A, Fara Gina Rahman, Lula Daihuda Nurur Rahman, Moh Imdadir Rasidi Sahripin Sahripin Sania, Umniatun Saniyah, Umniyatun Sari, Sasmita Sasmita Sari Siti Alfiyah Subekti, Sri Suhesti, Endang Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulistyaningsih Tria Damayanti Untari, Wiwik Sri Vickry M, Moch Imam Wardana, Rifkian Jorgi Wardani, Fira Dwi Waro, Yeti Ziadatil Yohanes Nangameka Yudho Prasetyo, Yudho Zainur Rahmad Himawan