Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Motivasi Tenaga Pendidikan di SMA Islam Alhusniyah Pulau Kijang Nurjamila; Murtopo, Ali; Asmariani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v1i2.69

Abstract

Motivasi merupakan pemberian atau penggerak yang menciptakan semangat kerja seseorang agar mau bekerja dan agar terdorong untuk melakukan suatu tindakan supaya dapat mencapai tujuan yang diinginkan, tenaga pendidik perlu memiliki motivasi agar memiliki ketekunan dan memiliki semangat kerja dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah dalam mengembangkan motivasi tenaga pendidik dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menjadi pendukung serta penghambatnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Yang menjadi informan kunci dari penelitian ini adalah kepala sekolah, sedangkan guru dijadikan informan tambahan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; Pertama, strategi kepala sekolah dalam mengembangkan motivasi tenaga pendidik sudah berjalan dengan baik namun belum optimal diantara strategi kepala sekolah dalam mengembangkan motivasi tenaga pendidik yaitu melakukan pembinaan disiplin kerja, pemberian motivasi dan arahan, penyediaan sarana dan prasarana, pemberian penghargaan (reward), serta melakukan pelatihan melalui MGMP. Kedua, Faktor pendukung strategi kepala sekolah dalam mengembangkan motivasi tenaga pendidik diantaranya adalah; ketersediaan sarana prasarana yang dibutuhkan, pemberian reward, kenyamanan lingkungan, serta memiliki jaringan internet yang baik. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya partisipasi tenaga pendidik, kurang disiplin dalam bekerja serta komunikasi guru dengan kepada kepala sekolah belum maksimal.
Pengawasan Kepala Madrasah Dalam Peningkatan Kedisiplinan Tenaga Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Wathan Pusaran Mandasari, Rati; Maimunah; Murtopo, Ali
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v1i1.73

Abstract

Kepala sekolah merupakan seorang supervisor yang melakukan pengawasan disekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengawasan kepala madrasah dalam peningkatan kedisiplinan guru, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan kepala madrasah dalam peningkatan kedisiplinan guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research). Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, sedangkan guru dan siswa dijadikan sebagai informan tambahan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan penelitian lapangan, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Pengawasan kepala madrasah dalam peningkatan kedisiplinan guru di MTs Nurul Wathan Pusaran Kecamatan Enok telah efektif yang meliputi pengawasan, bimbingan dan motivasi. Proses pengawasan dilakukan dengan membandingkan standar kedisiplinan guru MTs Nurul Wathan dan melaksanakan perbaikan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan kepala madrasah dalam peningkatan kedisiplinan guru di MTs Nurul Wathan Pusaran Kecamatan Enok. Adapun penerapannya dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu Kebijakan pimpinan, kesadaran individu masing-masing dan faktor sarana dan prasarana. Pengawasan yang dilakukan oleh kepala madrasah dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan kedisiplinan guru MTs Nurul Wathan, ditinjau dari minimnya ketidak disiplinan guru madrasah dan adanya peningkatan kedisiplinan guru.
Pengembangan Media Buku Ajar 3M (Menempel, Mewarnai, Dan Menulis) Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Kelas B Di Tk Negeri 1 Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Nur Rohmah, Maesaroh; Marlina, Lenny; Murtopo, Ali; Hartatiana, Hartatiana; Dwi Sartika, Indah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan Media Buku Ajar 3M (Menempel, Mewarnai dan Menulis) Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Kelas B Di TK Negeri 1 Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin”. Penelitian ini dilatar belakangi karena kemampuan motorik halus sangatlah penting untuk ditingkatkan sejak dini pada anak dan dari hasil observasi peneliti masih terdapat anak yang perkembangan motorik halusnya belum sesuai dengan tingkat perkembangannya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media buku ajar 3M (menempel, mewarnai dan menulis) terhadap meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelas B di TK Negeri 1 Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang mengadopsi pengembangan Borg and Gall, subjek ini adalah TK Negeri 1 Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dengan instrument pengumpulan data berupa angket dan observasi yang divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa untuk menguji kualitas buku ajar 3M( menempel, mewarnai dan menulis) yang dikembangkan. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk berupa buku ajar yang dicetak dan didesain sesuai karakter anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Yuliana, Ema; Handayani, Tutut; Fahmi, Fahmi; Murtopo, Ali
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 4 No 04 (2025): BHARASUMBA: Jurnal Multidisipliner
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v4i04.1862

