Claim Missing Document
Check
Articles

Found 127 Documents
Search
Journal : JUPE

Hubungan Daya Tahan Otot Lengan dan Daya Tahan Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Renang Gaya Dada Reki Saputra; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the relationship between endurance of arm muscle and leg muscle endurance to speed of breaststroke. The research method used in this research is correlational descriptive method. Population in this research is student penjaskesrek of University of Lampung in year 2016, while sample of research is 34 student of Class of Penjaskesrek of Lampung University of year 2016. The data is collected by push and pull dynamometer, leg dynamometer, and 50-meter breaststroke. The technique of data analysis using quantitative analysis is product moment correlation formula. The results showed that there was a significant relationship between endurance of arm muscle and leg muscle endurance to speed of breaststroke.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan daya tahan otot lengan dan daya tahan otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa penjaskesrek Universitas Lampung tahun 2016, sedangkan sampel penelitian adalah 34 mahasiswa putra Kelas A penjaskesrek Universitas Lampung tahun 2016. Instrumen pengumpul data menggunakan push and pull dynamometer, leg dynamometer, renang gaya dada 50 meter. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara daya tahan otot lengan dan daya tahan otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya dada.Kata kunci: daya tahan otot lengan, daya tahan otot tungkai, kecepatan renang gaya dada
PERBANDINGAN LATIHAN MENGGUNAKAN BOLA UKURAN 4 DAN 5 TERHADAP KETEPATAN MENENDANG BOLA Imam Mahfud; Heru Sulistianta; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 2 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed to determine the comparison of exercises using the ball size 4 and 5 of the accuracy of kicking the ball towards goal on football extracurricular of SD Negeri Way Panas academic year 2013/2014. The research method used in the research was experimental method. The number of population was 24 students. The sample used in the research were all the population who joined football extracurricular of SD Negeri Way Panas, which amount to 24 students because of the population is not more than 100 testy. Sample collecting used purposive sampling. Based on the results of the research, exercises using ball size 4 and 5 give a significant influence on the level of accuracy of kicking the ball towards goal. The results showed that the ultimate test of ball size 4 of 3,174 is smaller than the ball size 5 of 5.285.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan latihan dengan menggunakan bola ukuran 4 dan 5 terhadap ketepatan menendang bola ke arah gawang pada ekstrakulikuler sepakbola SD Negeri Way Panas tahun pelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi yang digunakan berjumlah 24 siswa. Sampel yang digunakan adalah semua populasi yang mengikuti ekstrakulikuler sepakbola SD Negeri Way Panas yang berjumlah 24 siswa karena populasi tidak lebih dari 100 testi. Dari hasil penelitian di dapat bahwa latihan dengan menggunakan bola ukuran 4 dan 5 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat ketepatan menendang bola ke arah gawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes akhir bola ukuran 4 sebesar 3,174 lebih kecil dibandingkan dengan bola ukuran 5 sebesar 5,285.Kata kunci: bola ukuran 4, bola ukuran 5, menendang bola 
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, PERUT, TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL KAYANG Reza Pahlefi; Marta Dinata; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of arm muscle strength, the strength of the abdominal muscles, leg muscle strength, and flexibility, to the results of kayang in class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. The method used was survey. The samples used were male and female students of class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu amounted to 32 students. Sampling technique was using random sampling. The results showed that the strength of the arm has a correlation coefficient of 0.654 with a contribution of 42.8%, the strength of the stomach has a correlation coefficient of 0.704 with a contribution of 49.6%, the strength of the leg has a correlation coefficient of 0.482 with a contribution of 23.2%, flexibility has a correlation coefficient of 0,711 with a contribution of 50.5%. It can be concluded that the flexibility gave a higher contributions to the results of kayang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot tungkai, dan kelentukan, terhadap hasil kayang pada siswa kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel yang digunakan adalah siswa putra,putri kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu jumlah 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki koefisien korelasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 42,8%, kekuatan perut memiliki koefisien korelasi 0,704 dengan kontribusi sebesar 49,6%, kekuatan tungkai memiliki koefisien korelasi 0,482 dengan kontribusi sebesar 23,2%, kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,711 dengan kontribusi sebesar 50,5%. Dapat disimpulkan bahwa kelentukan memberikan kontribusi lebih besar terhadap hasil kayang.Kata kunci : kayang, kelentukan, kekuatan lengan, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kontribusi.
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI PROGRAM LATIHAN JALAN CEPAT Candra Kurniawan; Herman Tarigan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the results of improvement of physical fitness through fast walking exercise program on fifth grade students of SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung, and to know the results of the different levels of physical fitness of students who take brisk workout program after giving treatment for 4 weeks for 5 times weekly meetings with students who do not follow the fast walking training program. There are differences in the calculation of the results of improvement of physical fitness among students who were given treatment (experimental group) was 34.30%, and untreated (control group) of 0.73%. Use of fast walking exercise program is very effective in improving physical fitness in the fifth grade students of SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kebugaran jasmani melalui program latihan jalan cepat pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung, serta mengetahui hasil perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti program latihan jalan cepat setelah pemberian perlakuan selama 4 minggu sebanyak 5 kali pertemuan perminggu dengan siswa yang tidak mengikuti program latihan jalan cepat. Dari hasil perhitungan terdapat perbedaan hasil peningkatan kebugaran jasmani antara siswa yang diberi perlakuan (kelompok eksperimen) sebesar 34,30 persen, dan yang tidak diberi perlakuan (kelompok kontrol) sebesar 0,73 persen. Penggunaan program latihan jalan cepat sangat efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung.Kata kunci : peningkatan, kebugaran jasmani, program latihan jalan cepat
Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri dan Motivasi dengan Keterampilan Gerak Dasar Sepakbola Fiko Hasvivi; Suranto Suranto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 3 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the corellation between self confidance and motivation of basic movement skill in football to extracurricular students at senior high school 1 Kotaagung in Tanggamus. The method used is descriptive corelasional. The population in this research are extracurricular students at SMA N 1 Kotaagung Tanggamus , who follows extracurricular activity especially football as much as 20 students. Data collection using questionnaire and perfom a basic motion football. The result showed the corellation between students self confidance and motivation of basic movement skill in football was 0,761. Than the coefficient of correlation between motivation and basic movement skill in football was 0613. it means that there is a significant relationship between students self confidance and motivation of basic movement skill in football.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kepercayaan diri dan motivasi dengan keterampilan gerak dasar sepakbola pada siswa ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Kotaagung Tanggamus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kolerasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Kotaagung Tanggamus yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan melakukan gerak dasar sepakbola. Hasil penelitian menunjukan kolerasi antara kepercayaan diri dengan keterampilan gerak dasar sepakbola sebesar 0,761. Selanjutnya koefisien kolerasi antara motivasi dengan keterampilan gerak dasar sepakbola sebesar 0,613. Ini berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri dan motivasi dengan keterampilan gerak dasar sepakbola.Kata kunci : kepercayaan diri, keterampilan gerak dasar sepakbola, motivasi.
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP PENINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRI Ramadhani Ardi Pratiwi; Herman Tarigan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of circuit training on the improvement of physical of female student. The method used was a true experiment. The sample used was a sample population with 30 students. It has conducted the preliminary tests and the a final test by using a physical fitness test Indonesia(TKJI). Data were collected by the t-test. The results showed that the value of t count = 14,701 t table = 2,042 this means that there is a significant effect of exercise circuit training to increase the level of physical fitness in female student.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa putri. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experiment). Sampel yang digunakan adalah populasi sample dengan jumlah 30 siswa. Telah dilakukan tes awal dan tes akhir dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Data dikumpulkan dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai t hitung = 14,701 t tabel = 2,042 artinya ada pengaruh yang signifikan dari latihan sirkuit terhadap peningkatan tingkat kebugaran jasmani pada siswa putri.Kata kunci: Latihan Sirkuit, Tingkat Kebugaran Jasmani, Siswa SD
Pengaruh Menstruasi Terhadap Performance Atlet Fitri Oktaviani; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The method used is descriptive qualitative. Data collection procedure through observation (observation), interview and documentation. Based on the results of this study can be concluded that, the perceived grievances for athletes PPLP reviewed in terms of physical and psychological terms are divided into two categories namely junior category and senior category. Complaints felt in terms of physical for the category of junior athlete is pain in the abdomen, breasts, groin and legs, and feel sore. While for the category of senior athletes are not perceived complaints. Similarly, the complaints felt in terms of psychological for the category of junior athletes are easily offended, irritable, feeling unstable, anxious, feeling depressed, sensitive and appearing excessive feelings or out of control. While for the senior category that there is no difference in feelings when menstruating or not.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lebih luas dampak dari menstruasi terhadap berbagai aspek yang muncul pada penampilan atlet pelajar putri (atlet PPLP) Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, keluhan yang dirasakan bagi atlet PPLP ditinjau dari segi fisik maupun segi psikologis dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi fisik bagi kategori atlet yunior yaitu nyeri pada bagian perut, payudara, selangkangan dan kaki, serta terasa pegal-pegal. Sedangkan bagi kategori atlet senior tidak dirasakannya keluhan. Begitu pula keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi psikologis bagi kategori atlet yunior yaitu mudah tersinggung, mudah marah, perasaan tidak stabil, cemas, merasa tertekan, sensitive dan muncul perasaan berlebihan atau lepas kendali. Sedangkan bagi kategori senior yaitu tidak terdapat perbedaan perasaan ketika menstruasi atau tidak.Kata kunci : menstruasi, performance atlet, pplp lampung