Abstract

This study is entitled “The Effect of Differentiated Learning Models in the Merdeka Curriculum on the Cognitive Development of 5-6 Year Old Children”. The problem addressed in this study is the low level of cognitive development in children. This study aims to determine whether there is an effect of the Differentiated Learning Model in the Merdeka Curriculum on the Cognitive Development of 5-6 Year Old Children. This study is a pre-experimental study with a one-group pre-test-post-test design. The sample in this study consisted of 15 children, comprising 9 boys and 6 girls. The data collection techniques used in this study were observation, testing, and documenta tion. The data analysis techniques used in this study were normality test, homogeneity test, and hypothesis test. The hypothesis results were obtained after conducting a pretest and posttest, then the researcher analyzed the research results. The data analysis results showed that there was a significant effect, as evidenced by the t-count > t-table, so Ha was accepted and Ho was rejected, which means that there was a significant effect of the use of the Differentiated Learning Model in the Curriculum on the Cognitive Development of 5-6 Year Old Children.
The Impact of Hand Puppet Media on Speaking Skills in Children Aged 5-6 Years Tri Septiani, Vesi; Murtopo, Ali; Dwi Sartika, Indah; Michael, Gurnick
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v3i2.13383

Abstract

This study aims to identify the effect of using hand puppet media on the speaking skills of children aged 5-6 years. The research employed an experimental method with a One Group Pre-test Post-test design, involving 15 children as the sample. Data collection techniques included observation, tests, and documentation, while data analysis was conducted using normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests. Based on the findings, the hypothesis was accepted, indicating that the use of hand puppet media significantly enhances children's speaking skills. These results highlight the importance of utilizing creative and interactive learning media to support children's language development and encourage educators to adopt similar media in various learning contexts.
Pengaruh Media Kartu Angka Terhadap Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Pada Kelompok A Usia 4-5 Tahun Di PAUD Al-Fatah Desa Tapus Kecamatan Pampangan Kabupaten Oki Marselina, Novita; Yuniar, Yuniar; Dewi, Kurnia; Wigati, Indah; Murtopo, Ali
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7937

Abstract

Guru hendaknya memiliki media pembelajaran yang tepat untuk mengembangkan potensi anak, termasuk dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan yang masih rendah. Pembelajaran yang diberikan harus mampu membantu anak memahami konsep secara benar, salah satunya melalui penggunaan media kartu angka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh media kartu angka terhadap kemampuan berhitung permulaan anak pada kelompok A usia 4–5 tahun di PAUD Al-Fatah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh anak di PAUD Al-Fatah, sedangkan sampel dipilih secara purposive, yaitu 12 anak kelompok A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu angka dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak. Hal ini dibuktikan melalui uji-t yang memperoleh nilai thitung = 85,13. Dengan taraf signifikansi α = 0,05, nilai ttabel pada dk = 22 adalah 2,074. Karena thitung ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media kartu angka terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak kelompok A usia 4–5 tahun di PAUD Al-Fatah Desa Tapus.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1 Kecamatan Tanjung Batu Apriza, Endang; Annur, Saipul; Murtopo, Ali; Setyaningsih, Kris
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.22324

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam  Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I Kecamatan Tanjung Batu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah anak-anak kelompok B dengan jumlah 15 anak di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis di dapatkan setelah dilakukan test awal (pretest) dan test akhir (posttest), selanjutnya peneliti menganalisis hasil penelitian. Hasil analisis data dalam pembuktian uji hipotesis diperoleh thitung = 57,55 sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5%, dk = n-1 = 15-1 =14 sehingga 0,02514 didapat ttabel 2,144. Dengan semikian thitung> ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi pengaruh model discovery learning terhadap aspek perkembangan lainnya seperti sosial-emosional dan motorik halus anak. Selain itu, perlu dilakukan replikasi dengan jumlah sampel yang lebih besar dan melibatkan lembaga PAUD dari berbagai karakteristik wilayah guna meningkatkan generalisasi temuan.
PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DALAM MAKAN BERSAMA ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN DI RA PERWANIDA 2 PALEMBANG Azyati Zea, Hazmi; Febriyanti; Murtopo, Ali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42607

Abstract

This study aims to analyze the process of developing disciplined character through shared mealtime activities among children aged 5–6 years at RA Perwanida 2 Palembang. The study employs a qualitative approach with a descriptive design to obtain an in-depth understanding of the implementation of discipline habituation at school. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews with teachers and parents, and documentation analysis of the activities. Informants were selected purposively based on their direct involvement in the shared mealtime program. Data analysis was conducted inductively through data reduction, data display, and conclusion drawing. Source and method triangulation were applied to ensure the credibility and validity of the findings. The results indicate that the cultivation of disciplined character during shared mealtime has been implemented quite well through stages such as preparation before eating, compliance with mealtime rules, orderly use of eating utensils, appropriate behavior during meals, independence and responsibility, environmental awareness, time discipline, as well as religious and social attitudes. Supporting factors include teacher role modeling, consistent habituation, clear regulations, parental support, and a positive approach, while inhibiting factors include differences in rules at home and variations in children’s character and emotional conditions. These findings affirm that routine activities designed pedagogically can serve as an effective strategy in early childhood character education and provide conceptual contributions and practical implications for curriculum development in early childhood education institutions.