HUBUNGAN REAKSI TANGAN DAN POWER LENGAN DENGAN KEMAMPUAN PUKULAN GYAKUSUKI OLAHRAGA KARATE Monalisa Monalisa; Frans Nuseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 4 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship reaction and power arm to punch capability gyakusuki sport karate. The methodology used is correlation. The research method used is the product moment correlation. The population is a sample population of 20 students and retrieval of data taken as a whole. From the results of research on the relationship that can be a reaction to the blow gyakusuki ability of 0.89 (80 %), while the power relations arm to punch gyakusuki ability of 0.9 (87.2 %). This means that there is a positive relationship between hubungani reaction , the power arm of the ability gyakusuki sport karate punch. Therefore seoarang coaches or teachers in order to improve the ability to deliver a blow gyakusuki exercise its power train and arm reaction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan reaksi dan power lengan dengan kemampuan pukulan gyakusuki cabang olahraga karate.  Metodologi yang digunakan adalah korelasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kwantitatif. Populasinya merupakan populasi sample yang berjumlah 20 siswa. Dari hasil penelitian di dapat bahwa ada hubungan reaksi tangan dengan kemampuan pukulan gyakusuki sebesar 0,89 (80%), sedangkan hubungan power lengan dengan kemampuan pukulan gyakusuki sebesar 0,9 (87,2%). Hal ini berarti adanya hubungan yang positif antara hubungani reaksi dan power lengan terhadap kemampuan pukulan gyakusuki cabang olahraga karate. Oleh karena itu seoarang pelatih atau guru agar dapat meningkatkan kemampuan pukulan gyakusuki dengan memberikan latihan yang sifatnya melatih reaksi dan power lengan.Kata kunci: power lengan, pukulan gyakusuki, reaksi
Hubungan Ekonomi Keluarga dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester 7 Penjaskes Universitas Lampung Mita Laksmi Edwina; Suranto Suranto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 2 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to find out the correlation between family economy and learning achievements of 7th semester students in Physical Education Department in Lampung University in academic year 2016/2017. This was a descriptive qualitative research. Population was 65 students of 7th semester in Physical Education Department in Lampung University in academic year 2016/2017. 53 samples were taken with random sampling technique. Data were collected with questionnaires, documentations, and triangulation. The conclusion of this research was that there was no correlation between family economy and learning achievements of 7th semester students in Physical Education Department in Lampung University in academic year 2016/2017. Some of students belonged to families with incomes below minimum regional salary (GPA) but they had good GPAs, while other students belong to families with good incomes but their GPAs were not above 3.00 (lower GPAs).Tujuan penelitian ini adalah belum diketahui apakah ada Hubungan Ekonomi Keluarga Dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa Semester 7 Penjaskes Universitas Lampung Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah 65 mahasiswa semester 7 penjaskes Universitas Lampung tahun ajaran 2016/2017. Dengan sample 53 orang menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket/kuisioner, dokumentasi dan triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan ekonomi keluarga dengan prestasi belajar mahasiswa semester 7 penjaskes Universitas Lampung tahun ajaran 2016/2017. Hal ini dikarenakan beberapa mahasiswa yang mempunyai ekonomi keluarga kurang dari (UMP) tetapi memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sangat baik, sedangkan beberapa mahasiswa lainnya yang mempunyai ekonomi keluarga yang cukup baik tidak memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) diatas 3.00 (rendah).Kata Kunci : ekonomi, keluarga, prestasi belajar
KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP TIGER SPRONG Pandu Darma Wardani; Suranto Suranto; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of leg muscle power and flexibility of the basic motor skills of tiger Sprong. The population used in this study amounted to as many as 30 students, with a sample of 30 students, so it was called as sample population (total sampling). Data collection of limb muscle power was using standing broad jump, flexibility was using Flexometer, and data analysis was using was simple linear regression and multiple linear regression. The results showed that leg muscle power have a correlation coefficient of 0.812 and accounted for 65.9%, flexibility has a correlation coefficient of 0.752 accounted for 56.5% while the limb muscle power and flexibility has a correlation coefficient of 0.848 and contributed 71.9% , It can be concluded that the variables that most contributed to the basic motor skills of tiger sprong was limb muscle power that is equal to 65.9%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi power otot tungkai, dan kelentukan terhadap kemampuan gerak dasar tiger sprong. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 30 siswa, dengan sampel sebanyak 30 siswa, sehingga disebut sampel populasi (total sampling). Pengumpulan data power otot tungkai menggunakan standing broad jump, kelentukan menggunakan Flexometer, serta analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa power otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,812 dan memberikan kontribusi sebesar 65,9%, Kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,752 memberikan kontribusi sebesar 56,5% sedangkan power otot tungkai dan kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,848 dan memberikan kontribusi sebesar 71,9%. Dapat disimpulkan bahwa variabel yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kemampuan gerak dasar tiger sprong adalah power otot tungkai yaitu sebesar 65,9%.Kata kunci : kelentukan, kontribusi, power, tiger sprong, tungkai.
Co-Authors Achmad Azid Adcharina Pratiwi Adcharina Pratiwi Ade Jubaedi Ade Septiana Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Wanto Agus Yudiansyah Agus Yulianto Ahmad Fuadi Asy'ari Akor Sitepu Ali Fais Ali Usman Andika Windi Nur Sodikin Andre Setiawan Andrian Ibrahim Andy Nurkholiq Angga Firmansyah Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi Anis Suciaty Ramio Aprizal Sobriyanto Ardi Setia Nugraha Ardian Sanjaya Ari Nidhi Astuti ARI PITOYO Ariestika, Elsa Arif Atmunandar Arif Maulana Syamsu Asyifa Ullina Nur Bagus Suryo Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Cahyo Prasetyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko Damayanti, Elok Dedi Alfatoni Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari Dhany Efita Sari Dian Fitria Saputri Dewi Dian Syuriadi Putra Doni Swadesi Duhita Kurnia Dwi Aprilianto Dwi Waluyo Beni Eko Bagus Fahrizqi Eko Supriyanto Elva Setiawati Engga Frastya Eno Irdianto Erik Widiyanto Etika Muslimah Farid Adi Prasetya Faturahman Fadilah Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Ferdyans Ichsan Pratama Ferra Ayu Reysta Fibria Hadi Sucihno Fiko Hasvivi Fitri Oktaviani Frans Nurseto Frans Nuseto Gatot Widya Anggara Hany Puspa Nirmala Hendra Lesmana Herianto Herianto Herman Tarigan HERU SETIAWAN Heru Sulistianta Ifandari Ifandari Ima Rahayu Imam Mahfud Indah Pratiwi Indah Pratiwi Indianto Indianto Indriyanto Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ivan Kurnia Reza Janter Ignatius Simatupang Jhody Nala Fraya Jodieka Permadi Julianda Triiman Saputra Juni Prasetyo Kharina Oktaviana Knut F. Kramer Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono Lungit Wicaksono M Irfan Syahreza M Joko Setiawan Marta Dinata Miftahul Mahmudah Mita Laksmi Edwina Moh. Chairil Asmawan Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much Djunaidi Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Minan Chusni Muhammad Musrofi Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Mustika Sari Nia Rahmawati Nils B. Kerpen Nita Etikawati Norma Puspitasari Novika Candra Kasih Nuha Nur Azizah Nur Fathurahman R Nurgiyatna Oki Rinoki Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst P. Eko Prasetyo Pandu Darma Wardani Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Ramadhani Ardi Pratiwi Ratih Pratiwi Reki Saputra Restiana Annisa Restu Afrianto Rahman Reza Pahlefi Reza Stiawansyah Ricky Putra Alit Ridwan Dwi Saputra Riki Darma Rino Anugrah Risky Aditya Riza Fahmi AlFaqih Rizki Adhi Wijaya Rizki Anggara Roikhan Falah Roni Sacta Mirza Rony, Zahara Tussoleha Ryan Hidayat Sajidan Sajidan Sapto Nugroho Sari, Felinda Sena Dwi Laksono Sentot Budi Rahardjo Sholihah Sholihah Singgih Pradipto Siti Nandiroh Solichatun Solichatun Sri Karyati Sudirman Husin Sulistyo Saputro Surani Dwi Astuti Suratman Suratman Surisman Surisman Sutrisno Agus Setiadhi Syahrofi Adi Putra Syamsul Arifin Tanjung Ardo Teddy Afri Suhendri Tedi Kurniawan Tommy Hardiyanto Totok Budi Santosa Tri Asri Sholly Hajmi Tuis Susanto Umi Fatmawati Velly Asvaliantina Wayan Adnyana Widjo Kongko Widodo S. Pranowo WIDYA MUDYANTINI Windy Anugrah Kurniawan Wiyono Wiyono Y. Nining Sri Wuryaningsih Yandi Mulyawan Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yudhicara Yudhicara Yulia Novarita Yuswan Hadi Ziko Fajar Ramadhan